• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

B. Analisis Keberhasilan dan Kegagalan Capaian Kinerja

telah diukur capaiannya dengan rincian 9 indikator dengan capaian “baik” dan 1 indikator dengan capaian “tidak dapat disimpulkan”. Dokumen yang menjadi acuan dalam pengukuran kinerja pada triwulan IV ini adalah dokumen rencana strategis PRKOM 2024, Dokumen Reviu Rencana Strategis PRKOM 2020-2024, revisi perjanjian kinerja PRKOM Tahun 2021, dan revisi rencana aksi perjanjian kinerja PRKOM 2021. Berikut perhitungan realisasi setiap indikator kinerja berdasarkan perjanjian kinerja PRKOM tahun 2021:

1. Persentase Riset dan Kajian Pengawasan Obat dan Makanan Yang Dimanfaatkan

Pengukuran kemanfaatan riset dan kajian tahun 2021 didasarkan pada judul dan topik riset dan kajian yang dihasilkan tahun 2020. Pengukuran dilakukan dengan kuesioner kemanfaatan riset dan kajian yang diisi oleh respondek dari unit kerja dilingkungan internal BPOM yang memanfaatkan hasil riset dan kajian. Berikut hasil pengukuran kemanfaatan riset dan kajian tahun 2021

Tabel 16. Hasil Pengukuran Kemanfaatan Riset dan Kajian

No Judul Persentase

Kemanfaatan

1 Kajian Keamanan Pangan INARAC 79,83%

2 Riset Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap Proses Pendaftaran Pangan Olahan dan Keberadaan “Biro Jasa/Calo”

70,74%

3 Kajian Efektivitas Implementasi Instruksi Presiden No.3

Tahun 2017 72,23%

4 Kajian Efektivitas Implementasi Kebijakan CPOTB

Bertahap Terhadap UMKM Obat Tradisional 73,13%

5 Survei Persepsi Lintas Sektor Terhadap Program

Keamanan Pangan Nasional 82,26%

6 Kajian Pengukuran Indeks Kepatuhan (Compliance Index)

Pelaku Usaha Di Bidang Obat Dan Makanan Tahun 2020 75,78%

7 Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap

Pemberian Bimbingan dan Pembinaan BPOM Tahun 2020 75,58%

8

Survei Pengukuran Indeks Kesadaran Masyarakat Terhadap Obat dan Makanan Yang Aman dan Bermutu dan Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Atas Kinerja Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2020

72,28%

9 Kajian Peredaran Obat-Obat Yang Sering Disalahgunakan 72,64%

% Kemanfaatan Riset dan Kajian PRKOM 2020 74,94%

Berdasarkan hasil pengukuran kemanfaatan riset dan kajian diatas, diketahui bahwa realisasi indikator kinerja persentase riset dan kajian yang

dimanfaatkan masih belum mencapai target tahun 2021 sebesar 75%.

Realisasi indikator ini adalah 74,94% atau 99,92% dari target yang ditetapkan. Persentase pemanfaatan yang terendah ada pada Riset Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap Proses Pendaftaran Pangan Olahan dan Keberadaan Biro Jasa/Calo”, judul ini menjadi penyumbang persentase kemanfaatan terendah karena lingkup kajiannya yang sangat spesifik pada Proses registrasi pangan olahan sehingga user pemanfaatnya tidak terlalu luas, sesuai dengan hasil pengisian kuesioner kemanfaatan riset dan kajian.

2. Persentase Riset dan Kajian Yang Sesuai Dengan Perencanaan

Pengukuran indikator ini dilakukan dengan membandingkan kegiatan PRKOM yang dilaksanakan tahun 2021 dengan topik riset dan kajian yang tercantum dalam dokumen Rencana Induk Riset dan Kajian dengan hasil sebagai berikut:

Tabel 17. Kesesuaian RIR dengan Topik Riset dan Kajian NO JUDUL RISET DAN KAJIAN

TAHUN 2021

TOPIK DALAM RIR

TAHUN 2021 KESESUAIAN 1 Pengukuran Indeks

kesadaran masyarakat (awareness index) terhadap Obat dan Makanan yang aman dan bermutu dan Indeks kepuasan masyarakat atas kinerja Pengawasan Obat dan Makanan

Pengukuran Indikator Kinerja Utama IKU BPOM

Sesuai

2 Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap bimbingan dan Pembinaan BPOM

Pengukuran Indikator Kinerja Utama IKU BPOM

Sesuai

3 Pengukuran Indeks

Kepatuhan Pelaku Usaha di Bidang Obat dan Makanan

Pengukuran Indikator Kinerja Utama IKU BPOM

Sesuai

4 Kajian Kebijakan Dana Alokasi Khusus Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan (DAK POM)

Kajian Efektifitas

Implementasi Kebijakan Pengawasan Obat dan Makanan

Sesuai

5 Kajian Analisis Data Kasus Keracunan Obat dan Makanan

Analisis Data Statistik Obat dan Makanan (untuk berbagai rekomendasi kebijakan)

Sesuai

6 Kajian cost and benefit pemanfaatan retain sampel

Kajian Efektifitas

Implementasi Kebijakan Pengawasan Obat dan Makanan

Sesuai

7 Desain dan Metodologi Survei Data Dasar Pengawasan Obat dan Makanan

Survei Baseline Data Obat dan Makanan

Sesuai

8 Kajian Keamanan Pangan INARAC : Cemaran Arsen inorganik dalam Produk Beras dan Produk Ikan

Kajian risiko/keamanan

Pangan Olahan (INARAC) Sesuai

9 Kajian Cemaran

Mikroplastik dan Emerging Issue pada Air Baku dan Air untuk Produksi Obat dan Makanan di Indonesia

Kajian risiko/keamanan Pangan Olahan (INARAC)

Sesuai

10 Kajian Pengendalian Resistensi Antimikrobial

Kajian Pengendalian Anti Microbial Resistance

Sesuai 11 Riset dan Kajian Kebijakan

Pengawasan Obat dan Makanan untuk Mendukung UMKM

Kajian Kebijakan terkait

UMKM Obat dan Makanan Sesuai

Berdasarkan Tabel.13 Kesesuaian RIR dengan Topik Riset dan Kajian bahwa kesesuaian pelaksanaan riset dan kajian tahun 2021, terdapat 11 (sebelas) judul riset dan kajian yang dilaksanakan dan dari 11 (sebelas) judul riset dan kajian tersebut telah sesuai dengan topik riset dan kajian yang tercantum dalam RIR sehingga persentasi capaian indikator ini yaitu sebesar 100%.

3. Persentase kesesuaian penyelenggaraan riset dan kajian dengan pedoman riset dan kajian dan kesesuaian dengan timeline

Pengukuran kesesuaian dengan timeline diperoleh dari hasil perbandingan antara progres pelaksanaan riset dan kajian terhadap target setiap 3 (tiga) bulan. Deviasi capaian sebesar 10% dari target masih dapat ditoleransi dan dinyatakan 100% sesuai. Berikut rekapitulasi kesesuaian penyelenggaraan riset dan kajian sesuai dengan timeline dan kesesuaian dengan pedoman:

Tabel 18. Rekapitulasi Kesesuaian Penyelenggaraan Riset dan Kajian

BIDANG NO KEGIATAN

Pengukuran Indeks kesadaran masyarakat (awareness index) terhadap Obat dan Makanan yang aman dan bermutu dan Indeks kepuasan masyarakat atas kinerja Pengawasan Obat dan Makanan

104,29% 92,00%

2 Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap bimbingan dan Pembinaan BPOM

97,79% 92,00%

3 Pengukuran Indeks Kepatuhan Pelaku

Usaha di Bidang Obat dan Makanan 103,16% 92,00%

4 Kajian Kebijakan Dana Alokasi Khusus Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan (DAK POM)

97,18% 84,86%

5 Kajian Analisis Data Kasus Keracunan

Obat dan Makanan 100,77% 92,00%

Kelompok Substansi Riset dan Kajian Kebijakan

Pengawasan Obat dan Makanan

6 Desain dan Metodologi Survei Data Dasar

Pengawasan Obat dan Makanan 95,47% 83,90%

7

Kajian Keamanan Pangan INARAC : Cemaran Arsen inorganik dalam Produk Beras dan Produk Ikan

101,88% 84,86%

8 Kajian Cemaran Mikroplastik dan Emerging Issue pada Air Minum dan Air Produksi Obat dan Makanan

85.54% 91,60%

Kelompok Substansi Pemetaan dan Statistik Obat dan Makanan

9 Kajian Pengendalian Resistensi

Antimikrobial 99,36% 84,86%

10 Riset dan Kajian Kebijakan Pengawasan Obat dan Makanan untuk Mendukung UMKM

98,49% 84,86%

Total Kesesuaian terhadap masing masing parameter 99,82% 88,29%

Total Nilai Kesesuain (0.3 x Nilai Timeline) + (0.7 x Nilai

Pedoman) 91,75%

Berdasarkan Tabel 13. dapat dilihat hasil perolehan persentase kesesuaian 2 parameter yaitu timeline dan Pedoman. Dari perhitungan diatas diperoleh persentase kesesuaian penyelenggaraan riset dan kajian dengan timeline adalah sebesar 99,82% dan kesesuaian pelaksanaan riset dan kajian dengan pedoman riset dan kajian adalah sebesar 88,29%

Perhitungan persentase kesesuaian penyelenggaraan riset dan kajian dengan pedoman riset dan kajian dan kesesuaian dengan timeline menggunakan rumus:

Keterangan:

𝑎 = Tingkat kesesuaian pelaksaan riset sesuai pedoman 𝑏 = Tingkat kesesuaian timeline

%Kesesuaian = (88,29% x 70%) + (99,82% x 30%) = 91,75%

Maka persentase kesesuaian penyelenggaraan riset dan kajian dengan pedoman dan kesesuaian dengan timeline adalah 91,75%. Nilai pada triwulan IV ini meningkat dari capaian triwulan III sebesar 16,94%.

Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya nilai kesesuaian pelaksanaan riset dan kajian dengan Pedoman Riset dan Kajian karena seluruh tahapan yang dipersyaratkan didalam pedoman telah selesai dilaksanakan pada akhir tahun 2021. Peningkatan juga terjadi pada kesesuaian pelaksanaan riset dan kajian dengan timeline, seluruh kegiatan riset dan kajian dapat diselesaikan tepat waktu. Realisasi indikator ini telah melampaui target yang ditetapkan dengan capaian indikator mencapai 109,22%.

4. Nilai Kualitas Publikasi Hasil Riset dan Kajian

Pengukuran Nilai kualitas publikasi dilakukan dengan menilai kualitas dan kuantitas pelaksanaan publikasi hasil riset dan kajian pada tahun 2021 berdasarkan hasil riset dan kajian yang diselesaikan pada tahun 2020.

Penilaian didasarkan pada cakupan skala publikasi internal, nasional dan internasional. Berdasarkan hasil pengumpulan data publikasi yang dilakukan PRKOM tahun 2021 dapat dihitung nilai kualitas publikasi hasil riset dan kajian sebagai berikut:

%𝐾𝑒𝑠𝑒𝑠𝑢𝑎𝑖𝑎𝑛 = (𝑎 𝑥 70%) + (𝑏 𝑥 30%)

Tabel 19. Hasil Pengukuran Nilai Kualitas Publikasi Hasil Riset dan Kajian

No Judul Riset dan

Kajian Judul Publikasi Hasil Riset

dan Kajian Cakupan

Publikasi

CAKUPAN

Internal Nasional Internasional

1

Kajian Keamanan Pangan Inarac Tahun 2020

Kajian Risko 3-Mcpde Dan Ge Pada Produk Minyak Sawit Dan

Kajian Risiko 3-Mcpde Dan Ge Pada Produk Formula Dan Mpasi

Internal 1

2

Kajian Pengukuran Indeks Kepatuhan Pelaku Usaha Di Bidang Obat Dan Makanan Dalam Memenuhi Ketentuan

Strategi Peningkatan Kepatuhan Pelaku Usaha (Compliance Index) Di Bidang Obat Dan Makanan Terhadap Ketentuan Pemerintah

Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1

3

Kajian Risiko 3-MCPDE Dan GE Pada Produk Pangan Olahan Dnegan Diet Khusus Untuk Bayi Dan Anak

Kajian Risiko 3-MCPDE Dan GE Pada Produk Pangan Olahan Dnegan Diet Khusus Untuk Bayi Dan Anak

Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1

4

Kajian Risiko Arsen Anorganik Dan Arsen Total Pada Ikan Dan Produk Olahan Ikan Dan Beras Dan Pada Produk Olahan Beras

Kajian Risiko Arsen Anorganik Dan Arsen Total Pada Ikan Dan Produk Olahan Ikan Dan Beras Dan Pada Produk Olahan Beras Untuk Produksi Obat Dan Makanan

Kajian Cemaran

Mikroplastk Pada Air Baku, Air Minum Dan Air Untuk Produksi Obat Dan

Makanan Internal 1 Air Baku, Air Minum Dan Air Untuk Produksi Obat Dan Makanan

Profil Risiko Emerging Contaminant Pada Air Minum Dalam Kemasan

Internal 1

7

- Falsified And Substandard

Medicines In Developing Countries: Seeking For The Sampling Procedure To Find Them

Internasional 3

8

Riset Dan Kajian Program

9 Dan Makanan Tahun 2021

Hasil Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap Pemberian Bimbingan Dan Pembinaan Pengawasan Obat Dan

Makanan Tahun 2021 Internal 1

10

Pengukuran Indeks Kesadaran

Masyarakat

Terhadap Obat Dan Makanan Yang Aman Dan Bermutu Dan Pengukuran Indeks Kesadaran Dan Kepuasan Masyarakat Terhadap Obat Dan Makanan Tahun 2021

Internal 1 Cpotb Bertahap Oleh Umkm Obat Tradisional

Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1

12

Efektivitas Implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017

Kajian Efektivitas Implementasi Instruksi

Presiden No. 3 Tahun 2017 Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1 Olahan Di Badan Pom

Riset Tingkat Pemahaman Pelaku Usaha Dalam Proses Pendaftaran Pangan Olahan Di Bpom

Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1

Survei Persepsi Lintas Sektor Terhadap Program

Keamanan Pangan Nasional Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1 Pembinaan BPOM

Rekomendasi Atas Hasil Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap Pemberian Bimbingan Dan Pembinaan Pengawasan Obat Dan Makanan (Ikepu) Tahun 2020

Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1 Kesadaran Dan Kepuasan Masyarakat Terhadap Obat

Dan Makanan Tahun 2020 Nasional 2

Terhadap Obat Dan Makanan Yang Aman Dan Bermutu Dan Indeks Kepuasan Masyarakat Atas Kinerja Pengawasan Obat Dan Makanan

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian Hasil Riset Dan Kajian

Internal 1

17

Kajian Keamanan Pangan Indonesian Risk Assessment Centre (Inarac) Tahun 2020

Profil Risiko Mikroplastik Pada Air Minum Dalam

Kemasan (Amdk) Nasional 2

Ringkasan Eksekutif Dan Nota Dinas Penyampaian

Hasil Riset Dan Kajian Internal 1

Nilai Publikasi 15 20 3

Total Nilai 38

Nilai Publikasi =

(Frekuensi Publikasi Internal x 1) + (Frekuensi Publikasi Nasional x 2) + (Frekuensi Publikasi Internasional x 3)

Target Nilai Publikasi yang ditetapkan pada tahun N

Nilai Publikasi = 38 : target Nilai Publikasi yang ditetapkan pada tahun N

Nilai Publikasi = 38 : 54

Nilai Publikasi = 70,37

Nilai Kualitas publikasi hasil riset dan kajian tahun 2021 sebesar 70,37 masih belum memenuhi target yang ditetapkan sebesar 75. Hal ini disebabkan oleh kurangnya jumlah publikasi ditingkat internasional yang dilakukan PRKOM pada tahun 2021, apabila dibandingkan dengan tahun 2020, jumlah publikasi nasional dan internal mengalami peningkatan, namun pada skala internasional jumlah publikasi mengalami penurunan dari total 4 publikasi pada tahun 2020 menjadi hanya 1 publikasi pada tahun 2021.

5. Indeks RB Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan

Pengukuran Indeks RB PRKOM tahun 2021 akan diukur pada akhir tahun.

Proses penilaian RB dilakukan secara pertahap mulai dari self assessment unit kerja, verifikasi Tim Penilai Internal BPOM hingga verifikasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tabel 20. Indeks Reformasi Birokrasi PRKOM

PENILAIAN Nilai % Keterangan

PROSES

I Manajemen Perubahan 7,09 88,63% MS

II Penataan Tatalaksana 5,00 85,71% MS

III Penataan Sistem Manajemen SDM 8,05 80,53% MS

IV Penguatan Akuntabilitas 9,69 96,88% MS

V Penguatan Pengawasan 12,55 83,68% MS

VI Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

8,62 86,19% MS

TOTAL PENGUNGKIT 51,00 MS

HASIL

I Pemerintah yang Bersih dan Bebas KKN

19,06 95% MS

1. Nilai Survei Persepsi Korupsi (Survei Eksternal)

14,09 93,75% MS

2. Persentase temuan pemeriksaan (Internal dan Eksternal) yang ditindaklanjuti

5,00 100% MS

II Kualitas Pelayanan Publik 17,90 89,50 MS

1. Nilai Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Eksternal)

17,90 89,50 MS

TOTAL HASIL 36,96

NILAI EVALUASI REFORMASI BIROKRASI

87,96

6. Nilai AKIP Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan

Pengukuran Nilai AKIP PRKOM akan dilakukan pada akhir tahun anggaran.

Nilai AKIP 2021 diukur berdasarkan hasil pengelolaan SAKIP PRKOM pada tahun 2020. Hasil penilaian SAKIP PRKOM tahun 2021 adalah sebagai berikut.

Tabel 21. Nilai AKIP PRKOM

Komponen yang Dinilai Bobot Nilai Tahun 2021

A Perencanaan Kinerja 30 24,68

B Pengukuran Kinerja 25 17,81

C Pelaporan Kinerja 15 13,30

D Evaluasi Kinerja 10 7,27

E Capaian Kinerja 20 12,05

Nilai Hasil Evaluasi 100 75,10

Tingkat Akuntabilitas Kinerja BB

Berdasarkan hasil penilaian diatas, nilai AKIP PRKOM meningkat tidak signifikan dari tahun 2020, tahun 2020 nilai AKIP PRKOM adalah sebesar

ini disebabkan oleh peningkatan nilai AKIP tahun 2020-2021 pada komponen perencanaan, pengukuran dan pelaporan yang disertai dengan penurunan nilai aspek capaian kinerja, sedangkan nilai aspek evaluasi kinerja tetap.

Nilai 75,10 ini baru mencapai 98,04% dari target tahun 2021 sebesar 76,6.

7. Indeks profesionalitas ASN Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan Indeks profesionalitas ASN dihitung untuk setiap pegawai berdasarkan jumlah pelatihan yang diikuti, tingkat kedisiplinan melalui jumlah sanksi yang diterima, dan juga tingkat pendidikan pegawai. Berikut rekapitulasi hasil pengukuran indeks profesionalitas ASN:

Tabel 22. Nilai IP ASN Berdasarkan Pendidikan

Jenjang Pendidikan

Jumlah PNS

Nilai Rata-Rata Kompetensi

Nilai Rata-Rata Kinerja

Nilai Rata-Rata Disiplin

Nilai Rata-Rata Kualifikasi

D3 3 40 25 5 10

S1 11 40 25 5 15

Profesi 1 40 25 5 20

S2 8 40 25 5 20

S3 2 40 25 5 25

Tabel 23. Nilai IP ASN Berdasarkan Jabatan

Dimensi Penilaian Struktural/1 Fungsional/20 Pelaksana/4 Nilai

Profesionalitas

105

Nilai Rata-Rata Kualifikasi

15 17,5 15

Nilai Rata-Rata Kompetensi

40 40 40

Nilai Rata-Rata Kinerja

25 25 25

Nilai Rata-Rata Disiplin

25 25 25

Berdasarkan hasil pengukuran diatas diperoleh indeks profesionalitas ASN PRKOM tahun 2021 adalah sebesar 87. Nilai ini telah melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2021 yaitu sebesar 86,50. Realisasi PRKOM pada tahun 2021 ini bahkan telah mencapai target yang ditetapkan untuk tahun 2024. Karena capaiannya telah memenuhi target tahun 2024, untuk tahun tahun selanjutnya PRKOM perlu mempertahankan dan meningkatkan indeks profesionalitas ASN melalui kegiatan pengembangan kompetensi dan sosialisasi kode etik dan kode perilaku serta disiplin ASN kepada seluruh pegawai di lingkungan Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan.

8. Indeks pengelolaan data dan informasi Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan yang optimal

Pada triwulan IV tahun 2021 ini realisasi indikator kinerja ini telah mencapai 2,5 dari target yang ditetapkan sebesar 2. Rincian perhitungan indeks pengelolaan data dan informasi ini adalah sebagai berikut:

Tabel 24. Nilai Indeks Pengelolaan Data dan Informasi PRKOM

Nilai Triwulan IV

Nilai Indeks Pemanfaatan Sistem Informasi 2 Nilai Indeks Data dan Informasi yang telah

dimutakhirkan di BOC

3

Nilai Indeks Pengelolaan Data dan Informasi UPT yang Optimal

2,5

Nilai ini sudah melebihi target yang ditetapkan PRKOM untuk tahun 2021, dengan capaian sebesar 125%. Nilai indeks pada triwulan IV ini mengalami peningkatan dari capaian triwulan III. Peningkatan dari triwulan III cukup signifikasi sebesar 12,5%. Capaian indikator ini pada triwulan IV ini masuk dalam kategori “tidak dapat disimpulkan” karena capaiannya melampaui 120%, Hal ini disebabkan karena penetapan target indikator yang terlalu rendah.

9. Nilai Kinerja Anggaran Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan Nilai Kinerja Anggaran diperoleh dari perhitungan sebagai berikut:

Pebobotan :

Nilai IKPA = 40%

Nilai EKA = 60%

Pada aplikasi OMSPAN dan SMART DJA nilai PRKOM sebagai berikut : - Nilai IKPA = 93,36

- Nilai EKA = 86,02

Maka Nilai Kinerja Anggaran PRKOM adalah :

𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑲𝒊𝒏𝒆𝒓𝒋𝒂 𝑨𝒏𝒈𝒈𝒂𝒓𝒂𝒏 = 𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 𝐄𝐊𝐀 𝐱 𝟔𝟎%) + (𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 𝐈𝐊𝐏𝐀 𝐱 𝟒𝟎%)

Nilai Kinerja Anggaran = ( 86,02 x 60%) + (93,36 x 40%) = 88,95 Nilai kinerja anggaran PRKOM pada triwulan IV adalah sebesar 88,95. Nilai ini mengalami peningkatan dari realisasi triwulan III yang sebesar 32,18.

Peningkatan ini disebabkan karena kenaikan nilai EKA dan IKPA pada triwulan IV. Realisasi ini masih belum mencapai target pada triwulan IV sebesar 90,7. Hal yang menyebabkan ketidak tercapaian target ini adalah masih rendahnya nilai EKA PRKOM karena kurang optimalnya penyerapan

anggaran tahun 2021 yang hanya sebesar 96,26% serta konsistensi realisasi anggaran dengan RPD PRKOM yang masih rendah.

10. Tingkat Efisiensi Penggunaan Anggaran Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan.

Indikator ini diukur setiap triwulan dan dengan membandingkan antara persentase capaian output (capaian indikator) terhadap capaian input (capaian anggaran) dan perbandingan Indeks Efisiensi terhadap Standar Efisiensi (SE) realisasi fisik hasil kegiatan (% output), berikut rumus perhitungan tingkat efisiensi pengelolaan anggaran:

Keterangan:

IE= Indeks Efisiensi TE= Tingkat Efisiensi

Efiensi apabila TE berkisar dari 0 sampai dengan 1 Tidak efisien apabila TE < 0 atau TE > 1

Perhitungan tingkat efisiensi penggunaan anggaran PRKOM pada triwulan III tahun 2021 dapat dilihat pada BAB III bagian D “Analisis Efisiensi Angggaran”. Pada triwulan III ini nilai efisiensi anggaran PRKOM tercatat

“tidak efisien” hal ini dikarenakan capaian indikator dan kegiatan yang cukup tinggi dan tidak diimbangi dengan realisasi anggaran yang sebanding. Progres pelaksanaan kegiatan riset dan kajian PRKOM dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel 25. Daftar Progres Fisik Kegiatan Prioritas PRKOM

No. Indikator Kinerja Kegiatan, Sub Kegiatan

Triwulan I

Triwulan II

Triwulan III

Triwulan IV 1 Pengukuran Indeks

kesadaran masyarakat (awareness index) terhadap Obat dan Makanan yang aman dan bermutu dan Indeks kepuasan masyarakat atas kinerja Pengawasan Obat dan Makanan

35% 45% 65% 100%

2 Pengukuran Indeks Kepuasan Pelaku Usaha Terhadap bimbingan dan Pembinaan BPOM

46% 54% 75% 100%

IE =

% 𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖𝑎𝑛 𝑜𝑢𝑡𝑝𝑢𝑡

% 𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑝𝑢𝑡

TE =

(𝐼𝐸 −𝑆𝐸)

𝑆𝐸

3 Pengukuran Indeks Kepatuhan Pelaku Usaha di Bidang Obat dan Makanan

30% 55% 90% 100%

4 Kajian Kebijakan Dana Alokasi Khusus Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan (DAK POM)

22% 43% 66% 100%

5 Kajian Analisis Data Kasus Keracunan Obat dan Makanan

30% 65% 90% 100%

6 Desain dan Metodologi Survei Data Dasar Pengawasan Obat dan Makanan

25% 48% 76% 100%

7 Kajian Keamanan Pangan INARAC : Cemaran Arsen

inorganik dalam Produk Beras dan Produk Ikan

44% 65% 85% 100%

8 Kajian Cemaran Mikroplastik dan

Emerging Issue pada Air Minum dan Air Produksi Obat dan Makanan

39% 62% 77% 100%

9 Kajian Pengendalian

Resistensi Antimikrobial 30% 60% 82% 100%

10 Riset dan Kajian Kebijakan Pengawasan Obat dan Makanan untuk Mendukung UMKM

28% 60% 78% 100%

Pelaksanaan kegiatan riset dan kajian pada triwulan IV tahun 2021 tidak mengalami kendala yang berarti dan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. Berikut disajikan pada Tabel 17, kegiatan prioritas PRKOM tahun 2021 dan output yang dihasilkan:

Tabel 26. Kegiatan Prioritas Riset dan Kajian Tahun 2021

No. KEGIATAN Output yang Dihasilkan Kendala TINDAK LANJUT 1 Kajian Pengendalian

Resistensi Antimikrobial

1. Profil peredaran antimikroba dan kajian penyerahan anti mikroba tanpa resep

2. Rekomendasi kebijakan pengawasan peredaran hasil riset kepada stakeholder terkait

2 Kajian Dalam Rangka Pengukuran IKU BPOM 2021

1. Nilai Indeks Kesadaran dan Kepuasan Masyarakat

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

No. KEGIATAN Output yang Dihasilkan Kendala TINDAK LANJUT 2. Rekomendasi peningkatan

program Pengawasan Obat dan Makanan

1. Indeks Kepuasan Pelaku Usaha

2. Rekomendasi peningkatan bimbingan dan pembinaan BPOM

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

1. Indeks Kepatuhan Pelaku Usaha

2. Rekomendasi peningkatan sarana pengawasan OM dalam memenuhi ketentuan BPOM

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

3 Kajian Cemaran Mikroplastik dan Emerging Issue pada Air Baku dan Air untuk Produksi Obat dan Makanan di Indonesia

1. Profil risiko Emerging Issues untuk menjadi input bagi manajemen risiko;

2. Data cemaran mikroplastik dan emerging issue lainnya pada air baku, air setelah diolah, air untuk produksi Obat dan Makanan dan air minum;

3. Informasi mengenai titik-titik kritis pada proses pengolahan air dan produksi Obat dan Makanan; dan

4. Rekomendasi langkah strategis BPOM untuk menghindari cemaran mikroplastik dan emerging issue lainnya pada air minum dan air untuk produksi Obat hasil riset kepada stakeholder terkait

4 Desain dan Metodologi Survei Data Dasar

Pengawasan Obat dan Makanan

Pedoman pelaksanaan Survei Data Dasar tahun 2022 yang berisi Desain dan Metodologi Survei Data Dasar yang

mencakup ruang lingkup survei dan prosedur pelaksanaan survei.

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

5 Riset dan kajian kebijakan

pengawasan obat dan makanan untuk mendukung UMKM

Model system dynamics terkait kebijakan BPOM mendukung UMKM, khususnya UMKM Pangan Olahan

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

No. KEGIATAN Output yang Dihasilkan Kendala TINDAK LANJUT 6 Kajian Kebijakan

Dana Alokasi Khusus Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan (DAK POM)

1. Tingkat Efektivitas Kebijakan DAK Non Fisik

2. Rekomendasi kebijakan terkait kriteria teknis sebagai dasar alokasi DAK

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

7 Kajian Keamanan Pangan INARAC:

Cemaran Arsen inorganik dalam Produk Beras dan Produk Ikan

1. Tingkat paparan arsen anorganik pada produk pangan olahan ikan;

2. Tingkat risiko kesehatan akibat paparan arsen anorganik pada produk pangan olahan ikan;

3. Rekomendasi berdasarkan hasil kajian tingkat risiko 4. Policy Brief

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada stakeholder terkait

8 Kajian Analisis Data Kasus Keracunan Obat dan Makanan

1. Data Kasus Keracunan Obat dan Makanan di seluruh Indonesia

2. Rekomendasi: Meningkatkan pengumpulan data dengan memperluas cakupan wilayah observasi (intensifikasi dan ekstensifikasi)

Tidak ada kendala

Melakukan diseminasi hasil riset kepada

Melakukan diseminasi hasil riset kepada

Dokumen terkait