BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. SARAN
Berdasarkan simpulan dan implikasi diatas, maka peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut:
1. Pendidik sebaiknya memperhatikan model pembelajaran yang digunakakan dengan mata pelajaran yang disampaikan, agar peserta didik lebih aktif dan mengerti antara teori yang disampaikan dikelas dengan aplikasi dilapangan. 2. Dalam pemanfaatan model Realistic Mathematic Education (RME)
sebaiknya djelaskan secara rinci terlebih dahulu, agar pada saat metode itu digunakan tidak terjadi kebingungan dan membuang waktu.
3. Peserta didik hendaknya bisa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, tidak tergantung kepada pendidik. Apabila ada yang tidak dimengerti bisa bertanya kepada pendidik atau temannya yang lebih pandai.
4. Bagi peneliti model RME selanjutnya peneliti harap dapat memperbaiki pengembangan metode pembelajaran RME agar tidak hanya pada konsep-konsep dalam RPP melainkan dengan praktek dilapangan langsung yang berhungan dengan teori sehingga peserta didik lebih jelas lagi pengertian dan pemahaman materi teori, perhitungan maupun gambar perhitungan.
5. Bagi SMK khususnya SMK Negeri 5 Surakarta, pada mata pelajaran produktif alangkah lebih baiknya diadakan out bon sesuai dengan mata pelajaran masing-masing agar peserta didik tidak cuma teori saja yang dimengrti tapi dilapangan juga tahu.
6. Bagi peneliti selanjutnya peneliti harap model pembelajaran Realistic Mathematic Education dikembangkan pada perhitungan Mekanika Teknik.
commit to user
7. Bagi pembaca atau peneliti selanjutnya peneliti harap dapat mengembangkan serta memperbaiki model RME untuk mendapatkan kesempurnaan model tersebut.
commit to user DAFTAR PUSTAKA
Administraror. 2009. Realisti Mathematic Education (RME) / Pembelajaran Matematika Realistik (PMR). http://kimfmipa.unnes.ac.id/home/63- realistic-mathematics-education-rme-pembelajaran-matematika-realistik-pmr-.html. (diakses pada 20 februari 2010).
Anita Lie. 2003. Cooperative Learning. Jakarta : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Anis Rahmawati. Mekanika Teknik 1. Surakarta : PTB. ___________. Mekanika Bahan. Surakarta : PTB.
Anonim. Panduan Ringkas Untuk Guru. Edukasi Online : www.Edukasi-Online.info. (diakses pada 20 Maret 2010)
Anonim. 2009. Efektivitas Penerapan Realistic Mathematic Education (RME) Pada Pokok Bahasan Himpunan Di Kelas VII SMP Negeri 10 Kendari http://pendidikan-matematika.blogspot.com/2009/03/contoh-proposal-rme.html. (diakses pada bulan 3 Maret 2010).
Anonim. 2009. Kegiatan Belajar.
http://smkn1stabatonline.blogspot.com/2009/11/kegiatan-belajar-ii.html. (diakses 1 Januari 2011. Pukul 09.00)
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.
Ariestadi, Dian. 2008. Teknik Struktur Bangunan Jilid 2 untuk SMK, Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, h. 429 – 462. http://gurumuda.com/bse/klasifikasi-dan-bentuk-jembatan. (diakses 31 Desember 2010 pukul 21.45)
Atmadilaga27. 2010. Elemen Balok lentur.
http://kampuzsipil.blogspot.com/2010/08/elemen-lentur-balok.html. (diakses 31 desember 2010. Pukul 21.30)
Caslam. 2007. Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) unmtuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Limbang 03 Tahun Pelajaran 2006/2007 dalam pokok Bahasan OprasiHitung Pada Bilangan Pecahan. Semarang:UNNES.
Civil-injinering. 2009. Pelaksanaan Jembatan Bangunana Atas Jembatan III. http://civil-injinering.blogspot.com/2009/05/pelaksanaan-jembatan-bangunan-atas_9531.html. (diakses 31 Desember 2010. Pukul 22.00)
commit to user
Dimyati, Mudjiono. 2002, Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta Jakarta. Dony Ebta S. 2009. Efektivitas Pembelajaran Mesin Cnc Dengan Media
Pembelajaran Visual Pada Kelas XI Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negri I Blora Tahun Pelajaran 2009/2010.Surakarta : UNS. FKIP. 2009. Pedoman Penulisan Skripsi FKIP UNS. Surakarta : UNS Pers
Geoteknik. 2007. Gaya Geser. http://geoteknik.wordpress.com/2007/07/02/geser/. (diakses 1 Januari 2011. Pukul 09.00).
JakartaPers. Portal-portal DKI Jakarta Akan Dibongkar..
http://www.jakpress.com/www.php/news/id/6102/Portal-portal-di-DKI-Akan-Dibongkar.jp. (diakses 31 Desember 2010 pukul 21.30)
Jenifer Perdana Kusuma. 2010. Pemanfaatan Model Pembelajaran Kooperetif dengan Metode Group Investigation (GI) sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Diklat Perhitungan Statika Bangunan Kelas X TKK SMK Negeri 5 Surakarta. Surakarta : UNS.
J Moeleong, Lexy. 2009. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. 2003. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi aksara. Nana Sudjana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT.
Remaja Rosdakarya.
Rosalina Yulianingsih. 2010. Penerapan Model Kooperatif Dengan Metode Numbered Heads Together (NHT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Menghitung Dan Merencanakan Konstruksi Beton Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 5 Surakarta. Surakarta : UNS.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Slavin, R.E. 1995. Cooperative learning Theory Research and Practice Second Edition. Boston : Allyn and Boston.
Sidikpurnomo. 2010. Gaya normal.
http://sidikpurnomo.net/massa-berat-gaya-normal.html. (diakses 31
Desember 2010. Pukul 22.00).
Sugiyanto. 2007. Modul PLPG Model-model Pembelajaran Inovatif. Surakarta : Panitia Sertifikasi Guru Rayon 13
commit to user Yudi Yusuf P. 2007. Proses Pembelajaran.
http://praydi.wordpress.com/2007/05/15/proses-pembelajaran/.(diakses 15 juli 2010 jam 12.30).