BAB IV HASIL ANALISIS DATA LAPANGAN SMK BUNDA KANDUNG
B. Saran
Adapun saran yang penulis berikan kepada Guru BP SMK Bunda
Kandung Jakarta menyangkut bentuk penyampaian pesan dan efektifitas
komunikasi antarpribadi antara guru BP dan siswa harus terus dikaji, diperbaiki
dan dipertahankan dalam pelaksanaannya yaitu Komunikasi yang dilakukan oleh
guru BP dan siswa harus terus ditingkatkan dengan siswa bermasalah dan siswa
tidak bermasalah begitu juga dengan orang tua siswa. Penyampaian pesan
terhadap orang tua siswa harus lebih jelas agar orang tua siswa mengerti dan jelas
mengapa harus menghadap kesekolah. Untuk pelanggaran yang dilakukan oleh
siswa jangan sampai siswa dikeluarkan dari sekolah karena sekolah adalah
82
Agus M. Hardjana, Komunikasi Intrapersonal & Komunikasi Interpersonal Yogyakarta: Kanisius, 2003
Ami, Muhammad, komunikasiOrganisasi Jakarta : bumi aksara, 1995
Asnawir dan Basyirudin Usman, media pembelajaran jakarta : ciputat press, 2002 Bimo Wakgito, Kenakalan Anak (juvenvile delinquency
Budyatna. M dan Nina Mutmainah, komunikasi Antar-Pribadi, (Jakarta, Universitas Terbuka, 1994
Bungin, Bungin, Analisis Data Penelitian Kualitatif, Pemahaman Filosofis dan Metodologis Ke Arah Penguasaan Model Aplikasi, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007
Daradjat, Zakiah. Remaja, Harapan Dan Tantangan, jakarta: CV Ruhama, cet.2, 1995
Departemen pendidikan nassional, kamus besar bahasa indonesia
Effendy, Uchana Onong Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, cet.3, 2003
Gunadi, Y.S. Himpunan istilah Komunikasi Jakarta : Gramedia, 1980
Harold Dwight Lasswell, (1948), The Structure and Function of Communication in Society, New York : Institues for Religius and Social Studies Jewish Theological Seminary of America, 1972
Hafied Cangara, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: PT. Rajagrafindo Utama, 2007
Jalaludin Rakhmat, Psikologi Komunikasi, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, cet ke-23, 2005
Jenis kuesioner dalam hal menentukan sikap ini juga digunakan oleh Gazi Saloom dalam melakukan penelitian pada jurnal TAZKIYA Journal of psychology Vol.7. No.2, Hubungan Identitas, Orientasi Keagamaan, dan Kuantitas Kontak Sosial dengan Kualitas Hubungan Sosial (penelitian di kota Mataram NTB), 2007
Nasrullah, Rulli. Komunikasi antar budaya di era budaya siber. Jakarta : Kencana prenada media grop 2012
Pawito, Penelitian Komunikasi Kualitatif, (Yogyakarta:PT.LkiS Pelangi Aksara, 2007
Phil Astrid Susanto, komunikasi teori dan praktek, Bandung : Bina cipta, 1980 hal. 29 Poerwandari, Kristi. Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia,
Depok: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi, 2007
Riyono Pratikto, berbagai aspek komunikasi Bandung, Remadja Karya, 1987 Roudhonah, Ilmu komunikasi, jakarta : UIN perss 2007
Simanjutak. B. Latar Belakang Kenakalan Anak –Etimologi Juvenvile Delinquency
Soerjono Soekanto, sosiologi suatu pengantar
Sudarsono, Kenakalan Remaja, Jakarta: PT. Rineka Cipta, cet.3, 1995 Suranto, Komunikasi Perkantoran.(Yogyakarta : Media Wacana, 2005
Susanto, Astrid Phil. komunikasi teori dan praktek, Bandung : Bina cipta, 1980 Wiryanto, pengantar ilmu komunikasi, Jakarta, PT. Gramedia Widiasarana
Dengan ini saya menyatakan bahwa :
Nama : Nur Baeti, S,Pd Jabatan : Guru BP/BK Waktuwawancara : kamis, 30 Mei 2013 TempatWawancara : SMK Bunda kandung
Bersedia untuk diwawancarai dan memberikan keterangan sebenar-benarnya untuk
keperluan pembuatan skripsi dengan judul “KOMUNIKASI ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING DENGAN SISWA DALAM MENGURANGI TINGKAT KENAKALAN
REMAJA DI SMK BUNDA KANDUNG JAKARTA” yang disusun oleh Alamsyah Nugraha
(Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah jakarta).
Adapun data pribadi dan hasil wawancara ini merupakan suatu hal yang bersifat rahasia
dan semata-mata untuk keperluan Skripsi. Apabila terdapat data yang masih kurang lengkap ,
maka saya bersedia untuk di wawancarai kembali.
Jakarta, 30 Mei 2013
Interviewer
Dengan ini saya menyatakan bahwa :
Nama : Usman Musthafa, MM. Jabatan : Guru BP/BK
Waktuwawancara : Jumat, 31 Mei 2013 TempatWawancara : SMK Bunda kandung
Bersedia untuk diwawancarai dan memberikan keterangan sebenar-benarnya untuk
keperluan pembuatan skripsi dengan judul “KOMUNIKASI ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING DENGAN SISWA DALAM MENGURANGI TINGKAT KENAKALAN
REMAJA DI SMK BUNDA KANDUNG JAKARTA” yang disusun oleh Alamsyah Nugraha
(Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah jakarta).
Adapun data pribadi dan hasil wawancara ini merupakan suatu hal yang bersifat rahasia
dan semata-mata untuk keperluan Skripsi. Apabila terdapat data yang masih kurang lengkap ,
maka saya bersedia untuk di wawancarai kembali.
Jakarta, 31 Mei 2013
Interviewer
Jabatan : Guru BP 1
Waktu Wawancara : Jum’at, 24 Mei 2013
Tempat Wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Menurut anda, apa arti dari kenakalan remaja atau siswa?
2. Apa yang anda lakukan sebagai guru BP untuk mengurangi tingkat
kenakalan remaja atau siswa ?
3. Bagaimana bentuk penyampaian pesan komunikasi antarpribadi antara
guru BP dengan siswa dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja atau
siswa ?
4. Apakah dengan adanya bimbingan penyuluhan di dalam sekolah anda
merasakan dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja didalam sekolah ?
5. Bagaimana efektifitas komunikasi antarpribadi antara guru BP dengan
siswa dalam mengatasi tingkat kenakalan remaja ?
Jawaban
1. Menurut saya kenakalan remaja atau siswa adalah kenakalan yang
dilakukan oleh siswa yang dilakukan secara sadar baik dari dalam diri
sendiri maupun dapat bujukan dari orang lain.
2. Banyak yang saya sudah lakukan untuk mengurangi tingkat kenakalan
remaja. Salah satunya saya selalu bertemu dengan siswa bermasalah di
dua minggu sekali.
3. Komunikasi yang kami berikan secara kekeluargaan yaitu dimulai dari
senyuman, dan kami membiarkan mereka bercerita masalah nya
masing-masing, kami mendengarkan sampai selesai dan kami memberikan
masukan sedikit demi sedikit untuk menyelesaikan masalahnya. Kami
mencoba dengan cara kami memberikan solusi hasil dari pemikiran siswa
bersangkutan.
4. Ya. Bimbingan konseling dapat membantu siswa untuk meningkatkan
konsentasi belajar siswa dan meningkatkan kesadaran diri siswa baik
siswa bermasalah ataupun tidak bermasalah.
5. Efektifitas komunikasi antara kami dengan siswa sudah efektif dan efisien
karena kami dengan siswa saling melakukan pendekatan. Sehingga siswa
tidak merasa canggung atau malu untuk datang ke ruang bimbingan
penyuluhan dan kami guru BP sudah dianggap oleh siswa sebagai teman
mereka. Kenakalan remaja pun semakin lama semakin menurun di sekolah
ini. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, semakin membaik dan siswa
Jabatan : Guru BP 2
Waktu Wawancara : Rabu, 20 & 22 Mei 2013
Tempat Wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Menurut anda, Apa arti dari kenakalan remaja atau siswa?
2. Apa yang anda lakukan sebagai guru BP untuk mengurangi tingkat
kenakalan remaja atau siswa?
3. Bagaimana bentuk penyampaian pesan komunikasi antar pribadi antara
guru BP dengan siswa dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja atau
siswa?
4. Apakah dengan adanya bimbingan penyuluhan di dalam sekolah anda
merasakan dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja didalam sekolah?
5. Bagaimana efektifitas komunikasi antar pribadi antara guru BP dengan
siswa dalam mengatasi tingkat kenakalan remaja?
Jawaban
1. Kenakalan remaja atau siswa adalah sikap atau respon yang mereka
tunjukan di dalam kehidupannya yang dilakukan melanggar atau tidak
mematuhi peraturan yang berlaku di dalam suatu daerah.
2. Selalu memotivasi dan memberikan dorongan untuk terus belajar dan
memberikan gambaran kehidupan diluar dan gambaran kehidupan di ruang
verbal dimana kami memberikan contoh juga.
3. Komunikasi yang kami berikan kepada siswa disesuaikan dengan pribadi
siswa masing-masing, kami posisikan diri kami sebagai teman siswa
sehingga siswa mau bercerita masalah yang dialami dan lama kelamaan
akan terbiasa bercerita sehingga siswa tahu apa yang harus dilakukan dan
tidak melakukan hal-hal yang tidak di inginkan.
4. Jelas sekali bimbingan penyuluhan dapat mengurangi tingkat kenakalan
remaja karena dengan adanya guru BP dapat memantau mana siswa
bermasalah dan mana siswa berprestasi dan kami dapat melakukan
tindakan untuk masing-masing siswa.
5. Sangat baik dan efektif karena setiap siswa memiliki masalah yang
berbeda-beda kami dari guru BP selalu memantau siswa yang ada di
sekolah baik yang bermasalah maupun tidak bermasalah. Dan kami
berkoordinasi dengan guru-guru di dalam sekolah untuk memberikan
Kelas : XII Teknik Mesin 1
Waktu Wawancara : Senin, 20 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Ya. Saya merasa nyaman sekolah disini karena di sekolah ini keadaannya
bersih dan nyaman. Proses pembelajaran tidak hanya teori, tapi sering
suasana hati saja.
3. Ya saya pernah ikut tawuran dengan sengaja karena diajak teman, dan saya
merasa harus membela sekolah saya jika sekolah saya di serang oleh sekolah
lain. Jika harus menyerang sekolah lain saya tidak ikut tawuran.
4. Pernah, setiap bertemu dengan guru diluar jam pelajaran guru selalu menegur
dan menayakan apakah ada masalah atau tidak.
5. Guru BP selalu masuk kelas ketika guru yang mengajar tidak masuk kelas
dan selalu memberikan motivasi kehidupan dengan kata-kata yang santai
yang menurut saya tidak terlalu formal, dan menggugah hati saya.
6. Ya. saya merasakan manfaat setelah bimbingan karena kadang saya bingung
mau cerita masalah saya kepada siapa. Dulu saya cerita ke sahabat, tapi ketika
bertengkar dengan sahabat malah cerita saya jadi bahan untuk meledek saya.
7. Menurut saya sudah efektif karena guru BP aktif dalam menanggulangi
masalah yang ada didalam sekolah cepat, tanggap, dan sigap. Biasanya siswa
yang bermasalah selalu dipanggil keruang BP untuk diberikan penyuluhan.
Kelas : XII Teknik Mesin 2
Waktu Wawancara : Senin, 20 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Ya. Saya merasakan kenyamanan belajar di sekolah SMK Bunda kandung
karena alat-alat prakteknya lengkap dibanding dengan SMK lain. Guru-guru
dan pacar.
3. Pernah ikut tawuran karena penasaran bagaimana rasanya tawuran sekolah,
ternyata tegang dan mengerikan. Apalagi kalau sampai ada yang meninggal
karena tawuran itu membuat semakin takut.
4. Ya guru BP selalu menawarkan diri untuk menceritakan apabila punya
masalah jika sedang memberikan motivasi ditaman sekolah. Kalau secara
langsung belum pernah, karena saya jarang bertemu dengan guru BP.
5. Memotivasi dengan menceritakan alumni-alumni yang sudah sukses.
Memotivasi untuk lebih baik lagi dengan belajar lebih baik lagi dan mencari
kesempatan dan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik mungkin.
6. Ya bermanfaat untuk kehidupan saya dan keluarga saya. Saya jadi tahu apa
yang saya harus lakukan dan tidak saya lakukan.
7. Sudah efektif tetapi lebih dominan mengurus anak-anak bermasalah, daripada
Kelas : XII Teknik Mesin 3
Waktu Wawancara : Senin, 20 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Ya. saya merasa nyaman belajar disekolah ini, tapi sedikit kurang nyaman
karena rumah saya jauh dari sini jadi saya harus datang lebih awal karena
pelajaran tidak pernah, karena saya selalu masuk kelas kalau di sekolah.
3. Pernah tawuran kalau lagi pusing dengan pelajaran, lagi sering di marahin
orang tua, dan lagi bosen dengan kehidupan yang gitu-gitu aja seperti gak ada
warna banget, kadang suka bosen dengan kehidupan yang begini aja, gak ada
motivasi dan menjalani kehidupan mengalir seperti air.
4. Ya guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat curhat tetapi tidak pernah
langsung secara pribadi atau langsung biasanya ketika masuk kedalam kelas
atau memberikan bimbingan di lapangan sekolah.
5. Menjelaskan tentang dunia industri dan apa saja yang harus dilakukan dan
tidak dilakukan dalam dunia industri. Menceritakan dunia industri yang baik
dan buruknya. Ya lumayan cukup jelas penjelasannya.
6. Ya saya merasa berbeda dari sebelumnya karena sudah menceritakan masalah
saya. Dan selalu memberikan motivasi dan memberikan gambaran masa
depan harus bagaimana.
7. Cukup efektif dengan banyak anak yang sering di panggil ke ruang BP untuk
Kelas : XII Teknik Mesin 4
Waktu Wawancara : Senin, 20 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Nyaman sekali belajar di sekolah ini. Karena gedung teori dengan gedung
pelajarannya, dan biasanya ke kamar mandi atau ngumpet dikantin.
3. Pernah beberapa kali, karena saya sedang bareng teman yang suka
tawuran. Jadi ikut-ikutan saja itupun saya selalu dibelakang tidak berani di
bagian depan.
4. Sering sekali guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat curhat. Dan
setiap saya melanggar peraturan saya selalu ditawarkan. Saya sering
dipanggil ke ruang BP karena sering telat datang kesekolah.
5. Memberi nasihat kalau kejadian-kejadian yang sedang terjadi di sekitar
pendidikan dan memberikan dorongan untuk terus semangat dan pantang
menyerah.
6. Ya merasakan manfaatnya dari bimbingan penyuluhan dengan guru BP
walaupun awal-awalnya terpaksa untuk datang ke ruang BP karena
dipanggil oleh guru BP karena pelanggaran.
7. Sudah efektif karena guru BP termasuk aktif dan cepat dalam
menanggulangi siswa bermasalah dan menghukum siswa sesuai dengan
Kelas : XII Teknik Mesin 5
Waktu Wawancara : Senin, 20 Mei 2013
Tempat Wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Ya. saya merasa nyaman dan senang bersekolah disini. Walaupun saya sering
bolos saya tidak merasakan menyesal.
3. Pernah, hanya beberapa kali saja. Dan saya menikmati tawuran itu dan sangat
menyenangkan, tetapi lama kelamaan saya bosan juga tawuran jadi saya
berhenti untuk tawuran. Tapi jika diajak teman saya tetap ikut tawuran karena
tidak enak untuk menolak permintaan teman.
4. Ya, guru BP menawarkan untuk menjadi tempat curhat. Kalau menanyakan
saya punya masalah atau tidak, saya tidak pernah .
5. Guru BP terus memberikan motivasi-motivasi dengan memberikan
masukan-masukan yang positif yang saya butuhkan dan saya ingin mendengarnya.
Ketika mendengarkan di lapangan sekolah, darah saya seakan terbakar, tetapi
jika tidak diberikan motivasi lagi saya kembali malas lagi.
6. Ya, saya merasakan manfaat yang sangat saya rasakan. Saya jadi lebih
berfikir positif, melihat masalah dengan sisi yang baik, dan saya tahu apa
fungsi saya hidup di dunia ini.
7. Komunikasi antar guru BP dan siswa termasuk efektif tergantung siswanya
kalau siswanya terbuka, maka akan berjalan lancar komunikasi dengan guru,
tapi jika tertutup, maka tidak akan lancar dan lama kelamaan akan merasakan
Kelas : XII Teknik kelistrikan 1
Waktu Wawancara : Kamis, 24 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?
6. Apakah anda merasakan manfaat setelah bimbingan dengan guru BP?
7. Seberapa efektif komunikasi antara guru BP dengan siswa dalam mengurangi
tingkat kenakalan remaja siswa di sekolah ini?
Jawaban :
1. Saya kurang merasa nyaman belajar di sekolah ini, karena saya tidak sengaja
2. Bolos pelajaran sering, apalagi bolos sekolah sering banget, karena saya tidak
suka dengan Tekhnik. Tapi itu dulu sebelum saya sadar, sebelum kelas tiga
SMK.
3. Ya, saya sering tawuran dan saya merasa bangga jika sedang tawuran dengan
teman-teman yang setia kawan, saya senang dekat dengan teman-teman seperti
itu, suka membantu ketika sedang ada masalah.
4. Sering banget sampai saya bosan ditanya terus. Dulu saya sering dan hampir
setiap pagi datang ke ruang BP untuk penyuluhan.
5. Karena saya termasuk siswa bermasalah, saya setiap pagi selalu datang ke
ruang penyuluhan untuk minta tanda tangan guru BP dan wali kelas.
6. Dulu saya membenci sekali dengan guru BP tetapi saya sekarang berterima
kasih banget dengan guru BP yang dengan sabar memberi motivasi dan kasih
sayang yang tak henti-hentinya
7. Efektif sekali komunikasi antara guru BP dengan siswa apalagi dengan siswa bermasalah. Banyak sekali kasus yang ditangani oleh guru BP dari kasus
Kelas : XII Teknik Kelistrikan 2
Waktu Wawancara : Kamis, 24 Mei 2013
Tempat wawancara : SMK Bunda Kandung Jakarta
Pertanyaan
1. Apakah anda merasa nyaman belajar di sekolah SMK Bunda Kandung?
2. Apakah anda pernah bolos pelajaran atau bolos sekolah dan bagaimana
perasaan anda setelah bolos?
3. Apakah anda pernah tawuran, jika pernah seberapa sering dan bagaimana
perasaan anda setelah setelah ikut tawuran?
4. Apakah guru BP menawarkan diri untuk menjadi tempat bercerita masalah
pribadi dan apakah pernah Guru BP menanyakan apakah anda punya masalah
atau tidak secara langsung?
5. Apa yang guru BP lakukan untuk memotivasi anda? dan Bagaimana
penyampaian guru BP jelas atau tidak?