BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Berdasarkan hasil analisis data, pembahasan, dan kesimpulan pada penelitian ini, saran atau rekomendasi yang dapat dikemukakan antara lain:
1. Pembelajaran matematika berbantuan Program Google SketchUp bisa dijadikan selingan mengajar berbasis komputer.
2. Peningkatan kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika berbantuan Google SketchUp lebih terlihat pada level kemampuan rendah atau sedang. Oleh karena itu pembelajaran matematika berbantuan Google SketchUp perlu diterapkan pada kelompok siswa yang memiliki level kemampuan rendah atau sedang.
3. Hasil uji interaksi antara pembelajaran yang digunakan dengan level kemampuan siswa dalam hal kemampuan pemahaman matematis menunjukkan bahwa siswa level tinggi peningkatan kemampuannya lebih rendah dari level lainnya. Oleh karena itu untuk penelitian berikutnya perlu diperhatikan aktivitas belajar siswa level tinggi.
4. Pada penelitian ini hanya dikaji sikap siswa terhadap pembelajaran secara umum. Belum terungkap sikap siswa berdasarkan level kemampuannya. Oleh karena itu untuk penelitian lanjutan, perlu juga mengkaji sikap siswa berdasarkan level kemampuannya.
DAFTAR PUSTAKA
Almeqdadi, F.(2000). The Effect of Using The Geometr’s Sketchpad (GSP) on Jordanian Students’ Understanding Some Geometrical Consept. Journal Almeqdadi, F.
Anderson, L. W. & Krathwohl, D. R.(2010). Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ariani dan Haryanto, D.(2010). Pembelajaran Multimedia di Sekolah. Jakarta: PT
Prestasi Pustakaraya.
Arifin, Z.(2009). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S.(2009). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Ed. Revisi. Cet.5. Jakarta: Bumi Aksara.
He, C Jianguo & Ping, P.(2009). Experiment and Research of Google SketchUp Combine with Arc GIS in the Three-Dimensional Urban Geographic Information System. Kunming
Dahlan, J.A.(2004). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Dan Pemahaman Matematik Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Melalui Pendekatan Open-Ended. Disertasi pada PPs UPI.Bandung: Tidak Dipublikasikan. Dahlan, J.A.(2009). Pengembangan Model Computer-Based E-Learning untuk
Meningkatkan High-Order Mathematical Thinking Siswa SMA. Laporan Penelitian Hibah Bersaing Perguruan Tinggi TA.2009/2010 UPI Bandung: Tidak Dipublikasikan.
Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas. Fleron, J. F.(2009). Google SketchUp: A Powerful Tool for Teaching, Learning
and Applying Geometry. West field State College, MA01086
Gani, R.A.(2007). Pengaruh Pembelajaran Metode Inkuiri Model Alberta terhadap Kemampuan Pemahaman dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Menengah Atas. Disertasi.UPI: Tidak diterbitkan.
Henningsen, M, & Stein, M. K.(1997). Mathematical Task and Student Cognition: Classroom Based faktors That Support and In hibit High Level Thinking and Reasoning. Journal for Research in Mathematics Education.28
Hudoyo, H.(1985). Teori Belajar Dalam Proses Belajar-Mengajar Matematika. Jakarta:Depdikbud.
Indrajaya, U.(2011). Peningkatan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Maple. Tesis.UPI: Tidakditerbitkan.
Jiang, Z.(2008), Explorations and Reasoning in the Dynamic Geometry Environment.[Online].Tersedia:
http://atcm.mathandtech.org/EP2008/papersfull/2412008_15336.pdf. (25 Januari2014).
Lindawati, S.(2010). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Tesis pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.
Majid, A.(2008). Perencanaan Pembelajaran : Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Remaja Rosdakarya
Marjuni, A.(2007). Media Pembelajaran Matematika dengan Maplet, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Meltzer, D.E. (2002). “The Relationship between Mathematics Preparation and
Conceptual Learning Gain in Physics: A Possible “Hidden Variable” in
Diagnostics Pretest Scores”. American Journal of Physics. Vol. 70 (12)
1259-1268.
Mullis, I.V.S., Martin, M.O., & Foy, P.(with Olson, J.F., Preuschoff, C.,Erberber, E., Arora, A., & Galia, J.).(2008). TIMSS 2007 International Mathematics Report: Findings from IEA’s Trends in International Mathematics and Science Study at the Fourth and Eight Grade. Chestnut Hill, MA: TIMSS & PIRLS International Study Center, Boston College. [online]. Tersedia : http://timss.bc.edu/TIMSS2007/mathreport.html.[15 Juni 2014 ]
Munir. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: PT Rineka Putra.
NCTM. (2000). Principles And Standards For School Mathematics. Reston Virginia: The NCTM Inc.
Nirmala. (2008). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar.Tesis padaSPsUPI: Tidak Diterbitkan. Pimm, D.(1996). Meaningfull Communication Among Children: Data collection.
Communication in Mathematics K-12 and Beyond. Reston Virginia: NCTM.
http://puspendik.com [15 Januari 2014].
Ruseffendi, E.T.(1991). Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Siswa Khususnya dalam Pengajaran Matematika untuk Guru dan Calon Guru. Bandung: Diktat.
Ruseffendi, E.T.(1993). Statistika Dasar untuk Penelitian Pendidikan. Cetakan Pertama. Bandung : IKIP Bandung Press.
Ruseffendi, E.T.(2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan & Bidang Non eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito
Ruseffendi, E.T.(2005). Dasar-Dasar Matematika Modern dan Komputer untuk Guru. Bandung: Tarsito
Ruseffendi, E.T.(2006). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Edisi Revisi. Bandung: Tarsito.
Sanjaya, W.(2010). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana prenada media group.
Samantha, H. J.(2004). Technology-Supported Mathematics Activities Situated Within an Effective Learning Environment The oretical Framework. citejournal.org/vol3/iss4
Sofyan, D.(2008). Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematik Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.
Sudarman, (2002). Pembelajaran Matematika Berbantuan Komputer Berspektif Konstruktivis. Jurnal Matematika atau Pembelajarannya. Malang: hal577–581.
Sudjana. (1996). Teknik Analisis Regresi & Korelasi.Bandung: Tarsito Sudjana. (2004). Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Sudjana, N & Ibrahim.(2009). Penelitian Penilaian Pendidikan. Bandung. Sinarbaru Algensindo
Sudjana, N. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sudjono, A.(2001). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suherman, E. dan Sukjaya. (1990). Petunjuk Praktis untuk Melaksanakan Evaluasi Pendidikan Matematika. Bandung: Wijayakusumah.
Sumarmo, U.(1987). Kemampuan dan Penalaran Matematika Siswa SMA Dikaitkan dengan Kemampuan Penalaran Logik Siswa dan Beberapa Unsur Proses Belajar Mengajar. Disertasi pada PPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
Sumarmo, U.(2006). Pembelajaran Keterampilan Membaca Matematika pada Siswa Sekolah Menengah. [Online].Tersedia:
http://math.sps.upi.edu/?p=64.http://www.physics.indiana.edu/~sdi/Analyz in g-Gain.pdf.(3 Januari 2014).
Sumarmo, U.(2010). Berfikir dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. [Online]. Tersedia: http://math.sps.upi.edu/?p=58 (3 Januari 2014).
Sunata. (2009). Penerapan Pembelajaran Kreatif Model Trefingger untuk Meningkatkan Komunikasi Matematis Siswa. Skripsi UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
Supardi. (2009). Meningkatkan Kemampuan Analisis Matematika Siswa melalui Reciprocal Teaching. Tesis pada SPs UPI. Bandung : Tidak Diterbitkan.
Trihendradi, C.(2008). Step by Step SPSS 16 Analisis Data Statistik. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
TIMSS. (2008). TIMSS Result 2007. [Online].
Tersedia: http: //nces.ed.gov/timssresult07/math07.asp (3 Januari 2014). Turmudi. (2008). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika
(Berparadigma Eksploratif dan Investigatif). Jakarta: Leuser Cipta Pustaka.
Turmudi. (2009). Taktik dan Strategi Pembelajaran Matematika, Referensi untuk Guru Matematika SMA/MA, Mahasiswa, dan Umum. Jakarta: PT Leuser Cita Pustaka.
Kemampuan Berpikir Logis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Matematika Realistik. Jurnal Pengajaran MIPA Vol. 13 No.1
Whidiarso, W.(2008). Uji Hipotesis Komparatif.
Lampiran A.1 Silabus
SILABUS
Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama(SMP) Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012
Pokok Bahasan : Bangun Ruang Sisi Datar Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Hasil Belajar
Waktu 5.1. Mengidentifikasi
sifat-sifat kubus balok, prisma dan limas serta
bagian-bagiannya
Menyebutkan unsur-unsur kubus, balok, prisma dan limas, serta
mengidentifikasi sifat-sifatnya
1. Menggambar bangun kubus, balok, prisma dan limas
2. Menyebutkan unsur- unsur kubus, balok, prisma dan limas 3. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas 4. Memahami teorema Euler 2 x 40’ 5.2. Membuat jaring- jaring kubus, balok, prisma dan limas
Membuat jaring- jaring kubus, balok, prisma dan limas
Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas dalam berbagai bentuk
2 x 40’
5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas Menentukan luas permukaan kubus dan balok 1. Mengetahui rumus luas permukaan kubus dan balok 2. Menghitung luas permukaan kubus dan balok 3. Menggunakan rumus luas permukaan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan 2 x 40’
Menentukan luas permukaan prisma dan limas
4. Mengetahui rumus luas permukaan prisma dan limas 5. Menghitung luas permukaan prisma dan limas 6. Menggunakan rumus luas permukaan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan prisma dan limas
2 x 40’
Menentukan volume kubus dan balok
7. Mengetahui rumus volume kubus dan balok
8. Menghitung volume kubus dan balok 9. Menggunakan rumus volume untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kubus dan balok
2 x 40’
Menentukan volume prisma dan limas
10.Menemukan rumus volume prisma dan limas
11.Menghitung volume prisma dan limas 12.Menggunakan rumus volume untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan prisma dan limas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-1)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun ruang sisi datar Pertemuan ke : 1 (Pertama)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya Kompetensi Dasar : 5.1. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan
limas serta bangian-bagiannya
Indikator : 1. Menggambar bangun kubus, balok, prisma dan limas 2. Menyebutkan unsur-unsur pada kubus, balok,
prisma dan limas
3. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas
4. Menemukan aturan Euler tentang hubungan jumlah sisi, rusuk dan titik sudut pada bangun ruang sisi datar
A.Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menggambar bangun kubus, balok, prisma dan limas. 2. Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur kubus, balok, prisma dan limas. 3. Siswa dapat mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas. 4. Siswa dapat menemukan aturan Euler tentang hubungan jumlah sisi, rusuk
dan titik sudut pada bangun ruang sisi datar. B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp C.Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Awal
a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Guru memberikan apersepsi dan motivasi kepada siswa. 2. Kegiatan Inti
a. Guru memberikan LKS pertemuan 1 kepada setiap siswa dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS.
b. Guru meminta siswa untuk memperhatikan dan menyebutkan benda- benda di sekitar yang menyerupai kubus, balok, prisma dan limas.
c. Guru meminta siswa untuk menggambarkan salah satu benda bangun ruang sisi datar yang telah disebutkan siswa (kubus, balok, prisma dan limas) di LKS.
d. Guru membimbing siswa untuk menggambar bangun kubus, balok, prisma dan limas dalam jendela Google SketchUp.
e. Guru membimbing siswa menemukan sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas berdasarkan unsur-unsurnya dengan mengamati tampilan gambar di jendela Google SketchUp.
f. Siswa menuliskan jumlah sisi, rusuk dan titik sudut masing-masing bangun ruang sisi datar pada tabel yang terdapat pada LKS.
Nama Bangun Ruang Banyak Sisi Banyak Rusuk Banyak Titik Sudut Balok Kubus Prisma Segitiga Prisma Segilima Prisma Segienam Limas Segitiga Limas Segiempat Limas Segienam
g. Guru membimbing siswa untuk menemukan aturan Euler dengan menyimpulkan hubungan antara banyak sisi, banyak rusuk dan banyak titik sudut suatu bangun ruang sisi datar.
3. Kegiatan Akhir
a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
D.Alat dan Bahan Belajar
Buku Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2, Bahan ajar, Laptop/komputer yang di dalamnya sudah terdapat program Google SketchUp, Proyektor, dan Speaker active.
E.Penilaian
1. Jenis Tagihan : Tes tertulis 2. Bentuk Instrumen : Uraian
Bandung, April 2012 Peneliti
Sunata, S.Pd NIM. 1004644
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-2)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun Ruang Sisi Datar Pertemuan ke : 2 (Kedua)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya
Kompetensi Dasar : 5.2. Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas
Indikator : Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas dalam berbagai bentuk
A.Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas dalam berbagai bentuk.
2. Jika diberikan jaring-jaring kubus, balok, prisma atau limas dan ditentukan salah satu bidangnya, maka siswa dapat menentukan bidang kubus, balok, prisma atau limas lainnya.
B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp.
1. Kegiatan Awal
a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Guru memberikan memberikan motivasi kepada siswa dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Guru memberikan LKS pertemuan 2 kepada setiap siswa dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS.
a. Siswa diminta untuk menggambar dan mengamati model bangun kubus, balok, prisma dan limas di jendela Google SketchUp.
b. Siswa diminta membayangkan dan memikirkan bagaimana bentuk bangun kubus, balok, prisma dan limas tersebut jika sisi-sisinya dibuka dan diletakkan di bidang datar.
c. Guru membimbing siswa membuat model jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas di jendela Google SketchUp dan menggambarkannya di LKS.
3. Kegiatan Akhir
a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
D.Alat dan Bahan Ajar
Buku Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2, Bahan ajar, Laptop/komputer yang di dalamnya sudah terdapat program Google SketchUp, Proyektor, dan Speaker active.
E. Penilaian
1. Jenis Tagihan : Tes tertulis 2. Bentuk Instrumen : Uraian
Sunata, S.Pd NIM. 1004644 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP-3)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun ruang sisi datar Pertemuan ke : 3 (Ketiga)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya
Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas
Indikator : 1. Menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok
2. Menghitung luas permukaan kubus dan balok 3. Menghitung ukuran unsur-unsur kubus dan
balok jika luas permukaannya diketahui A.Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok.
2. Siswa dapat menghitung luas permukaan kubus dan balok jika ukuran unsur-unsurnya diketahui.
3. Siswa dapat menentukan panjang sisi kubus jika luas permukaannya diketahui.
4. Siswa dapat menentukan ukuran salah satu unsur pada balok jika luas permukaan dan dua ukuran unsur balok lainnya diketahui.
B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp.
C.Langkah-langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Awal
a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Guru memberikan memberikan motivasi kepada siswa dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Guru memberikan LKS pertemuan 3 kepada setiap siswa dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS.
b. Siswa diminta untuk memperhatikan jaring-jaring kubus dan balok yang diperlihatkan guru pada jendela Google SketchUp.
c. Siswa mengklasifikasi jaring-jaring tersebut merupakan jaring-jaring bangun kubus, balok, prisma atau limas, kemudian menyebutkan bangun- bangun datar yang membentuknya.
d. Siswa menggambar jaring-jaring kubus dan balok di LKS dan menuliskan luas masing-masing sisinya yang berbentuk bangun datar sehingga menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok.
3. Kegiatan Akhir
a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
Buku Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2, Bahan ajar, Laptop/komputer yang di dalamnya sudah terdapat program Google SketchUp, Proyektor, dan Speaker active.
E.Penilaian
1. Jenis Tagihan : Tes tertulis 2. Bentuk Instrumen : Uraian
Bandung, April 2012 Peneliti
Sunata, S.Pd NIM. 1004644
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-4)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun ruang sisi datar Pertemuan ke : 4 (Keempat)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya
Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas
Indikator : 1. Menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas
2. Menghitung luas permukaan prisma dan limas 3. Menghitung ukuran unsur-unsur prisma dan
limas jika luas permukaannya diketahui
4. Menggunakan rumus luas permukaan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kubus, balok, prisma dan limas
1. Siswa dapat menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas.
2. Siswa dapat menghitung luas permukaan prisma dan limas jika ukuran unsur-unsurnya diketahui.
3. Siswa dapat menentukan ukuran salah satu unsur pada prisma dan limas jika luas permukaan dan ukuran unsur-unsur lainnya diketahui.
4. Siswa dapat menerapkan rumus luas permukaan untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kubus, balok, prisma dan limas.
B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp.
C.Langkah-langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Awal
a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Guru memberikan memberikan motivasi kepada siswa dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Guru memberikan LKS pertemuan 4 kepada setiap siswa dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS.
b. Siswa diminta untuk memperhatikan jaring-jaring prisma dan limas yang diperlihatkan guru pada jendela Google SketchUp.
c. Siswa mengklasifikasi jaring-jaring tersebut merupakan jaring-jaring prisma atau limas, kemudian menyebutkan bangun-bangun datar yang membentuknya.
d. Siswa menggambar jaring-jaring prisma dan limas di LKS dan menuliskan luas masing-masing sisinya yang berbentuk bangun datar sehingga menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas.
e. Guru membimbing siswa menyelesaikan contoh permasalahan kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan luas permukaan bangun ruang sisi datar.
4. Kegiatan Akhir
a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
D.Alat dan Bahan Ajar
Buku Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2, Bahan ajar, Laptop/komputer yang di dalamnya sudah terdapat program Google SketchUp, Proyektor, dan Speaker active.
E.Penilaian
Jenis Tagihan : Tes tertulis Bentuk Instrumen : Uraian
Bandung, April 2012 Peneliti
Sunata, S.Pd NIM. 1004644
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-5)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun Ruang Sisi Datar Pertemuan ke : 5 (Kelima)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya
Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas
Indikator : 1. Menemukan rumus volume kubus dan balok 2. Menghitung volume kubus dan balok
3. Menghitung ukuran unsur-unsur kubus dan balok jika volumenya diketahui
A.Tujuan Pembelajaran
b. Siswa dapat menghitung volume kubus dan balok jika ukuran unsur- unsurnya diketahui.
c. Siswa dapat menentukan panjang sisi kubus jika volumenya diketahui. d. Siswa dapat menentukan ukuran salah satu unsur balok jika volume dan
dua ukuran unsur balok lainnya diketahui.
B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp. C.Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Awal
a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Guru memberikan memberikan motivasi kepada siswa dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Guru memberikan LKS pertemuan 5 kepada setiap siswa dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS.
b. Siswa diminta untuk memperhatikan bangun-bangun ruang dalam jendela Google SketchUp, kemudian mengklasifikasikan jenis bangun- bangun tersebut.
c. Melalui visualisasi Google SketchUp, siswa diminta untuk membayangkan seberapa banyak kubus 1 satuan yang dapat dimasukkan ke dalam bangun kubus lainnya yang ukurannya lebih besar. Bagaimana juga jika bangun kubus 1 satuan dimasukkan ke dalam bangun balok, berapa banyak kubus 1 satuan yang dapat menempati balok-balok tersebut. Kemudian siswa menuliskan hasilnya di LKS
d. Guru membimbing siswa menganalisis hasil pekerjaan mereka sehingga menemukan rumus volume kubus dan balok.
3. Kegiatan Akhir
a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
D.Alat dan Bahan Ajar
Buku Matematika untuk SMP Kelas VIII Semester 2, Bahan ajar, Laptop/komputer yang di dalamnya sudah terdapat program Google SketchUp, Proyektor, dan Speaker active.
E. Penilaian
Jenis Tagihan : Tes tertulis Bentuk Instrumen : Uraian
Bandung, April 2012 Peneliti
Sunata, S.Pd NIM. 1004644
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-6)
Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Bangun Ruang Sisi Datar Pertemuan ke : 6 (Keenam)
Kelas/Semester : VIII/Genap Tahun Pelajaran : 2011/2012 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya
Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas
Indikator : 1. Menemukan rumus volume prisma dan limas 2. Menghitung volume prisma dan limas
3. Menghitung ukuran unsur-unsur prisma dan limas jika volumenya diketahui
4. Menggunakan rumus volume untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari
yang berkaitan dengan kubus, balok, prisma dan limas
A.Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menemukan rumus volume prisma dan limas.
2. Siswa dapat menghitung volume prisma dan limas jika ukuran unsur- unsurnya diketahui.
3. Siswa dapat menentukan ukuran salah satu unsur prisma dan limas jika volume dan ukuran unsur-unsur lainnya diketahui.
4. Siswa dapat menerapkan rumus volume untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kubus, balok, prisma dan limas.
B.Pendekatan Pembelajaran
Deduktif Berbantuan Program Google SketchUp.