PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG DINAS PEKERJAAN UMUM
RUANG LINGKUP DAN TUGAS KONSULTAN
3.1.LINGKUP KEGIATAN
Pelaksanaan lager jalan mencakup pengumpulan data permukaan jalan, bangunan pengaman dan pelengkap jalan, perlengkapan jalan dan utilitas publik sekitar badan jalan sampai pada daerah pengawasan jalan, baik utilitas yang tersebar di atas permukaan jalan maupun yang ada dibawah permukaan jalan serta rincian laiinya.
3.2.KELUARAN / OUTPUT
Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah : Dokumen lager jalan/jembatan yang akuran lengkap dan muktahir
3.3.PERALATAN , PERSONIL, DAN FASILITAS DARI PPK
Data dan fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa yang dapat digunakan dan harus dipelihara oleh penyedia jasa.
a. Laporan dan Data
Tidak ada laporan dan data/informasi yang dapat dipakai referensi oleh penyedia jasa.
b. Akomodasi Ruang Kantor
Tidak ada akomodasi dan ruang kantor yang akan disediakan oleh satuan kerja, penyedia jasa harus menyediakan akomodasi dan ruangan kantor dengan cara sewa.
c. Staf pengawas/ Pendamping
Pengguna jasa akan mengangkat petugas atau wakilnya yang bertindak sebagai pengawas atau pendamping (counterpart) atau Projact officer (PO) dalam rangka pelaksanaan jasa konsultasi.
d. Fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa
Pengguna Jasa tidak menyediakan fasilitas yang dapat digunakan oleh penyedia jasa.
3.4.PERLATAN DARI PENYEDIA JASA KONSULTAN
Penyedia Jasa diwajibkan untuk menyediakan segala perlengkapan dan perlatan yang berkaitan dengan perencanaan.
Barang-barang yang harus disediakan oleh penyedia jasa dengan cara sewa atas nama pengguna Jasa :
Barang-barang yang harus disediakan oleh penyedia jasa dengan cara sewa :
a) Akomodasi dan ruangan kantor b) Kendaraan Roda empat dan roda dua c) Alat-alat Kantor dan peralatan kerja
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Formatted: Font: Italic
Kebutuhan barang selain tersebut diatas, yakni : 1. Bahan habis pakai
Yaitu meliputi alat tulis kantor seperti kertas HVS dan alat tulis serta komputer supplies yang terdiri dari flash disk/CD, kertas dan tinta printer, karena sifatnya yang habis pakai maka digunakan sistem beli untuk pengadaannya.
2. Peralatan khusus
Yang di maksud dengan peralatan khusus disini adalah peralatan yang digunakan untuk survey yaitu meteran kecil, roll meter dan kamera digital.
3.5.LINGKUP KEWENANGAN DAN TANGGUNGJAWAB PENYEDIA JASA
a. Pekerjaan Survey Pengumpulan Data Lager Jalan Kota
Pengumpulan data lager jalan kota ini mencakup pengumpulan data primer dan data sekunder.
Data Primer
Yang dimaksud data primer adalah seluruh jalan ruas kota yang mana pengumpulan datanya dilaksanakan dengan cara sbb :
- Survey pengukuran / penentuan lokasi titik ikat pada awal dan akhir ruas jalan serta pada tiap interval 50 meter yang ditandai dengan patok beton control lager jalan (Bench Mark) dengan ukuran dan bentuk serta cara pemancangan sesuai ketentuan. - Survey pengukuran alinemen horizontal dan vertical jalan
masuk Ruangan Milik Jalan (RMJ) ditentukan dari tepi badan jalan paling sedikit dengan ukuran 5 (lima) meter ( Lingkungan primer : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 34 tahun 2006 tentang JALAN.)
- Survey pengukuran dan pegumpulan data jembatan bangunan pelengkap jalan.
- Survey pengukuran dan pengumpulan data kontruksi jalan. - Survey pengukuran dan pengumpulan data pelengkap jalan. - Survey pengukuran dan pengumpulan data bangunan
pengaman jalan.
- Survey pengukuran dan pengumpulan data luas lahan ruang milik jalan (RUMIJA)
- Survey / pembuatan foto-foto pada awal dan akhir setiap ruas jalan dan setiap kelipatan 300 m serta bangunan pelengkap jalan yang diukur (misalnya : setiap jembatan difoto dari arah depan dan arang samping) dan patok beton control lager jalan (Bench Mark) ukuran 20x20x75 cm.
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Formatted: Font: Italic dan patok KM dipasang sebelah kanan dan kiri jalan setiap
interval 1000 meter, atas petunjuk direksi/PPTK/Staf Teknik.
Data Sekunder
Pengumpulan data sekunder yang perlu dilakukan oleh konsultan meliputi :
- Menghubungi Intansi-instansi terkait misalnya :
Telkom, PLN dan sebagainya, untuk menghimpun data sebagai bahan informasi tentang utilitas public (di atas dan di dalam tanah) yang tersebar di sekitar ruang milik jalan (RUMIJA) pada ruas jalan yang di lagerkan.
- Menghubungi Pemerintah daerah setempat, untuk mendapatkan informasi tentang perda yang berlaku pada ruas jalan yang akan dilagerkan.
- Menghubungi instansi pembina jalan, baik Dinas Bina Marga maupun balai setempat untuk mendapatkan data yang akan digunakan untuk mendukung kelengkapan data leger jalan dimaksud antara lain :
- Data perkerasan jalan (Jenis , tebal, umur dan seterusnya) - Data lalu lintas (lintas harian rata-rata)
- Data perwujudan jalan/jembatan (jenis, biaya, pelaksanaan, tahun, volume/lokasi dan seterusnya.
- Data riwayat longsoran/kerusakan - Data referensi lainnya.
Data sekunder ini harus dicari/didapatkan pada saat/sebelum pengumpulan data primer (survey lapangan), agar dapat diproses/diolah bersama-sama data primer untuk kelengkapan dan kemuktakhiran leger jalan.
b. Pengolahan Data
Pengolahan data leger jalan meliputi pembuatan Gambar leger jalan (ringkasan data), leger jalan (Data Teknis), Kartu Jalan dan Bangunan pelengkap lainnya, dan kartu jembatan pada kertas yang sesuai dengan lembar standart dan ketetuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri PU No. 37/PRT/1987. Ketentuan ukuran form / kartu leger dan jenis/bahan kertas harus disetujui oleh pengguna jasa (Kuasa Pengguna Anggaran/PPTK/Staf Teknik Kegiatan) sebelum penggambaran halus (untuk gambar draft dapat dilakukan pada kertas milimeter blok). Pengisian form boleh dilakukan dengan menggunakan sofware (print out form) dengan ketentuan sebagai berikut :
- Draft ( untuk diperiksa oleh Pengguna Anggaran/PPTK/Staf Teknik Kegiatan) harus pada kertas biasa.
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Formatted: Font: Italic Data yang telah diolah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam
komputer dengan menggunakan program Sistem Manajemen Data Lager Jalan (SMDLJ).
3.6.JANGKA WAKTU
Kegiatan konsultansi dilaksanakan sejak diterbitkan SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja). Dalam hal ini waktu yang disediakan untuk melaksanakan tugas yang diberikan kepada konsultan adalah selama 75 (Tjuh Puluh Lima) hari kalender atau 2.5 bulan.
3.7.KEBUTUHAN PERSONIL
Ketertiban tenaga-tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman dalam bidang pekerjaan yang dulaksanakan merupakan faktor utama optimalnya pelaksanaan kegiatan konsultansi. Untuk itu dalam melaksanakn tugasnya konsultan harus menyediakan tenaga-tenaga yang memenuhi kebutuhan kegiatan itu, yaitu minimal terdiri dari :
1 (satu) orang tenaga team leader sebagi Ahli Teknik Jalan 1 (satu) orang tenaga Ahli geodesi
Dan tenaga pendukung lainnya.
3.8.TUGAS DAN KUALIFIKASI PERSONIL TENAGA AHLI
Personil-personil yang tercantum di bawah ini harus bekerja secara penuh untuk pekerjaan ini yaitu :
A. TENAGA AHLI
1. Ketua Tim (Team Leader) disyartkan seorang Sarjana Teknik Sipil Transportasi/Jalan Raya. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang telah terakreditasi atau yang telah lulus ujian Negara atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah terakreditasi berpengalaman dalam bidang perencanaan pekerjaan jalan / Jembatan selama 5 tahun atau S-1 dengan disiplin ilmu yang sama pengalaman 5 tahun dan telah mengikuti program sertifikasi tenaga inti konsultan perencanaan.
Sebagai ketua Tim tugas utamanya adalah memimpin dan mengkoordinir seluruh kegiatan anggota tim kerja delam melaksanakan pekerjaan dinyatakan selesai.
Tugas dan tanggungjawab Ketua Tim sebagai berikut :
- Melakukan koordinasi atas semua pekerjaan dan semua tenaga / personil yang terlibat dalam pekerjaan survey pengukuran dan pengumpulan data leger jalan yang dimaksud, sehingga tercapai hasil yang sebaik-baiknya sesuai lingkup pekerjaan yang telah diteteapkan.
- Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, kemuktahkhiran, dan kelengkapan data hasil pelaksananaan survey sesuai dengan bukuk petunjuk yang telah ditetapkan.
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Formatted: Font: Italic pelaksanaan survey/pengumpulan data primer, pengumpulan
data sekunder, pengolahan dan penyajian/pelaporan.
2. Tenaga Ahli Geodetic Engineer (Ahli Geodesi/Pengukuran) Tenaga ahli yang disyarakan Lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang telah terakreditasi atau yang telah lulus ujian Negara atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah terakreditasi berpengalaman dalam bidang perencanaan pekerjaan jalan / Jembatan selama 4 tahun atau S-1 dengan disiplin ilmu yang sama pengalaman 4 tahun.
Tugas dan tanggungjawab meliputi :
- Mengendalikan pengawas lapangan dan juru ukur serta memberi petunjuk seperlunya dalam melaksanakan survey pengukuran dan pengumpulan data sekunder lager jalan untuk wilayah yang telah ditentukan.
- Mengumpulkan data sekunder baik dari intansi Dinas Pekrjaan Umum Bidang Bina Marga Kota Pangkalpinang maupun instansi-intansi terkait untuk melangkapi hasil pengukuran lapangan/data primer.
- Memeriksa dan mengelola semua hasil pengukuran dan pengumpulan data sekunder lager jalan dimaksud yang berada dibawah tanggung jawabnya.
- Bertanggung jawab atas kebenaran hasil pengolahan data dan penyajian leger jalan untuk wilayah tanggungjawabnya.
B. TENAGA PENDUKUNG - Surveyor/ juru ukur - Juru tespit
- Administrator - Drafter
Tenaga pendukung juru ukur, juru tes pit dan drafter lulusan minimla D3 dengan disiplin ilmu yang sama pengalaman minimal 1-3 tahun. Untuk pendukung lainnya lulusan SMA/D1 Atau sederajat.
3.9.JADWAL TAHAPAN PELAKSANAAN
Pekerjaan ini dapat dibagi dalam beberapa tahanapan proses yaitu : a. Tahap Persiapan
b. Tahap Pelaksanaan c. Tahap Penyerahan Laporan
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Formatted: Font: Italic B A B IV