• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : PENUTUP

B. Saran

107

iv) Masing-masing individu konseli menghormati dan menghargai

pasangannya

v) Tidak ada diskriminasi. Satu pihak dirugikan oleh yang lain.

vi) Konseli menentukan solusi yang dapat mengakibatkan kemashlahatan

(solusi tepat guna)

vii) Konseli tidak menentukan solusi yang mengakibatkan kemadharatan (solusi tepat guna)

viii)Tidak ada kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT: Fisik, Psikis, penelantaran)

ix) Konseli saling rela, memahami, menyayangi, mencintai

(mengembangkan konsep diri yang positif dan fleksibel)

x) Konseli mampu dan mau menjalankan kesepakatan (memperbaiki

keterampilan yang buruk)

B. Saran

Setelah melakukan penelitian ini, peneliti memberikan beberapa saran sebagaimana berikut.

1. Sosialisasi kesetaraan dan keadilan gender diharapkan agar menjadi perhatian bagi seluruh komponen masyarakat. Mengingat hal ini merupakan salah satu agenda pembangunan negara sebagaimana yang dimaksud dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional. Bagi perguruan tinggi, khususnya almamater UIN Sunan Ampel Surabaya, agenda sosialisasi kesetaraan dan keadilan gender ini bisa menjadi salah

108

satu tema dalam Campus Social Responsibility yang sudah ada, atau dengan membentuk unit lembaga baru semacam Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM).

2. Konsep dan model konseling yang ditemukan dalam penelitian ini

diharapkan bisa menjadi salah satu materi atau contoh studi kasus dalam beberapa mata kuliah di Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Paling tidak beberapa mata kuliah yang dimaksud antara lain; Psikologi Lintas Budaya, Family Therapy, Problema Keluarga, Dan Konseling Perkawinan. 3. Penelitian tentang studi gender dengan setting bimbingan dan konseling Islam ini diharapkan bisa memperkaya studi gender di Yayasan Fahmina dan Fahmina Institute. Terutama menjadi referensi dalam pelaksanaan konseling.

4. Pelatihan dengan tema kesetaraan dan keadilan gender dalam keluarga bisa menjadi salah satu tema atau materi dalam materi kursus calon pengantin

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman Moeslim, Islam yang Memihak, Yogyakarta: LKIS, 2005

Adz Dzaky Hamdani Bakran, Psikoterapi Konseling Islam, Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2001

Afifuddin, Bimbingan & Konseling, Bandung: Pustaka Setia, 2010

Amal Siti Hdayati, “Penelitian yang Berperspektif Perempuan”, dalam T.O. Ihromi (ed), kajian Wanita dalam Pembangunan, Jakarta: Yayasan Obor, 1995

American Counseling Association (ACA) Code of Ethics, America: The America

Counseling Association, 2014

Asmaya Enung, “Implementasi Agama dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah”,

Komunika: Jurnal Dakwah Dakwah & Komunikasi, Vol.6, No.1,

Januari-Juni 2012

Basalama Nabila, “Tidak Dapat Menjalankan Kewajiban Hubungan Intim Suami Istri Menyebabkan Perceraian Menurut Hukum Islam”, Lex et Societatis, 1, Januari, 2013

Corey Gerald, Teori Dan Praktek Konseling Dan Psikoterapi, Bandung: Refika Aditama, 1999

Corey Gerald, Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy Seventh

Edition, Belmont: Thomson Learning, 2005

Darminto Eko, Teori-teori Konseling, Surabaya: Unesa University Press, 2007 Dayakisni Tri dan Yuniardi Salis, Psikologi Lintas Budaya, Malang: UMM Press,

2004

Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: MQS

Publishing, 2010

Dewayanti Ratih dan Chotim Erna Ermawati, Marjinalisasi Dan Eksploitasi

Perempuan Usaha Mikro di Pedesaan Jawa, Bandung: Yayasan Akatiga,

2004

Echols John M. dan Shadily Hassan, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia, cet. XII, 1983

Faizi Fuad, Pemahaman Sosial Transformatif, Jurnal Holistik Vol 13 Nomor 02, Desember 2012

Faqih Aunur Rahim, Bimbingan dan Konseling dalam Islam, Yogyakarta: UII Press, 2001

Good Glenn E., and Others, Gender Aware Therapy: Implications for Therapists

and Male Clients, Makalah disajikan dalam The Annual Convention of the

American Psychological Association, 98th, Boston, MA, August 10-14,

1990

Hallen, Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Ciputat Pers, 2002

Ihromi Tapi Omas, “Resistensi dan Dukungan Terhadap Keadilan dan Kesetaraan Gender” dalam Irianto Sulistyowati dan Sudiartiluhulima Achi (ed), Kisah

Perjalnan Panjang Konvensi Wanita di Indonesia Jakarta: Yayasan Obor,

2001

Imam Syaukani, “Pengarusutamaan Gender dan Pembinaan Keluarga Sakinah di Pedesaan”, Harmoni: Jurnal Multikurtural & Multireligius, IX, No. 33, Januari-Maret 2010

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional.

Isnatin Ulfah, Perempuan di Tengah Konflik Agama, Surabaya: Imtiyaz, 2015 Jones Richard Nelson, Teori dan Praktik Konseling dan Psikoterapi, Yogyakarta:

Pustaka Pelajar, 2011

Kodir Faqihuddin Abdul, Bergerak Menuju Keadilan: Pembelaan Nabi terhadap

Perempuan, Jakarta: Rahima, 2006

Kodir Faqihuddin Abdul, Differences in Time and Place: The Need for a

Re-Interpretation of the Hadits, dalam Dawrah Fiqh Concerning Women:

Manual for A Course on Islam and Gender, Cirebon: Fahmina Institute,

2007.

Kodir Faqihuddin Abdul, Ia Ada, Tumbuh, dan Hidup dalam Diriku. Dokumen pribadi milik penulis.

Kodir Faqihuddin Abdul, Islam dan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT): Pembahasan Dilema Ayat Pemukulan Istri (An-Nisa, 4: 34) dalam Kajian

Tafsir Indonesia, Jurnal Holistik Vol 12 Nomor 01, Juni 2011

Kodir Faqihuddin Abdul, Metode Interpretasi Teks-Teks Agama dalam Mazhab

Salafi Saudi Mengenai Isu-Isu Gender, Jurnal Holistik Vol 13 Nomor 02,

Desember 2012

Kodir Faqihuddin Abdul, Nabiyyu Ar Rahmah, Cirebon: Institut Studi Islam Fahmina, 2013

Kodir Faqihuddin Abdul, Shalawat Keadilan: Relasi Laki-laki dan Perempuan

dalam Teladan Nabi, Cirebon: Fahmina Institute, 2003

Kompas, Catatan Tahunan Komnas Perempuan tentang Kekerasan Terhadap

Perempuan 2005, 8 Maret, 2006

Kompas, Keadilan Gender, 1 Agustus, 2006

Laela Faizah Noer, Konseling Perkawinan sebagai Salah Satu Upaya Membentuk

Keluarga Bahagia, Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 02, No. 01,

2012

Lestari, Indra, “Pengambilan Keputusan dalam Keluarga”, dalam Tapi Omas Ihromi (ed), Para Ibu yang Berperan Tugal dan yang Berperan Ganda, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1990 Lies Marcoes Natsir, Peta Gerakan Perempuan Islam Pasca Orde Baru, Cirebon:

Institut Studi Islam Fahmina, 2012

Liliwery Alo, Perspektif Teoritis Komunikasi Antar Pribadi, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1994

Mansour Fakih, Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996

McLeod John, Pengantar Konseling Teori dan Studi Kasus. Terjemahan oleh A.

K. Anwar, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006

Mochammad Nor Ichwan, Prof. M. Quraish Shihab Membincang Persoalan

Gender, Semarang: Rasail Media Group

Moleong Lexy J., Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2011

Muhammad Hussein, Memilih Jomblo: Kisah Para Intelektual Muslim yang

Berkarya Sampai Akhir Hayat, Yogyakarta: Zora Books, 2015

Nasaruddin Umar, Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al Qur’an, Jakarta: Paramadina, 1999

Partanto Pius dan Al Barry M. Dahlan, Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arloka, 2001

Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor : DJ.II/542 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kursus Pra Nikah

R.H. Wiwoho, Reframing: Kunci Hidup Bahagia 24 Jam Sehari, Jakarta:

IndoNLP, 2011.

Rahardjo Turnomo, Konstruksi Teori Komunikasi Berbasis Kearifan Lokal, Avant Gorde I Jurnal llmu Komunikasi Vol. 1 No. 7 Juli 2013

Sadli Saparinah, “Pemberdayaan Perempuan dalam Perspektif Hak Asasi Manusia”, dalam Tapi Omas Ihromi, Sulistyowati Irianto, Achie Sudiarti

Luhulima, Penghapusan Diskriminasi terhadap Wanita, Bandung: PT.

Alumni, 2006

Santoso Agus, Keterampilan Komunikasi Konseling, Surabaya: Laboratorium Bimbingan dan Konseling Islam, 2010

Sanyata Sigit, Gender Aware Therapy (Gat) : Teknik Konseling Berperspektif

Gender, Makalah Disajikan pada Prosiding Seminar Dan Workshop

Internasional “Contemporary And Creative Counseling Techniques: How To Improve Your Counseling Skills, And To Be More Creative In

Counseling Sessions”. SPs UPI. 2011.

Saptari Ratna dan Holzner Brigitte, Perempuan, Kerja, dan Perubahan Sosial;

Sebuah Pengantar Studi Perempuan, Jakarta: Yayasan Kalyanamitra, 1997

Sattar Abdul, “Batas Kepatuhan Istri terhadap Suami”, dalam Sri Suhandjati Sukri (ed), Bias Jender dalam Pemahaman Islam, Yogyakarta: Gama Media, 2002

Scott M. Cutlip, Effective Public Relations, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007

Shahih Muslim, Kitab Al Birr wa Ash Shillatu wa Al Adab, Bab Tahrim Zhulm Al

Muslim wa Khudzlihi wa Ihtiqarihi wa Damihi wa ‘Irdhihi wa Malihi,

Nomor 6706. Diakses dari Maktabah Syamilah.

Siradj Shahudi, Pengantar Bimbingan & Konseling, Surabaya: Revka Etra Media, 2012

Siradj Sjahudi, Pengantar Bimbingan dan Konseling, Surabaya: Revka Petra Media, 2012

Sugiyono, Cara Mudah Menyusun Skripi, Tesis, Disertasi, Bandung: Alfabeta, 2014

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2011

Tohir Muhammad, “Kekerasan dalam Rumah Tangga melalui Wacana Verbal

Keagamaan dengan Menggunakan Kesantunan Negatif” dalam Perempuan

dalam Sorotan: Bunga Rampai Penelitian, Surabaya: Pusat Penelitian IAIN

Sunan Ampel dan Sinar Terang Surabaya, 2006

Umar Nasarudin, “Teologi Reproduksi”, dalam Sri Suhandjati Sukri (ed), Bias

Jender dalam Pemahaman Islam, Yogyakarta: Gama Media, 2002

Umar Nasarudin, Argumen Kesetaraan Jender, Jakarta: Paramadina, 1999

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Widi Restu Kartiko, Asas Metode Penelitian, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010

Widiartana G., Ide Keadilan Restoratif pada Kebijakan Penanggulangan

Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan Hukum Pidana, Disertasi,

Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro Semarang, 2011 Yuliawan Teddi Prasetya, NLP: The Art of Enjoying Life, Jakarta: Serambi Ilmu

Semesta, 2014

Yusuf Syamsu dan Nurihsan A. Juntika, Landasan Bimbingan & Konseling, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012

Dokumen terkait