• Tidak ada hasil yang ditemukan

: Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok

Memuat rencana program dan kegiatan SKPD selama 5 (lima) tahun kedepan yang dilengkapi dengan indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif.

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD.

Bab ini memuat indikator kinerja Inspektorat Kota Pontianak yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

BAB VII PENUTUP.

Berisi ringkasan singkat dari maksud dan tujuan penyusunan dokumen Renstra SKPD, disertai dengan harapan bahwa dokumen ini mampu menjadi pedoman pembangunan 5 (lima) tahun kedepan oleh SKPD.

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Inspektorat.

Struktur Organisasi Inspektorat Kota Pontianak dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kota Pontianak. Sesuai Peraturan Daerah tersebut, Inspektorat Kota Pontianak sebagai institusi (perangkat daerah) yang mengemban tugas dibidang pengawasan atas pelaksanaan urusan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, memiliki peran dan tanggung jawab stategis dalam mewujudkan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan. Untuk mendukung terselenggaranya pelaksanaan tugas pokok sebagaimana diamanahkan dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2008, Inspektorat Kota Pontianak menyelenggarakan fungsi perencanaan program dan pengawasan; perumusan kebijakan dan memfasilitasi pengawasan; dan pemeriksaan, pengusutan, pengujian, dan penilaian pengawasan.

Secara struktur organisasi, Inspektorat Kota Pontianak dipimpin oleh Inspektur yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab langsung kepada Kepala Daerah dan secara teknis administratif mendapat pembinaan dari Sekretaris Daerah. Inspektur dibantu oleh Pejabat Struktural Eselon III (Sekretaris dan Inspektur Pembantu Wilayah), Pejabat Fungsional (P2UPD dan Auditor), Pejabat Struktural Eselon IV, dan staf. Susunan organisasi Inspektorat Kota Pontianak tersebut, terdiri dari:

a. Inspektur;

b. Sekretaris yang memimpin :

1) Kasubbag Umum dan Kepegawaian;

G G AM A MB BA AR R AN A N P P EL E L AY A Y AN A N AN A N I IN N SP S P E E KT K TO O RA R AT T

2

c. Inspektur Pembantu Wilayah I s/d IV;

d. Kelompok Jabatan Fungsional Tertentu terdiri dari : 1) Auditor;

2) Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD);

3) Auditor Kepegawaian

Susunan Organisasi Inspektorat Kota Pontianak, tergambar dalam bagan struktur sebagai berikut :

Gambar 2.1

Masing-masing jabatan dalam struktur organisasi di atas, memiliki tugas pokok, fungsi, dan tanggungjawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Walikota Pontianak Nomor 48 Tahun 2012 tentang Susunan Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Inspektorat Kota Pontianak jo Peraturan Walikota Pontianak Nomor 53 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Jabatan Inspektorat Kota Pontianak, maka tugas pokok, fungsi, dan uraian tugas masing-masing jabatan pada Inspektorat Kota Pontianak sebagai berikut :

1. Inspektur : a. Tugas pokok.

Melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah di lingkungan pemerintah Kota Pontianak.

b. Fungsi.

1) Perumusan kebijakan teknis dan fasilitasi di bidang pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah;

2) Penyusunan dan perumusan rencana dan program kerja di bidang pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan di daaerah;

3) Pemberian dukungan penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah;

4) Pengendalian dan pembinaan teknis di bidang pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan serta pelaksanaan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah;

5) Pengkoordinasian, monitoring dan evaluasi serta pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah dan

6) Pelaksanaan tugas lain di bidang pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah yang diberikan oleh Walikota.

c. Uraian Tugas.

1) Merumuskan kebijakan teknis di bidang pengawasan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan perumusan kebijakan Walikota;

2) Menetapkan program kerja dan kegiatan di bidang pengawasan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

3) Mengkoordinasikan kegiatan pembinaan dibidang pengawasan dengan unit kerja terkait agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara terarah, terpadu dan selaras;

4) Mengendalikan kegiatan-kegiatan pada Inspektorat mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi agar program-program dapat terlaksana sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan;

5) Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Sekretaris

dicapai dengan target kinerja yang telah ditetapkan untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

6) Melakukan pengawasan terhadap Sekretaris Inspektorat, Inspektur Pembantu Wilayah dan Jabatan Fungsional Tertentu dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun refresif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;

7) Mendistribusikan tugas-tugas yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas Inspektorat kepada Sekretaris Inspektorat, Inspektur Pembantu Wilayah dan Jabatan Fungsional Tertentu berdasarkan tugas pokok dan fungsi agar tugas dapat terlaksana secara efisien dan efektif dan tepat waktu;

8) Memberi petunjuk kerja kepada bawahan secara lisan maupun tulisan sesuai dengan bidang tugasnya agar tugas dapat dilaksanakan secara benar sesuai dengan aturan yang berlaku;

9) Menyelenggarakan pembinaan administrasi keuangan, kepegawaian, perencanaan, perlengkapan dan pengendalian administrasi pembangunan berdasarkan pedoman dan ketentuan yang berlaku sebagai bahan perumusan kebijakan teknis Walikota;

10) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Walikota mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang pengawasan baik secara lisan maupun tertulis sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan;

11) Melaporkan kegiatan di bidang pengawasan baik secara lisan maupun tertulis sebagai pertimbangan atasan dalam pengambilan keputusan; dan 12) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas

pokok dan fungsi di bidang diberikan oleh Walikota.

2. Sekretaris.

a. Tugas Pokok

Menyiapkan bahan koordinasi pengawasan dan memberikan pelayanan administratif dan fungsional kepada seluruh unsur di lingkungan Inspektorat.

b. Fungsi.

1) Penyusunan kebijakan dibidang kesekretariatan;

2) Penyusunan rencana kerja di bidang kesekretariatan;

3) Penyelenggaraan koordinasi dan pengendalian rencana dan program kerja di bidang pengawasan;

4) Penghimpunan, pengelolaan, penilaian dan penyimpanan laporan hasil pengawasan aparat pengawasan fungsional daerah;

5) Penyusunan, penginventarisasian, dan pengkoordinasian bahan data dalam rangka pembinaan teknis fungsional dan penatausahaan proses penanganan pengaduan.

6) Monitoring dan evaluasi kebijakan di bidang kesekretariatan;

7) Pembinaan teknis, pengelolaan administrasi serta pelaporan pelaksanaan tugas di bidang kesekretariatan; dan

8) Pelaksanaan tugas lain di bidang kesekretariatan yang diberikan oleh Inspektur.

c. Uraian Tugas.

1) Menyusun program kerja di bidang kesekretariatan berdasarkan sasaran dan program kerja tahunan Inspektorat yang telah ditetapkan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas;

2) Membagi tugas kepada para Kasubbag sesuai dengan tugas pokok, fungsi masing-masing sub bagian agar tugas dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan;

3) Memberi petunjuk kerja kepada para Kasubbag dan staf yang dilakukan secara lisan maupun tertulis agar tugas-tugas yang akan dilaksanakan

4) Melakukan pengawasan kepada Kasubbag dan seluruh staf di sekretariat dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun represif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;

5) Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para Kasubbag dengan membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

6) Membantu Inspektur dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Inspektur Pembantu Wilayah yang ada di inspektorat sesuai petunjuk pimpinan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

7) Melaksanakan tugas administrasi umum dan kepegawaian, perencanaan dan keuangan serta evaluasi dan pelaporan berdasarkan pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan perumusan kebijakan;

8) Melaksanakan pembinaan yang berkaitan dengan bidang administrasi umum dan kepegawaian, perencanaan dan keuangan serta evaluasi dan pelaporan, berdasarkan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

9) Memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan tugas Inspektorat sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan dengan lancar;

10) Memberikan saran dan pertimbangan staf kepada Inspektur mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang kesekretariatan baik secara lisan maupun secara tertulis sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan;

11) Melaporkan kegiatan di bidang kesekretariatan baik secara lisan maupun tertulis kepada Inspektur sebagai bahan pertimbangan atasan dalam pegambilan keputusan;

12) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bidang kesekretariatan.

3. Kasubbag Umum dan Kepegawaian.

a. Tugas Pokok.

Mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang umum dan kepegawaian.

b. Fungsi.

1) Pengolahan dan penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang umum dan kepegawaian;

2) Penyusunan rencana kerja di bidang umum dan kepegawaian;

3) Penyelenggaraan kegiatan dibidang umum dan kepegawaian berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;

4) Penyusunan bahan laporan pelaksanaan tugas di bidang umum dan kepegawaian;

5) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi di bidang umum dan kepegawaian; dan

6) Pelaksanaan tugas lain di bidang umum dan kepegawaian yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

c. Uraian Tugas.

1) Memimpin dan menyusun rencana kerja Subbag Umum dan Kepegawaian berdasarkan sasaran dan program kerja tahunan Inspektorat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

2) Membagi tugas dan memberikan petunjuk kerja kepada staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;

3) Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun refresif untuk menghindari terjadinya

4) Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana kerja yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

5) Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang umum dan kepegawaian berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;

6) Melaksanakan administrasi umum yang berkaitan dengan keprotokolan, perlengkapan dan rumah tangga yang meliputi keamanan, kebersihan, keindahan, penghapusan, pengadaan dan pemeliharaan barang, ATK, logistik,operasional kantor, dokumentasi surat menyurat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Subbag Umum dan Kepegawaian agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

7) Melaksanakan administrasi kepegawaian yang meliputi pengusulan pembuatan KARIS, KARSU, KARPEG, DUK, DP3, kenaiakan gaji berkala, kenaikan pangkat, TASPEN, ASKES, ujian dinas, DIKLAT, satya lencana, ijin cuti, KESPEG, penyusunan analisis jabatan (ANJAB), dan analisis beban kerja (ABK), usulan formasi dan mutasi pegawai, pensiun PNS sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk tertib administrasi pegawai;

8) Melaksanakan penataan kearsipan di bidang kepegawaian sesuai dengan jumlah pegawai yang ada untuk tertib administrasi;

9) Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang umum dan kepegawaian sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk diajukan kepada atasan sebagai bahan pelaksanaan tugas.

10) Melaporkan kegiatan di bidang umum dan kepegawaian sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Inspektorat;

11) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Sekretaris Inspektorat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan;

12) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang umum dan kepegawaian yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

4. Kasubbag Perencanaan dan Keuangan.

a. Tugas Pokok.

Mengolah dan menyusun bahan perumusan kebijakan, melaksanakan kegiatan dan menyusun laporan di bidang perencanaan dan keuangan.

b. Fungsi.

1) Pengolahan dan penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang perencanaan dan keuangan;

2) Penyusunan rencana kerja di bidang perencanaan dan keuangan;

3) Penyelenggaraan kegiatan dibidang perencanaan dan keuangan berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;

4) Penyusunan bahan laporan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan dan keuangan;

5) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi di bidang perencanaan dan keuangan; dan

6) Pelaksanaan tugas lain di bidang perencanaan dan keuangan yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

c. Uraian Tugas.

1) Menyusun rencana kerja subbag perencanaan dan keuangan berdasarkan sasaran dan program kerja tahunan Inspektorat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

2) Membagi tugas dan memberikan petunjuk kerja kepada staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;

3) Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun refresif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;

4) Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana kerja yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

5) Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang perencanaan dan keuangan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;

6) Melaksanakan penataan kearsipan bidang perencanaan dan keuangan yang ada untuk tertib administrasi;

7) Melaksanakan kegiatan di bidang perencanaan yang meliputi :

a) Menyusun bahan koordinasi kegiatan internal, pembinaan rencana program/ kegiatan, pelaporan satuan kerja, penyusunan rencana kebutuhan barang, pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

b) Menyusun konsep RENSTRA, RKT, RENJA dan pelaporan lainnya yang meliputi penyusunan dokumen penetapan kinerja, pengumpulan data kinerja dan LAKIP sebagai bahan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas satuan kerja dan

c) Menyusun SOP (Standar Operating Procedures) dan memfasilitasi pengembangan budaya kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efisien dan efektif;

8) Melaksanakan kegiatan di bidang administrasi keuangan yang meliputi:

a) Menyusun rencana kerja dan anggaran (RKA), rencana anggaran bulanan/ triwulan dan merealisasikannya sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

b) Menyusun administrasi keuangan seperti kelengkapan SPP-LS, pengadaan barng dan jasa, SPP-UP, SPP-TU, pengesahan SPJ dan SPP – LS gaji serta tunjangan PNS sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan secara efektif dan efisien;

c) Melaksanakan pelaporan keuangan yang meliputi laporan keuangan, neraca serta catatan atas laporan keuangan (CALK) untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

d) Melaksanakan verifikasi administrasi keuangan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

e) Menyusun rencana anggaran bulan/ triwulan melakukan penyusunan anggaran dan merealisasikannya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

f) Melaksanakan pembinaan teknis terhadap fungsional keuangan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

9) Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang perencanaan dan keuangan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk kelancaran tugas;

10) Melaporkan kegiatan di bidang perencanaan dan keuangan dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Sekretaris Inspektorat;

11) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Sekretaris Inspektorat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas perencanaan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan;

12) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang perencanaan yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

5. Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan.

a. Tugas Pokok.

Menyiapkan bahan penyusunan, menghimpun, mengolah, menilai dan menyimpan laporan hasil pengawasan aparat fungsional dan melakukan administrasi pengaduan masyarakat serta menyusun laporan kegiatan pengawasan.

b. Fungsi.

1) Pengolahan dan penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang evaluasi dan pelaporan;

2) Penyusunan rencana kerja di bidang evaluasi dan pelaporan;

3) Penyelenggaraan kegiatan dibidang evaluasi dan pelaporan berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;

4) Penyusunan bahan laporan pelaksanaan tugas di bidang evaluasi dan pelaporan;

5) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi di bidang evaluasi dan pelaporan dan

6) Pelaksanaan tugas lain di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

c. Uraian Tugas.

1) Menyusun rencana kerja Subbag Evaluasi dan Pelaporan berdasarkan sasaran dan program kerja tahunan Inspektorat yang telah ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

2) Membagi tugas dan memberikan petunjuk kerja kepada staf secara lisan dan tertulis agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat dipahami secara baik dan benar;

3) Melakukan pengawasan kepada staf dalam melaksanakan tugas baik secara preventif maupun refresif untuk menghindari terjadinya kesalahan dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas;

4) Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf dengan cara membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana kerja yang telah dibuat untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

5) Menyiapkan bahan pelaksanaan tugas bidang Evaluasi dan Pelaporan berdasarkan petunjuk teknis dan pedoman yang berlaku untuk menghindari terjadinya kesalahan;

6) Melaksanakan kegiatan di bidang evaluasi dan pelaporan yang meliputi :

a) Menghimpun dan mencatat laporan hasil evaluaasi dan pelaporan hasil pemeriksaan yang disampaikan Inspektur Pembantu Wilayah melalui Sekretaris Inspektorat dan melakukan tindak lanjut sesuai arahan pimpinan;

b) Melakukan penatausahaan Laporan Hasil Pmeriksaan (LHP) mulai dari menerima dan mengoreksi konsep LHP dari Inspektur Pembantu Wilayah, meneruskan konsep LHP yang telah diparaf oleh Inspektur Pembantu Wilayah dan Ketua Tim beserta kelengkapan LHP kepada Sekretaris Inspektorat untuk dikoreksi dan di paraf, selanjutnya disampaikan kepada Inspektur untuk disetujui sesuai dengan peraturan yang berlaku;

c) Melakukan registrasi terhadap LHP yang disampaikan Sekretaris Inspektorat untuk selanjutnya disampaikan kepada Inspektur Pembantu Wilayah untuk dikoreksi, diparaf dan diteruskan kepada

d) Melakukan penjilidan LHP yang telah lengkap dan menyiapkan surat pengantar yang ditandatangani Sekretaris Inspektorat, selanjutnya dikirim kepada Instansi terkait secara tepat waktu;

e) Melakukan inventarisasi atas temuan hasil pemeriksaan sesuai sifat dan jenisnya serta menyusun statistik pengawasan untuk bahan evaluasi pimpinan;

f) Menyusun konsep laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD), profil SKPD dan laporan pengendalian intern pemerintah (SPIP) Inspektorat dan evaluasi penyelenggaraan SPIP seluruh SKPD.

7) Melaksanakan penataan kearsipan bidang evaluasi dan pelaporan yang ada untuk tertib administrasi;

8) Menyusun konsep naskah dinas yang berkaitan dengan bidang evaluasi dan pelaporan sesuai dengan pedoman dan peraturan yang berlaku untuk kelancaran tugas;

9) Melaporkan kegiatan di bidang evaluasi dan pelaporan dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan Sekretaris Inspektorat.

10) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Sekretaris Inspektorat mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang tugas evaluasi dan pelaporan baik secara lisan maupun tulisan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

11) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat.

6. Inspektur Pembantu Wilayah.

a. Tugas Pokok.

Menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan, pemberian dukungan, pembinaan teknis, pelaporan dan evaluasi dalam bidang pelaksanaan

urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahandan kasus pengaduan yang diberikan oleh Inspektur.

b. Fungsi

1) Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

2) Penyusunan rencana kerja di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

3) Pelaksanaan pembinaan teknis di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

4) Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

5) Penyiapan bahan evaluasi pelaksanaan tugas di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

6) Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya;

7) Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya dan

8) Pelaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan pemerintahan dan pembinaan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kasus pengaduan sesuai bidang tugasnya yang diberikan Inspektur.

c. Uraian Tugas.

a. Menyusun perumusan kebijakan dan pengusulan program kerja pengawasan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kerjanya berdasarkan sasaran dan program kerja pengawasan tahunan Inspektorat yang telah ditetapkan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas;

b. Membagi tugas dan memberikan petunjuk kerja kepada auditor dan pengawas pemerintahan sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan kewenangan masing-masing pengawas pemerintahan agar tugas dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang ditetapkan;

c. Melakukan pengkoordinasian pelaksanaan pengawasan di bidang pemerintahan; pembangunan dan kemasyarakatan seusai pembagian wilayah kerjanya;

d. Melaksanakan pembinaan yang berkaitan dengan bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kerja Inspektur Pembantu Wilayah berdasarkan pedoman dan peraturan yang berlaku agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara terarah, terpadu dan selaras;

e. Melaksanakan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah serta penanganan kasus pengaduan di wilayah kerjanya;

f. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Inspektur Wilayah dengan membandingkan antara hasil kerja yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai;

g. Melaksanaan pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah yang meliputi bidang pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan serta kasus pengaduan pada SKPD di wilayah kerjanya, serta memonitor Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan sesuai ketentuan yang belaku;

h. Melaksanakan pemeriksaan reguler, pemeriksaan serentak (Pemtak) SPJ Keuangan, Aset, Reviu terhadap laporan keuangan, pengusutan, pengujian, monitoring dan penilaian tugas pengawasan pada SKPD di wilayah kerjanya;

i. Melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap akuntabilitas kinerja (LAKIP) dan pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada SKPD di wilayah kerjanya untuk mendorong terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance);

j. Memberikan saran dan pertimbangan mengenai upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan tugas pengawasan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dan kasus pengaduan yang dilaksanakan oleh Inspektur Pembantu Wilayah sebagai bahan pertimbangan Inspektur dalam pengambilan keputusan;

k. Melaporkan kegiatan hasil pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan serta pembinaan atas penyelenggaraan

k. Melaporkan kegiatan hasil pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan serta pembinaan atas penyelenggaraan

Dokumen terkait