BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Peningkatan kemampuan penyesuaian diri remaja baik dalam penyesuaian pribadi, sosial dan lingkungan khususnya untuk tingkat SMA serta pemahaman dan pengetahuan akan tugas-tugas perkembangan remaja yang harus dimiliki oleh setiap siswa merupakan sangat penting, maka model bimbingan kelompok dengan pendekatan halaqah bisa dilaksanakan sebagai salah satu model dalam melakukan kegiatan bimbingan dan konseling di SMA, khususnya dalam pelaksanaan bimbingan kelompok.
Keterbatasan model ini adalah kurang dikenalnya metode halaqah oleh personel bimbingan atau guru pembimbing secara umum, sehingga dalam mengimplementasikannya akan menemukan kesulitan. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, selain dituntut kreatifitas guru pembimbing ada beberapa prasyarat yang
harus dipenuhi oleh guru pembimbing yang akan melaksanakan model bimbingan kelompok dengan pendekatan halaqah, antara lain: (1) pemahaman dan pengetahuan guru pembimbing tentang konsep-konsep halaqah, (2) kemampuan guru pembimbing mengusai materi-materi halaqah, (3) kemampuan guru pembimbing dalam mengembangkan materi bimbingan, layanan dasar bimbingan, layanan responsive dan layanan individual, serta (4) persiapan pribadi dari guru pembimbing, karena harus memposisikan diri sebagai seorang murabbi dan harus memiliki pemahaman tentang kualitas pribadi konselor.
Untuk peneliti yang akan mengadakan penelitian dengan fokus masalah yang sama, disarankan meneliti dan mengembangkan model konseling kelompok dengan tema yang lebih spesifik antara lain bagaimana mengitegrasikan konsep halaqah ke dalam konsep bimbingan dan konseling. Terutama dalam tema pengaruh lingkungan terhadap perkembangan remaja. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menggunakan data tambahan seperti observasi dan wawancara agar hasil yang didapat lebih mendalam dan sempurna, karena tidak semua hal dapat diungkap dengan angket.
150
DAFTAR PUSTAKA
Al Qur’an
Abu ‘Izzuddin, Solikhin. (2006). Quantum Tarbiyah. Solo. Bina Insani Press. Agustiani, Hendariati, (2006), Psikologi Perkembangan : Pendekatan Ekologi
Kaitannya Dengan Konsep Diri Dan Penyesuaian Diri Pada Remaja,
Refika Aditama, Bandung
Ahman. (1998). Bimbingan Perkembangan Model Bimbingan dan Konseling di
Sekolah Dasar. Disertasi (Tidak Diterbitkan). Bandung.
Arikunto, Prof. Suharsimi. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta. Penerbit Rineka Cipta.
Bowers, Judy L., and Hatch, Patricia A., (2002) The National Model For School
Counseling Programs. American School Counselor Association.
Corey, Marianne Schneider., and Corey, Gerald., (2006) Groups Process and
Practice Seventh Edition, Thomson Brooks/Cole.
Dimyathi, Sholeh. (2001) .”Pendekatan Metode Dakwah Sistem Langsung (DSL
dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Siswa di SMK DKI Jakarta.” Jakarta.
Eitzen, Stanlen D, (1986) Social Problems, Allyn and Bacon inc, Boston, Sydney, Toronto
Furqon, (2004). Statistik Terapan Untuk Penelitian. Bandung. Penerbit Alfabeta. Frankel, J.R. & Wallen, N.E. (1993). How to Design and Evaluate Research in
Education. New York : McGraw-Hill Inc.
Gazda., George M., (1984) Group Counseling : A Developmental Approach. Allyn and Bacon, Inc., Boston, Sydney, Toronto
Huraerah, Abu., dan Purwanto (2006). Dinamika Kelompok. Konsep dan Aplikasi. Bandung. Refika Aditama.
Hurlock, Elizabeth B. (1980). Developmental Psycology, A Life-Span Approach.
Fifth Edition. New York: McGraw-Hill, Inc.
Hartup, W. W. (1992). Having Friends, Making Friends, and Keeping riends.
ERIC Digest. Urbana IL : ERIC Clearinghouse on Elementary and Early Childhood Education. (Online). Tersedia: http://www.ed.gov/databases/
ERIC_Digests/ed345854.html (12 Januari 2007)
Kartono, Kartini,( 1986), Psikologi Sosial 2, Kenakalan Remaja, Rajawali, Jakarta Kale, Sudhir H. (2004). Spirituality, Religion, and Globalization. Journal of
Lubis, Satria Hadi. (2006). Rahasia Kesuksesan Halaqah (Usroh). Tangerang. FBA Press.
. (2003). Menjadi Murobbi Sukses. Jakarta. Kreasi Cerdas Utama.
Mahmud, Ali Abdul Halim. (2005). Perangkat Tarbiyah Ikhwanul Muslimin. Jakarta. Era Intermedia.
Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional
McMillan, J.H. & Schumacher, Sally. (2001). Research in Education. New York : Longman
Myrick, Robert D. (1993) Developmental Guidance and Counseling. A Practical
Approach Second Edition. Minneapolis. Educational Media Corporation.
Monks, F.J., Knoers, A.M.P., & Haditono, S.R. 2001. Psikologi Perkembangan:
pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjahmada
University Pers
Muro, James J., and Kotman Terry (1995). Guidance And Counseling In The
Elementary And Middle Schools. A Practical Approach. Iowa. Brown &
Brechmark.
Nurihsan, Juntika, (1998), Bimbingan Komprehensif: Model Bimbingan dan
Konseling di Sekolah Menengah Umum. Disertasi (Tidak Diterbitkan).
Bandung.
(2006), Bimbingan dan Konseling: Dalam Berbagai Latar
Kehidupan, Refika Aditama, Bandung
Nurihsan, Juntika, dan Mamat Supriatna, (2005), Pendidikan Konseling di Era
Global: Dalam Perspektif Prof. DR. M. Djawad Dahlan. Bandung.
Penerbit Rizqi Press
Natawidjaja, Rochman (1987). Pendekatan-pendekatan dalam Penyuluhan Kelompok
I. Bandung. Penerbit CV. Dipenogoro.
Prayitno (1995). Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok (Dasar dan
Profil). Jakarta. Ghalia Indonesia
Parsloe, Eric (2008) The Oxford School of Coaching & Mentoring, tersedia
http://www.mentorset.org.uk/pages/mentoring.html (13 januari 2007)
Rusmiyati,. Dkk. (2003) Panduan Mentoring Agama Islam Buku Materi Jilid I. Jakarta. Departemen Iqro Club.
Sarwono, S.W. (2000) Psikologi Remaja (edisi pertama). Jakarta: Raja Grafindo Persada
Shaughnessy, J. John., Zechmeister, Eugene B., and Zechmeister, Jeanne S., (2007) Metodologi Penelitian Psikologi. Yogyakarta. Penerbit Pustaka Pelajar.
Soerjono Soekanto. (1988). Sosiologi Penyimpangan, Rajawali, Jakarta
Surya, M., dan Natawidjaja, Rochman (1997), Pengantar Bimbingan Dan
Penyuluhan. Jakarta. Universita Terbuka
Sukmadinata, Nana Syaodih (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. Penerbit Rosda Karya
Supriandi, Dedi (2005). Membangun Bangsa Melalui Pendidikan. Bandung. Penerbit Rosdakarya.
Uyanto, S. Stanislaus (2009). Pedoman Analisis data dengan SPSS. Yogyakarta. Penerbit Graha Ilmu
Wibowo, Mungin Eddy (2001) Model Konseling Kelompok di Sekolah Menengah
Umum. Disertasi. (Tidak diterbitkan). Bandung
Wingkel dan Sri Hastuti. (2006). Bimbingan dan Konseling di Institusi
Pendidikan. Yogyakarta. Media Abadi.
Willis, Sofyan S., (2002) Konseling Terpadu Pemulihan Pecandu Narkoba. Tersedia di : www.depdiknas.go.id/Jurnal/37/konseling_terpadu.htm (13 Januri 2007)
Yusuf, Syamyu dan Nurihsan, Juntika (2005). Landasan Bimbingan dan
Konseling. Bandung. Penerbit Rosdakarya.
Yusuf, Syamyu (2006). Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung. Pustaka Bani Quraisy.
Yuliati, Nanik (2004). Model Konseling Kelompok Berdasarkan Pendekatan
Kognitif Perilaku Untuk Membantu Remaja Dalam Menangani Krisis Identitas Dan Damapknya Pada Penurunan Tingkat Problem Psikososial. Disertasi (tidak diterbitkan). Bandung.
Yuwono, Taufik, Fahrudin dan Putra, Andra Prima. (2005) Pembinaan Agama
Melalui Pendekatan Kelompok Sebaya (Mentoring) Untuk Menurunkan Angka Tawuran Pelajar SMA/SMK (Studi Kasus : Pelaksanaan Mentoring Agama Islam di DKI Jakarta).