• Tidak ada hasil yang ditemukan

III. KONDISI UMUM WILAYAH KOTA BOGOR

3.9 Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bogor

3.9.2 Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Fungsinya

Fungsi penting ruang terbuka hijau ini sangat lebar spektrumnya, yaitu dari aspek fungsi ekologis, sosial budaya, estetika/arsitektural dan ekonomi. Secara ekologis ruang terbuka hijau dapat meningkatkan kualitas air tanah, mencegah banjir, mengurangi polusi udara dan menurunkan suhu kota yang panas. Bentuk-bentuk ruang terbuka hijau perkotaan yang berfungsi ekologis antara lain seperti sabuk hijau kota, taman hutan kota, taman botani, jalur sempadan sungai dan lain-lain. Secara sosial budaya keberadaan ruang terbuka hijau dapat memberikan fungsi sebagai ruang interaksi sosial, sarana rekreasi dan sebagai landmark kota yang berbudaya. Bentuk ruang terbuka hijau yang berfungsi sosial budaya antara lain taman-taman kota, lapangan olahraga, kebun raya, taman pemakaman umum, dan sebagainya.

Secara estetika/arsitektural ruang terbuka hijau dapat meningkatkan nilai keindahan dan kenyamanan kota melalui keberadaan taman-taman kota, kebun- kebun bunga dan jalur-jalur hijau di jalan-jalan kota. Sementara itu ruang terbuka hijau juga dapat memiliki fungsi ekonomi, baik secara langsung seperti pengusahaan lahan-lahan kosong menjadi lahan pertanian (urban agriculture) dan pengembangan sarana wisata hijau perkotaan yang dapat mendatangkan wisatawan.

Identifikasi tahun 2007 menunjukkan bahwa di Kota Bogor sebagian ruang terbuka hijau mempunyai fungsi ekonomi, yaitu sebesar 3.059,76 Ha atau

25,82% yang umumnya adalah lahan pertanian perkotaan dan fungsi ekologi sebesar 2.655,48 Ha atau 22,39%, selebihnya adalah fungsi sosial sebesar 0,33 Ha atau 2,08% dan fungsi estetika sebesar 0,06 Ha atau 0,52%. Untuk lebih jelasnya lihat Tabel 7.

Tabel 7. Ruang terbuka hijau Kota Bogor berdasarkan fungsinya

No Fungsi RTH Luas (Ha) (%)

1. Ekologi 2,649.89 22.36

2. Ekonomi 3,113.25 26.27

3. Estetika 55.77 0.47

4. Sosial 269.66 2.28

Jumlah 6,088.58 51.38

Sumber : Hasil Identifikasi Tahun 2007; Citra Ikonos Tahun 2005; Permendagri No.1 Tahun 2007

2,649.89 3,113.25

55.77 269.66

Ekologi Ekonom i Estetika Sosial

Gambar 14. Grafik ruang terbuka hijau Kota Bogor berdasarkan fungsinya

1. Fungsi ekologi, merupakan ruang terbuka hijau untuk memelihara fungsi lingkungan, yang terdiri dari:

a. Fungsi orologis, memberikan manfaat orologis yang penting untuk mengurangi tingkat kerusakan tanah, terutama longsor dan menjaga kestabilan tanah.

b. Fungsi klimatologis, menekankan bahwa fungsi ruang terbuka hijau dapat mempengaruhi faktor-faktor iklim.

c. Fungsi hygienis, ruang terbuka hijau mampu memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi manusia.

d. Fungsi kesehatan individu, fungsi kesehatan masih berhubungan erat dengan manfaat hygienis, dimana manfaat ini merupakan manfaat kelanjutan yang ditimbulkannya.

Di wilayah Kota Bogor, ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi ekologis terbagi kedalam 11 jenis ruang terbuka hijau dengan luasan total sebesar 2.577,77 Ha, diantaranya Hutan Kota CIFOR. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada Tabel 8.

Tabel 8. Fungsi ekologi RTH di Kota Bogor

No Ekologi Luas (Ha)

1. Hutan Kota 57,62

2. Jalur Hijau (Jalur Pengaman Jalan, Median Jalan, Rel KA dan Pedestrian) 138,02

3. Jalur Hijau SUTET 14,36

4. Kawasan Hijau dan Bentang Alam 1.953,95

5. Lahan Pertanian Kota 16,08

6. Lapangan Olahraga 18,13

7. Sempadan Sungai, Danau, Situ dan Mata Air 181,79

8. Taman Kota Fungsi Estetika 1,82

9. Taman Lingkungan Perumahan dan Pemukiman 77,38 10. Taman Lingkungan Perkantoran dan Gedung Komersial 112,30

11. Taman Kota Fungsi Rekreasi 5,61

Jumlah 2.577,77

Sumber: Hasil Analisis dan Penulusuran Pustaka

2. Fungsi sosial, merupakan ruang terbuka hijau sebagai sarana interaksi sosial masyarakat dengan lingkungan sosial sekitarnya yang terdiri dari:

a. Fungsi edukatif, komponen ruang terbuka hijau dapat memberikan pendidikan dan pengenalan terhadap makhluk hidup disekitarnya.

b. Fungsi interaksi masyarakat, komponen ruang terbuka hijau dapat menjadi tempat berinteraksi antara masyarakat sehingga menambah jalinan sosial diantaranya.

c. Fungsi protektif, komponen ruang terbuka hijau dapat memberikan perlindungan kepada manusia.

d. Fungsi spiritual, fungsi spiritual yang dimaksud lebih ditekankan kepada fungsi suatu kawasan ruang terbuka hijau yang dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan spiritual atau keagamaan atau dapat juga berupa tempat yang dikeramarkan.

Di wilayah Kota Bogor, ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi sosial terbagi kedalam 4 jenis ruang terbuka hijau dengan luasan total sebesar 269,66 Ha, salah satunya adalah sebagai Taman Pemakaman Umum (TPU). Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada Tabel 9.

Tabel 9. Fungsi sosial RTH di Kota Bogor

No Sosial Luas (Ha)

1. Lapangan Olahraga 133,38

2. Taman Pemakaman Umum (TPU) 134,64

3. Taman Lingkungan Perumahan dan Pemukiman 0,78 4. Taman Lingkungan Perkantoran dan Gedung Komersial 0,87

Jumlah 269,66

Sumber: Hasil Analisis dan Penelusuran Pustaka

3. Fungsi estetis, merupakan fungsi ruang terbuka hijau sebagai komponen keindahan kota atau lingkungan hidup manusia. Fungsi ini terdiri dari:

a. Fungsi visual atau vista, fungsi visual lebih menekankan kepada visualitas, estetis ruang terbuka hijau.

b. Fungsi tabir atau screening, fungsi ini terkait dengan kemampuan ruang terbuka hijau untuk menyaring partikel-partikel yang dapat mengganggu kehidupan manusia, seperti partikel debu, bau, angin yang terlalu kencang dan lain-lain.

c. Fungsi identitas kota, suatu taman kota atau ruang terbuka hijau mampu menjadi identitas (landmark) suatu kota.

Di wilayah Kota Bogor, ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi estetika terbagi kedalam 5 jenis ruang terbuka hijau dengan luasan total sebesar 55,77 Ha, salah satunya adalah Taman Kencana. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 10.

Tabel 10. Fungsi estetika RTH di Kota Bogor

No Estetika Luas (Ha)

1. Kawasan Hijau dan Bentang Alam 0,11

2. Taman Kota Fungsi Estetika 1,37

3. Taman Lingkungan Perumahan dan Pemukiman 12,33 4. Taman Lingkungan Perkantoran dan Gedung Komersial 10,41

5. Taman Kota Fungsi Rekreasi 31,55

Jumlah 55,77

Sumber:Hasil Analisis dan Penelusuran Pustaka

4. Fungsi ekonomi, keberadaan ruang terbuka hijau tidak selalu memiliki nilai ekonomi yang selalu rendah, namun keberadaan ruang terbuka hijau juga mampu meningkatkan nilai lahan karena suasana lingkungan yang tercipta akibat keberadaannya, yaitu:

a. Meningkatkan harga lahan,

b. Mengurangi biaya penanganan bencana dan

c. Mampu menjadi ruang untuk mata pencaharian kota.

Di wilayah Kota Bogor, ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi ekonomi terbagi kedalam 3 jenis ruang terbuka hijau dengan luasan keseluruhan sebesar 61,13 Ha, diantaranya kawasan hijau untuk pengembangan perumahan yang tersebar diseluruh wilayah kecamatan Kota Bogor. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada Tabel 11.

Tabel 11. Fungsi ekonomi RTH di Kota Bogor

No Ekonomi Luas (Ha)

1. Kawasan Hijau dan Bentang Alam 9,86

2. Lahan Pertanian Kota 3.100,47

3. Taman Kota Fungsi Rekreasi 2,92

Jumlah 3.113,25

Dokumen terkait