• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan, maka saran yang dapat disampaikan peneliti sebagai berikut:

1. Saran untuk Pemerintah

a. Pemerintah harus lebih giat dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi guru. Pelatihan yang tidak hanya bersifat sesaat atau sementara saja, namun pelatihan yang diselenggarakan secara intensif dan berkesinambungan.

102

b. Pemerintah perlu menambah master trainer yang professional pada setiap Kabupaten dan Kota untuk memberikan pendidikan dan pelatihan penilaian kepada semua guru di wilayahnya.

2. Saran untuk Guru

a. Apabila guru masih merasa belum memahami perencanaan maupun pelaksanaan penilaian autentik maka guru harus belajar secara mandiri, tidak hanya mengandalkan informasi dari kepala sekolah, dinas pendidikan atau pemerintah pusat saja. Guru dapat membentuk forum komunikasi guru untuk mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi sehingga dapat diperoleh solusi permasalahannya secara bersama – sama.

b. Hasil penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampila hendaknya didokumentasikan dengan tertib dan guru melaksanakan tindak lanjut penilaian.

3. Saran untuk Orang Tua Siswa

Orang tua siswa hendaknya berpartisipasi untuk terus memantau guru dalam proses penilaiannya. Orang tua siswa harus menanyakan perkembangan putra – putrinya di sekolah. Apabila ada penilaian yang kurang dimengerti hendaknya segera menanyakan kepada guru.

103

DAFTAR PUSTAKA

Agus Wasisto Dwi Doso Warso. (2014). Proses Pembelajaran dan Penilaiannya di SD/ MI/ SMP/ MTs/ SMA/ MA/ SMK Sesuai Kurikulum 2013.

Yogyakarta: Graha Cendekia

Anita Yus. (2006). Penilaian Portofolio untuk Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan

Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.

Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. (2016). Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

Ibrahim Bafadal. (2014). Panduan Teknis Penilaian dan Pengisian Rapor di SD. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar

Lexy J. Moleong. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2014. Jakarta

Nana Sudjana. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Ridwan Abdullah Sani. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Cetakan Ketigabelas. Bandung: Penerbit

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik Jakarta: PT. Rineka Cipta.

104 Lampiran 1

KISI – KISI PEDOMAN WAWANCARA GURU

No Aspek/ Sub aspek Indikator Jumlah Item Nomer Item 1. Menyusun rencana evaluasi hasil belajar. 1. Merumuskan tujuan dilaksanakannya penilaian. 7 1,2,3,4,5,6,7

2. Menetapkan aspek – aspek yang akan dinilai dalam penilaian.

8 8,

9,10,11,12,13, 14,15 3. Memilih dan menentukan

teknik yang akan digunakan dalam pelaksanaan penilaian sikap.

3 16,17,18

4. menyusun alat – alat pengukur yang akan

digunakan dalam pengukuran dan hasil belajar peserta didik. 10 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 5. Menentukan acuan penilaian. 1 29

6. Menentukan frekuensi dari kegiatan evaluasi

7 30, 31, 32, 33, 34, 35, 2. Menghimpun

data

7. Pelaksanakan tes untuk menghimpun data. 2 36, 37 8. Menentukan cara pelaksanaan penilaian. 3 38, 39, 40 3. Melakukan verifikasi data 9. Menentukan cara

melakukan verifikasi data dalam penilaian. 3 41, 42, 43 4. Mengolah dan menganalisis data

10. Menentukan cara mengolah dan menganalisis data.

3 44, 45, 46 5. Memberikan interpretasi dan menarik kesimpulan 11. Menentukan cara memberikan interpretasi penilaian. 3 47, 48, 49 12. Pengambilan kesimpulan sesuai dengan tujuan evaluasi.

105 6. Tindak lanjut

hasil evaluasi

13. Menentukan tindak lanjut hasil evaluasi. 13 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60, 61, 62, 63 14. Menentukan kendala –

kendala yang dihadapi dalam penyusunan penilaian autentik.

1 64

15. Menentukan kendala – kendala yang dihadapi dalam penyusunan penilaian autentik.

106

Lampiran 2. Pedoman Wawancara Guru tentang Penilaian Autentik

PEDOMAN WAWANCARA GURU TENTANG PENILAIAN

Nama Guru :

Status :

Hari, tanggal :

Pertanyaan Deskripsi

1. Apakah penilaian yang akan dilaksanakan sesuai dengan tujuan

pembelajaran yang telah ditetapkan? 2. Apakah tujuan dilaksanakannya tes formatif? 3. Apakah tujuan dilaksanakannya tes sumatif?

4. Apakah guru merumuskan tujuan penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan? 5. Apakah tujuan dilaksanakannya penilaian sikap? 6. Apakah tujuan dilaksanakannya penilaian pengetahuan? 7. Apakah tujuan dilaksanakannya penilaian keterampilan? 8. Apakah guru merencanakan penilaian aspek sikap?

107 9. Apakah guru merencanakan

aspek pengetahuan?

10. Apakah guru merencanakan penilaian aspek

keterampilan?

11. Aspek pengetahuan yang akan dinilai disesuaikan dengan apa saja?

12. Aspek keterampilan yang akan dinilai disesuaikan dengan apa saja?

13. Apa sajakah yang akan dinilai dalam penilaian sikap?

14. Apa sajakah yang akan dinilai dalam penilaian pengetahuan?

15. Apa sajakah yang akan dinilai dalam penilaian keterampilan?

16. Teknik penilaian apa saja yang akan digunakan untuk menilai aspek sikap? 17. Teknik penilaian apa saja

yang akan digunakan untuk menilai aspek

pengetahuan?

18. Teknik penilaian apa saja yang akan digunakan untuk menilai aspek

keterampilan?

19. Apakah dalam penilaian sikap guru menyusun pedoman observasi yang berisi indikator perilaku yang diamati?

20. Apakah guru menyusun instrumen berupa lembar

108 penilaian diri?

21. Apakah guru menyusun instrumen berupa lembar penilaian antar peserta didik?

22. Apakah guru menyiapkan lembar jurnal untuk mengamati kelebihan dan kekurangan siswa? 23. Apakah guru membuat

kisi – kisi soal tes tertulis untuk menilai kompetensi pengetahuan?

24. Apakah guru menyusun instrumen tes tertulis untuk menilai kompetensi pengetahuan? Berupa apa saja?

25. Apakah guru menyusun kisi – kisi soal tes lisan untuk menilai kompetensi pengetahuan?

26. Apakah guru membuat instrumen tes lisan

berupa daftar pertanyaan? 27. Apakah guru menyusun

instrumen penugasan? Instrumen penugasan dalam bentuk apa saja? 28. Apakah guru menyusun

instrumen berupa daftar cek atau skala penilaian yang dilengkapi rubrik untuk menilai kompetensi keterampilan?

29. Penilaian menggunakan Penilaian Beracuan Kriteria atau Penilaian Beracuan Norma?

109 30. Berapa kali rencananya

penilaian sikap dilaksanakan?

31. Berapa kali rencananya penilaian pengetahuan dilaksanakan?

32. Berapa kali rencananya penilaian keterampilan dilaksanakan?

33. Kapan penilaian sikap dilaksanakan? 34. Kapan penilaian pengetahuan dilaksanakan? 35. Kapan penilaian keterampilan direncanakan? 36. Apakah guru

melaksanakan tes awal sebelum memulai pelajaran?

Bagaimanakah pelaksanaannya? 37. Apakah guru

melaksanakan tes setelah akhir pembelajaran? Bagaimanakah pelaksanaannya?

38. Bagaimanakah cara guru melaksanaan penilaian sikap?

39. Bagaimanakah cara guru melaksanaan penilaian pengetahuan?

40. Bagaimanakah cara Anda melaksanaan penilaian keterampilan?

110 41. Bagaimanakah cara guru

melakukan verifikasi data penilaian sikap?

42. Bagaimanakah cara guru melakukan verifikasi data penilaian pengetahuan? 43. Bagaimanakah cara guru

melakukan verifikasi data penilaian keterampilan? 44. Bagaimanakah cara mengolah dan menganalisis data penilaian pengetahuan? 45. Bagaimanakah cara mengolah dan menganalisis data penilaian keterampilan? 46. Bagaimanakah cara untuk

mengolah dan menganalisis data penilaian sikap? 47. Apakah guru selalu

memantau tahapan tujuan yang sudah tercapai setelah selesai penilaian? 48. Apakah guru selalu

memantau tahapan tujuan yang belum tercapai setelah dilaksanakannya penilaian?

49. Apakah guru selalu mengukur seberapa besar kemajuan atau

perkembangan program yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan? 50. Apakah guru selalu

111 sesuai dengan tujuan

penilaian? Contohnya bagaimana?

51. Apakah guru selalu mengambil keputusan atau perumusan kebijakan sebagai tindak lanjut kegiatan penilaian? Keputusan atau kebijakan apa saja yang diambil? 52. Tindakan apa yang

dilakukan apabila hasil penilaian

menggembirakan karena telah mencapai tujuan sesuai yang direncanakan? 53. Tindakan apakah yang

dilakukan apabila hasil penilaian tidak

menggembirakan atau mengkhawatirkan dengan alasan berdasarkan hasil evaluasi ditemukan penyimpangan, hambatan, atau kendala?

54. Digunakan untuk apa sajakah penilaian tes yang dilakukan?

55. Apakah hasil penilaian digunakan untuk menentukan faktor – faktor penyebab tujuan tidak dapat tercapai sesuai dengan rencana?

56. Apakah hasil penilaian digunakan untuk mencari dan menemukan jalan keluar untuk cara – cara pemecahan masalah? 57. Apakah hasil penilaian

112 perbaikan/penyempurnaan

program pendidikan? 58. Apakah hasil penilaian

digunakan untuk memeriksa bagian – bagian manakah peserta didik mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran?

59. Apakah hasil penilaian dapat memberikan informasi yang sangat berguna untuk mengetahui posisi masing – masing peserta didik di tengah – tengah kelompoknya? 60. Apakah hasil penilaian

digunakan untuk menentukan naik kelas atau tidaknya peserta didik?

61. Apakah hasil penilaian digunakan untuk laporan mengenai kemajuan dan perkembangan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dalam jangka waktu tertentu? 62. Apakah dari hasil

penilaian dapat diketahui tingkat efektivitas dari metode – metode pengajaran yang telah dipergunakan dalam proses pembelajaran selama jangka waktu tertentu?

63. Apakah hasil penilaian dapat memberikan gambaran mengenai hasil – hasil yang telah dicapai dalam proses

113 pembelajaran?

64. Apakah kendala – kendala yang dihadapi dalam penyusunan penilaian autentik?

65. Apakah kendala – kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penilaian sikap?

66. Apakah kendala – kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penilaian pengetahuan?

67. Apakah kendala – kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penilaian keterampilan . Responden, ………. ………. Yogyakarta, ………. 2016 Pewawancara ……….. ………

114

Lampiran 3. Hasil Wawancara Guru tentang Penilaian Autentik

HASIL WAWANCARA GURU TENTANG PENILAIAN

Nama Guru : Hn

Status : Guru Kelas 1 B

Hari, tanggal : Rabu, 27 April 2016

Pertanyaan Deskripsi

3. Apakah penilaian yang akan dilaksanakan sesuai dengan tujuan

pembelajaran yang telah ditetapkan?

Ya, harus sesuai dengan Kompetensi Dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran. Penilaian harus sesuai Permendikbud No 53 tahun 2015.

4. Apakah tujuan dilaksanakannya tes formatif?

Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menguasai materi atau kompetensi yang diharapkan, untuk mendeteksi kesulitan belajar, untuk memperbaiki proses pembelajaran, sebagai bahan bimbingan dan konseling, dan sebagai dasar atau bahan berkomunikasi dengan orang tua siswa.

5. Apakah tujuan dilaksanakannya tes sumatif?

Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa,untuk mengetahui pencapaian kompetensi peserta didik, untuk menentukan siswa mengikuti pelajaran selanjutnya, untuk mengetahui keefektifan strategi dan metode pembelajaran yang dilakukan, sebagai bahan bimbingan dan konseling dan sebagai dasar berkomunikasi dengan orang tua siswa. 6. Apakah guru merumuskan

tujuan penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan? Ya, merumuskan. 7. Apakah tujuan dilaksanakannya penilaian sikap?

Tujuannya untuk membentuk karakter siswa dan mengamati perilaku siswa. Apabila ada perilaku siswa yang kurang maka siswa akan dibimbing.

8. Apakah tujuan

dilaksanakannya penilaian pengetahuan?

Untuk mengetahui kemampuan akademik dan mengetahui sejauh mana siswa memahami materi pengetahuan yang dipelajari.

9. Apakah tujuan

dilaksanakannya penilaian keterampilan?

Untuk mengetahui kemampuan psikomotor siswa, untuk mengetahui perlakuan anak, dan memberikan motivasi kepada orangtua dan memberikan motivasi kepada siswa. Siswa mungkin mempunyai kemampuan yang rendah kognitifnya, tetapi bisa mempunyai kemampuan

115

psikomotorik yang baik. 10. Apakah guru merencanakan penilaian aspek sikap? Ya, merencanakan 11. Apakah guru merencanakan aspek pengetahuan? Ya, merencanakan. 12. Apakah guru merencanakan penilaian aspek keterampilan? Ya, merencanakan.

13. Aspek pengetahuan yang akan dinilai disesuaikan dengan apa saja?

Harus sesuai dengan kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran.

14. Aspek keterampilan yang akan dinilai disesuaikan dengan apa saja?

Harus sesuai dengan kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran.

15. Apa sajakah yang akan dinilai dalam penilaian sikap?

Sikap yang saya nilai adalah sikap sosial sesuai KI-2 antara lain jujur, tanggung jawab, santun, peduli, disiplin, dan percaya diri.

16. Apa sajakah yang akan dinilai dalam penilaian pengetahuan?

Yang saya nilai dalam penilaian pengetahuan adalah penguasaan pengetahuan siswa untuk muatan pelajaran Pendidikan Agama, PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya. Yang dinilai misalnya mencocokkan jarum pendek dan jarum panjang sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sesuai indikator di KI-3. 17. Apa sajakah yang akan

dinilai dalam penilaian keterampilan?

Yang saya nilai adalah keterampilan sesuai KD

ketrampilan. Misalnya membuatan prakarya. Misalnya Bahasa Indonesia yang dinilai antara lain keterampilan menulis tegak bersambung, membaca nyaring,

menceritakan lisan dan membaca puisi.

Matematika yang dinilai antara lain menggambar bangun data, siswa mengerjakan soal cerita (yang dinilai bisa aspek pengetahuan dan aspek keterampilan), menebalkan angka dan membuat angka.

SBdp, yang dinilai antara lain menghafal lagu, kolase, menempel, menggunting, dan melipat.

PPKn, dalam penilaian keterampilan digabung dengan penilaian sikap. Misalnya guru mengamati siswa tentang tata tertib dan keberagaman individu.

18. Teknik penilaian apa saja yang akan digunakan untuk menilai aspek

116 sikap?

19. Teknik penilaian apa saja yang akan digunakan untuk menilai aspek pengetahuan?

menggunakan tes tertulis, lisan, dan penugasan.

20. Teknik penilaian apa saja yang akan digunakan untuk menilai aspek keterampilan?

menggunakan penilaian praktik, produk dan penilaian proyek.

21. Apakah dalam penilaian sikap guru menyusun pedoman observasi yang berisi indikator perilaku yang diamati?

Ya, menyusun.

22. Apakah guru menyusun instrumen berupa lembar penilaian diri?

Tidak karena di kelas 1 siswa tidak melakukan penilaian diri.

23. Apakah guru menyusun instrumen berupa lembar penilaian antar peserta didik?

Tidak, karena saya hanya menanyakan kepada siswa tentang sikap temannya. Misalnya ada temannya yang berkelahi saya bertanya bagaimana menurut anak – anak sikap temannya yang berkelahi.

24. Apakah guru menyiapkan lembar jurnal untuk mengamati kelebihan dan kekurangan siswa?

Tidak

25. Apakah guru membuat kisi – kisi soal tes tertulis untuk menilai kompetensi pengetahuan?

Kadang – kadang saja, biasanya kisi – kisi soal hanya pada soal UTS dan Ulangan Akhir Semester. Kalau penilaian harian tidak menggunakan kisi – kisi soal.

26. Apakah guru menyusun instrumen tes tertulis untuk menilai kompetensi pengetahuan? Berupa apa saja?

Ya. Soal uraian, soal isian dan soal pilihan ganda.

27. Apakah guru menyusun kisi – kisi soal tes lisan untuk menilai kompetensi pengetahuan?

117 28. Apakah guru membuat

instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan?

Kadang – kadang saja.

29. Apakah guru menyusun instrumen penugasan? Instrumen penugasan dalam bentuk apa saja?

Kadang – kadang saya membuat sendiri dan kadang – kadang saya memberikan tugas yang ada di buku. Tugas dapat berupa soal – soal ataupun tugas yang harus dikerjakan siswa di sekolah ataupun tugas di rumah. 30. Apakah guru menyusun

instrumen berupa daftar cek atau skala penilaian yang dilengkapi rubrik untuk menilai kompetensi keterampilan?

Ya, menyusun.

31. Penilaian menggunakan Penilaian Beracuan Kriteria atau Penilaian Beracuan Norma?

Penilaian beracuan criteria

32. Berapa kali rencananya penilaian sikap

dilaksanakan?

Penilaian sikap direncanakan setiap hari pada saat

pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Tetapi kalau tiap hari repot karena saya harus mengajar. Jadi saya menilainya tidak tiap hari. Untuk penilaian sikap saya tidak bisa menentukan berapa kali.

33. Berapa kali rencananya penilaian pengetahuan dilaksanakan?

Setiap hari saya merencanakan penilaian di RPP. Penilaian harian untuk pengetahuan saya rencanakan setiap selesai 1 sub tema. 1 tema 4 kali penilaian pengetahuan. 1 semester ada 4 tema (jadi 16 kali penilaian harian). UTS dan UAS juga dilakukan penilaian.

34. Berapa kali rencananya penilaian keterampilan dilaksanakan?

Disesuaikan dengan pembelajarannya. Untuk 1 sub tema, 1 mata pelajaran saya minimal melaksanakan 1 kali penilaian keterampilan. Jadi untuk 1 tema ada 16 kali penilaian harian.

35. Kapan penilaian sikap dilaksanakan?

Penilaian sikap direncanakan setiap hari,tetapi saya melakukannya setiap hari.Saya biasanya menilai jika ada perilaku siswa yang sangat baik atau kurang baik. 36. Kapan penilaian

pengetahuan dilaksanakan?

Sesuai dengan KD nya. Kalau tugas siswa ya dinilai tiap hari. Penilaian harian dilaksanakan setelah 1 sub tema selesai, ulangan tengah semester dilakukan setelah selesai setengah dari seluruh tema dalam satu semester dan Ulangan Akhir Semester 1 dilaksanakan setelah satu semester selesai.

37. Kapan penilaian keterampilan direncanakan?

Disesuaikan dengan KD dan pembelajarannya. Untuk 1 sub tema, 1 mata pelajaran saya minimal melaksanakan 1 kali penilaian keterampilan.

118 38. Apakah guru

melaksanakan tes awal sebelum memulai

pelajaran? Bagaimanakah pelaksanaannya?

Kadang - kadang, biasanya hanya melakukan pretest secara lisan dengan memberikan pertanyaan sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Hal ini saya lakukan untuk mengingat pelajaran yang lalu, menyampaikan materi dan untuk mengetahui kemampuan awal siswa.

39. Apakah guru

melaksanakan tes setelah akhir pembelajaran? Bagaimanakah pelaksanaannya?

Ya, sering. tes akhir dengan memberikan tugas dan soal sesuai dengan materi yang telah dipelajari.

40. Bagaimanakah cara guru melaksanaan penilaian sikap?

Caranya adalah dengan mengamati perilaku siswa di dalam maupun di luar kelas. Didalam kelas misalnya pada saat siswa kerja kelompok saya menilai sikap siswa yang terlihat. Saat di luar kelas saya melakukan observasi saat siswa istirahat maupun sebelum mulai pelajaran. Saya menggunakan lembar observasi.

41. Bagaimanakah cara guru melaksanaan penilaian pengetahuan?

Penilaian harian disusun per muatan pelajaran per KD. Penilaian tengah semester dilaksanakan setelah selesai separuh dari jumlah tema dalam 1 semester. Soal penilaian tengah semester disusun berdasarkan muatan pelajaran sesuai dengan KD. Penilaian akhir Penilaian pengetahuan meliputi penilaian selama proses pembelajaran, penilaian harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester. Penilaian pengetahuan bisa dilakukan secara tertulis, lisan, dan penugasan. Biasanya untuk soal

penilaian harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester saya lebih banyak menggunakan soal

tertulis. Siswa menjawab langsung di lembar soal. semester dilakukan setelah selesai seluruh tema dalam satu semester. Nilai akhir adalah rata – rata nilai penilaian harian, tugas, UTS, dan UKK

42. Bagaimanakah cara Anda melaksanaan penilaian keterampilan?

Terlebih dulu melakukan identifikasi KD pada KI-4 kemudian ditentukan teknik penilaiannya.Teknik penilaian bisa menggunakan praktik, produk dan proyek. Penilaian keterampilan adalah per mata pelajaran per Kompetensi Dasar. Untuk penilaian praktik saya lakukan dengan

mengamati siswa yang sedang praktik, misalnya menyanyi. Kemudian nilainy rentang 0 sampai 100.

Pelaksanaan penilaian produk dilakukan dengan

mengamati produk yang dihasilkan siswa, misalnya kipas. Kemudian dinilai dengan rentang 0 sampai dengan 100. Penilain proyek dilakukan dengan mengamati siswa dalam melaksanakan proyek dalam periode tertentu kemudian dinilai dengan rentang 0 sampai 100.

Dalam penilaian menggunakan rubrik penilaian. 43. Bagaimanakah cara guru Sikap yang digunakan sebagai deskripsi nilai sikap

119 melakukan verifikasi

data penilaian sikap?

berdasarkan sikap peserta didik pada akhir semester. Oleh karena itu, sebelum deskripsi sikap pada akhir semester saya harus memeriksa jurnal secara keseluruhan hingga akhir semester untuk melihat apakah ada catatan yang menunjukkan bahwa sikap siswa tersebut telah menjadi sangat baik, baik, atau mulai berkembang.

44. Bagaimanakah cara guru melakukan verifikasi data penilaian pengetahuan?

Data memang harus diverifikasi dulu. Yang digunakan diusahakan yang sudah memenuhi KKM. Kalau nilai masih di bawah KKM maka remidi. Nilai yang akan digunakan adalah nilai dari penilaian harian, nilai UTS, nilai tugas, dan nilai UAS

45. Bagaimanakah cara guru melakukan verifikasi data penilaian keterampilan?

Caranya adalah dengan melihat nilai KD keterampilan pada muatan pelajaran yang sama.Untuk KD yang dinilai dengan teknik yang sama, skor akhirnya adalah nilai optimum. Tetapi untuk KD yang dinilai dengan teknik penilaian yang berbeda maka skor akhirnya adalah rata – rata skor dari teknik penilaian yang berbeda tersebut. 46. Bagaimanakah cara

mengolah dan menganalisis data penilaian pengetahuan?

Caranya adalah:

1. Ulangan harian atau penilaian harian per subtema. 2. Mengumpulkan nilai Kompetensi dasar dan mata pelajaran yang sama. Misalnya PPKN KD 3.1 berapa KD 3.2 berapa, KD 3.4 berapa.

3. Dikumpulkan menjadi satu: penilaian harian, UTS, UAS/UKK dan nilai tugas.

4. Semua KD dalam mata pelajaran yang sama dirata – rata menjadi nilai dan prestasi dalam rapor.

5. KD yang sama dirata – rata menjadi deskripsi rapor. kompetensi dasar yang dideskripsikan ke dalam rapor adalah KD nilai maksimum dan KD nilai minimum. 47. Bagaimanakah cara

mengolah dan menganalisis data penilaian keterampilan?

Cara mengolah penilaian keterampilan adalah:

Penilaian KD yang dilakukan dengan teknik yang sama maka skor akhirnya adalah nilai optimum. Misalnya PPKn KD 4.1 dinilai dengan produk 2 kali nilainya 90 dan 80 maka nilai akhir KD 4.1 adalah 90

Penilaian KD yang dilakukan dengan teknik berbeda maka skor akhir adalah rata – rata dari skor yang diperoleh dari teknik yang berbeda tersebut. Misalnya PPKn KD 4.2 dinilai dengan 2 kali praktik dengan nilai 80 dan 90, dan dinilai dengan proyek nilainya 85. Maka nilai akhir PPKn KD 4.2 adalah 87,5 dibulatkan menjadi 88.

Nilai akhir semester diperoleh berdasarkan rata – rata skor akhir seluruh KD keterampilan. Untuk nilai di rapor menggunakan predikati dan deskripsi.

Nilai capaian kompetensi PPKn yang dideskripsikan dalam rapor adalah KD nilai maksimum dan KD nilai minimum. 48. Bagaimanakah cara untuk

mengolah dan menganalisis data

Hasil penilaian sikap direkap satu semester. Dengan memperhatikan deskripsi sikap dari guru agama dan guru ekstrakurikuler maka dirumuskan deskripsi sikap peserta

120

penilaian sikap? didik. Deskripsi sikap berdasarkan nilai siswa pada akhir semester.

49. Apakah guru selalu memantau tahapan tujuan yang sudah tercapai setelah selesai penilaian?

Ya selalu. Setelah menilai maka saya bisa mengetahui KD mana saja yang nilainya bagus dan diatas KKM. Kalau nilai KD sudah bagus dan di atas KKM berarti tujuan sudah tercapai.

50. Apakah guru selalu memantau tahapan tujuan yang belum tercapai setelah dilaksanakannya penilaian?

Ya selalu. Setelah menilai saya akan mengetahui KD mana yang nilainya di bawah KKM yang berarti tujuan belum tercapai.

51. Apakah guru selalu mengukur seberapa besar kemajuan atau

perkembangan program yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan?

Ya.

52. Apakah guru selalu mengambil kesimpulan sesuai dengan tujuan penilaian? Contohnya bagaimana?

Ya, setelah dilaksanakan penilaian maka akan dapat menyimpulkan tujuan penilaian apa saja yang sudah tercapai. Misalnya hasil penilaian pengetahuan

mengurutkan kejadian berdasarkan waktu masih dibawah KKM berarti dapat disimpulkan siswa belum mampu mengurutkan kejadian berdasarkan waktu.

53. Apakah guru selalu mengambil keputusan atau perumusan kebijakan sebagai tindak lanjut kegiatan penilaian? Keputusan atau kebijakan apa saja yang diambil?

Dokumen terkait