BAB V PENUTUP
5.2 Saran
Peneliti menyampaikan beberapa saran yang diharapkan dapat berguna bagi kepentingan pihak-pihak terkait. Saran tersebut ditujukan untuk 1) pelajar/mahasiswa, 2) guru/dosen, dan 3) peneliti lanjutan. Ketiga saran tersebut akan dijelaskan sebagai berikut.
1) Bagi Pelajar/Mahasiswa
Pelajar/mahasiswa sebagai manusia yang terdidik harus memahami bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk menerapkan kaidah-kaidah kebahasaan yang sesuai, khususnya dalam hal penggunaan deiksis di dalam kehidupan sehari-hari.
2) Bagi Guru/Dosen
Peran aktif dari dunia pendidikan dalam menjaga kelestarian bahasa Indonesia sangat diperlukan. Oleh karena itu, guru/dosen hendaknya dapat memberi perhatian lebih terhadap penggunaan deiksis dan kebenaran dalam menntukan maksud penggunaan deiksis. Hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam pengajaran
deiksis. Pengajaran deiksis diterapkan melalui mata kuliah pragmatik pada ilmu bahasa.
3) Bagi Peneliti Lanjutan
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini jauh dari kata sempurna. Penelitian ini merupakan penelitian murni bidang kebahasaan maka peneliti berharap kepada peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian mengenai jenis-jenis deiksis yang digunakan pada bahasa Indonesia serta maksud rujukan dapat dikaitan dengan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah maupun universitas.
137
DAFTAR PUSTAKA
Alwi, Hasan, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan dan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan dan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga.
Chaer, Abdul. 2011. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
. 1990. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Kridalaksana, Harimurti. 1994. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Levinson, Stephen. 1983. Pragmatics. London: Cambridge University Press. Lubis, A. Hamid Hasan. 2011. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa. Moleong, Lexy J. 1989. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda. Nadar. 2009. Pragmatik & Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Nasir, Zulhasril. 2010. Menulis untuk dibaca Feature & Kolom. Jakarta: Obor. Nurastuti, Wiji. 2007. Metodologi Penelitian. Magelang: Ardana Media.
Purwo, Bambang Kaswanti. 1984. Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rahardi, Kunjana. 2003. Berkenalan dengan Ilmu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma Malang.
. 2012. Menulis Artikel Opini & Kolom di Media Massa. Jakarta: Erlangga.
Rahardani, Aditya. 2012. Deiksis dalam Tajuk Rencana Harian Solopos Tahun
2011 dan Sumbangannya Terhadap Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Romli, Asep Syamsul M. 2009. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Setiyaningsih, Dwi. 2012. Deiksis Artikel Harian Suara Merdeka sebagai Bahan
Pembelajaran Menulis Narasi Nonfiksi dan Skenario Pembelajaran.
Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta. Slametmuljana. 1969. Kaidah Bahasa Indonesia. Ende: Nusa Indah.
Sudaryanto, 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Diandra Primamitra.
Sumardiria, Haris. 2019. Menulis Artikel dan Tajuk Rencana. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Syamsuddin dan Damaianti, Vismaia S. 2007. Metode Penelitian Pendidikan
Bahasa. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Tarigan, Henry Guntur. 1986. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa. Yule, George. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
139
140
TABULASI DATA
FENOMENA DEIKSIS PADA RUBRIK KOLOM DI HARIAN JAWA POS EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015
DEIKSIS EKSOFORA
Jenis Deiksis Bentuk Deiksis Kode Deiksis Data Deiksis Konteks Tuturan Maksud Deiksis
DEIKSIS PERSONA
Deiksis Persona I Aku
Saya Selasa,
01-09-2015
Yang saya maksud dengan “membaca” adalah praktik mempelajari sesuatu dengan lengkap, utuh, tidak sepotong-potong.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 01-09-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan orang-orang yang sering berkomentar dengan sembarangan tanpa fakta yang terpercaya melalui internet.
Zen R.S mengemukakan pemahaman mengenai cara membaca dengan baik dan benar.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom di Jawa Pos yakni Zen R.S
Selasa, 08-09-2015
Pertanyaan itu melintas di pikiran saya saat menyaksikan foto selfie Fadli Zon.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 08-09-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan beredarnya foto selfie yang dilakukan oleh wakil ketua dan ketua DPR RI periode 2014-2019 Fadli Zon dan Setya Novanto bersama dengan Trump salah satu kandidiat calon presiden Amerika Serikat. Foto selfie dilakukan saat Fadli dan Setya menghadiri
kampanye yang dilakukan Trump di Amerika Serikat.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom yakni Zen R.S
Jumat, 11-09-2015
Karena itu, dalam ilmu yang
saya ajarkan, mereka memang
disarankan untuk berani melakukan langkah di luar prosedur guna menyelamatkan sesuatu yang jauh lebih besar.
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenald Kasali, penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Jumat 11-09-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan kepala desa di Indonesia belum memiliki rencana yang jelas dalam menggunakan dana desa dari pemerintah pusat.
Rhenald Kasali mencoba memberikan pengetahuan kepada para pemimpin harus berani dalam bertindak memenuhi kebutuhan rakyat meskipun tidak mengikuti alur atau prosedur yang seharusnya.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom yakni Rhenald Kasali.
Selasa, 15-09-2015
Saya yang didapuk sebagai
moderator diskusi mendesak Seno untuk menjelaskan atau mengisahkan Bawean yang dikenal dan diingatnya.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S, penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 15-09-2015.
Tuturan tersebut berkaitan dengan pernyataan Seno Gumira Ajidarma bahwa di Indonesia terdapat kota ideal.
Zen R.S berperan sebagai moderator pada acara diskusi bersama Seno Gumira Ajidarma bertema kehidupan urban.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa, 15-09-2015 yakni Zen R.S.
Selasa, 22-09-2015
Ketika lagu Di Udara
dimainkan, 2 ribuan penonton yang hadir kompak bernyanyi, dan saya bertanya dalam
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selsa 22-09-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan penggemar Efek Rumah Kaca pada konser dilaksanakan di Bandung 18-09-2015 yang
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa, 22-09-2015 yakni Zen R.S.
141
untuk pahlawan dibidang HAM yakni Munir Said Thalib. Munir adalah seorang aktifis yang lantang menyuarakan
pembelaan mengenai kasus-kasus kekerasan yang dialami warga sipil serta tak takut tentang semua tekanan-tekanan yang teror-teror dari berbagai elemen yang pernah
kelakukan planggaran HAM. Munir sendiri di bunuh pada 07 September 2004.
Sabtu, 26-09-2015
Bagi saya, para inlander adalah mereka yang mudah terpukau oleh orang kaya saat berada di luar negeri, diundang untuk ketemu oleh orang kaya di negara tersebut dan langsung mau begitu saja sampai lupa dengan jabatannya.
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenal Kasali penulis komo di harian Jawa Pos edisi Sabtu 26-09-2015.
Tuturan tersebut berkaitan dengan kata inlander yang diberikan oleh Belanda kepada Indonesia sebagai ejekan. Inlander adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan bangsa yang dijajah secara fisik dan seccara mental. Orang yang terjajah secara mental diindikasikan dnegan
orang yang mau bekerja jika diperintah, mudah diadu domba dan mengadu, pendendam, tidak percaya diri dan lainnya.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Sabtu, 26-09-2015 yakni Rhenald Kasali.
Selasa 06-10-2015
Apa yang terjadi dengan arek-arek Bonek tersebut tentu tidak sama persis dengan fragmen-fragmen sejarah yang saya kemukakan sebelumnya.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 06-10-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan pemuda Surabaya yang mati-matian membela Persebaya tetapi mendapatkan respon yang tidak baik dari petinggi Persebaya sehingga mendapatkan kekesaran seperti dipukul, dibacok, dan digebukin.
Sejarah Republik Indonesia adalah adanya peseteruan antara kaum muda dan kaum tua demi terlaksananay kemerdekaan Indonesia.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa 06-10-2015 yakni Zen R.S
Selasa 13-10-2015
Itulah, sebabnya kadang saya bisa menghargai mereka yang asyik menelusuri kotanya sendiri.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 13-10-15.
Tuturan ini berkaitan dengan orang-orang yang melakukan perjalanan keluar kota untuk meneksploitasi alam,
kehidupan adat istiadat, dan kebiasaan di suatu daerah wisata.
Masyarakat Indonesia yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing sehingga tidak mempunyai waktu yang luang untuk menikmati keindahan kota tempat tinggalnya.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa 13-10-2015 yakni Zen R.S
Sabtu 17-10-2015
Lewat program tersebut, saya akan merekrut anak muda di bawah usia 30 tahun.
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenald Kasali penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Sabtu 17-10-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan program boot champ,
we-CHANGE yang akan dilakukan oleh Rhenald Kasali di
Rumah Perubahan.
Program boot champ, we-CHANGE merupakan salah satu tindakan Rhenald Kasali agar tidak hanya dapat berpendapat dan berkomentar di media tetapi dapat membangun generasi muda Indonesia mengambil keputusan yang baik.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Sabtu 17-10-2015 yankni Rhenald Kasali.
142
Selasa 20-10-2015
Pendekatan hukum juga tidak memadai karena terlalu banyak kekerasan, sebagaimana saya sebutkan dalam paragraf pembuka, yang tak tertangani dengan baik.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 20-10-2015.
Tuturan tersebut berkaitan dengan penyerangan suporter Persib Bandung yang akan menonton final Piala Presiden antara Persib Bandung vs Sriwijaya Fc.
Suporter yang dikeroyok karena akan menonton final sepak bola belum bisa ditanggani dengan baik oleh penegak hukum di Indonesia.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom di Jawa Pos Selasa 20 Oktober 2015 yakni Zen R.S
Selasa 20-10-2015
Saya tidak bermaksud
menoleransi perilaku bocah-bocah tanggung itu.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 20-10-2015.
Tuturan tersebut berkaitan dengan anak-anak muda yang melakukan penyerangan kepada suporter Persib Bandung saat di Jakarta akan menontok final Piala Presiden antara Persib Bandung vs Sriwijaya Fc.
Tindakan anak muda yang menyerang Boboton tetapi tidak ditindak tegas oleh penegak hukum sehingga dapat membuat anak muda membuat kesalahan yang berulang-ulang.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Selasa 20-10-2015 yakni Zen R.S
Selasa 03-11-2015
Saya membaca banyak elegi
tentang Pak Raden (juga Si Unyil) di media sosial.
Tuturan ini dikemukakan oleh Zen R.S penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 03-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan kabar duka meninggalnya seorang komedian Indonesia Henny Purwonegoro akibat infeksi pada paru-paru.
Henny Purwonegoro merupakan tokoh yang berperan sebagai Pak Raden dalam film Si Unyil.
Ucapan duka cita di berbagai media sosial saat Henny Purwonegoro yang telah meninggal dunia.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Selasa 03-11-2015 yakni Zen R.S
Kamis 05-11-2015
Saya sendiri diserbu sangat
banyak pertanyaan, baik melalui
Twitter dan pesan pendek (SMS)
maupun ditanya dan ditelfon langsung oleh banyak kawan.
Tuturan ini dikemukakan oleh Mohammad Mahfud M.D penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Kamis 05-11-2015. Tuturan ini berkaitan dengan dirilisnya Surat Edaran Kepala
Kepolisian Republik Indonesia (SE Kapolri) tentang hate
speech, yakni pernyataan yang menyerang atau menista
orang atau kelompok tertentu.
Adanya pro yang menganggap bahwa dirilisnya SE Kapolri merupakan langkah politis yang terlalu protektif dengan pemerintahan Jokowi karena Presiden mendapatkan kedudukan yang sama di mata hukum.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Kamis 05-11-2015 yakni Mohammad Mahfud M.D.
Senin 09-11-2015
Saya juga baru tahu lima tahun
lalu.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 09-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan sulitnya melakukan
penyempurnaan terhadap penemuan ahli di bidang teknologi di Indonesia.
Kesulitan dalam penyempurnaan penemuan karena tidak adanya disiapkan kesempatan untuk mencoba penemuan sehingga dapat memperbaiki kekurangan.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Senin 09-11-2015 yakni Dahlan Iskan.
143
Tuturan ini berkaitan dengan tidak adanya kesempatan yang diberikan terhadap penemuan ahli Indonesia untuk mencoba dan menyempurnakan penemuan.
Dahlan Iskan ingin memberikan kesempatan untuk
melakukan penemuan baruk di bidang listrik yakni membuat trafo 500 kva agar Indonesia tidak harus melakukan impor dan mengeluarkan dana yang banyak.
09-11-2015 yakni Dahlan Iskan.
Senin 09-11-2015
Misalnya, saya tahu kita pasti mampu membuat trafo 500 kva.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 09-11-2015.
Dahlan Iskan merupakan Dirut PLN pada tahun 2010 ingin melakukan penemuan baru di bidang listrik agar tidak melakukan impor dari luar negeri dan dapat menghemat dana.
Dahlan Iskan memberikan kesempatan untuk menemukan penemuan baru, dan menggunakannya agar dapat
mengetahui kekurangan untuk di sempurnakan.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Senin 09-11-2015 yakni Dahlan Iskan.
Senin 16-11-2015
Saya bisa membayangkan
betapa supernya orang seperti itu.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 16-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan orang-orang yang memiliki profesi palayanan masyarakat juga sambil melakukan penelitian di bidang masing-masing.
Profesi profesor, doktor, dokter yang tidak hanya bekerja saja juga harus melakukan penelitian untuk mempertahankan gelar yang dimiliki dan menemukan penemuan baru di bidang masing-masing.
Saya pada kalimat tersebt merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Senin 16-11-2015 yakni dahlan Iskan.
Jumat 20-11-2015
Berikut wawancara saya dengan Aquino III.
Tuturan ini dikemukakan oleh Karim Raslan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Juat 20-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan wawancara yang dilakukan Karim Raslan dengan Presiden Filipina yakni Benigno S. Aquino III mengenai keberhasilan Filipina yang mengalami peningkatan ekonomi 5,95 persen sejak tahun 2011 sampai 2014.
Filipina tercatat sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat jika dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Saya pada kalimat tersebut merujuk pada penulis kolom Jawa Pos Jumat 20-11-2015 yakni Karim Raslan.
Senin 23-11-2015
Mayoritas yang tampil ke panggung menyerbu saya dengan pertanyaan adalah mahasiswi dari prodi akuntansi.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 23-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan Dahlan Iskan sebagai pembicara pada kuliah umum tentang entrepreneurship di UIN Malang.
Pembicaraan kewirausahaan merupakan bekal bagi mahasiswi agar dapat dengan mudah, yakin, dan berani dalam menjalankan usaha kecil maupun usaha besar.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada Dahlan Iskan.
144
Senin 23-11-2015
Sebagai orang yang pernah kuliah (lalu drop out) di IAIN,
saya kaget dengan
perkembangan baru ini.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 23-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan Institut Agama Islam Negeri yang beralih menjadi Universitas Islam Indonesia dengan penyesuaian perubahan.
Perubahan dari IAIN menjadi UIN berpengaruh dengan fasilitas, cara mengajar.. maupun proram-program.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada Dahlan Iskan.
Senin 23-11-2015
Melihat new hope seperti itu,
saya mencari nomor telefon
Prof. Azyumardi Azra. Sudah sangat lama saya kehilangan kontak beliau. Saya ingin tahu
asbabun nuzul ide dasar beliau
mengubah IAIN dulu.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 23-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan UIN Malang yang berniat akan membuka Fakultas Kedokteran dengan fasilitas yang bagus dan lengkap untuk bidang kesehatan.
Prof. Azyumardi Azra merupakan pengagas dalam pembukaan Fakultas Kedokteran di UIN dengan berbagai cara agar dapat dipenuhi olehdalam perizinan maupun mendapatkan pendanaan.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Senin 23-11-2015 yakni Dahlan Iskan.
Jumat 27-11-2015
Saya beruntung karena tinggal
melanjutkan sistem seratus juri yang sudah dilakukan panitia FFI 2014.
Tuturan ini dikemukakan oleh Olga Lydia penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Jumat 27-11-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan cara penjurian yang dilakukan pada FFI 2015 dengan menggunakan sistem online dan panduan penjurian untuk memilih pemenang dalam FFI. Sistem yang digunakan di FFI 2015 merupakan kelanjutan
dari sistem yang digunakan pada FFI 2014 dan juga sistem yang sama digunakan di The Oscar.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Jumat 27-11-2015 yakni Olga Lydia.
Senin 30-11-2015
Manajemen Jawa Pos Group, setelah delapan tahun tanpa
saya, ternyata kian kukuh.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 30-11-2015.
Dahlan Iskan merupakan CEO Jawa Pos Group pada tahun 1982 yang menjadikan Jawa Pos yang hampir mati dengan oplah 6.000 eksemplar dalam waktu 5 tahun menajdi 300.000 eksemplar.
Harian Jawa Pos adalah surat kabar harian yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur dan merupakan harian terbesar di Jawa Timur dan merupakan salah satu harian dengan oplah terbesar di Indonesia.
Saya pada tuturan tersebut
menrujuk pada penulis kolom Senin 30-11-2015 yakni Dahlan Iskan.
Senin 07-12-2015
Saya ingin menciumnya untuk menunjukkan rasa haru saya.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 07-12-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan seorang perempuan muda yang bercerita kepada Dahlan Iskan bahwa usaha kripik singkong yang dulunya satu hari hanya 10 kilogram, saat ini menjadi 80 kilogram.
Pada tahun 2013 sebelumnya seorang wanita ini sempat berjanji kepada Dahlan Iskan jika omzet kripik singkong tidak naik maka tidak akan bertemu Dahlan Iskan.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Senin 07-12-2015 yakni Dahlan Iskan.
Selasa 08-12-2015
Saya bangga karena kita juga
pernah punya beberapa hakim
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenald Kasali penulis kolom di haria Jawa Pos edisi Selasa 08-12-2015.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa
08-12-145
Yahya Harahap, yang putusannya benar-benar mewujudkan rasa keadilan.
Hakim Bao Zheng pernah memutuskan hukuman mati kepada menantu kaisar. Bao berani memutuskan hukuman mati kepada keluarga kaisar karena dimata hukum keluarga kaisar dan rakyat dipandang sama.
Sabtu 12-12-2015
Saya kenal baik dengan Nikita
Mirzani.
Tuturan ini dikemukakan oleh Moammar Emka penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Sabtu 12-12-2015. Tuturan ini berkaitan dengan kasus tertangkapnya Nikita
Mirzani di sebuah hotel karena akan melakukan praktik prostitusi.
Moammar Emka mengenal Nikita Mirzani dengan baik dan pernah melakukan beberapa pekerjaan bersama.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Sabtu 12-12-2015 yakni Moammar Emka.
Senin 14-12-2015
Tapi, ketika saya tanya, lewat SMS, apakah bertekad akan menyelesaikannya, Indra hanya mengirim simbo ini: =-
(senyum)
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Senin 14-12-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan seorang lelaki muda bernama Indra Gunawan berumur 25 tahun yang belum selesai kuliah pada semester XII di prosi Fisika Material.
Indra belum menyelesaikan kuliah karena sedang sibuk melakukan penelitian di bidang hemat energi melalui pembiayaan dari Sandiaga Uno sehingga tidak ada waktu bagi Indra untuk mengurusi kuliah dan menyelesaikan kuliahnya.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Senin 14-12-2015 yakni Dahlan Iskan.
Selasa 15-12-2015
Saya tahu kompetensi mereka.
Apalagi kalau Busyro dah Johan sama-sama lolos. Saya yakni KPK masih bisa on the track.
Tuturan ini dikemukakan oleh Abdullah Hehamahua penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Selasa 15-12-2015.
Busyro merupakan ketua KPK ke-3 masa jabatan 2010-2011 yang menggantikan Antasari Azhar.
Johan Budi merupakan juru bicara kepresidenan Indonesia kepemimpinan Joko Widodo dan pernah menjadi wakil ketua KPK pada 20 Februari 2015-20 Desember 2015.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Selasa 15-12-2015 yakni Abdullah Hehamahua.
Minggu 20-12-2015
Maka, saya binggung saat mendengar teman-teman saya dari kemenhub mengatakan bahwa Go-Jek beserta segala usaha transportasi berbasis aplikasi internet dilarang.
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenald Kasali penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Minggu 20-12-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan UU No.22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan Raya, Menteri perhubungan mengeluarkan edaran yang melarang penggunaan kendaraan roda dua untuk angkutan publik.
Ada sebuah perusahaan dalam bidang ojek melakukan inovasi yakni dengan mengadakan ojek online, masyarakat bisa memesan ojek melalui aplikasi yang ada di smartphone.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Minggu 20-12-2015 yakni Rhenald Kasali.
Senin 21-12-2015
Saya yang tampil bersama
mereka mengenal keduanya.
Tuturan ini dikemukakan oleh Dahlan Iskan penulis kolom di haria Jawa Pos edisi Senin 21-12-2015.
Tuturan ini berkaitan dengan wawancara di radio bisnis Pas
FM dihadiri oleh Dahlan Iskan, Dr Enny Sri Hartati, dan Dr
Purbaya Yudha Sadewa.
Saya pada tuturan tersebut merujuk pada penulis kolom Seni 21-12-2015 yakni Dahlan Iskan.
146
Wawanacara di radio berisi tentang perekonomian Indonesia pada tahun 2015.. dalam wawancara ini dikemukakan dua sudut pandang mengenai ekonomi Indonesia, Enny mengatakan buruk tetapi Purba mengatakan ekonomi Indonesia semakin baik.
-ku ku-
Kita Jumat,
11-09-2015
Di Jakarta saja, kita sudah saksikan tiang-tiang monorel yang bernasib serupa.
Tuturan ini dikemukakan oleh Rhenald Kasali penulis kolom di harian Jawa Pos edisi Jumat 11-09-2015 kepada pembaca kolom.
Tuturan ini berkaitan dengan proyek monorel oleh Basuki