1) Sampaikan kepada peserta bahwa kita akan memasuki kegiatan 2, yaitu mereview pemahaman peserta mengenai tujuan dari pembentukkan KSM menurut PNPMMP.
2) Sampaikan kepada peserta bahwa pemahaman mengenai KSM telah dibahas pada kegiatan OJT pembangunan KSM, tanyakan kepada peserta apa yang mereka ketahui mengenai KSM? Apa saja tujuan dibangunnya KSM?
Makna dari permainan batang lidi dan mangkok beras, diantaranya : (a) Batang lidi
Sangat susah untuk membersihkan kertas dengan menggunakan batang lidi satu persatu, semakin banyak kita mengikat lidi dalam satu kesatuan maka akan semakin mudah untuk membersihkan kertas yang berserakan, Jika kita berkelompok maka akan sangat mudah untuk menyelesaikan permasalahn yang ada secara bersama-sama. Semakin banyak anggota kelompok yang mempunyai kepercayaan yang sama, maka semakin kuat kelompok itu. (b) Mangkok beras.
Semakin banyak anggota kelompok, maka akan semakin banyak beras yang didapat dalam mangkok, ketika kita berkelompok, semakin banyak orang yang mempunyai kepercayaan yang sama, semakin kuat, seberapapun kecilnya sumber daya yang kita punyai. Walaupun hanya dengan satu sendok beras namun apabila dikumpulkan oleh 10 orang akan lebih banyak daripada 2 atau 3 orang. Beras adalah contoh sumberdaya, masih banyak sumberdaya yang lain, baik sumberdaya ekonomi maupun sosial. Anggota kelompok bisa saling belajar satu sama lain. Akan sangat kaya ide dan pengalaman yang dimiliki.
BKM sebaiknya memberikan penekanan kepada warga, ketika mereka memutuskan untuk berkelompok, bahwa hal itu harus didasari dengan keputusan yang sadar dan sukarela. Bukan karena orang lain memaksa atau meminta bahkan karena untuk mendapatkan bantuan. Kita berkelompok karena kita tahu bahwa hal itu penting bagi kita, karena sifatnya yang sukarela, semua orang dalam kelompok adalah setara, baik mereka kaya ataupun miskin, tua atau muda, berpendidikan atau tidak.
92 PANDUAN PEMANDU | Pelatihan Penguatan BKM/UP/Relawan/Lurah – Tahun ke 3
3) Tulislah seluruh jawaban peserta di dalam kertas plano.
4) Lakukan kembali curah pendapat mengenai : Apa peran dan fungsi KSM?
5) Simpulkan bersama hasil dari curah pendapat. Berilah penguatan sebagai berikut.
Pendekatan pemberdayaan masyarakat yang digunakan PNPM Mandiri perkotaan adalah mendorong terbangunnya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai komponen dari keseluruhan proses penanggulangan kemiskinan baik meningkatkan keberdayaan
kelompok yang sudah ada atau membangun kelompok baru.
Peningkatan pendapatan masyarakat dapat menjadi “entry point” pengembangan KSM. Namun KSM bukanlah semata-mata kelompok peminjam (sekedar berorientasi ekonomi) dengan memanfaatkan dana BLM. Lebih dari itu KSM merupakan kelompok pemberdayaan. Bisa dikatakan KSM menjadi wadah bagi tumbuhnya rasa percaya diri, semangat kemandirian, saling kepercayaan sosial, rasa kebersamaan dan lain-lain.
KSM merupakan kumpulan orang yang menghimpun diri secara sukarela dalam kelompok dikarenakan adanya ikatan pemersatu yaitu kepentingan dan kebutuhan yang
sama sehingga dalam kelompok tersebut memiliki kesamaan tujuan yang ingin
dicapai bersama.
Tujuan pembentukan KSM
Tumbuh dan berkembangnya kapital sosial di masyarakat.
Masyarakat yang makin dinamis dalam mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan serta kemasyarakatan.
Terjadinya proses pembelajaran, tumbuh rasa saling asih, asah dan asuh antar sesama anggota
Anggota melakukan konsolidasi untuk menggalang kekuatan bersama
Berfungsinya pelembagaan tanggung renteng, gerakan keswadayaan modal, kepercayaan bersama.
Prinsip/nilai yang dianut KSM
Kesetaraan
Saling mempercayai dan saling mendukung / memperhatikan Bebas dalam membuat keputusan
Bebas dalam menetapkan kebutuhan Mempunyai kewenangan / kebijakan sendiri Berpartisipasi secara nyata
PANDUAN PEMANDU | Pelatihan Penguatan BKM/UP/Relawan/Lurah – Tahun ke 3 93
Peran dan fungsi KSM
Sarana mendorong proses perubahan sosial Wadah pembahasan dan penyelesaian masalah Wadah untuk menyalurkan aspirasi
Wadah menggalang tumbuhnya saling percaya
Dalam program penanggulangan kemiskinan, posisi KSM adalah independen. Artinya, KSM bukan bawahan BKM/LKM atau Unit Pengelola (UP). Hubungan KSM dengan BKM/LKM dan UP merupakan hubungan kemitraan. Karena itu, pengembangan KSM tidak boleh berorientasi semata-mata sebagai kelompok peminjam (uang) dari BKM/LKM. KSM haruslah mengembangkan kegiatan mandiri atau mengembangkan akses sumber daya sendiri. Semua ini dilakukan agar KSM dapat menjadi kelompok pemberdayaan baik bagi anggota KSM maupun masyarakat umum. Pemberdayaan ini dilakukan melalui proses berbagi pengalaman, bertukar informasi, dan mendiskusikan berbagai persoalan kemasyarakatan.
Dalam program penanggulangan kemiskinan, KSM harus mampu berperan memonitoring dan mengevaluasi (monev) kinerja BKM/LKM dan UP-BKM. KSM berhak melakukan monev terhadap BKM karena sesungguhnya ”alas keberadaan” (mandat) BKM bersumber dari warga miskin (KSM).
Siapa yang dapat menjadi anggota KSM?
Siapapun bisa menjadi anggota KSM, baik itu orang kaya, orang miskin, tokoh masyarakat, aparat pemerintahan, perempuan, laki-laki, anak-anak, tunanetra, dsb. Bahkan faskel dan pelaku program penanggulangan kemiskinan lainnya (korkot, team leader, tenaga ahli, dsb) boleh menjadi anggota KSM.
Siapa yang bisa mengorganisir pembentukan dan pengelolaan KSM?
Siapapun bisa mengambil peran ini. Satu KSM yang beranggotakan orang miskin, misalnya, dapat terus difasilitasi pengembangan KSM-nya oleh seorang profesor yang memiliki kepedulian terhadap orang miskin.
Siapa yang menjadi penerima manfaat program/kegiatan KSM?
Satu-satunya kategori penerima manfaat program/kegiatan KSM adalah orang miskin. Jadi, anggota KSM boleh siapa saja, boleh diorganisir oleh siapa saja, tetapi harus dijamin penerima manfaat program harus benar-benar orang miskin.
6) Kemudian sampaikan penjelasan bahwa, dicita-citakan KSM akan menjadi KSM yang mandiri. Sampaikan penjelasan mengenai KSM yang mandiri berdasarkan bahan bacaan : Kelompok
Swadaya Masyarakat (KSM)
94 PANDUAN PEMANDU | Pelatihan Penguatan BKM/UP/Relawan/Lurah – Tahun ke 3
8) Tutup sesi dengan menyampaikan point-point kesimpulan mengenai tujuan pembentukkan KSM dalam PNPMMP, idealnya, yaitu mendorong peningkatan kemampuan/kapasitas masyarakat melalui:
Tumbuh dan berkembangnya kapital sosial di masyarakat.
Terciptanya masyarakat yang makin dinamis dalam mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan serta kemasyarakatan.
Berjalannya proses pembelajaran, tumbuh rasa saling asih, asah dan asuh antar sesama anggota Anggota melakukan konsolidasi untuk menggalang kekuatan bersama
Berfungsinya pelembagaan tanggung renteng, gerakan keswadayaan modal, kepercayaan bersama.
PANDUAN PEMANDU | Pelatihan Penguatan BKM/UP/Relawan/Lurah – Tahun ke 3 95