BAB IV EVALUASI KINERJA
A. Rencana Strategis Tahun 2020-2024
1. Visi dan Misi Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis
Rencana Strategis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian disusun berdasarkan dokumen RPJMN 2020-2024 yang merupakan penerjemahan dari visi dan misi Presiden-Wakil Presiden. Visi Presiden dan Wakil Presiden pada 2020-2024 adalah
“Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan berkepribadian berlandaskan Gotong Royong.”
Mengacu pada visi yang telah dirumuskan tersebut, maka Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelaraskan visi Kementerian sebagai berikut.
“Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang Inklusif, Berkeadilan, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan
Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”
Pembangunan ekonomi dalam mewujudkan visi-misi Presiden diharapkan dapat diselenggarakan melalui perluasan kesempatan dan akses pada seluruh rakyat Indonesia dalam berpartisipasi dan merasakan manfaat pembangunan serta peningkatan produktivitas perekonomian dengan tetap memperhatikan kesinambungan antar generasi. Visi tersebut menjadi landasan organisasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang perekonomian, serta berfokus dalam mewujudkan sinergi antar Kementerian/Lembaga di bidang perekonomian untuk memastikan terwujudnya sasaran pembangunan di bidang perekonomian dalam RPJMN tahun 2020 - 2024.
Selaras dengan visi-visi tersebut, maka visi Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis sebagai berikut:
“Mewujudkan Pembangunan Pangan dan Agribisnis yang Inklusif, Berkeadilan, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju yang Berdaulat,
Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis yang merupakan salah satu unsur eselon I pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yang menjadikan visi tersebut tidak dapat terpisahkan dari nilai-nilai dasar kepribadian organisasi yaitu Profesional, Integritas, Kerjasama, Inovasi dan Responsibility (PIKIR) yang telah bertransformasi menjadi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BERAKHLAK). Nilai-nilai dasar organisasi ini akan memberikan keyakinan kepada semua pegawai bahwa keinginan yang akan dicapai dalam lima tahun ke depan. Dalam mewujudkan visi tersebut dirumuskan Misi Kementerian/Lembaga yang berupa rumusan umum upaya yang dilaksanakan.
untuk mewujudkan Visi. Visi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 2020-2024 tersebut diwujudkan melalui 4 (empat) Misi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang meliputi:
9 1. Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, Produktif dan
Berkualitas;
2. Mewujudkan Pemerataan Ekonomi yang Berkeadilan dan Pengurangan Kesenjangan;
3. Mendukung Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan; dan 4. Meningkatkan Daya Saing dan Kemandirian Perekonomian.
Dalam mewujudkan visi tersebut dirumuskan Misi Kementerian/Lembaga yang berupa rumusan umum upaya yang dilaksanakan Dalam rangka mendukung pencapaian Misi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang telah dirumuskan. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis berperan mendukung misi, khususnya pada pertumbuhan, pemerataan, dan pembangunan ekonomi di bidang pangan dan agribisnis, sehingga misi Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis adalah sebagai berikut:
1. Mewujudkan Pertumbuhan Pangan dan Agribisnis yang Inklusif, Produktif dan Berkualitas.
2. Mewujudkan Pemerataan Ekonomi yang Berkeadilan dan Pengurangan Kesenjangan di Bidang Pangan dan Agribisnis.
3. Mendorong Pembangunan Pangan dan Agribisnis yang Berkelanjutan.
Untuk meningkatkan kinerja lintas sektor di bidang pangan dan agribisnis dengan optimal dibutuhkan suatu usaha untuk menyatukan tindakan kebulatan pemikiran, kesatuan tindakan, dan keselarasan dari berbagai instansi terkait, agar pelaksanaan kinerja sektor dapat bersinergi dengan baik dan terlaksana sesuai rencana. Sejalan dengan strategi dan aktivitas yang dilakukan dalam upaya pencapaian rencana dimaksud, koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pelaksanaan kebijakan secara intensif diupayakan untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam proses pencapaian kinerja dapat diantisipasi secara dini.
Sasaran Strategis merupakan ukuran kinerja pencapaian tujuan yang ditetapkan.
Adapun penjabaran sasaran strategis di masing-masing tujuan yang ditetapkan, sebagai berikut:
1. Terwujudnya Pembangunan Pangan dan Agribisnis yang Inklusif, Produktif, Berkualitas dan Berkelanjutan
● Tercapainya Tingkat Ketahanan Pangan Indonesia
● Terwujudnya Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pertanian
● Terwujudnya Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
● Terwujudnya Kebijakan Bidang Pangan dan Agribisnis yang Berkualitas
2. Terwujudnya Pemerataan Ekonomi yang Berkeadilan dan Pengurangan Kesenjangan di bidang Pangan dan Agribisnis
● Terjaganya Inflasi Bahan Makanan dalam Rentang Target
● Tercapainya Kesejahteraan Petani
3. Terwujudnya Aparatur Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis yang profesioanal, Inovatif, dan Berintegritas
● Terwujudnya Tata Kelola Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis yang Baik
2. Indikator Kinerja Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi, Sasaran Strategis Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, mendukung tercapainya visi misi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta tercapainya tema dan agenda RPJMN 2020-2024, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis menetapkan indikator dan target kinerja tahun 2020-2024 sebagai berikut:
Indikator dan Target Kinerja Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Tahun 2020-2024
No Indikator Kinerja
Target 2020
2020
(Perubahan setelah Covid-19)
2021 2022 2023 2024
Sasaran Strategis 1: Tercapainya Tingkat Ketahanan Pangan Indonesia 1 Global Food Security
Index (GFSI) 63-64 62-64 64-65 65-66 67-68 69-71 2 Cadangan Beras
Pemerintah (CBP)
(juta ton) 1-1,5 1-1,5 1-1,5 1-1,5 1-1,5 1-1,5 Sasaran Strategis 2: Terwujudnya Pertumbuhan PDB Pertanian
3 Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pertanian (%)
3,7-3,8 2,0-3,0 2,8-3,4 3,8-3,9 3,9-4,0 4,0-4,1
Sasaran Strategis 3: Terjaganya Inflasi Bahan Makanan dalam Rentang Target 4 Tingkat Inflasi Bahan
Makanan (%) 4 ± 1 4 ± 1 4 ± 1 4 ± 1 3,5 ± 1 3,5 ± 1 Sasaran Strategis 4: Tercapainya Kesejahteraan Petani
5 Nilai Tukar Petani
(NTP) 103 103 103 104 104 105
Sasaran Strategis 5: Terwujudnya Pengendalian Alih Fungsi Lahan 6 Persentase Lahan
Sawah Yang
Ditetapkan Sebagai Lahan Sawah Yang Dilindungi (LSD) (%)
50 30 65 80 90 100
Sasaran Strategis 6: Terwujudnya Kebijakan Bidang Pangan dan Agribisnis yang Berkualitas
7 Persentase Rekomendasi Kebijakan Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis yang berkualitas yang
100 100 100 100 100 100
11 diterima Menko
Perekonomian (%)
Sasaran Strategis 7: Terwujudnya Tata Kelola Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis yang Baik
8 Persentase ASN Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis dengan Indeks Profesionalitas ASN berkategori Tinggi (%)
75 75 80 85 90 95
7 Nilai SAKIP Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis
82 82 83 84 85 86
8 Persentase Pemenuhan Nilai Penilaian Mandiri Pelaksanaan
Reformasi Birokrasi (PMPRB)
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis (%)
90 90 90 91 91 92
9 Persentase Kualitas Pelaksanaan Anggaran Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis (%)
85 85 90 90 95 95
Indikator kinerja diatas akan dilakukan peninjauan secara berkala dan target kinerja dievaluasi setiap triwulan dan akhir tahun.