BAB VI. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
6.3. Rencana Vegetasi
Berdasarkan konsep vegetasi yang telah dibuat, vegetasi yang direncanakan dikategorikan menjadi empat fungsi, yaitu vegetasi dengan fungsi estetika, fungsi konservasi, fungsi pengarah, serta fungsi penyangga. Jenis vegetasi yang direncanakan menggunakan jenis tanaman eksisting pada tapak dan tanaman pengundang burung serta penarik serangga sebagai pakan burung. Berdasarkan Tabel Klasifikasi Ekologi Jenis Burung di TPU Tanah Kusir (Tabel 5.5) dan juga Tabel Jenis, Karakter, Makanan, Perkembangbiakan, Habitat, Kebiasaan, Penyebaran, Serta Status Burung (Lampiran 1), jenis vegetasi untuk fungsi bagi burung dikelompokkan menjadi tanaman yang menghasilkan biji, tanaman yang menghasilkan buah kecil, serta tanaman yang menghasilkan nektar dan penarik serangga.
Tabel 6.3. Tabel Fungsi Tanaman bagi Burung dan Jenis Burung yang dapat diundang
Fungsi Tanaman bagi Burung Jenis Burung yang dapat diundang
Nama Lokal Nama Ilmiah
Penghasil Biji
Cipoh Kacat Aegithina tiphia
Kareo padi Amaurornis phoenicurus
Cabai jawa Dicaetum trochileum
Bondol Jawa Lonchura leucogastroides
Bondol peking Lonchura punctulata
Gelatik Jawa Padda oryzivora
Burung-gereja erasia Passer montanus
Tekukur biasa Streptopelia chinensis
79 Lanjutan Tabel 6.3.
Fungsi Tanaman bagi Burung Jenis Burung
Nama Lokal Nama Ilmiah
Penghasil Buah Kecil
Burung-madu kelapa Anthreptes malacensis
Wiwik kelabu Cacomantis merulinus
Cabai jawa Dicaetum trochileum
Burung-gereja erasia Passer montanus
Cucak kutilang Pycnonotus aurigaster
Merbah cerukcuk Pycnonotus goiavier
Kacamata biasa Zosterops palpebrosus
Penghasil Nektar dan Penarik Serangga
Cipoh Kacat Aegithina tiphia
Raja-udang meninting Alcedo meninting
Kareo padi Amaurornis phoenicurus
Burung-madu kelapa Anthreptes malacensis
Wiwik kelabu Cacomantis merulinus
Wallet sapi Collocalia esculenta
Cabai jawa Dicaetum trochileum
Cekakak Jawa Halcyon cyanoventris
Layang-layang batu Hirundo tahitica
Burung-madu sriganti Nectarinia jugularsis
Cinenen kelabu Orthotomus ruficeps
Cinenen pisang Orthotomus sutorius
Burung-gereja erasia Passer montanus
Caladi tilik Picoides moluccensis
Perenjak Jawa Prinia familaris
Cucak kutilang Pycnonotus aurigaster
Merbah cerukcuk Pycnonotus goiavier
Kipasan belang Rhipidura javanica
Gemak loreng Turnix suscitator
Kacamata biasa Zosterops palpebrosus
(Sumber: MacKinnon, 2011)
Tanaman dengan fungsi estetika sebagian besar merupakan tanaman semak hingga pohon rendah (Tabel 6.4). Tanaman dengan fungsi estetika pada tapak sebagian besar akan dikembangkan pada zona inti, yaitu pada area makam. Tanaman yang direkomendasikan merupakan tanaman yang memiliki keindahan dari warna dan bentuk. Tanaman dari fungsi ini juga berfungsi sebagai penarik serangga. Penggunaan tanaman dengan buah yang besar sangat dihindari pada area ini sebab dapat membahayakan peziarah.
Tanaman dengan fungsi konservasi pada tapak sebagian besar akan dikembangkan pada zona konservasi (Tabel 6.5). Tanaman yang digunakan merupakan pepohonan yang berfungsi sebagai penarik burung sekaligus sebagai habitat burung. Tanaman dalam fungsi ini memiliki buah dan biji-bijian sebagai
80 pakan burung. Tanaman konservasi ini juga berguna untuk mengkonservasi tanah dan air pada tapak.
Tanaman dengan fungsi pengarah merupakan tanaman yang memiliki batang tinggi (Tabel 6.6). Tanaman dengan fungsi ini berguna sebagai pengarah sirkulasi dan pengarah angin, serta sebagai pengarah untuk menuju area tertentu. Tanaman pengarah akan dikembangkan di sepanjang sirkulasi primer. Sama seperti tanaman estetika, penggunaan tanaman dengan buah yang besar juga sangat dihindari pada area ini sebab dapat membahayakan pengguna jalan.
Selanjutnya merupakan tanaman dengan fungsi penyangga (Tabel 6.7). Tanaman untuk jenis ini merupakan tanaman yang terdiri dari pohon sedang hingga besar. Pemanfaatan jenis tanaman penyangga adalah untuk memberikan kenyamanan sebagai pembatas agar aktivitas di dalam tapak tidak terganggu oleh aktivitas di luar tapak. Tanaman penyangga juga diharapkan dapat menarik burung untuk mendatangi tapak.
Tabel 6.4. Tabel Alternatif Vegetasi dengan Fungsi Estetika No
. Nama Lokal Nama Ilmiah
Fungsi bagi Burung
Fungsi bagi Manusia BJ BH NS ES PN PR
1 Belimbing sayur Averhoa bilimbi √ √ √ √
2 Bunga Kupu-kupu Bauhinia purpurea √ √
3 Bugenvil Bougainvillea glabra √ √
4 Kaliandra Caliandra callothyrsus √ √ √ √
5 Kenanga Cananga odorata √ √ √
6 Kayu manis Cinnamomum burmanii √ √ √ √ √
7 Dadap merah Erythrina christagalli √ √ √
8 Kaca piring Gardenia jamsminoides √ √
9 Pisang hias Heliconiacollinsiana √ √ √
10 Soka Ixora spp √ √
11 Melati Jasminum sambac √ √ √
12 Tembelekan Lantana camara √ √
13 Bunga sepatu
kecil Malvaviscus arboreus √ √
14 Saputangan Maniltoa schefferi √ √ √
15 Tabebuia Tabebuia aurea √ √
16 Palem Livistona rotundifolia √ √
Keterangan: BJ: Penghasil Biji ES: Estetika BH: Penghasil Buah Kecil PN: Peneduh NS: Penghasil Nektar dan Penarik Serangga PR: Produksi
81
Tabel 6.5. Tabel Alternatif Vegetasi dengan Fungsi Konservasi
No. Nama Lokal Nama Ilmiah Fungsi bagi Burung Fungsi bagi Manusia BJ BH NS ES PN PR
1 Nangka Artocarpus communis √ √ √ √
2 Belimbing Averrhoa carambola √ √ √ √ √
3 Gandaria Bouea macrophylla √ √ √ √ √
4 Sawo duren Chrysophyllum cainito √ √ √ √ √
5 Kelapa Cocos nucifera √ √ √ √
6 Jamblang Eugenia cumini √ √ √ √
7 Melinjo Gnetum gnemon √ √ √ √ √
8 Mangga Mangifera indica √ √ √ √
9 Sawo Manilkara achras √ √ √ √ √
10 Sawo kecik Manilkara kauki √ √ √ √ √
11 Tanjung Mimusops elengi √ √ √ √ √
12 Kersen/Talok Muntingia colobura √ √ √ √ √ √
13 Pisang Musa paradisiaca √ √
14 Rambutan Nephelium lappaceum √ √ √ √ 15 Ceremai Phyllanthus acidus √ √ √ √ √
16 Cheri Prunus avium √ √ √ √ √
17 Jambu biji Psidium guajava √ √ √
18 Arbei Rubus rosaefolium √ √ √ √ √
19 Kedodondong Spondias dulcis √ √ √ √
20 Jambu air Syzygium aquaeum √ √ √ √
21 Cengkeh Syzygium aromaticum √ √ √ √
22 Asem Tamarindus indica √ √ √ √
23 Jati Tectona Grandis √ √ √
Keterangan: BJ: Penghasil Biji ES: Estetika BH: Penghasil Buah Kecil PN: Peneduh NS: Penghasil Nektar dan Penarik Serangga PR: Produksi
(Sumber Jenis Tanaman: Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, 2011)
Tabel 6.6. Tabel Alternatif Vegetasi dengan Fungsi Pengarah
No. Nama Lokal Nama Ilmiah Fungsi bagi Burung Fungsi bagi Manusia BJ BH NS ES PN PR
1 Cemara kipas Thuja occidentalis √ √ √ √
2 Palem raja Roystonia regia √ √ √
3 Glodogan tiang Polyalthia longifolia √ √ √ √
Keterangan: BJ: Penghasil Biji ES: Estetika BH: Penghasil Buah Kecil PN: Peneduh NS: Penghasil Nektar dan Penarik Serangga PR: Produksi
82
Tabel 6.7. Tabel Alternatif Vegetasi dengan Fungsi Penyangga No
. Nama Lokal Nama Ilmiah
Fungsi bagi Burung
Fungsi bagi Manusia BJ BH NS ES PN PR
1 Srikaya Annonona squamosa √ √ √ √ √
2 Bisbul Diospyros
philippinensis √ √ √
3 Damar Agathis damara √ √ √ √
4 Sengon Albizzia falcataria √ √ √ √
5 Bambu Bambusa sp √ √ √
6 Kapuk Ceiba pentandra √ √ √
7 Flamboyan Delonix regia √ √ √
8 Sempur Dillenia suffruticosa √ √ √ √ √
9 Beringin Ficus benjamina √ √ √ √ √
10 Asem kranji Pithecellobium dulce √ √ √ √ √
11 Pete Pithecolloblum dulce √ √ √ √ √ √
12 Angsana Pterocarpus indicus √ √
13 Ki Hujan /
Trembesi Samanea saman √ √ √ √
14 Mahoni Swietenia macrophylla √ √ √ √
15 Ketapang Terminalia catappa √ √ √ √
Keterangan: BJ: Penghasil Biji ES: Estetika BH: Penghasil Buah Kecil PN: Peneduh NS: Penghasil Nektar dan Penarik Serangga PR: Produksi
83
84
85