• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

D. Ruang Lingkup

Ruang lingkup dari Program Beasiswa Microcredential Bidang Universal Design For Learning Bagi Guru Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif secara Daring mencakup beberapa hal sebagai berikut:

1. Program beasiswa Beasiswa Microcredential Bidang Universal Design for Learning Bagi Guru-guru Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif secara Daring 2. Mekanisme Pemberian Beasiswa

3. Hak dan Kewajiban 4. Penutup

6

BAB II

PROGRAM BEASISWA MICROCREDENTIAL BIDANG UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING

Beasiswa microcredential merupakan program kerjasama antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini secara khusus ditujukan bagi para guru yang memiliki pemahaman mengenai paradigma pendidikan yang baik serta memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kapasitas profesional untuk mengimbaskan praktik baik berupa pengetahuan dan keterampilannya dalam komunitas profesinya. Peserta program beasiswa microcredential ini diharapkan akan menjadi guru yang mampu menyebarkan ilmu dengan melakukan pengimbasan praktik baik dari program beasiswa microcredential, sehingga dapat memperluas pemahaman dan keterampilan lebih banyak guru lainnya dan berdampak baik bagi peningkatan kualitas murid di Indonesia.

A. Tujuan Program

Adapun tujuan program microcredential Universal Design for Learning bagi guru ini adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan kompetensi guru dalam bidang penerapan Universal Design for Learning untuk pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus melalui program pelatihan yang dirancang secara spesifik dalam topik penerapan Universal Design for Learning untuk pendidikan inklusif serta kurikulum, pembelajaran, bahan ajar dan asesmen yang inklusif.

2. Memiliki kemampuan dan motivasi untuk mengimbaskan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya dalam komunitas profesinya.

3. Mengimplementasikan praktik baik Universal Design for Learning di sekolah.

7

B. Manfaat Program

Manfaat dari program ini adalah:

1. Guru partisipan memperoleh pengayaan pengetahuan dan wawasan berbasis riset terkini dalam bidang Universal Design for Learning yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di ruang kelas.

2. Guru partisipan mendapatkan pendampingan dari ahli akademisi dan staf Ditjen GTK dalam proses kredensial mikro untuk memahami pengetahuan yang mereka dapatkan selama program.

3. Guru partisipan mendapatkan pendampingan dari ahli akademisi dan staf Ditjen GTK dalam proses penerapan kurikulum sesuai dengan Universal Design for Learning yang telah mereka pelajari di sekolah.

4. Ditjen GTK memiliki komunitas guru penggerak numerasi yang berperan aktif sebagai narasumber, contoh praktik baik, penelitian yang dapat disebarluaskan pada laman dan platform belajar yang dimiliki oleh Ditjen GTK.

5. Komunitas guru dan tenaga kependidikan mendapatkan imbasan pengetahuan dan inspirasi dari praktik baik yang dilakukan oleh komunitas penggerak numerasi ini.

6. Guru partisipan memperoleh sertifikat pencapaian kompetensi dari Michigan State University apabila mengikuti seluruh proses kegiatan microcredential dan dinyatakan lulus.

Kebaruan dari microcredential ini adalah:

1. Keikutsertaan guru Indonesia dalam Understanding Inclusion Through UDL yang memiliki reputasi internasional.

2. Pendampingan guru selama proses (pra, selama, paska) microcredential memastikan materi dapat dipahami dan diterapkan.

3. Terciptanya komunitas penggerak Universal Design for Learning yang mempercepat peningkatan kompetensi guru dan peserta didik di Indonesia.

8

C. Sasaran dan Kuota

Sasaran Program Beasiswa Microcredential Bidang Universal Design for Learning adalah Guru Sekolah Luar Biasa dan guru yang bertugas pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dengan kuota sebanyak 30 peserta.

D. Persyaratan Umum

1. Warga Negara Indonesia

2. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)

3. Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 (dua) tahun berturut-turut di satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

4. Sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi akademik studi program strata satu (S1/DIV).

5. Memiliki kemampuan penggunaan TIK.

6. Melampirkan Surat Rekomendasi dari atasan (format terlampir).

7. Sehat jasmani dan rohani.

E. Persyaratan Khusus

1. Mengunggah surat rekomendasi dari atasan.

2. Mengunggah surat keterangan sehat.

3. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari dinas pendidikan bagi guru PNS, dan dari yayasan bagi guru swasta.

4. Mengunggah dan bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir).

5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran yaitu maksimal 50 tahun.

6. Mengunggah dokumen ijazah asli atau dilegalisir.

7. Mengunggah dokumen transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

9

8. Skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP 460/iBT 48/IELTS 5.5 atau Duolingo English Test 75. (Dikecualikan bagi peserta yang pendidikan sebelumnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Pengantar Utama).

9. Mengunggah sertifikat berlisensi TOEFL ITP/iBT atau IELTS dari lembaga penyelenggara tes TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS atau Duolingo English Test (contoh sertifikat terlampir)

10

BAB III

MEKANISME PELAKSANAAN PROGRAM BEASISWA MICROCREDENTIAL BIDANG

UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING

A. Strategi Kegiatan

1. Perekrutan dan seleksi

a. Pembuatan panduan dan penetapan kriteria seleksi

b. Sosialisasi dan promosi program dalam jaringan komunitas guru

c. Seleksi peserta (seleksi administrasi, penilaian esai dalam Bahasa Indonesia/Bahasa Inggris mengenai Universal Design for Learning, Pendidikan Inklusif dan komitmen melakukan pengimbasan praktik baik, serta wawancara)

2. Pembekalan/Pra Microcredential

Pembekalan dari ahli akademisi bidang Universal Design for Learning dan Pendidikan Inklusif di Indonesia dan staf di lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dengan materi:

a. Peran Universal Design for Learning dalam layanan pendidikan PDBK.

b. Praktik pendidikan inklusif.

c. Penelitian Tindakan Kelas.

3. Pendampingan selama Microcredential

Konsultasi dan pengayaan dibimbing oleh akademisi dan staf Ditjen GTK secara terjadwal dalam program microcredential:

a. Filosofi dan Konsep Universal Design for Learning dan Pendidikan Inklusif.

b. Kurikulum dan Pembelajaran Inklusif.

11

c. Bahan Ajar yang Inklusif dan Adaptif.

d. Asesmen yang Inklusif.

e. Penelitian Tindakan Kelas topik penerapan Universal Design for Learning dalam layanan pendidikan PDBK.

f. Penyusunan rencana tindak lanjut praktik penerapan Universal Design for Learning.

4. Paska Microcredential

a. Pemantauan dan evaluasi implementasi rencana tindak lanjut praktik penerapan Universal Design for Learning oleh ahli akademisi dan staf Ditjen GTK.

b. Pemantauan dan evaluasi pengimbasan praktik penerapan Universal Design for Learning di komunitas profesi oleh ahli akademisi dan staf Ditjen GTK.

c. Pelaporan kegiatan microcredential dari masing-masing peserta ke Ditjen GTK.

B. Pendaftaran Peserta

1. Pendaftar dapat mendaftar secara online melalui laman https://gtk.kemdikbud.go.id/lpdpgtk/diksus.

2. Pendaftar melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

3. Pendaftar yang lolos seleksi akan menerima LoA dan wajib mengunggah dokumen tersebut pada laman https://gtk.kemdikbud.go.id/lpdpgtk/diksus

C. Waktu Pendaftaran

Pendaftaran dibuka pada 25 Juli s.d. 15 Agustus 2022.

12

D. Waktu Pelaksanaan Program

Program Beasiswa Microcredential Bidang Universal Design for Learning bagi Guru Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif dilaksanakan dalam bentuk pendidikan jangka pendek secara daring, dalam kurun waktu September - November 2022

E. Komponen Pendanaan

Komponen pendanaan dari LPDP dalam program beasiswa microcredential ini adalah dana Program Microcredential Understanding Inclusion Through UDL

F. Penyaluran Beasiswa

1. Beasiswa berupa dana pendidikan disalurkan secara langsung ke rekening perguruan tinggi.

2. Penyaluran beasiswa dilakukan oleh LPDP melalui Bank Penyalur yang ditetapkan.

G. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

Ditjen GTK melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program beasiswa microcredential di perguruan tinggi yang telah ditetapkan antara 12 September sampai dengan 30 November 2022.

H. Pembatalan sebagai Penerima Beasiswa

Penerima beasiswa dapat dibatalkan sebagai penerima apabila:

1. tidak mengunggah LoA sejak ditetapkan sebagai penerima beasiswa;

2. berhenti dalam pendidikan;

3. mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa;

4. dihukum dengan pidana penjara dan/atau akibat pemberian sanksi dari pemberi beasiswa;

13

5. sakit yang mengakibatkan tidak dapat mengikuti pendidikan;

I. Sanksi

Penerima beasiswa dapat dikenai sanksi berupa pengembalian dana beasiswa yang diterima kepada kas negara apabila:

1. terlibat dalam gerakan/organisasi/ideologi yang bertentangan dan/atau berpotensi mengganggu tegaknya ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial masyarakat Indonesia;

3. menerima beasiswa dari sumber lain/double funding.

J. Pengelolaan Alumni

1. Ditjen GTK mengembangkan database alumni 2. Ditjen GTK mendorong alumni untuk melakukan:

a. pengembangan jejaring, yaitu sarana penghubung antara alumni untuk berbagi informasi tentang peluang pengembangan prestasi personal maupun peluang pembangunan kontribusi sosial;

b. peran serta alumni dalam pengembangan institusi/lembaga strategis, dan masyarakat secara luas.

14

BAB IV PENUTUP

Panduan ini merupakan acuan umum pelaksanaan Program Beasiswa Microcredential Bidang Universal Design for Learning bagi Guru Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Tingkat keberhasilan kegiatan ini sangat bergantung pada pemahaman, kesadaran, keterlibatan dan upaya sungguh-sungguh dari segenap unsur pelaksana program.

Ketentuan-ketentuan yang belum tercantum dalam panduan ini dapat dilengkapi dengan ketentuan tambahan sesuai dengan materi yang dibahas dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

15

LAMPIRAN

FORMAT SURAT PERNYATAAN 1

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya pendaftar beasiswa:

Nama :

Tempat, Tanggal Lahir :

NIK :

Alamat :

Perguruan Tinggi Tujuan : Michigan State University Negara Tujuan : Amerika Serikat

Jenjang Studi Lanjut : Microcredential

Bidang Keilmuan : Pendidikan Luar Biasa/Pendidikan Inklusif Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya:

1. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan UUD 1945.

2. Tidak pernah, sedang, atau akan mendukung atau terlibat dalam gerakan, organisasi, atau ideologi yang bertentangan dan/atau berpotensi mengganggu tegaknya ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Wajib mengabdi di satuan pendidikan pemberi rekomendasi setelah menyelesaikan studi selama dua kali masa studi ditambah 1 tahun (2n+1).

4. Tidak pernah/sedang/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial masyarakat Indonesia.

5. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menjadi penerima beasiswa.

6. Dokumen dan data pendaftaran adalah akurat dan benar serta sesuai aslinya;

7. Bersedia menerima sanksi hukum dan tidak dapat mendaftar program beasiswa apabila melakukan pemalsuan dokumen dan data pendaftaran.

16

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

……….., ………… 2022 Yang membuat pernyataan,

Meterai/e-meterai 10.000

(……….)

17 FORMAT SURAT PERNYATAAN 2

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya pendaftar beasiswa:

nama lengkap :

terkait dengan program Beasiswa Microcredential bidang Universal Design for Learning bagi guru SLB dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif berupa pendidikan jangka pendek (short course) secara daring dari Michigan State University, dan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud-Ristek bekerjasama dengan LPDP pada Tahun 2022, saya menyatakan:

1. Berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tersebut sesuai dengan tempat dan jadwal yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

2. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga / instansi lain.

3. Menyerahkan lembar hasil skor TOEFL ITP 460/TOEFL iBT 48/IELTS 5.5/Duolingo English Test 75.

4. Bersedia untuk melakukan pengimbasan / praktik baik terkait bidang Universal Design for Learning kepada komunitas guru di daerah tempat saya mengajar dan di Indonesia pada umumnya

18

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran dan kesungguhan.

…………... , …... 2022

Yang membuat pernyataan,

Meterai/e-meterai 10.000

( )

19 FORMAT SURAT REKOMENDASI

KOP SURAT LEMBAGA

SURAT REKOMENDASI Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

NIK :

Jabatan :

Unit Kerja : Alamat Lembaga : No Telp/Handphone :

E-mail :

Memberi rekomendasi kepada:

Nama :

NIK :

Lembaga :

Alamat :

Deskripsi Rekomendasi:

*

Mohon ditulis secara manual

20

Demikian surat rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

…………, ……… 2022 Perekomendasi

(………)

*

Tanda tangan dan cap basah

21

FORMAT ESAI (DALAM BAHASA INDONESIA ATAU BAHASA INGGRIS)

(750 – 1000 kata)

● Deskripsikan diri Saudara.

● Deskripsikan pemahaman dan pengalaman Saudara mengenai

Universal Design for Learning.

● Deskripsikan aktivitas yang akan Saudara lakukan selama menerima beasiswa microcredential

● Deskripsikan cara Saudara untuk melakukan pengimbasan

22

Contoh Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris

TOEFL ITP

23

24

TOEFL IBT

25

IELTS

Duolingo English Test

26

27

Dokumen terkait