bisa memahami cara – cara menggambarkan suatu root locus ( tempat kedudukan akar ).
Dengan memungkinkannya mahasiswa untuk mengubah – ubah nilai faktor gain (penguatan), maka nilai akar – akar persamaan karakteristik juga ikut berubah. Perubahan akar – akar persamaan karakteristik ini digambarkan pada bidang s , sehingga mahasiswa bisa langsung melihat posisi dari akar – akar persamaan karakteristik
tersebut dan bisa lebih memahaminya. Dengan begitu , mahasiswa bisa lebih memahami Root Locus.
Pada menu soal dan penyelesaian, terdiri dari soal mengenai respon waktu, respon frekuensi, Nyquist plot, bode plot, dan root locus.
Soal dan penyelesaian yang diberikan di sini untuk membantu mahasiswa memahami materi lebih lanjut.
A. Untuk menu respon waktu , mahasiswa bisa mencoba tanggapan waktu dari suatu sistem dengan input respon tangga satuan. Juga bisa mencoba mencari kestabilan suatu sistem dengan menggunakan kriteria Routh.
B. Untuk menu respon frekuensi , mahasiswa bisa mencoba mencari fungsi alih dari suatu sistem , mencari persamaan differensial dari suatu sistem , menggambar diagram pole – zero dari suatu fungsi alih.
C. Untuk menu Nyquist plot , mahasiswa bisa memahami jenis kontur , daerah lingkupan kontur , jumlah pengelilingan suatu kontur , kestabilan dari suatu sistem , dan cara menggambar Nyquist plot.
D. Untuk menu bode plot , mahasiswa bisa memahami bentuk bode , mencari nilai bode gain dan magnitude serta sudut fasa. Serta menggambar grafik hubungan antara magnitude dan frekuensi , dan grafik hubungan antara sudut fasa dan frekuensi. Mahasiswa juga bisa melihat tabel hubungan antara frekuensi , magnitude dan sudut fasa.
E. Untuk menu root locus , mahasiswa bisa mencari fungsi alih dan
mahasiswa juga bisa mencari pusat asimptot , sudut asimptot , nilai breakpoint , sudut datang suatu sistem , dan menggambarkan tempat kedudukan akar (root locus) dari suatu sistem.
Pada menu interaktif , terdiri dari menu sistem linear , sistem translasi mekanika , sistem rotasi mekanika.
A. Di dalam menu sistem linear , terbagi lagi menjadi 3 menu , yaitu : sistem linear dengan input berupa bilangan , sistem linear dengan input berupa step , dan sistem linear dengan input berupa sinusoida.
a) Untuk menu sistem linear dengan input bilangan , mahasiswa bisa mengerti mengenai sistem linear , karena diberikan suatu contoh yang sederhana di mana mahasiswa bisa mengubah – ubah nilai masukannya (input) untuk melihat nilai keluaran yang terjadi (output). Nilai masukan (input) dibatasi mulai dari 0 sampai dengan 16. Nilai output di sini sengaja diatur 3 kali dari nilai input yang dimasukkan mahasiswa.
Dengan begitu , ini bisa membantu kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari mengenai sistem linear , mengerti mengenai prinsip superposisi. Dengan demikian permasalahan yang timbul pada sistem linear sebagaimana tercantum pada bab 3.3 dapat di atasi.
b) Untuk menu sistem linear dengan input berupa step , mahasiswa bisa mengerti mengenai sistem linear dalam hal input yang berupa step. Sistem yang digunakan di sini adalah (1 / s2 + s+2 ). Di sini mahasiswa bisa memasukkan nilai untuk input step yang diinginkan ( nilai input step dibatasi mulai dari 0 sampai dengan 4 ). Terdapat 2 buah nilai input step yang harus dimasukkan oleh mahasiswa , dan setelah masing – masing input telah dimasukkan akan memberikan output yang dapat dilihat oleh mahasiswa. Nilai keluaran (output ) dari sistem ini merupakan perkalian nilai dari input step dengan sistem yang ada. Mahasiswa juga bisa melihat hasil output yang terbentuk dari penjumlahan kedua input yang telah dimasukkan tersebut. Terus output yang dihasilkan di sini juga bisa dibandingkan langsung dengan penjumlahan kedua output yang dihasilkan dari kedua input awal.
Dengan begitu , ini juga bisa membantu kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari mengenai sistem linear. Dengan demikian permasalahan yang timbul pada sistem linear sebagaimana tercantum pada bab 3.3 dapat di atasi.
c) Untuk menu sistem linear dengan input berupa sinusoida, mahasiswa bisa mengerti mengenai sistem linear dalam hal input dengan grafik berbentuk sinusoida. Di sini mahasiswa bisa memasukkan nilai amplitudo dari grafik sinusoida yang
). Nilai keluaran (output ) dari sistem ini sengaja diatur sebesar 2 kali dari nilai yang dimasukkan mahasiswa (nilai input).
Dengan begitu , ini juga bisa membantu kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari mengenai sistem linear. Dengan demikian permasalahan yang timbul pada sistem linear sebagaimana tercantum pada bab 3.3 dapat di atasi.
B. Untuk menu sistem translasi mekanika , mahasiswa bisa melihat contoh dari suatu damper (peredam). Dari sistem damper ini , didapatkan suatu fungsi alih. Lalu dari fungsi alih ini , terdapat 3 variabel ( massa , koefisien gesek dan konstanta pegas ) yang akan mempengaruhi bentuk plot dari root locus, bode plot , Nyquist plot , respon waktu. Dengan mengubah – ubah nilai dari ketiga variabel tersebut , maka dapat dilihat bentuk – bentuk plot yang berbeda , baik untuk root locus , bode plot , Nyquist plot maupun juga untuk respon waktu.
Di samping itu , mahasiswa juga bisa mengubah – ubah nilai dari frekuensi dan amplitudo untuk respon frekuensi dengan input dalam bentuk sinus. Dengan begitu , mahasiswa bisa melihat perbedaan bentuk grafik sinus yang dihasilkan , yaitu antara grafik sinus input dengan grafik sinus output. Perbedaan yang dapat dilihat di sini adalah perbedaan dalam hal frekuensi dan amplitudo.
Dengan begitu , ini bisa membantu kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari mengenai root locus , Nyquist plot , respon waktu
, dan juga bode plot yang paling sukar dimengerti oleh mahasiswa.
Dengan demikian permasalahan yang timbul pada root locus , Nyquist plot , respon waktu dan bode plot sebagaimana tercantum pada bab 3.3 dapat di atasi.
C. Untuk menu sistem rotasi mekanika , mahasiswa bisa melihat contoh sistem yang terdiri dari inersia beban dan peredam gesekan.Dari sistem ini , didapatkan suatu fungsi alih. Lalu dari fungsi alih ini , terdapat 2 buah variabel (momen inersia dan koefisien gesek) yang akan mempengaruhi bentuk plot dari root locus, bode plot , Nyquist plot , respon waktu. Dengan mengubah – ubah nilai dari kedua variabel tersebut , maka dapat dilihat bentuk – bentuk plot yang berbeda , baik untuk root locus , bode plot , Nyquist plot maupun juga untuk respon waktu.
Di samping itu , mahasiswa juga bisa mengubah – ubah nilai dari frekuensi dan amplitudo untuk respon frekuensi dengan input dalam bentuk sinus. Dengan begitu , mahasiswa bisa melihat perbedaan bentuk grafik sinus yang dihasilkan , yaitu antara grafik sinus input dengan grafik sinus output. Perbedaan yang dapat dilihat di sini adalah perbedaan dalam hal frekuensi dan amplitudo.
Dengan begitu , ini bisa membantu kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari mengenai root locus , Nyquist plot , respon waktu , dan juga bode plot yang paling sukar dimengerti oleh mahasiswa.
Dengan demikian permasalahan yang timbul pada root locus , Nyquist
plot , respon waktu dan bode plot sebagaimana tercantum pada bab 3.3 dapat di atasi.
4.3.2 Kuisioner Evaluasi
Berikut ini merupakan kuisioner evaluasi yang diberikan kepada 125 mahasiswa :
Dan perlu diketahui , kuisioner ini kami berikan kepada mahasiswa jurusan Sistem Komputer pada saat mereka sudah memasuki minggu ke – 13 dalam perkuliahan mereka , sehingga mahasiswa tersebut sudah cukup mengerti mengenai mata kuliah Sistem Pengaturan Dasar. Dengan demikian bisa lebih memperkuat keakuratan atau ketepatan dari hasil kuisioner yang didapatkan nantinya.
1. Apakah program simulasi perangkat ajar ini membantu anda dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ?
a. Membantu c. Kurang membantu
b. Cukup membantu d. Tidak membantu
2. Apakah materi kuliah yang diberikan membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ?
a. Membantu c. Kurang membantu
b. Cukup membantu d. Tidak membantu
3. Apakah soal dan penyelesaian yang diberikan membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ?
a. Membantu c. Kurang membantu
b. Cukup membantu d. Tidak membantu
4. Apakah menu interaktif dalam perangkat ajar ini membantu anda dalam memahami suatu permasalahan dalam Sistem Pengaturan Dasar
?
a. Membantu c. Kurang membantu
b. Cukup membantu d. Tidak membantu
5. Setelah anda menyaksikan demo, apakah menu interaktif ini mudah dijalankan atau dioperasikan ?
a. Mudah c. Agak sulit
b. Cukup mudah d. Sulit
6. Secara keseluruhan , bagaimana tingkat kepuasan anda mengenai program simulasi tutorial ini ?
a. Puas c. Kurang puas
b. Cukup puas d. Tidak puas
4.3.3 Analisa Kuisioner Evaluasi
( Apakah program simulasi perangkat ajar ini membantu anda dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ? )
SOAL NO : 1
Gambar 4.20 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 1
Keterangan :
Pilihan a = Membantu
Pilihan b = Cukup membantu Pilihan c = Kurang membantu Pilihan d = Tidak membantu
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan no : 1 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
• 50,4 % yang memilih a.
• 45,6 % yang memilih b.
• 3,2 % yang memilih c.
• 0,8 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa program simulasi perangkat ajar ini membantu mahasiswa.
2. Peranan dari materi kuliah yang ada pada simulasi perangkat ajar
( Apakah materi kuliah yang diberikan membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ? )
SOAL NO : 2
Gambar 4.21 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 2 Keterangan :
Pilihan a = Membantu
Pilihan b = Cukup membantu Pilihan c = Kurang membantu Pilihan d = Tidak membantu
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan no : 2 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
• 45,6 % yang memilih a.
• 48,8 % yang memilih b.
• 0,8 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa materi kuliah yang terdapat dalam program simulasi perangkat ajar ini cukup membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar.
3. Peranan dari soal dan penyelesaian yang ada pada simulasi perangkat ajar
( Apakah soal dan penyelesaian yang diberikan membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar ? )
SOAL NO : 3
Gambar 4.22 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 3
Keterangan :
Pilihan a = Membantu
Pilihan b = Cukup membantu Pilihan c = Kurang membantu
Pilihan d = Tidak membantu
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan : 3 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
• 48 % yang memilih a.
• 43,2 % yang memilih b.
• 8 % yang memilih c.
• 0,8 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa soal dan penyelesaian yang terdapat dalam program simulasi perangkat ajar ini membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar.
4. Peranan dari menu interaktif yang ada pada simulasi perangkat ajar
( Apakah menu interaktif dalam perangkat ajar ini membantu anda dalam memahami suatu permasalahan dalam Sistem Pengaturan Dasar ?)
SOAL NO : 4
Gambar 4.23 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 4 Keterangan :
Pilihan a = Membantu
Pilihan b = Cukup membantu Pilihan c = Kurang membantu Pilihan d = Tidak membantu
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan no : 4 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
• 43,2 % yang memilih a.
• 45,6 % yang memilih b.
• 11,2 % yang memilih c.
• 0 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa menu interaktif yang terdapat dalam program simulasi perangkat ajar ini cukup membantu mahasiswa dalam mempelajari Sistem Pengaturan Dasar.
5. Kemudahan dalam mengoperasikan menu interaktif
( Setelah anda menyaksikan demo, apakah menu interaktif ini mudah dijalankan atau dioperasikan ?)
SOAL NO : 5
Gambar 4.24 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 5 Keterangan :
Pilihan a = Mudah
Pilihan b = Cukup mudah Pilihan c = Agak sulit Pilihan d = Sulit
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan no : 5 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
i. 52,8 % yang memilih a.
ii. 40 % yang memilih b.
iii. 7,2 % yang memilih c.
iv. 0 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa menu interaktif yang terdapat dalam program simulasi perangkat ajar ini mudah dijalankan atau dioperasikan oleh mahasiswa.
6. Tingkat kepuasan mengenai program simulasi perangkat ajar ( Secara keseluruhan , bagaimana tingkat kepuasan anda mengenai program simulasi tutorial ini ? )
SOAL NO : 6
Gambar 4.25 Grafik untuk jawaban pertanyaan no : 6
Keterangan : Pilihan a = Puas
Pilihan b = Cukup puas Pilihan c = Kurang puas Pilihan d = Tidak puas
Dari grafik untuk jawaban pertanyaan no : 6 diatas, juga dapat dihitung bahwa terdapat sekitar :
• 36 % yang memilih a.
• 55,2 % yang memilih b.
• 8 % yang memilih c.
• 0,8 % yang memilih d.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa program simulasi perangkat ajar ini cukup memuaskan bagi mahasiswa.