HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Tempat Penelitian
B. Identitas Responden
1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Deskripsi responden berdasarkan jenis kelamin bertujuan untuk
mengelompokkan responden berdasarkan jenis kelamin. Proporsi responden
berdasarkan jenis kelamin pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 19. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin Jumlah (Orang) Persentase (%)
1. Laki-Laki 27 27
2. Perempuan 73 73
Jumlah 100 100
Berdasarkan tabel 19. diatas dapat diketahui dari 100 responden paling
banyak berjenis kelamin perempuan yaitu 73 orang (73%) dan laki-laki sebanyak
27 orang (27%).
C. Teknik Analisis Data 1. Analisis Deskriptif
a. Analisis Deskriptif Variabel Impluse buying (Y)
Impluse buying diukur menggunakan tingkat capaian responden
(TCR) untuk melihat kriteria masing-masing item pernyataan, indikator dan
variabel impluse buying, maka secara terperinci pendistribusian data variabel
Tabel 20. Distribusi Frekuensi Impluse buying (Y) Variabel No item N Skor total Rerata (mean) TCR (%) Kriteria Pengenalan Masalah 1 100 390 3,90 78,00 Sedang 2 100 378 3,78 75,60 Sedang 3 100 413 4,13 82,60 Baik
Rerata indikator 100,00 393,67 3,94 78,73 Sedang Pencarian
Informasi
4 100 337 3,37 67,40 Sedang
5 100 333 3,33 66,60 Sedang
6 100 395 3,95 79,00 Sedang
Rerata indikator 100,00 355,00 3,55 71,00 Sedang Evaluasi
Alternatif
7 100 350 3,50 70,00 Sedang
8 100 362 3,62 72,40 Sedang
9 100 399 3,99 79,80 Sedang
Rerata indikator 100,00 370,33 3,70 74,07 Sedang
Impluse buying
10 100 377 3,77 75,40 Sedang
11 100 413 4,13 82,60 Baik
12 100 407 4,07 81,40 Baik
Rerata indikator 100,00 399,00 3,99 79,80 Sedang Perilaku Pasca
Pembelian
13 100 387 3,87 77,40 Sedang
14 100 411 4,11 82,20 Baik
Rerata indikator 100,00 399,00 3,99 79,80 Sedang Rerata variabel 100,00 383,40 3,83 76,68 Sedang
Sumber: Olahan Data Primer, 2018
Tabel 20. di atas menunjukkan bahwa nilai TCR untuk variabel impluse
buying (Y) adalah 76,68% dengan kategori sedang. Artinya impluse buying masih
berada pada kategori sedang. Pada penelitian ini impluse buying di analisis dengan
lima indikator, dimana hasil penelitian pada indikator pertama di peroleh TCR
yang baik terkait produk tersebut. Pada indikator ini TCR tertinggi di peroleh
82,60% dengan kategori baik oleh KFC Ramayana Plaza Andalas Padang.
Indikator kedua yaitu pencarian informasi dengan TCR 71,00% kategori sedang,
hal ini berarti dalam membeli produk konsumen mempunyai perhatian yang baik
terkait produk tersebut. Pada indikator ini TCR tertinggi di peroleh 79,00%
dengan kategori sedang oleh KFC Ramayana Plaza AnadalasPadang.
Indikator ketiga yaitu evaluasi alternatif dengan TCR 74,07% kategori
sedang dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 79,80% kategori sedang, hal ini
berarti bahwa banyak responden yang menyatakan tidak suka terhadap makanan
siap saji (fast food) salah satunya KFC Ramayana Plaza Anadalas Padang.
Indikator keempat yaitu impluse buying dengan TCR 79,80% kategori sedang
dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 82,60% kategori baik, hal ini
memperlihatkan tingginya impluse buying yang dilakukan konsumen pada
makanan siap saji (fast food) salah satunya KFC Ramayana Plaza Andalas
Padang. Indikator kelima yaitu perilaku pasca pembelian dengan TCR 79,80%
kategori sedang, hal ini memperlihatkan setelah melakukan pembelian banyak
konsumen yang merasa kecewa dengan produk yang dibeli. Pada indikator ini
pernyataan tertinggi dengan TCR 82,20% kategori baik oleh makanan siap saji
b. Analisis Deskriptif Variabel Harga (X1)
Harga diukur menggunakan tingkat capaian responden (TCR) untuk
melihat kriteria masing-masing item pernyataan, indikator dan variabel harga,
maka secara terperinci pendistribusian data variabel harga dapat dilihat pada tabel
berikut ini:
Tabel 21. Distribusi Frekuensi Harga (X1)
Variabel No item N Skor total Rerata (mean) TCR (%) Kriteria Keterjangkaun Harga 1 100 393 3,93 78,60 Sedang 2 100 392 3,92 78,40 Sedang 3 100 374 3,74 74,80 Sedang
Rerata indikator 100,00 386,33 3,86 77,27 Sedang Kesesuaian harga dengan kualitas produk 4 100 387 3,87 77,40 Sedang 5 100 384 3,84 76,80 Sedang 6 100 411 4,11 82,20 Baik
Rerata indikator 100,00 394,00 3,94 78,80 Sedang Daya saing harga
7 100 400 4,00 80,00 Baik
8 100 396 3,96 79,20 Sedang
9 100 381 3,81 76,20 Sedang
Rerata indikator 100,00 392,33 3,92 78,47 Sedang Kesesuaian harga
dengan manfaat
10 100 390 3,90 78,00 Sedang
11 100 392 3,92 78,40 Sedang
12 100 412 4,12 82,40 Baik
Rerata indikator 100,00 398,00 3,98 79,60 Sedang Rerata variabel 100,00 392,67 3,93 78,53 Sedang
Tabel 21. di atas menunjukkan bahwa nilai TCR untuk variabel harga (X1)
adalah 78,53% dengan kategori sedang. Artinya harga masih berada pada kategori
sedang. Pada penelitian ini harga di analisis dengan empat indikator, dimana hasil
penelitian pada indikator pertama yaitu keterjangkaun harga dengan TCR 77,27%
kategori sedang dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 78,60% kategori
sedang, hal ini berarti bahwa banyak responden yang menyatakan harga makanan
siap saji (fast food) murah dan terjangkau di KFC Ramayana Plaza Andalas
Padang. Indikator kedua yaitu kesesuaian harga dengan kualitas produk dengan
TCR 78,80% kategori sedang, hal ini memperlihatkan setelah melakukan
pembelian banyak konsumen yang merasa tidak suka dengan produk yang dibeli.
Pada indikator ini pernyataan tertinggi dengan TCR 82,20% kategori baik bahwa
tidak suka makanan siap saji (fast food) KFC karna harganya tidak sesuai dengan
kualitas produk.
Indikator ketiga yaitu daya saing harga dengan TCR 78,47% kategori
sedang dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 80,00% kategori baik, hal ini
berarti banyak responden yang menyatakan suka terhadap makanan siap saji (fast
food) KFC karna harganya beragam setiap paket dan bisa memilih sesuai dengan
selera masing-masing konsumen. Indikator keempat yaitu kesesuaian harga
dengan manfaat TCR 79,60% kategori sedang dengan pernyataan tertinggi dengan
TCR 82,40% kategori baik, hal ini berarti banyak responden yang menyatakan
tidak suka makanan siap saji (fast food) KFC karena harganya tidak sesuai dengan
c. Analisis Deskriptif Variabel Store atmosphere (X2)
Store atmosphere diukur menggunakan tingkat capaian responden
(TCR) untuk melihat kriteria masing-masing item pernyataan, indikator dan
variabel store atmosphere, maka secara terperinci pendistribusian data variabel
store atmosphere dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 22. Distribusi Frekuensi Store atmosphere (X2)
Variabel No item N Skor total Rerata (mean) TCR (%) Kriteria Interior (bagian dalam toko) 1 100 391 3,91 78,20 Sedang 2 100 408 4,08 81,60 Baik 3 100 412 4,12 82,40 Baik
Rerata indikator 100,00 403,67 4,04 80,73 Baik
Exterior (bagian
depan toko)
4 100 427 4,27 85,40 Baik
5 100 412 4,12 82,40 Baik
Rerata indikator 100,00 419,50 4,20 83,90 Baik
Store Layout
(Tata Letak)
6 100 408 4,08 81,60 Baik
7 100 411 4,11 82,20 Baik
8 100 413 4,13 82,60 Baik
Rerata indikator 100,00 410,67 4,11 82,13 Baik
Interior Display (Tanda-tanda Informasi) 9 100 419 4,19 83,80 Baik 10 100 410 4,10 82,00 Baik 11 100 422 4,22 84,40 Baik
Rerata indikator 100,00 417,00 4,17 83,40 Baik Rerata variabel 100,00 412,71 4,13 82,54 Baik
Sumber: Olahan Data Primer, 2017
Tabel 22. di atas menunjukkan bahwa nilai TCR untuk variabel store
atmosphere (X2) adalah 82,54% dengan kategori baik. Artinya store atmosphere
dengan empat indikator, dimana hasil penelitian pada indikator pertama yaitu
interior (bagian dalam toko) dengan TCR 80,73% kategori baik dengan
pernyataan tertinggi dengan TCR 82,40% kategori baik, hal ini berarti bahwa
banyak responden yang tertarik terhadap suasana dalam toko ketika melihat warna
dinding di dalam ruangan KFC Ramayana Plaza Andalas Padang membuat mata
responden nyaman melihatnya. Indikator kedua yaitu exterior (bagian luar toko)
dengan TCR 83,90% kategori baik dengan pernyataan tertinggi dengan TCR
85,40% kategori baik, hal ini berarti banyak responden yang tertarik terhadap
suasana luar toko, seperti melihat papan nama di KFC Ramayana Plaza Andalas
Padang yang terlihat jelas dari luar toko.
Indikator ketiga yaitu store layout (tata letak) dengan TCR 82,13%
kategori baik dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 82,60% kategori baik, hal
ini berarti banyak responden yang tertarik terhadap susunan tempat makan yang
teratur dan berbeda untuk area smoking dan non smoking di KFC Ramayana Plaza
Andalas Padang. Indikator keempat yaitu interior display (tanda-tanda informasi)
dengan TCR 83,40% kategori baik dengan pernyataan tertinggi dengan TCR
84,40% kategori baik, hal ini berarti bahwa banyak responden yang tertarik
terhadap pemasangan baliho di luar area KFC Ramayana Plaza Andalas Padang
sebagai tanda informasi ketika ada acara tertentu.
d. Analisis Deskriptif Variabel Promosi penjualan (X3)
Promosi penjualan diukur menggunakan tingkat capaian responden
variabel promosi penjualan, maka secara terperinci pendistribusian data variabel
promosi penjualan dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 23. Distribusi Frekuensi Promosi penjualan (X3)
Variabel No item N Skor total Rerata (mean) TCR (%) Kriteria Target Pasar 1 100 362 3,62 72,40 Sedang 2 100 405 4,05 81,00 Baik 3 100 411 4,11 82,20 Baik
Rerata indikator 100,00 392,67 3,93 78,53 Sedang Anggaran
Promosi
4 100 417 4,17 83,40 Baik
5 100 416 4,16 83,20 Baik
6 100 385 3,85 77,00 Sedang
Rerata indikator 100,00 406,00 4,06 81,20 Baik Rerata variabel 100,00 399,33 3,99 79,87 Sedang
Sumber: Olahan Data Primer, 2018
Tabel 23 di atas menunjukkan bahwa nilai TCR untuk variabel promosi
penjualan (X3) adalah 79,87% dengan kategori sedang. Artinya promosi
penjualan masih berada pada kategori sedang. Pada penelitian ini promosi
penjualan di analisis dengan dua indikator, dimana hasil penelitian pada indikator
pertama yaitu target pasar dengan TCR 78,53% kategori sedang dengan
pernyataan tertinggi dengan TCR 82,20% kategori baik, hal ini berarti dalam
membeli produk konsumen banyak yang tertarik terhadap hubungan yang baik
atau hubungan timbal balik antara sales dengan konsumen di KFC Ramayana
Plaza Andalas Padang .
Indikator kedua yaitu anggaran promosi dengan TCR 81,20% kategori baik
memperlihatkan tingginya diskon yang diberikan KFC Ramayana Plaza Andalas
Padang kepada konsumen dengan syarat dan ketentuan beli 2 gratis 1 .
e. Analisis Deskriptif Variabel Lokasi (X4)
Lokasi diukur menggunakan tingkat capaian responden (TCR) untuk
melihat kriteria masing-masing item pernyataan, indikator dan variabel lokasi,
maka secara terperinci pendistribusian data variabel lokasi dapat dilihat pada tabel
berikut ini :
Tabel 24. Distribusi Frekuensi Lokasi (X4)
Variabel No item N Skor total Rerata (mean) TCR (%) Kriteria Akses 1 100 401 4,01 80,20 Baik 2 100 384 3,84 76,80 Sedang 3 100 404 4,04 80,80 Baik
Rerata indikator 100,00 396,33 3,96 79,27 Sedang Lalu Lintas
4 100 394 3,94 78,80 Sedang
5 100 393 3,93 78,60 Sedang
6 100 374 3,74 74,80 Sedang
Rerata indikator 100,00 387,00 3,87 77,40 Sedang Visibilitas
7 100 397 3,97 79,40 Sedang
8 100 405 4,05 81,00 Baik
9 100 406 4,06 81,20 Baik
Rerata indikator 100,00 402,67 4,03 80,53 Baik Lingkungan
10 100 402 4,02 80,40 Baik
11 100 396 3,96 79,20 Sedang
12 100 401 4,01 80,20 Baik
Rerata indikator 100,00 399,67 4,00 79,93 Sedang Rerata variabel 100,00 396,42 3,96 79,28 Sedang
Tabel 24. di atas menunjukkan bahwa nilai TCR untuk variabel lokasi (X4)
adalah 79,28% dengan kategori sedang. Artinya lokasi masih berada pada kategori
sedang. Pada penelitian ini lokasi di analisis dengan empat indikator, dimana hasil
penelitian pada indikator pertama yaitu akses dengan TCR 79,72% kategori
sedang dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 80,80% kategori baik, hal ini
memperlihatkan tingginya akses yang dilakukan konsumen terhadap lokasi KFC
Ramayana Plaza Andalas Padang.
Indikator kedua yaitu lalu lintas dengan TCR 77,40% kategori sedang
dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 78,80% kategori sedang, hal ini berarti
memperlihatkan bahwa arus lalulintas yang lancar untuk menuju KFC Ramayana
Plaza Andalas Padang akan membuat konsumen lebih mudah untuk berbelanja di
KFC. Indikator ketiga yaitu visibilitas dengan TCR 80,53% kategori baik dengan
pernyataan tertinggi dengan TCR 81,20% kategori baik, hal ini berarti
memperlihatkan bahwa dengan menggunakan baliho dapat mempermudah
konsumen untuk menemukan lokasi KFC Ramayana Plaza Andalas Padang.
Indikator keempat yaitu lingkungan dengan TCR 79,93% kategori sedang
dengan pernyataan tertinggi dengan TCR 80,40% kategori baik, hal ini berarti
memperlihatkan bahwa KFC Ramayana Plaza Andalas Padang memiliki kondisi
D. Analisis Induktif