• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan proses dan hasil penelitian penerapan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi pecahan untuk siswa kelas III SD dalam pembelajaran tematik maka dapat dikemukakan saran sebagai berikut ini.

1. Bagi Guru

a. Keberhasilan penelitian penerapan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi pecahan untuk siswa kelas III SD dalam pembelajaran tematik, diharapkan dapat dijadikan pertimbangan untuk menerapkan pendekatan tersebut setiap kali harus melaksanakan pembelajaran tematik.

b. Guru pun hendaknya selalu berinovatif dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang ditemukan.

c. Hasil penelitian ini pun hendaknya dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik pada materi lain sebab kemampuan komunikasi matematik merupakan kemampuan yang harus dicapai siswa berdasarkan kurikulum 2006.

2. Bagi Siswa

a. Setelah diterapkannya Pendekatan Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi pecahan untuk siswa kelas III SD dalam pembelajaran tematik, siswa hendaknya termotivasi untuk terus meningkatakan kemampuan-kemampuan tingkat tinggi terutama kemampuan komunikasi matematik. Adapun caranya, siswa mampu

106

memahami konsep dengan baik, berani berpendapat, dan memiliki keinginan yang tinggi untuk terus menggali kemampuan yang dimilikinya.

b. Direkomendasikan siswa untuk lebih kreatif dan terampil dalam mengerjakan soal karena hal ini sangat berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. 3. Bagi Sekolah

a. Saran bagi sekolah hendaknya memberikan keleluasaan pada guru untuk menciptakan hal-hal baru demi terselenggaranya pendidikan yang berasil. b. Penyediaan fasilitas tidak kalah pentingnya untuk menunjang pembelajaran.

Selain itu, pihak sekolah bisa mensosialisasikan hasil penelitian penerapan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi pecahan untuk siswa kelas III SD dalam pembelajaran tematik untuk diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. 4. Bagi Lembaga UPI

a. Lembaga UPI disarankan menambah fasilitas yang berkaitan dengan sumber- sumber yang relevan mengenai Pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan kemampuan tingkat tinggi terutama kemampuan komunikasi matematik siswa. Hal ini dapat berdampak pada kelancaran dan kemudahan peneliti yang akan melakukan penelitian dengan menerapkan pendekatan tersebut pada pembelajaran tematik.

b. Segala urusan kepentingan yang berhubungan administrasi lebih diminimalisir kembali.

5. Bagi Peneliti Lain

a. Hasil penelitian ini hendaknya mampu memberikan motivasi untuk peneliti lain dengan permasalahan dan solusi yang sama.

b. Direkomendasikan pula hasil penelitian ini mampu menjadi referensi terutama mengenai penelitian tematik.

107

DAFTAR PUSTAKA

Amir, M. T. (2010). Inovasi Pendidikan melalui Problem Based Learning. Jakarta: Prenada Media Grup.

Anen (2012). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Superitem. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Anggoro, T. dkk. (2011). Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka.

Apendi, S. (2012). Penerapan Metode Problem Based Learning untuk meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam pada Konsep Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Beetlestone, F. (2012). Diterjemahkan oleh Janet Moyles: Creative Learning. Bandung: Nusa media.

BNSP (2006). KTSP 2006. BP. DHARMA BHAKTI: Jakarta.

Dainuri, M. N. (2009). Penerapan Metode Kerja Kelompok Teknik Kepala Bernomor untuk meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Siswa dalam Pembelajaran IPS. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Djuanda, D. (2008). Pembelajaran Berbahasa di Sekolah Dasar. Bandung: Pustaka Latifah.

Effendy, O. U. (1990). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Fathani, A. H. (2008). Matematika Hakikat dan Logika. Jogjakarta: Ar-Ruzmedia

Fitriah, P. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Siklus 7E untuk meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Hidayati, N. (2010). Manfaat Menggambar untuk Perkembangan Anak. [Online] Tersedia: http://www.niahidayati.net/manfaat-menggambar-untuk- perkembangan-anak.html [7 Mei 2013].

Halman, S. U. (2012). Teori Perkembangan Kognitif Vygotsky dan Piaget. [Online] Tersedia: http://utamitamii.blogspot.com/2012/04/teori- perkembangan-kognitif-vygotsky.html [1 Mei 2013].

108

Kamaludin, J. (2010). Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik dalam meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematik Siswa Sekolah Dasar. Tesis UPI: tidak dipublikasikan.

Kania, D. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Bersikap Reflektif Siswa. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mardinawati, D. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Energi Gerak untuk meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas III Madrasah Ibtidiyah Al-Marfu’ah Cihuni Pangatikan Garut. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Margono (2009). Metodologi Penelititan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Maulana (2008). Pendidikan Matematika 1. Bandung: tidak dipublikasikan.

Maulana (2009). Memahami Hakikat, Variabel, dan Instrumen Penelitian Pendidikan dengan Benar. Bandung: Learn2live ‘n Live2learn.

Mulyadi, M. (2011). Penggunan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Pokok Segitiga untuk meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Munandar, U. (1995). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Pitadjeng (2006). Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan. Jakarta: Departemen pendidikan nasional.

Pramswari, L. P. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) melalui Permainan “KOCAK” untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Pada Pembelajaran Tematik. Skripsi UPI: tidak dipublikasikan.

Rahim, M. S. (2009). Pengenalan Bidang Menggambar. [Online] tersedia: http://wareyzseni.blogspot.com/2009/12/menggambar.html [7 Mei 2013].

Ramadhan, T. (2008). Model Pembelajaran Tematik, Kelemahan dan

Kelebihannya. [Online] tersedia:

http://tarmizi.wordpress.com/2008/12/04/model-pembelajaran-tematik- kelebihan-dan-kelemahannya/ [1 Mei 2013]

109

Ruseffendi (1992). Pendidikan Matematika 3. Jakarta: Departemen pendidikan dan kebudayaan.

Rusmono (2012). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana Prenada Media Group.

Sari, N. R. (2009). Pendekatan Matematika PBL untuk meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Penguasaan Konsep IPA siswa SD. Tesis UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Sudrajat, A. (2008a). Pendekatan, Strategi,

Metode, Teknik, dan Model Pembelajaran. [Online] Tersedia: http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/09/12/pendekatan-strategi- metode-teknik-dan-model-pembelajaran/ [ 5 Desember 2012]

Sudrajat, A. (2008b). pembelajaran Tematik. [Online] Tersedia: http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/13/pembelajaran-tematik-di- kelas-awal-sekolah-dasar/ [1 Mei 2013]

Suharkat (2012). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Peningkatan Berpikir Kritis dan Motivasi Instrinsik Siswa Pada Pembelajaran IPS. Tesis UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Sukayati (2004). Pembelajaran Tematik di SD merupakan Terapan dari Pembelajaran Terpadu. [online] Tersedia: http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pembelajaran%20tematik&sour ce=web&cd=4&cad=rja&ved=0CD8QFjAD&url=http%3A%2F%2Fstaff.u ny.ac.id%2Fsystem%2Ffiles%2Fpenelitian%2FSungkono%2C%2520M.Pd. %2FPembelajaran%2520Tematik%2520SD.doc&ei=25K- UITVIsyOrge7wIGgAQ&usg=AFQjCNHcfI3X3jJDUZUhcmED5tmUcSK nIQ. [5 Desember 2012]

Suwangsih, E. dan Tiurlina (2006). Model Pembelajaran Matematika. Bandung: UPI PRESS.

Sudrajat, A. (2009). Pembelajaran Tematik di Kelas Awal Sekolah

Dasar. [Online] Tersedia:

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/13/pembelajaran-tematik-di- kelas-awal-sekolah-dasar/ [14 Maret 2013]

Sugiyono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

110

Suherman, dan Yaya. (1990). Petunjuk Praktis Untuk Melaksanakan Evaluasi Pendidikan Matematika. Bandung : Wijayakusumah.

Sukayati (2004). Pembelajaran Tematik di SD merupakan Terapan dari Pembelajaran Terpadu. [online] Tersedia: http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pembelajaran%20tematik&sour ce=web&cd=4&cad=rja&ved=0CD8QFjAD&url=http%3A%2F%2Fstaff.u ny.ac.id%2Fsystem%2Ffiles%2Fpenelitian%2FSungkono%2C%2520M.Pd. %2FPembelajaran%2520Tematik%2520SD.doc&ei=25K- UITVIsyOrge7wIGgAQ&usg=AFQjCNHcfI3X3jJDUZUhcmED5tmUcSK nIQ. [5 Maret 2012]

Supriani (2013). Mengenal Arti Pecahan. [Online] Tersedia: http://surianipjt.wordpress.com/math-sd/mengenal-arti-pecahan/ [15 Maret 2013]

Tarigan, H. G. (1982). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tn (2009). Pengantar Dasar Matmatika. [Online] Tersedia: http://elfalasy88.wordpress.com/tag/karakteristik-matematika/ [1 Mei 2013]

Trianto (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Surabaya: Kencana.

UU Sisdiknas (2006). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. [Online] Tersedia: http://www.paudni.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2012/08/UU-20- 2003-ttg-sisdiknas.pdf. [14 Maret 2013]

Wassahua, S. (2009). Pembelajaran matematika melalui pendekatan open-ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematika siswa sekolah dasar. Tesis UPI Bandung: tidak diterbitkan

Dokumen terkait