Berdasarkankesimpulandarihasilpenelitian yang telahdilakukan, makasaran yang dapat dikemukakan penulisadalah sebagai berikut:
1. Hendaknya guru dalam menyampaikan materi pelajaran geografi dapat
memilih model pembelajaran yang lebih baik lagi daripada metode ceramah, karena sesuai hasil penelitian bahwa sebelum diberikan penerapan dengan menggunakan model pembelajaran kolaborasi tidak ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
2. Penggunaan modelpembelajaranyang dilakukanpenelitidenganmeng-
kolaborasikanantara model pembelajarankolaborasi (Collaborative Learning)
antaraTeam Games Tournament(TGT) danMake
AMatchmemberikankemudahanterhadapsiswadalammemahamimatapelajarang eografi yang disampaikan, penggunaan model tersebutdidapatiperbedaan rata- rata hasilbelajarantara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Penggunaan model
kolaborasi dapat memberikankemudahanbagi guru
dalammelatihketerampilanbelajarsiswasecaraberkelompok, membangun rasa salingpercayaantaranggotabelajar,
dankeadilanuntuksemuaanggotabelajardalammencapaitujuan yang telahditetapkanbersama.
3. Pembelajaran yang dilakukandenganmenggunakan
modelkolaborasisesuaidenganhasilpenelitianiniyaitumemilikiperbedaanselisih
nilailebihmeningkatdaripada hasil
belajardenganmenggunakanmetodepembelajaranceramah. Dengan model
kolaborasisiswamenjadilebihaktifdaripadametodeceramah,
sehinggakegiatanbelajarmengajarmenjadilebihkondusifdansiswalebihantusiasd alammengikutikegiatanbelajarmengajar.
4. Dalam materi tentang pokok bahasan flora dan fauna dengan menggunakan
model pembelajaran kolaborasi kolaborasi (Collaborative Learning)
antaraTeam Games Tournament(TGT) danMake AMatchadalah tepat, karena
sesuai hasil penelitian terbukti mampu memberikan hasil belajar yang lebih baik daripada model atau metode belajar sebelumnyayaitu dengan menggunakan metode ceramah, model pembelajaran tersebut diketahui lebih efektif didalam meningkatkan keaktifan siswa di kelas pada saat proses belajar mengajar yang mengakibatkan meningkatnya hasil belajar siswa. Namun diharapkan juga guru dapat mengkolaborasikan model pembelajaran lain yaitu
selainmodel pembelajarankolaborasi (Collaborative Learning) antaraTeam
Games Tournament(TGT) danMake AMatchdengan tujuan agar dapat terus meningkatkan hasil belajar siswa yang lebih baik lagi.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2011. Prosedur Penelitian. PT Rineka Cipta: Jakarta.
. 2002. Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT. Rineka Cipta. Jakarta.
Aqib, Zainal. 2013. Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual
(Inovatif). CV Yrama Widya: Bandung.
Bandono. 2008. Menyusun model pembelajaran contextual teaching and learning
(CTL). http://www.bandono.web.id. Di akses tanggal 8 Mei 2013.
Dimyanti dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. PT Rineka Cipta:
Jakarta.
Djamarah, Syaiful bahri dan Zain, Aswin. 2010. Strategi Belajar Mengajar. PT Rineka Cipta: Jakarta.
E. Barkley, Elizabert. 2012. Collaborative Learning Techniques. Nusa Media: Bandung.
Hamalik, Oemar. 2011. Proses Belajar Mengajar. CV Bumi Aksara: Jakarta.
Huda, Miftahul. 2013. Coopeartive Learning, Metode, Teknik, Struktur Dan
Model Penerapan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Isjoni. 2011. Cooperative Learning: Efektivitas Pembelajaran Kelompok.
Alfabeta: Bandung.
Isnaini, Nur. 2010. Kontribusi Cara Belajar Terhadap Prestasi Belajar. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Medan.
Johnson, D.W. 2002. Meaningful Assessment: A manageable and cooperative
process. Allyn and Bacon. Boston. Hari Purnomo dan Adiono, penerjemah. UI Press. Jakarta.
Komalasari, Kokom. 2010. Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. PT
Refika Aditama: Bandung.
Pendidikan. Universitas Hasanuddin.
Nana Sudjana. 2000. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Baru Algesindo.
Bandung.
Nasution. 2008. Metode Research (Penelitian Ilmiah). PT Bumi Aksara: Jakarta.
Nur, M & Wikandari, P. 2000. Pengajaran Berpusat Pada Siswa dan Pendekatan
Konstruktivis dalam Pengajaran. Pusat Studi MIPA Universitas Negeri Surabaya.
Nurdin, Muhammad. 2012. Perbedaan Peningkatan Prestasi Belajar Matematika
Siswa Dengan Kemapuan Awal Berbeda Melalui Pembelajaran Kooperatif Di SMA Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur Tahun Pelajaran 2011/2012. Tesis Teknologi Pendidikan Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Rusman. 2010. Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme
Guru. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Sacco, J. 2002. Using Team Game Tournament. http://www.accessexcellence.org.
Di akses tanggal 12 Mei 2013.
Sanjaya, Wina. 2009. Perencanaan Dan Desain Sistem Pembelajaran. Kencana
Persada Media Group: Jakarta.
Santoso, Singgih. 2011. Panduan Lengkap SPSS Versi 20. Kompas Gramedia,
Jakarta.
Sato, Manabu. 2007. Tantangan yang Harus Dihadapi Sekolah, makalah dalam
Bacaan Rujukan untuk Lesson Study-Berdasarkan Pengalaman Jepang dan IMSTEP. Sisttems. Jakarta.
Slameto.2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. PT Rineka
Cipta: Jakarta.
Slavin, Robert E. 2009. Cooperative Learning. Nusa Media: Bandung.
Subarjo. 1996. Pengelolaan Perencanaan Pengajaran Geografi. Pendidikan
Geografi Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Sudjana. 2002. Metode Statistika. PT Tarsito: Bandung.
Aksara: Jakarta.
Suryabrata, Sumadi. 2011. Metodologi Penelitian. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Masmedia Buana Pustaka:
Sidoarjo.
Thobroni, M dan Arif Mustofa. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Ar-Ruzz Media:
Jogjakarta.
Thoha, M. Chabib. 1994. Teknik Evaluasi Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada:
Jakarta.
Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Prenada
Media. Surabaya.
Universitas Lampung. 2011. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandar Lampung.
111
LAMPIRAN I
SILABUS MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS TAHUN PELAJARAN 2013-2014
Nama Sekolah : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas / Semester : XI IPS / 1
Standar Kompetensi : Menganalisis fenomenabiosferdanantroposfer
Kompetensi
Dasar Indikator
Materi
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Penilaian Waktu Sumber Belajar Nilai karakter 1.1.Menganalis
ispersebaran flora dan fauna
Menjelaskanciri- cirilapisanbiosfer danpemanfaatann ya. Mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di permukaanbumi Biosfer Ciri-ciri lapisan biosfer Faktor- faktor yang mempengar uhipersebara n flora dan fauna Persebaran Tatap muka: Mengungkapkan kembali pokokbahsanpersebaran flora dan fauna . Tugas terstruktur: Mencocokkanpetapersebaran flora dan fauna di dunia Mencocokkanpetapersebaran flora dan fauna di Indonesia
Jenis: Unjuk kerja Tugas individu Tugas kelompok Teknik: Tertulis Tes lisan 6 x 45 menit Yusman Hestiyanto.200 5.Geografi 2 Program IlmuSosialSM A KelasXI.Jakart a :Yudhistira. K Wardiyatmoko . 2006. Geografi SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga Mampumeng ungkapkanpe ndapatsendiri Kerjakeras Kemampuanb eradaptasi Menghargaip endapat orang lain
112
Mengklasifikasik anpersebaran flora dan fauna di dunia
Mengklasifikasik anpersebaran flora dan fauna di Indonesia
Menjelaskanhubu ngan flora dan fauna dengankondisifisi k flora dan fauna di dunia Persebaran flora dan fauna di Indonesia Pelestarian flora dan fauna
Tugas tidak terstruktur:
Membuatpetapersebaran fauna di duniamenurut Alfred Russel Wallace Alat/Bahan: Laptop LCD Bahan Ajar Pendukung PetaPersebaran Floradan Fauna
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen)
A. Identitas:
Nama Sekolah : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : XI IPS / ganjil Pertemuan ke : 1
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (2 jam pelajaran)
Standar Kompetensi : Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer Kompetensi dasar : - Menganalisis persebaran flora dan fauna.
B. Indikator
1. Kognitif a. Produk
- Menjelaskan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya - Mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di permukaan
bumi b. Proses
- Menguraikan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya - Menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran
flora dan fauna
2. Afektif a. Karakter
Menghargai pendapat orang lain, kemampuan beradaptasi b. Ketrampilan sosial
C. Tujuan Pembelajaran
1. Kognitif a. Produk
- Siswa mampu menjelaskan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya
- Siswa mampu mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di permukaan bumi
b. Proses
- Siswa mampu menguraikan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya
- Siswa mampu menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna
2. Afektif a. Karakter
Siswa dapat menunjukkan prilaku menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan beradaptasi
b. Ketrampilan sosial
Selama melaksanakan proses pembelajaran siswa dapat mengungkapkan pendapat sendiri
D. Materi Pembelajaran
a. Lapisan Biosfer
Biosfer secara etimologi berasal dari dua kata, yaitu bio yang berarti hidup dan sphere yang berarti lapisan. Jadi biosfer berarti lapisan tempat tinggal makhluk hidup.
Biosfer dibagi menjadi tiga lapisan, yaitu lapisan litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.
b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persebaran Flora Dan Fauna
1) Tekanan Populasi, yaitu semakin banyak populasi menyebabkan persediaan bahan makanan tidak mencukupi bagi keturunannya. 2) Perubahan habitat menyebabkan tidak cocoknya suatu spesies
didaerah yang di tempati.
E. Model / MetodePembelajaran
Model : Kolaborasi (Collaborative Learning) antara Team Games Tournament (TGT) dan Make A Match
Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas
F. KegiatanPembelajaran
No. Kegiatan Guru dan Siswa Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan
- Salam, tegur sapa, do’a. - Melakukan absensi kelas.
- Guru menjelaskan kompetensi dasar dari materi pokok pelajaran yang akan diajarkan.
- Guru menjelaskan model pembelajaran kolaborasi (Collaborative Learning) antara Team Games Tournament (TGT) dan Make A Match sebagai model pembelajaran yang akan digunakan pada pokok bahasan persebaran flora dan fauna.
- Guru melakukan tes awal (pretest) untuk mengetahui kemampuan awal siswa.
10‘
2. Kegiatan Inti a. Eksplorasi
- Siswa membaca dan memahami tentang Lapisan Biosfer. - Guru menjelaskan :
1. Menjelaskan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya.
70 ‘ 20‘
2. Mengidentifikasi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi.
b. Elaborasi
- Guru menyiapkan lembar soal.
- Guru mendorong siswa untuk bekerja sama mencari
pasangan dari gambar yang ada di lembar soal
c. Konfirmasi
- Siswa yang menjadi perwakilan kelompok
mempersentasekan hasil dari diskusi kelompoknya.
- Kelompok yang lain yang mendapatkan kartu
berkategorikan jawaban akan memegangi kartu-kartu tersebut, sementara yang lainnya yang tidak memegangi kartu tersebut menjadi audiensi yang mempunyai hak bertanya, menyanggah, dan menjawab pertanyaan dari teman.
- Guru memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut.
30’
20’
3. Penutup
- Guru melakukan refleksi / evaluasi terhadap hasil diskusi
yang telah dilakukan oleh siswa.
- Salam dan berdoa setelah belajar.
10’
G. Sumber Belajar/Bahan/Alat
a. Sumber Belajar
- Yusman Hestiyanto. 2005. Geografi 2 Program Ilmu Sosial SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira
- K Wardiyatmoko. 2006. Geografi SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga - Internet
H. Penilaian
- Teknik Penilaian : Tes unjuk kerja dan tes tertulis - Jenis Tagihan : Tugas kelompok
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen)
I. Identitas:
Nama Sekolah : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : XI IPS / ganjil Pertemuan ke : 2
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (2 jam pelajaran)
Standar Kompetensi : Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer Kompetensi dasar : - Menganalisis persebaran flora dan fauna
J. Indikator
1. Kognitif c. Produk
- Mengklasifikasikan berbagai macam persebaran flora dan fauna di dunia
d. Proses
- Menguraikan berbagai macam persebaran flora dan fauna di dunia
2. Afektif a. Karakter
Menghargai pendapat orang lain, kemampuan beradaptasi b. Ketrampilan sosial
K. Tujuan Pembelajaran
3. Kognitif c. Produk
- Siswa mampu mengklasifikasikan berbagai macam persebaran flora dan fauna di dunia
d. Proses
- Siswa mampu menguraikan berbagai macam persebaran flora dan fauna di dunia
4. Afektif c. Karakter
Siswa dapat menunjukkan prilaku menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan beradaptasi
d. Ketrampilan sosial
Selama melaksanakan proses pembelajaran siswa dapat mengungkapkan pendapat sendiri
L. MateriPembelajaran
Persebaran Flora dan Fauna di Dunia 1) Persebaran Flora di Dunia
Persebaran flora di dunia dibedakan menjadi tujuh kelompok, yaitu: a. Bioma gurun, mempunyai ciri curah hujan yang sangat rendah
yaitu kurang dari 250 mm per tahun dan intensitas panas matahari yang tinggi. Vegetasi yang dapat hidup di daerah ini adalah kaktus, semak-semak akasia, dan pohon-pohon tamar
(kurma).
b. Bioma padang rumput (Stepa), memiliki curah hujan yang tidak teratur yaitu antara 250 mm – 500 mm per tahun.
c. Bioma sabana, merupakan padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang tumbuhnya menyebar. Pohon yang umumnya tumbuh di daerah ini adalah pohon jenis palem.
d. Bioma hutan basah (Hutan hujan tropis), terdiri dari pohon- pohon yang memiliki ketinggian antara 20-40 m, cabang- cabang pohonnya berdaun lebar dan lebat, serta selalu hijau. e. Bioma hutan gugur, jenis bioma ini tumbuh pada daerah yang
memiliki curah hujan merata yaitu antara 750 mm-1000 mm pertahun.
f. Bioma taiga, tumbuh pada daerah yang memiliki musim dingin cukup panjang, sedangkan musim kemarau yang panas sangat singkat. Pohon utamanya adalah jenis conifer terutama pohon
spruce, alder, birch, dan juniper yang bentuk daunnya seperti jarum dan tahan terhadap kekeringan karena berlapis zat lilin. g. Bioma tundra, tumbuh pada daerah kutub yang tidak dapat
ditumbuhi oleh pepohonan hanya lumut. Daerah tundra dapat dijumpai di sekeliling arktik dan pulau-pulau kecil dekat Antartika.
2) Persebaran Fauna di Dunia
Menurut Alfred Russel Wallace persebaran fauna di dunia dikelompokkan menjadi enam wilayah, yaitu:
a. Wilayah neartik, meliputi seluruh wilayah Amerika Utara dan seluruh daerah Greenland. Hewan yang dapat dijumpai di daerah ini, yaitu antelop bertanduk cabang tiga, sejenis tupai dari Amerika Utara (prairie dog), kalkun, burung biru, salamander, bison, dan karibou (karibu).
b. Wilayah neotropik, meliputi Meksiko bagian selatan sampai Amerika bagian Tengah dan Amerika Selatan. Hewan-hewan yang dapat dijumpai di daerah ini adalah kukang, armadillo, alpaca, kelelawar penghisap darah, orang utan, siamang, trenggiling, menjangan, dll.
c. Wilayah australis, meliputi Australia, Selandia Baru, Irian (Papua), dan Maluku serta pulau-pulau di sekitarnya. Hewan yang terdapat pada daerah ini yaitu kanguru, trenggiling, koala,
kasuari, cendrawasih, kiwi, kura-kura, buaya, kakaktua, burung pengisap madu, dan burung emu.
d. Wilayah oriental, meliputi Benua Asia beserta pulau-pulaunya yang dekat, diantaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Srilanka, dan Filipina. Hewan-hewannya harimau, gajah, gibbon, orang utan, dan badak bercula satu.
e. Wilayah paleartik, meliputi hamper seluruh daratan Eurasia dan beberapa daerah tertentu, antara lain Himalaya, Afganistan, Afrika, Inggris, dan Jepang. Hewan-hewannya bison, landak, kucing kutub, dan menjangan kutub.
f. Wilayah etiopian, meliputi seluruh daratan Benua Afrika, Madagaskar, dan daratan Arab bagian selatan. Hewan- hewannya gorilla, simpanse, antelop, burung unta, kuda nil, zebra, dan jerapah.
C. Model / MetodePembelajaran
Model : Kolaborasi (Collaborative Learning) antara Team Games Tournament (TGT) dan Make A Match
Metode : Ceramah, diskusi, tanyajawab, dan pemberian tugas
D. KegiatanPembelajaran
No. Kegiatan Guru danSiswa Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan
- Salam tegursapa, do’a - Melakukan absensi kelas
- Guru menjelaskan kompetensi dasar dari materi pokok pelajaran yang akan diajarkan.
10‘
2. Kegiatan Inti c. Eksplorasi
- Siswa membaca dan memahami tentang Persebaran Flora dan Fauna di Dunia
70 ‘ 20‘
- Guru :
3. Mengklasifikasikan persebaran flora dan fauna di dunia
d. Elaborasi
- Guru menyiapkan lembar soal.
- Guru membagi siswa dalam 8 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 5-6 orang anggota.
- Kelompok-kelompok tersebut kemudian dibagi lagi menjadi dua kategori, kelompok 1 sampai dengan 4 masing-masing dari perwakilannya akan memegang kartu bergambar berupa soal lalu kelompok 5 sampai dengan 8 akan memegang kartu bergambar yang berupa pasangan atau jawaban dari masing-masing kartu soal.
- Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok.
- Siswa berbagi pengetahuan dengan teman
sekelompoknya .
- Guru mendorong siswa untuk bekerja sama mencari
pasangan dari gambar yang ada di lembar soal
c. Konfirmasi
- Siswa yang menjadi perwakilan kelompok
mempersentasekan hasil dari diskusi kelompoknya.
- Kelompok yang lain yang mendapatkan kartu
berkategorikan jawaban akan memegangi kartu-kartu tersebut, sementara yang lainnya yang tidak memegangi kartu tersebut menjadi audiensi yang mempunyai hak bertanya, menyanggah, dan menjawab pertanyaan dari teman.
- Guru memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut.
30’
3. Penutup
- Guru melakukan refleksi / evaluasi terhadap hasil diskusi
yang telah dilakukan oleh siswa.
- Guru memberikan Pekerjaan Rumah (PR) membuat peta
persebaran fauna di dunia menurut Alfred Russel Wallace
- Salam dan berdoa setelah belajar.
10’
E. Sumber Belajar/Bahan/Alat
b. Sumber Belajar
- Yusman Hestiyanto. 2005. Geografi 2 Program Ilmu Sosial SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira
- K Wardiyatmoko. 2006. Geografi SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga - Internet
F. Penilaian
- Teknik Penilaian : Tes unjuk kerja dan tes tertulis - Jenis Tagihan : Tugas Individu dan Kelompok
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen)
M. Identitas:
Nama Sekolah : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : XI IPS / ganjil Pertemuan ke : 3
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (2 jam pelajaran)
Standar Kompetensi : Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer Kompetensi dasar : - Menganalisis persebaran flora dan fauna
N. Indikator
3. Kognitif e. Produk
- Mengklasifikasikan persebaran flora dan fauna di Indonesia - Menjelaskan hubungan persebaran flora dan fauna dengan
kondisi fisik f. Proses
- Menguraikan persebaran flora dan fauna di Indonesia - Menguraikan pelestarian flora dan fauna
4. Afektif c. Karakter
Menghargai pendapat orang lain, kemampuan beradaptasi d. Ketrampilan sosial
O. Tujuan Pembelajaran
5. Kognitif e. Produk
- Siswa mampu mengklasifikasikan persebaran flora dan fauna di Indonesia
- Siswa mampu menjelaskan hubungan persebaran flora dan fauna dengan kondisi fisik
f. Proses
- Siswa mampu menguraikan persebaran flora dan fauna di Indonesia
- Siswa mampu menguraikan pelestarian flora dan fauna 6. Afektif
e. Karakter
Siswa dapat menunjukkan prilaku menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan beradaptasi
f. Ketrampilan sosial
Selama melaksanakan proses pembelajaran siswa dapat mengungkapkan pendapat sendiri
P. Materi Pembelajaran
a. Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia 1) Persebaran Flora di Indonesia
a. Hutan hujan tropis, merupakan vegetasi utama yang tumbuh di
Indonesia. Hutan hujan tropis dapat dijumpai di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
b. Hutan musim, tumbuh di daerah yang memiliki perbedaan
antara musim hujan dan musim kemarau sangat jelas. Hutan ini dapat dijumpai di sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara.
c. Hutan bakau, banyak tumbuh di daerah pantai yang landai dan
berlumpur. Hutan ini dapat dijumpai di pantai timur Sumatera, pantai utara Jawa, pantai Kalimantan, dan pantai selatan Papua.
d. Sabana, dapat dijumpai di daerah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
e. Stepa, dapat dijumpai di daerah Nusa Tenggara Timur.
f. Padang lumut, banyak terdapat di puncak pegunungan tinggi
dengan suhu yang sangat rendah. Padang lumut ini dapat dijumpai di daerah pegunungan di Sumatera, Sulawesi, dan Papua.
2) Persebaran Fauna di Indonesia
Berdasarkan keadaan geografisnya fauna di Indonesia dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
a. Fauna Indonesia Barat, fauna kawasan ini disebut fauna Dangkalan Sunda. Batas wilayah kawasan Dangkalan sunda adalah garis Wallace. Jenis-jenis fauna di kawasan ini antara lain gajah, banteng, beruang, orang utan, harimau, tapir, rusa, badak bercula satu, burung elang, dll.
b. Fauna Indonesia Tengah, persebaran pada kawasan ini dibatasi oleh garis Wallace di sebelah barat dan garis weber disebelah timur. Jenis-jenis fauna pada kawasan ini adalah anoa, babi rusa, kura-kura, biawak, kuskus, kera, komodo, buaya, ular, serta berbagai macam jenis burung.
c. Fauna Indonesia Timur, wilayah ini sering disebut wilayah fauna Dangkalan Sahul. Jenis-jenis fauna yang terdapat pada wilayah ini termasuk tipe Australis, yaitu kanguru, wallaby, cendrawasih, kasuari, kakaktua, nokdiak (landak irian), opossum laying (pemanjat berkantung), buaya, biawak, kaal, dan kura-kura.
b. Pelestarian Flora dan Fauna
Contoh kawasan yang dilindungi baik cagar alam maupun suaka margasatwa di Indonesia adalah Taman Nasional Kerinci-Seblat, Taman Nasional Gede-Pangrango, Taman Nasional Tanjung Puting, Taman Nasional Lore Lindu, Taman Nasional Gunung Lorentz.
Q. Model / Metode Pembelajaran
Model : Kolaborasi (Collaborative Learning) antara Team Games Tournament (TGT) dan Make A Match
Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas
R. Kegiatan Pembelajaran
No. Kegiatan Guru dan Siswa Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan
- Salam tegursapa, do’a - Melakukan absensi kelas
- Guru menjelaskan kompetensi dasar dari materi pokok pelajaran yang akan diajarkan.
10‘
2. Kegiatan Inti e. Eksplorasi
- Siwa membaca dan memahami tentang Persebaran Flora Dan Fauna Di Indonesia Serta Pelestariannya
- Guru :
1. Mengklasifikasikan persebaran flora dan fauna di Indonesia
2. menjelaskan hubungan persebaran flora dan fauna dengan kondisi fisik
f. Elaborasi
- Guru menyiapkan lembar soal.
- Guru membagi siswa dalam 8 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 5-6 orang anggota.
- Kelompok-kelompok tersebut kemudian dibagi lagi menjadi dua kategori, kelompok 1 sampai dengan 4 masing-masing dari perwakilannya akan memegang kartu bergambar berupa soal lalu kelompok 5 sampai dengan 8 akan memegang kartu bergambar yang berupa pasangan atau jawaban dari masing-masing kartu soal.
70‘ 20‘
- Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok.
- Siswa berbagi pengetahuan dengan teman
sekelompoknya .
- Guru mendorong siswa untuk bekerja sama mencari
pasangan dari gambar yang ada di lembar soal
c. Konfirmasi
- Siswa yang menjadi perwakilan kelompok
mempersentasekan hasil dari diskusi kelompoknya.
- Kelompok yang lain yang mendapatkan kartu
berkategorikan jawaban akan memegangi kartu-kartu tersebut, sementara yang lainnya yang tidak memegangi kartu tersebut menjadi audiensi yang mempunyai hak bertanya, menyanggah, dan menjawab pertanyaan dari teman.
- Guru memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut.
20’
3. Penutup
- Guru melakukan tes akhir (posttest) untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap pokok bahasan persebaran flora dan fauna dengan menggunakan model pembelajaran Kolaborasi (Collaborative Learning) antara
Team Games Tournament (TGT) dan Make A Match.
- Salam dan berdoa setelah belajar.
10’
S. Sumber Belajar/Bahan/Alat
c. Sumber Belajar
- Yusman Hestiyanto. 2005. Geografi 2 Program Ilmu Sosial SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira
- K Wardiyatmoko. 2006. Geografi SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga - Internet
T. Penilaian
- Teknik Penilaian : Tes unjuk kerja dan tes tertulis - Jenis Tagihan : Tugas Individu dan Kelompok
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol)
A. Identitas:
Nama Sekolah : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : XI IPS / ganjil Pertemuan ke : 1
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (2 jam pelajaran)
Standar Kompetensi : Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer Kompetensi dasar : - Menganalisis persebaran flora dan fauna.
B. Indikator
1. Kognitif a. Produk
- Menjelaskan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya - Mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di permukaan
bumi b. Proses
- Menguraikan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya - Menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran
flora dan fauna
2. Afektif a. Karakter
Menghargai pendapat orang lain, kemampuan beradaptasi b. Ketrampilan sosial
C. Tujuan Pembelajaran
1. Kognitif a. Produk
- Siswa mampu menjelaskan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya
- Siswa mampu mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di permukaan bumi
b. Proses
- Siswa mampu menguraikan ciri-ciri lapisan biosfer dan pemanfaatannya
- Siswa mampu menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna
2. Afektif a. Karakter
Siswa dapat menunjukkan prilaku menghargai pendapat orang lain,