BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Saran peneliti untuk penelitian lebih lanjut pada spektrofotometer sinar tampak ini adalah sebagai berikut:
1. Desain spektrofotometer sebaiknya mampu mengakomodasi ponsel agar berada pada letak yang konsisten.
2. Melakukan uji produk lanjutan sehingga produk lebih berkualitas dan dapat diproduksi secara massal.
56
DAFTAR PUSTAKA
3D Hubs. (2020). 3D Printing: The Definitive Guide. Chicago: 3D HUBS.
Al Soufi, S. M. (2017). How Surface Roughness Performance of Printer Parts Manufactured by Desktop FDM 3D Printer with PLA+ is Influenced by Measuring Direction. Makkah: Departemen of Mechanical Engineering, College of Engineering and Islamic Architecture, UMM Al-Qura
University.
Alam, A., Islam, M. R., & Faria, I. J. (2017). Development and Validation of a Low-cost Visible Light Spectrophotometer. Preceeding of the 2017 4th International Conference on Advances in Electrical Engineering (hal. 653-657). Dhaka: ICAEE 2017.
Archambault, J. (2008). The Effect of Developing Kinematics Concepts
Graphically Prior to Introducing Algebraic Problem Solving Techniques.
Arizona: Arizona State University.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.
Aryal, S. (2018, Oktober 16). Spectrophotometer- Principle, Instrumentation, Applications. Diambil kembali dari Microbe Notes:
https://microbenotes.com/spectrophotometer-principle-instrumentation-applications/
Blauch, D., & Flowers, P. (2020, Mei 25). Color and the Colors of Complexes.
Diambil kembali dari Chemistry LibreTexts:
https://chem.libretexts.org/Bookshelves/General_Chemistry/Map%3A_Ge neral_Chemistry_(Petrucci_et_al.)/24%3A_Complex_Ions_and_Coordinat ion_Compounds/24.07%3A_Color_and_the_Colors_of_Complexes Bogucki, R., Greggila, M., Mallory, P., Feng, J., Siman, K., Khakipoor, B., . . .
Smith, A. W. (2019). A 3D-Printable Dual Beam Spectrophotometer with Multiplatform Smartphone Adaptor. Journal of Chemical Education, 1527-1531.
Borg, R. W., & Gall, M. (1983). Educational Research; An Instruction (5th ed.).
New York: Longman.
Chang, R., & Overby, J. (2011). General Chemistry The Essential Consepts. New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.
Christian, G. (2004). Analytical Chemistry (6th ed.). Washington: John Wiley &
Sons, inc.
Clark, J. (2020). What Causes Molecules to Absorb UV and Visible Light. Chem Libre. Dipetik April 7, 2021, dari Chem Libre:
https://chem.libretexts.org/@go/page/3746
Cohen, D., & Crabtree, B. (2006). Purposeful Random Sampling. Diambil kembali dari Qualitative Research Guidelines Project:
http://www.qualres.org/HomeRand-3812.html#:~:text=The%20process%20of%20identifying%20a,how%20th e%20outcomes%20would%20appear.&text=The%20use%20of%20a%20r andomized,small%20sample%2C%20can%20increase%20credibility.
Coletta, V., & Philips, J. (2005). Interpreting FCI scores: Normalized gain,
preinstruction scores, and scientific reasoning ability. American Journal of Physics, 73(12), 1172. doi:https://doi.org/10.1119/1.2117109
Ebbing, D. D., & Gammon, S. D. (2009). General Chemistry. Boston: Houghton Mifflin Company.
Grasse, E. K., Torcasio, M. H., & Smith, A. W. (2015). Teaching UV−Vis Spectroscopy with a 3D-Printable Smartphone Spectrophotometer.
Journal of Chemical Education, 146-151.
Harris, D. (2010). Quantitative Chemical Analysis. New York: W. H. Freeman and Company.
Harvey, D. (2000). Modern Analytical Chemistry. Boston: MC Graw Hill.
Kunstzleman, T., & Jacobson, E. (2016). Teaching Beer's Law and Absorption Spectrophotometry with Smart Phone: A Substantially Simplified Protocol. Journal of Chemical Education, 1249–1252.
Lee, W., & Owens, D. (2004). Multimedia-based Instructional Design:
Computer-based Training, Web-based Training, Distance Broadcast Training, Performance-based solutions. San Fransisco: Pfeiffer.
Longworth, J., Krueger, B. P., & Fleming, G. R. (2018, November 23).
Photochemical Reaction. Diambil kembali dari Encyclopedia Britannica:
https://www.britannica.com/science/photochemical-reaction
McMurry, J. E., & Fay, R. C. (2008). Chemistry. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Miessler, G., Fischer, P., & Donald, A. (2014). Inorganic Chemistry. Upper Saddle River, New Jersey: Pearson.
Miller, K., Lasry, N., Reshef, O., Dowd, J., Araujo, I., & Mazur, E. (2010).
Losing it: The Influence of Losses on Individuals' Normalized Gains.
Physics Education Research Conference (hal. 229-232). Portland, Oregon:
PER-central.
Monk, P. (2004). Physical Chemistry: Understanding our Chemical World.
Chichester, West Sussex: John Wiley adn Sons, Ltd.
Nurhayati, H., & Wolff. (2019). Share of Internet Users in Indonesia in 2019, by Age Group. Statista. Diambil kembali dari https://www.statista.com Nurhayati, H., & Wolff. (2021, Februari 11). Smartphone penetration rate as
share of the population in Indonesia from 2015 to 2019 with forecasts for 2020 to 2025. Diambil kembali dari Statista:
https://www.statista.com/statistics/321485/smartphone-user-penetration-in-indonesia/
Oxtoby, D. W., Gillis, H., & Campion, A. (2008). Principles of Modern Chemistry (6th ed.). Singapore: Thomson Brooks/Cole.
Petrucci, R. H., Harwood, W. S., Herring, F. G., & Madura, J. D. (2007). General Chemistry Principles and Modern Applications 10th Edition. New Jersey:
Pearson Education.
Saito, T. (1996). Kimia Anorganik. (Ismunandar, Penerj.) Tokyo: Iwanami Publishing Company.
Skoog, D., West, D., Holler, F., & Crouch, S. (2004). Fundamentals of Analytical Chemistry (8th ed.). Canada: Brooks/Cole-Thomson Learning Academic Resource.
Spencer, N., & Moore, J. (2001). Encyclopedia of Chemical Physics and Physical Chemistry: Fundamentals. Philadelphia: IOP Publishing.
Statcounter. (2021, Maret). Statcounter GlobalStats. Diambil kembali dari Mobile Operating System Market Share in Indonesia:
https://gs.statcounter.com/os-market-share/mobile/indonesia Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Szulżyk-Cieplak, J., Duda, A., & Sidor, B. (2014). 3D PRINTERS – NEW POSSIBILITIES IN EDUCATION. Advances in Science and Technology Research Journal, 96-101.
The Economist. (2013, September 5). 3D printing scales up. Diambil kembali dari 3D printing:
https://www.economist.com/technology-quarterly/2013/09/05/3d-printing-scales-up
Universitetet i Bergen. (2020, September 07). The Electromagnetic spectrum.
Diambil kembali dari Universitetet i Bergen: https://www.uib.no/en/hms-portalen/75292/electromagnetic-spectrum
Vo, K. (2019, September 30). Spectrophotometry. Diambil kembali dari Chemistry LibreTexts:
https://chem.libretexts.org/Bookshelves/Physical_and_Theoretical_Chemi stry_Textbook_Maps/Supplemental_Modules_(Physical_and_Theoretical_
Chemistry)/Kinetics/Reaction_Rates/Experimental_Determination_of_Kin etcs/Spectrophotometry
59 LAMPIRAN Lampiran 1. Surat Izin Penelitian Skripsi
62 Lampiran 2. Silabus Mata Pelajaran Kimia
SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA Satuan Pendidikan : SMA
Kelas /Semester : XII-MIPA/ 1 Kompetensi Inti :
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak,
• Kelimpahan unsur-unsur di alam
Mengamati (Observing)
• Mengkaji literatur tentang kelimpahan unsur-unsur di alam, khususnya di Indonesia.
63 Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu
pertanyaan-pertanyaan tentang sifat-sifat dan kegunaan unsur-unsur gas mulia, mengapa unsur logam dapat bersifat konduktor, sedangkan bukan logam tidak, bagaimana memperoleh logam murni?, produk-produk apalagi yang dapat dihasilkan dari bahan dasar unsur tertentu?
Mengumpulkan data (Experimenting)
• Kerja kelompok untuk mendiskusikan kelimpahan
unsur/senyawa di alam, khususnya di Indonesia.
• Kerja kelompok dalam merancang dan melakukan percobaan dengan seksama atau mengumpulkan data terkait sifat kimia unsur dalam satu golongan/periode
• Sikap ilmiah pada saat melakukan fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak,
64 Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu
• Menganalisis data tentang sifat-sifat fisis (penampilan titik didih,titik leleh, kekerasan, konduktivitas,warna, kerapatan) dan sifat-sifat kimia unsur-unsur dalam satu golongan/satu periode
• Mengidentifikasi /menggali
informasi tentang cara memperoleh unsur murni dari bahan bakunya
• Mendiskusikan kegunaan unsur/senyawa dalam kehidupan Mengasosiasi (Associating)
• Menyimpulkan keberadaan unsur di alam, dalam sistem periodik berdasarkan sifat fisik dan kimia yang dimiliki.
• Menyimpulkan prinsip pembuatan unsur-unsur/senyawa
• Menyadari adanya keteraturan dalam sifat-sifat unsur yang diperoleh berkat penemuan kreatif para ahli.
• Mensyukuri kelimpahan unsur di alam sebagai anugerah Tuhan YME.
65 Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu
Sumber Belajar Mengkomunikaskan
(Communicating)
• Membuat laporan percobaan tentang daya oksidasi halogen, reaksi nyala, dan reaksi
pengendapan senyawa logam alkali tanah.
• Mempresentasikan laporan percobaan tentang daya oksidasi halogen, reaksi nyala, dan reaksi pengendapan senyawa logam alkali tanah.
• Mempresentasikan hasil kerja kelompok terkait dengan kelimpahan unsur di alam, sifat fisis dan sifat kimia, kegunaan, dan pembuatan unsur serta produk yang mengandung unsur tertentu.
- Menjelaskan proses pembuatan unsur/senyawa - Menentukan
kegunaan unsur/senyawa
Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA
Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/Ganjil Materi Pokok : Kimia Unsur
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit (1 Pertemuan) A. Kompetensi Dasar
3.6. Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan alkali tanah, periode 3) serta unsur golongan transisi (periode 4) dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari
4.6. Menalar dan menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan alkali tanah, periode 3) serta unsur
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.2 Mengklasifikasi sifat fisis dan sifat kimia unsur-unsur gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, periode 3, dan periode 4.
3.6.4 Menghubungkan sifat kimia unsur dengan dampak bagi manusia dan lingkungan.
4.6.3 Menguji sifat kimia unsur-unsur halogen, alkali dan alkali tanah di dalam kehidupan sehari-hari.
4.6.4 Menganalisis hasil percobaan uji sifat kimia unsur-unsur halogen, alkali dan alkali tanah di dalam kehidupan sehari-hari.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
• menjelaskan ciri khas unsur transisi
• mengidentifikasi hubungan antara warna senyawa transisi dengan konsentrasi larutan
D. Materi Pembelajaran 1. Unsur Transisi E. Model Pembelajaran
Model pembelajaran praktikum F. Media dan Alat/Bahan
1. Kit Spektrofotometer Sinar Tampak Ponsel 2. Ponsel
G. Sumber Pelajaran
Aryal, S. (2018, Oktober 16). Spectrophotometer- Principle, Instrumentation, Applications. Diambil kembali dari Microbe Notes:
https://microbenotes.com/spectrophotometer-principle-instrumentation- Chang, R., & Overby, J. (2011). General Chemistry The Essential Consepts.
New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.
Christian, G. (2004). Analytical Chemistry (6th ed.). Washington: John Wiley
& Sons, inc.
Clark, J. (2020). What Causes Molecules to Absorb UV and Visible Light.
Chem Libre. Dipetik April 7, 2021, dari Chem Libre:
https://chem.libretexts.org/@go/page/3746
Ebbing, D. D., & Gammon, S. D. (2009). General Chemistry. Boston:
Houghton Mifflin Company.
Harris, D. (2010). Quantitative Chemical Analysis. New York: W. H.
Freeman and Company.
McMurry, J. E., & Fay, R. C. (2008). Chemistry. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Oxtoby, D. W., Gillis, H., & Campion, A. (2008). Principles of Modern Chemistry (6th ed.). Singapore: Thomson Brooks/Cole.
Petrucci, R. H., Harwood, W. S., Herring, F. G., & Madura, J. D. (2007).
General Chemistry Principles and Modern Applications 10th Edition.
New Jersey: Pearson Education.
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Tahapan
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Pendahuluan • Guru menyapa dan menanyakan kondisi peserta
didik
• Peserta didik menanggapi
• Guru memberikan soal pretest kepada peserta didik.
• Peserta didik mengerjakan soal pretest.
• Guru memaparkan materi yang akan dipelajari.
10 menit
Kegiatan Inti • Guru memaparkan cara kerja perangkat spektrofotometer sinar tampak.
• Guru mempersilahkan peserta didik bertanya tentang pelajaran hari ini.
• Peserta didik mempersiapkan perangkat praktikum
• Peserta didik melakukan praktikum pengukuran konsentrasi menggunakan spektrofotometer ponsel.
• Peserta didik menghitung konsentrasi larutan berdasarkan nilai absorbansi.
• Guru memberikan peserta didik bertanya.
• Peserta didik bertanya.
• Guru memberikan soal postest kepada peserta didik.
• Peserta didik mengerjakan soal postest.
75 menit
Penutup • Guru mengakhiri pelajaran dengan salam penutup.
5 menit
I. Penilaian Hasil Belajar
Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrumen 3.6.2 Mengklasifikasi sifat fisis
dan sifat kimia unsur-unsur gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, periode 3, dan periode 4.
Mengidentifikasi sifat fisis dan kimia unsur transisi.
Tugas pilihan ganda yang dikumpulkan
melalui Google Formulir 3.6.4 Menghubungkan sifat
kimia unsur dengan dampak bagi manusia dan lingkungan.
Mempelajari hubungan sifat kimia terhadap pengukuran konsentrasi
larutan.
70 Lampiran 4. Kisi-kisi Lembar Wawancara Analisis Kebutuhan Guru
No. Aspek Indikator
1. Kompetensi
Kompetensi yang harus dicapai peserta didik dalam pelajaran Kimia di kelas XII Pendekatan pembelajaran kimia yang digunakan oleh guru
Kelebihan dan kekurangan pendekatan ajar yang digunakan oleh guru
Penilaian yang digunakan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik Tingkat ketercapaian kompetensi kimia di kelas XII
2. Praktikum
Intensitas praktikum kimia di sekolah Praktikum topik kimia unsur
Praktikum menggunakan spektrofotometer sinar tampak
Spektrofotometer sinar tampak bagi pembelajaran kimia di sekolah
71 Lampiran 5. Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan
Pertanyaan SMA Negeri 1 Depok SMA Negeri 6 Yogyakarta SMA Kolese De Britto Bagaimana kesan
bapak/ibu selama
mengajar Kimia di Kelas 12?
Kimia unsur sering kali dianggap membosankan oleh peserta didik karena banyak hafalan dan praktikum sangat terbatas.
Waktu sangat terbatas namun materi sangat banyak dan mendetail. Jadi butuh mengajar dengan cepat dan tepat.
Peserta didik umumnya merasa terbebani karena materi sangat banyak dan pada akhirnya terjebak pada hafalan.
Pendekatan pembelajaran kimia unsur apa yang digunakan guna
mencapai kompetensi di Kelas XII?
Studi kasus kontekstual, seperti sifat unsur kimia pada pertambangan.
Latihan soal, penugasan dan
memberikan link video dan materi untuk gambaran
Kelompok penugasan bersifat proyek lalu
pemberian latihan soal yang tidak bersifat hafalan.
Peserta didik merasa materi dekat dengan kehidupan tetapi pengetahuan peserta didik tentang konteks bervariasi sehingga kadang sulit untuk berdiskusi.
Pengetahuan lebih banyak yang dipaparkan kepada peserta didik, kelemahannya peserta didik hanya mengingat dan menghafal tanpa mengerti lebih dalam.
Kelebihannya, peserta didik tidak terjebak ke hafalan dan ada interaksi diskusi antara guru dan peserta didik. Kekurangannya adalah diperlukan waktu yang banyak bagi guru untuk evaluasi.
Bagaimana penilaian pembelajaran yang digunakan pada materi kimia unsur?
Penilaian dari diskusi dan ulangan harian yang umumnya lebih banyak hafalan
Quiz pilihan ganda Penugasan dan proyek Bagaimana ketercapaian
kompetensi pembelajaran Kimia unsur?
Pada materi hubungan konfigurasi elektron dengan letak SPU, kondisi stabil dan
Nilai bagus karena pembelajaran didominasi oleh materi hafalan yang jawabannya pasti.
Peserta didik kebanyakan aktif namun dalam pencarian sumber atau
72 Pertanyaan SMA Negeri 1 Depok SMA Negeri 6 Yogyakarta SMA Kolese De Britto
tidak stabil unsur logam sulit diingat oleh peserta didik.
Tapi selain itu relatif baik.
referensi masih kurang, bahkan menggunakan sumber web yang kurang terpercaya
Apa yang bapak/ibu ketahui tentang
spektrofotometri visible?
Saya pernah menggunakan dulu saat masih kuliah dan dilakukan secara
berkelompok. alat ini digunakan untuk mengukur kadar warna dari zat
belum banyak mengetahui, alat tersebut digunakan
untuk
mengukur intensitas warna
Alat untuk mendeteksi kadar unsur dalam larutan dengan memanfaatkan sinar yang diserap
Pada materi kimia unsur apakah pernah
dilaksanakan praktikum?
Pernah, tapi sangat jarang, hanya mengidentifikasi logam saja.
Pernah, praktikum reaksi nyala
golongan IA, IIA, dan unsur periode III dan IV
Belum Belum Belum pernah
Menurut ibu/bapak
Sangat bagus karena perlu untuk mengikuti
perkembangan zaman dan memanfaatkan gadget.
Ya diperlukan, karena belum pernah.
Teknologi yang diperlukan tidak sulit Segi penerapan pengukuran konsentrasi bisa sebagai pengetahuan lebih.
Pengetahuan spektro peserta didik sangat minim.
73 Pertanyaan SMA Negeri 1 Depok SMA Negeri 6 Yogyakarta SMA Kolese De Britto
Spektrum warna kurang tahu apakah dimasukkan dalam materi
74 Lampiran 6. Kisi-kisi Lembar Angket Kebutuhan
No. Aspek Indikator
1. Motivasi Motivasi belajar kimia peserta didik
Kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik dalam belajar kimia 2. Kompetensi
Pendekatan pembelajaran kimia yang digunakan Kompetensi yang dicapai peserta didik
Kelebihan dan kekurangan pendekatan ajar yang digunakan oleh guru Tingkat ketercapaian kompetensi kimia di kelas XII
3. Praktikum
Intensitas praktikum kimia di sekolah Praktikum topik kimia unsur
Praktikum menggunakan spektrofotometer sinar tampak
Spektrofotometer sinar tampak bagi pembelajaran kimia di sekolah
75 Lampiran 7. Hasil Angket Kebutuhan (Bagian 1)
Kode belajar yang selama ini
terlaksana?
Jarang, Pernah di lab menggunakan alat dan
Ya, Kimia itu asyik tidak semua
76 belajar yang selama ini
terlaksana?
Ragu-ragu Pernah, Dilakukan sesuai dengan instruksi guru
Pernah, Sejauh ini sangat baik, namun dalam praktikum ini, saya hanya di tugaskan untuk
membuat laporan praktikum saja, dan pelaksana praktikum adalah guru kimia yang di dokumentasikan, lalu di kirim melalui google classroom untuk diamati dan di pelajari oleh peserta didik.
77 belajar yang selama ini
terlaksana? di alam selain yang ada di SPU. Belajar kimia bagiku adalah petualangan juga
langsung, hanya
menyaksikan lewat video.
Tetapi saat jaman sekolah luring kadang-kadang sel elektrolisis dan kami mencermatinya lalu
Agak sulit di cerna
Sulit menghafal rumus dan nama nama zat kimia
Ya Pernah, Sangat antusias mengikuti
78 belajar yang selama ini
terlaksana?
Ya Pernah, menyenangkan
HS
Ragu-ragu Tidak Pernah
SY dilakukan setiap satu bab untuk mengajari langsung
79 belajar yang selama ini
terlaksana?
Selama kelas 10 dan kelas 11 saya sangat menikmatinya.
Kondisi daring
saat ini. Ya Pernah, Seru, asyik.
JS Ya, ilmunya
menarik terbatas oleh sarana memahami
konsep Tidak
Pernah, melihat guru melakukan praktikum
melalui video
80 Lampiran 8. Hasil Angket Kebutuhan (Bagian 2)
Kode
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar tampak? Mengapa?
AR
Iya, karena jika hanya teori tanpa penerapan akan
Ya karena dapat mengetahui akibatnya penggunaan sinar spektrofotometer tersebut terhadap suatu unsur
SA
Seharusnya membantu tetapi karna belum pernah jadi hanya materi dan latihan soal saja
Perlu, karena spektrofotometer sinar tampak merupakan salah satu sistem kimia jadi dapat membantu dalam mempelajari kimia unsur. alam atau yang telah ditemukan
Pengukuran energi sinar pada panjang gelombang
Perlu untuk mengetahui penyerapan energi radiasi pada larutan berwarna
FN
Ya karena dengan
melakukannya langsung saya dapat lebih memahami dari pada hanya teori
Ya, agar seimbang antara teori dan praktik
81
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar tampak? Mengapa?
GA
Sejauh ini sangat membantu, karena bisa menambah wawasan dari materi yang di pelajari, dan juga praktikum dapat menjelaskan bukti kebenaran dari suatu materi kimia
Menurut saya perlu, karena ini juga berhubungan dengan analisis suatu unsur atau larutan.
AC
Ya, karena dengan
praktikum kita dapat secara langsung membuktikan teori
Menurut saya perlu, tapi tidak diketahui jelas alasannya karena belum mendalami lebih lanjut
MM
ya, membantu sekali. karena di samping kita tahu
teorinya, kita juga tahu penerapannya.
ya, di samping kita tahu bagaimana cara menggunakan spektrofotometri tersebut, kita dapat menghitung suatu konsentrasi zat secara kuantitatif dan langsung sehingga kita dapat tahu cara kerjanya dan mengetahui metode untuk menghitung konsentrasi suatu zat.
82
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar tampak? Mengapa?
DY
lebih mengerti seperti zat-zat kimia dan alat-alat
Karena membantu di kehidupan yang akan datang
PI iya karena dengan praktikum bisa lebih paham materi
atom yg berisi
83
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar tampak? Mengapa?
HS
Mungkin bisa karena
mempraktikkannya tapi saya belum tahu karena belum mencobanya
Kimia unsur adalah zat yang tidak bisa diuraikan lagi
Wah mungkin bisa berguna tapi saya belum tahu cara kerjanya
SY
Cukup membantu karena mengerti langsung mengenai hal hal mendalam oleh materi
Saya kurang memahami sampai di situ
SD
Sangat membantu, karena dengan saya praktikum, maka saya dapat memahami
Kelimpahan unsur, bilangan oksidasi, konfigurasi elektron (kulit, sub kulit) dan nomor atom
Perlu, agar saya dapat semakin memahami konsep dasar dari Sinar Tampak tersebut.
84
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar
Ya, karena saya bisa melihat bagaimana teori yang
dipelajari bisa diterapkan dan dilihat secara visual
Kimia unsur bagi saya karena bisa melihat bagaimana
Ya, karena spektrofotometer akan mengukur sinar yang terserap pada suatu sampel, lalu dengan data tersebut dengan kimia bisa diketahui konsentrasi unsur dari sebuah sampel.
85
Menurut kamu, apakah diperlukan mempelajari Kimia unsur menggunakan
percobaan spektrofotometer sinar
Ya, karena bisa melihat sendiri apa yang biasanya hanya teori.
tahu Maaf saya tidak bisa menjawab ini.
JS
ya, salah satunya untuk mengenali sifat unsur
86 Lampiran 9. Kisi-kisi Lembar Validasi Produk
No. Aspek Indikator
1. Kompetensi Kesesuaian produk dengan kompetensi pembelajaran 2. Penggunaan Kemudahan membawa dan memindahkan produk
Kemudahan mempersiapkan dan menggunakan produk 3. Tampilan Ketepatan pemilihan warna produk
Ketepatan pemilihan bentuk dan ukuran produk 4. Petunjuk Penggunaan
Kesesuaian tahapan penggunaan produk dengan petunjuk penggunaan Kesesuaian layout petunjuk penggunaan
Kemudahan memahami petunjuk penggunaan
Lampiran 10. Lembar Validasi Produk oleh Praktisi
88
89
90
91
92
93 Lampiran 11. Lembar Validasi Produk oleh Ahli
94
95
96
97
98 Lampiran 12. Hasil Rekapitulasi Data Kritik dan Saran Validasi Praktisi
No. Validator Kritik dan Saran
1. Praktisi 1 Alangkah baiknya sampel yang digunakan tidak hanya tembaga sulfat untuk unsur periode 4.
2. Praktisi 2
- Materi cocok untuk mengenalkan penerapan kimia unsur transisi pada peserta didik tetapi kurang sesuai jika digunakan untuk memahami sifat-sifat kimia unsur periode 4.
- Alat ini baik untuk mengonkretkan peralatan modern yang saat ini sudah banyak digunakan, tetapi untuk SMA belum digunakan. Meski modern tapi mekanismenya sederhana sehingga mudah digunakan untuk
- Alat ini baik untuk mengonkretkan peralatan modern yang saat ini sudah banyak digunakan, tetapi untuk SMA belum digunakan. Meski modern tapi mekanismenya sederhana sehingga mudah digunakan untuk