BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Disarankan untuk guru fisika agar menggunakan metode pembelajaran
problem solving dalam menyampaikan materi pembelajaran fisika kepada siswa
2. Bagi peneliti selanjutnya yang menggunakan model pembelajaran
problem solving, diusahakan dalam melakukan diskusi kelompok, siswa harus terlibat seluruhnya, agar materi pembelajaran yang disampaikan melalui diskusi kelompok dapat dipahami seluruhnya oleh siswa. Dan dalam melakukan diskusi, peneliti diusahakan agara siswa tertarik dalam
mempelajari materi yang akan diajarkan. Sehingga siswa dapat mengerti dengan baik konsep fisika yang disampaikan.
3. Wawancara pada penelitian ini hanya mengambil 4 siswa. dari kelas eksperimen. Diharapkan pada penelitian selanjutnya agar mengambil lebih banyak lagi siswa sebagai sumber, agar lebih mengetahui pemahaman konsep siswa secara keseluruhan.
DAFTAR PUSTAKA
Budi, Kartika. 1992. Pemahaman Konsep Gaya dan Beberapa Salah Konsepsi Yang Terjadi. Widya Dharma. Yogyakarta: Pendidikan IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (Th. III. No 1. Oktober 1992)
Budi, Kartika. 2007. Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Fisika di Sekolah. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Giancoli, D.C. 2001: Fisika Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Indriana, Dina. 2011. Mengenal Ragam Gaya Pembelajaran Efektif. Yogyakarta: Diva Press.
Jauhari, Agus, dkk. 2010. Pengaruh Pembelajaran Pemecahan Masalah Secara Kelompok Kooperatif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Edisi 1 Tahun XV 2010. Bandung: FPMIPA UPI.
Kanginan, Marthen. 2006. Fisika Untuk SMA Kelas X Jilid 1. Jakarta: Erlangga Nasutio, S. 2011. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Belajar dan
Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara
Santyasa, I W. 2006. Konsepsi, Miskonsepsi, dan Model Pembelajaran Konstruktivisme Tipe Novick. http://repository.upi.edu/operator/upload/s _fis _ 054039_chapter2.pdf. (diakses 5 mei 2012)
Schunk, Daleh. 2012. Learning Theories An education Prespective. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suparno, Paul. 2001. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.
Suparno, Paul. 2007. Metodologi Pembelajaran Fisika. Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma.
Suparno, Paul. 2010. Metode penelitian pendidikan fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Suparno, Paul. 2010. Metodologi Pembelajaran Fisika Konstruktivistik dan Menyenangkan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Suryosubroto, B. 2009. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Wena, Made. 2011. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontenporer. Jakarta: Bumi Aksara.
Lampiran 5. Pembagian Diskusi Kelompok X B Kelompok 1:
1. Apriani Dwi Lestari 2. Daniel Sebastian 3. Riski Ivan Santoso 4. Tri Laksono Kelompok 2:
1. Cherotich Fitri Ulda 2. Christa Saputra Yuwono
3. Tulus Adit Gallan Perkasa Afaar 4. Pero Satya Tama
Kelompok 3: 1. Kiki Santika 2. Ernaldi Anidreyan
3. Yongki William Papalapu 4. Valentino Bagus Panuntun Kelompok 4:
1. Natasha Bunga Arinda Putri 2. Ferdinand Angky Dwi Chayo 3. Yulia Orista Kasantaro Kelompok 5:
1. Rara Rinukrisma 2. Leonardo Banyu Aji 3. Krisnagaga Pandaisa
4. Verena Diniarti Kusmaanggraheni Kelompok 6:
1. Sita Verdina Sulistyorini 2. Robertus ardian Wijaya
3. Laurentius Brahma Carya Nugraha Swarnam 4. Bintang Ramadhan
Lampiran 6. Soal diskusi kelompok
SOAL-SOAL DISKUSI KELOMPOK Kelompok 1
1. Dua buah paku ditancapkan di tanah, di mana ketinggian kedua paku tersebut sama terhadap permukaan tanah. Selanjutnya, jatuhkan sebuah batu A pada paku A, kemudian jatuhkan batu yang sama ke paku B ( lihat gambar di bawah). Pertanyaanya: paku mana yang tancapannya lebih dalam. Mengapa demikian?
Batu A
Batu A
Paku A Paku B
Tanah
2. Suatu hari Andi memanjat pohon mangga yang tingginya kurang lebih 10 m. Saat memetik mangga tiba-tiba 2 buah mangga yang dipetik Andi terlepas dari tangan Andi dan mangga tersebut jatuh secara bersamaan. Jika massa mangga sama, pertanyaannya adalah apakah kecepatan ke dua mangga tersebut sebelum jatuh bebas sama dengan kecepatannya sesaat mangga tersebut hendak menyentuh tanah? Berikan alasan anda.
Kelompok 2
3) Suatu hari Andi memanjat pohon mangga yang tingginya kurang lebih 10 m. Saat memetik mangga tiba-tiba 2 buah mangga yang dipetik Andi terlepas dari tangan Andi dan mangga tersebut jatuh secara bersamaan. Jika massa mangga sama, pertanyaannya adalah apakah kecepatan ke dua mangga tersebut sebelum jatuh bebas sama dengan kecepatannya sesaat mangga tersebut hendak menyentuh tanah? Berikan alasan anda.
4) Jika anda memegang selembar kertas secara horizontal pada satu tangan dan sebuah benda lain yang lebih berat. Misalnya sebuah kelereng ditangan yang lainnya. Seperti pada gambar (a). Jelaskan tanggapan anda mengenai gambar (a) dibawah ini.
Kelompok 3
1) Jika anda memegang selembar kertas secara horizontal pada satu tangan dan sebuah benda lain yang lebih berat. Misalnya sebuah kelereng ditangan yang lainnya. Seperti pada gambar (a). Jelaskan tanggapan anda mengenai gambar (a) dibawah ini.
Gambar (a) Gambar (b)
2) Dua buah paku ditancapkan di tanah, di mana ketinggian kedua paku tersebut sama terhadap permukaan tanah. Selanjutnya, jatuhkan sebuah batu A pada paku A, kemudian jatuhkan batu yang sama ke paku B ( lihat gambar di bawah). Pertanyaanya: paku mana yang tancapannya lebih dalam. Mengapa demikian?
Batu A
Batu A
Paku A Paku B
Tanah
Lampiran 7. Soal Pretest Soal Posttest
Soal Pretest dan Posttest 1 Jawablah pertanyaan dibawah ini dan berikan alasannya
d. Sebutkan 3 contoh benda jatuh bebas. Dari contoh tersebut, bagaimanakah anda memahami benda jatuh bebas.
e. Mengapa suatu benda dapat jatuh?
f. Seandainya tidak ada gaya gravitasi, apakah benda akan mengalami gerak jatuh bebas?
2 Apakah kecepatan benda saat benda tersebut jatuh bebas sama dengan kecepatan benda saat ketika hendak menyentuh tanah? Berikan alasan anda. 3 Apakah massa benda tidak berpengaruh dalam kecepatan suatu benda yang
bergerak jatuh bebas? Mengapa terjadi perbedaan waktu antara kelereng dan selembar kertas bila dijatuhkan secara bersamaan? Perhatikan gambar berikut!
4 Seorang anak sedang memetik buah mangga. tiba-tiba buah mangga yang dipetiknya jatuh dari tangan anak tersebut tanpa kecepatan awal. Posisi anak tersebut 5 meter dari tanah. Berapakah waktu yang dibutuhkan mangga tersebut jatuh ketanah? Percepatan gravitasinya adalah 9,8 m/s2.
5 Sebuah bola anda lepaskan dari atap sebuah gedung. Saat bola anda lepas, teman anda ditanah menjalankan stopwatchnya dan memberhentikannya saat bola menyentuh tanah. Hasil bacaan stopwatchnya adalah 3 sekon.
c. Berapakah kelajuan bola saat menyentuh tanah? d. Berapakah ketinggian gedung itu?
Lampiran 8. Soal Wawancara
Pertanyaan Wawancara
1)Sebutkan contoh-contoh benda jatuh bebas. Dari contoh–contoh, menurut anda “gerak jatuh bebas” itu apa.
2)Mengapa suatu benda dapat jatuh?
3)Seandainya tidak ada gaya gravitasi, apakah benda akan mengalami gerak jatuh bebas?
4)Apakah kecepatan benda ketika benda tersebut hendak jatuh bebas sama dengan kecepatannya sesaat benda tersebut hendak menyentuh tanah?
5)Apakah massa benda tidak berpengaruh dalam kecepatan suatu benda yang bergerak jatuh bebas?
Lampiran 9. Kunci Jawaban Pretest Dan Posttest KUNCI JAWABAN 1. Ditanya:
a. 3 contoh benda jatuh bebas
1) Kelapa yang terlepas dari tangkainya dan jatuh ke tanah 2) Bola jatuh dari atas gedung
3) Mangga yang terlepas dari tangkainya dan jatuh k etanah Kesimpulan benda jatuh bebas adalah gerak vertical suatu benda yang dijatuhkan dari dari suatu ketinggian tanpa kecepatan awal (v0= 0)
b. Suatu benda dapat jatuh karena adanya gaya gravitasi bumi.
c. Tidak. Kalau tidak ada gaya gravitasi, maka semua mahkluk hidup maupun mahkluk mati akan melayang- laying.
2. Kecepatan benda saat benda tersebut hendak jatuh bebas dan kecepatan benda saat kettika hendak menyentuh tanah berbeda. Karena sesaat sebelum jatuh bebas, benda itu diam atau kecepatan awal benda itu 0 (V0= 0). Sedangkan sesaat sebelum menyentuh tanah kecepatan benda itu bertambah. Dimana Semakin tinggi kedudukan benda terhadap permukaan tanah, semakin besar laju benda tersebut saat hendak menyentuh permukaan tanah.
3. Menurut Galileo bahwa massa tidak berpenggaruh dalam Gerak Jatuh Bebas. Yang menyebabkan perbedaan waktu antara kelereng dengan kertas adalah percepatan gravitasi bumi (g). selain gaya gravitasi yang bekerja pada kelereng dan kertas adalah gaya gesek udara dengan arah keatas yang berusaha menghambat gerak benda yang jatuh. Kertas yang dibentangkan secar horizontal memiliki luas penampang horizontal yang lebih besar dari kelereng, akan mengalami gaya hambatan udara yang lebih besar. Oleh karena itu kertas yang dijatuhkan bersamaan dengan kelereng lebih lama sampai ketanah daripada kelereng yang memili luas penampang yang kecil.
4. Diketahui: h = 5 meter g = 10 m/s2 Ditanya : t = ………? Jawab :
Dari persoalan diatas, maka persamaan yang digunakan adalah Vt2 = V0 + 2gh
Karena mangga terlepas dari tangan, maka V0= 0 Jadi: Vt2 = 0+ 2gh Vt2 = 2gh = 2 (10m/s2)(5m) Vt2 = 100 m2/s2 Vt = Vt = 10m/s
Maka untuk mencari t menggunakkan persamaan:
Jadi waktu yang dibutuhkan mangga tersebut jatuh ketanah adalah 1s dengan kecepatan 10 m/s
5. Diketahui: t = 3 sekon g = 10 m/s2 Ditanya : a. Vt= ………?
b. h= ……….? Jawab :
a. Dari persoalan diatas persamaan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan ini adalah: Vt = V0 + gt
Karena bola dilepaskan dari atas gedung, maka V0= 0 Jadi
Maka kecepatan bola yang dilepaskan dari atap gedung sampai ketanah adalah 30m/s
b. Karena kecepatan bola sudah diketahui, maka untuk mencari berapa tinggi gedung tersebut, persamaan yang digunakan adalah:
Jadi
Lampiran 10. Kunci jawaban diskusi kelompok
a. Massa benda tidak berpengaruh dalam gerak jatuh bebas. Yang menyebabkan paku a tancapannya paling dalam adalah: semakin tinggi kedudukan batu terhadap permukaan tanah, semakin besar laju batu tersebut saat hendak menyentuh permukaan tanah. Dengan demikian, percepatan benda jatuh bebas bergantung pada ketinggian/kedudukan benda terhadap permukaan tanah. Di samping itu, percepatan/pertambahan kecepatan benda saat jatuh bebas bergantung juga pada lamanya waktu. b. Kecepatan mangga sebelum jatuh bebas dan saat menyentuh tanah
berbeda. Apabila suatu benda kita lepaskan dari ketinggian tertentu (dilepaskan). Makna kata “dijatuhkan” dan “dilepaskan” itu artinya kecepatan awal benda tersebut = 0. Dan kecepatannya akan bertambah sebelum menyentuh tanah. Berbeda kalau sebuah benda dilemparkan ke bawah atau ditembakkan ke bawah. Kalau dilemparkan atau ditembakan, maka benda tersebut mempunyai kecepatan awal. Anda harus pahami konsep ini dengan baik supaya tidak bingung. Jadi gerak jatuh bebas adalah benda bergerak dari ketinggian tertentu menuju permukaan tanah, di mana kecepatan awal benda tersebut = 0. Dan perlu diingat lagi bahwa gerakan benda hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi.
c. Yang menyebabkan kelereng jatuh duluan daripada kertas adalah gaya gesekan udara. Hambatan atau gesekan udara sangat mempengaruhi gerak jatuh bebas. Semakin besar luas permukan kertas, maka gaya gesek udaranya semakin besar. Galileo mendalilkan bahwa semua benda akan
jatuh dengan percepatan yang sama apabila tidak ada udara atau
hambatan lainnya. Galileo menegaskan bahwa semua benda, berat atau ringan, jatuh dengan percepatan yang sama, paling tidak jika tidak ada udara. Galileo yakin bahwa udara berperan sebagai hambatan untuk benda-benda yang sangat ringan yang memiliki permukaan yang luas. Tetapi pada banyak keadaan biasa, hambatan udara ini bisa diabaikan. Pada suatu ruang di mana udara telah dihisap, benda ringan seperti selembar kertas yang dipegang horizontal pun akan jatuh dengan percepatan yang sama seperti benda yang lain. Ia menunjukkan bahwa untuk sebuah benda yang jatuh dari keadaan diam, jarak yang ditempuh akan sebanding dengan kuadrat waktu. Kita dapat melihat hal ini dari salah satu persamaan GLBB di bawah ini.
Lampiran 18. Hasil Diskusi Kelompok
a. Untuk Soal a (yang presentasi kelompok 1,2,5 dan 6)
No Pertanyaan dan jawaban
a Penanya dari kelompok 4 bertanya: Saya bertanya untuk kelompok 1 dan 6, karena jawaban kalian mirip, yaitu kalian berkata bahwa semakin tinggi kedudukan batu dari perumukaan tanah, semakin besar laju batu tersebut ketanah. Yang menjadi pertanyaan saya apabila massanya berbeda. Misalnya batu yang kedudukannya lebih tinggi memiliki masa 2 kg dan batu yang kedudukannya dekat dengan paku masanya 5 kg. menurut kalian paku manakah yang tancapannya paling dalam?
Jawaban dari kelompok 1: Menurut kami paku B. karena batu memiliki memiliki massa yang lebih besar.
Jawaban dari kelompok 6: Menurut kami, tancapan yang paling dalam tetap batu yang memiliki masa 2 kg.karena batu tersebut kedudukannya lebih tinggi.
Penanya kelompok 4: Tapi jawaban kalian hanya dipengaruhi oleh kedudukan dari batu tersebut, maka tancapan batu A lebih besar, kalian tidak menjawab karena dipengaruhi oleh massa juga.
Jawaban kelompok 6: Kan disoalnya massa batunya sama, makanya kami jawabnya itu. Kelompok 4:Kami mengerti pak……
Peneliti bertanya kepada siswa: Ada pertanyaan lain? Siswa: Tidak ada Pak….
Peneliti bertanya kepada siswa: Apa yang anda simpulkan dari soal no a.
Siswa menyimpulkan bahwa: Bahwa paku yang tancapannya paling dalam adalah paku A, karena semakin tingginya kedudukan batu terhadap permukaan tanah, maka semakin besar laju batu tersebut saat hendak menyentuh permukaan tanah. Dan juga dipengaruhi oleh massa benda.
Peneliti menyimpulkan: Jawabaan kalian benar, dan massa menyebabkan paku A tancapannya paling dalam. Selain massa yang menyebabkan paku tancapannya yang paling dalam adalah: Semakin tinggi kedudukan batu terhadap permukaan tanah, semakin besar laju batu tersebut saat hendak menyentuh permukaan tanah. Dengan demikian, percepatan benda jatuh bebas bergantung pada ketinggian/kedudukan benda terhadap permukaan tanah. Di samping itu, kecepatan benda saat jatuh bebas bergantung juga pada lamanya waktu. Berarti yang mempengaruhi gerak jatuh bebas pada soal a itu apa?
Siwa menjawab: ketinggian, kelajuan, kecepatan dan waktu pak…
Peneliti: Untuk pertanyaan dari kelompok 4: kita akan bahas pada pada persoalan pada soal c.
b. Untuk soal b (yang dipresentasikan oleh kelompok 1,2,3 dan 4)
No Pertanyaan dan jawaban
b Penanya dari kelompok 1: Saya mau tanya ke kelompok 4 Pak…..mereka bilang bahwa karena massa mangga = 0, makanya kecepatan sebelum mangga jatuh bebas berbeda dengan kecepatan mangga hendak menyentuh tanah. Coba kalian jelaskan.
Jawaban kelompok 4: massa kedua mangga kan pas ditangan sama. Sebelum dilepas mangga ditangan diam. Setelah terlepas semakin cepat mangga jatuhnya.
Penanya dari kelompok 1: tetapi, saya belum mengerti maksud dari jawaban kalian. karena massa mangga = 0.
Jawaban kelompok 4: maksudnya saat masih ditangan kecepatan mangga = 0. Bukan massanya yang 0.
Penanya dari kelompok 1: mengerti Pak…
Peneliti bertanya kepada siswa: ada pertanyaan lain?
Penanya dari kelompok 5: Pak, saya mau tanya kekelompok 1. Bagaimana kalau saya melempar mangga kebawah. Apakah itu termasuk gerak jatuh bebas?
Jawaban kelompok 1: kalau dilempar kebawah berarti termasuk gerak jatuh bebas..karena jatuh kebawah
Jawaban kelompok 6: Kan disoalnya massa batunya sama, makanya kami jawabnya itu. Peneliti bertanya kepada siswa: ada jawaban lain?
Jawaban kelompok 6: Pak kalau menurut saya. Itu bukan gerak jatuh bebas. Menurut saya itu termasuk gerak vertikal kebawah. Karena mangganya dilempar. Berarti ada kecepatan awalnya. Sedangkan jatuh bebas, kecepatan awalnya= 0.
Peneliti bertanya kepada siswa: ada jawaban lain? Siswa menjawab: tidak ada Pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: Bagaimana kelompok 1. Sudah mengerti? Kelompok 1: mengerti Pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: ada pertanyaan lain? Siswa: tidak ada pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: dari jawaban teman-teman kalian tadi. Apa yang anda simpulkan dari soal no b.
Siswa: kecepatannya berbeda Pak. Kecepatan sebelum jatuh bebas = 0. Sedangkan sebelum menyentuh tanah bertambah Pak.
Peneliti menyimpulkan: jawaban kalian betul. Bahwa kecepatan mangga sebelum jatuh bebas dan saat menyentuh tanah berbeda. Apabila suatu benda kita lepaskan dari ketinggian tertentu (dilepaskan). Makna kata “dijatuhkan” dan “dilepaskan” itu artinya kecepatan awal benda tersebut = 0. Dan kecepatannya akan bertambah sebelum menyentuh tanah. Berbeda kalau sebuah benda dilemparkan ke bawah atau ditembakkan ke bawah. Kalau dilemparkan atau ditembakan, maka benda tersebut mempunyai kecepatan awal. Anda harus pahami konsep ini dengan baik supaya tidak bingung. Jadi Gerak Jatuh Bebas adalah benda bergerak dari ketinggian tertentu menuju permukaan tanah, di mana kecepatan awal benda tersebut = 0. Dan gaya gravitasi yang mempengaruhi benda jatuh ke tanah.
c. Untuk soal c (yang presentasi kelompok 3,4,5, dan 6)
No Pertanyaan dan jawaban
c Penanya dari kelompok 2: Pak. Mau tanya sama kelompok 6. Coba jelaskan jawaban kalian.
Jawaban kelompok 6: massa kelereng kan lebih besar daripada massa kertas. Sehingga kelereng jatuh duluan ketanah daripada kertas.
Penanya dari Kelompok 6: kalau saya meremas kertas menjadi bulat dan dijatuhkan secara bersamaan dengan kelereng, siapa yang sampai duluan ke lantai?. Kelereng atau kertas. Jawaban kelompok 6: kertas sama kelereng sampai dilantai secara bersamaaan.
Jawaban kelompok 4: pak saya mau menjawab. Yang menyebabkan kelereng jatuh duluan daripada kertas adalah luas dari kertas lebih besar daripada kelereng. Sehingga ada udara yang menghalangi agar kertas jatuh bersamaan dengan kelereng.
Peneliti bertanya kepada siswa: ada jawaban lain? Siswa menjawab: tidak ada Pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: Bagaimana kelompok 2. Sudah mengerti? Kelompok 1: mengerti Pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: ada pertanyaan lain? Siswa: tidak ada pak.
Peneliti bertanya kepada siswa: dari jawaban teman-teman kalian tadi. Apa yang kalian simpulkan dari soal no c.
Siswa: berarti yang menyebabkan kelereng jatuh duluan daripada kertas adalah luasan kertas lebih besar daripada kelerang, sehingga gaya gesek udara pada kertas lebih besar, maka kertas saat jatuh ke tanah lebih lambat dari kelereng.
Peneliti bertanya kepada siswa: Jadi yang berpengaruh dalam gerak jatuh bebas itu apa saja.
Siswa: apa ya pak….. bingung. Hehehe
Peneliti: dari semua jawaban diskusi kelompok kita. Apa saja yang berpengaruh dalam gerak jatuh bebas.
Siswa: terdiam sejenak..
Siswa: kecepatan awal dan akhir benda pak, Peneliti: terus yang lain apa?
Siswa: gaya gravitasi, waktu., ketinggian dan luas permukaan pak…. Itu saja yang kami tahu pak…
Peneliti menyimpulkan: Jawaban kalian betul. Yang menyebabkan kelereng jatuh duluan daripada kertas adalah gaya gesekan udara. Hambatan atau gesekan udara sangat mempengaruhi gerak jatuh bebas. Semakin besar luas permukan kertas, maka gaya gesek udaranya semakin besar. Galileo mendalilkan bahwa semua benda akan jatuh dengan percepatan yang sama apabila tidak ada udara atau hambatan lainnya. Galileo menegaskan bahwa semua benda, berat atau ringan, jatuh dengan percepatan yang sama, paling tidak jika tidak ada udara. Galileo yakin bahwa udara berperan sebagai hambatan untuk benda-benda yang sangat ringan yang memiliki permukaan yang luas. Tetapi pada banyak keadaan biasa, hambatan udara ini bisa diabaikan. Pada suatu ruang di mana udara telah dihisap, benda ringan seperti selembar kertas yang dipegang horizontal pun akan jatuh dengan percepatan yang sama seperti benda yang lain. Dan yang mempengaruh dalam gerak jatuh bebas adalah kecepatan, gaya gravitasi, waktu, ketinggian atau jarak, gaya gesek udara dan luas permukaan benda.
Lampiran 19. Hasil wawancara
2 Mengapa suatu benda dapat jatuh? Jawaban:
a. Siswa 2: Karena ada gaya gravitasi.
b. Siswa 1: Karena ada gaya gravitasi, kalau ngga ada gaya gravitasi, benda akan melayang-layang.
c. Siswa 3: dipengaruhi oleh gaya d. Siswa 4: karena ada gaya dorong.
3 Seandainya tidak ada gaya gravitasi, apakah benda akan mengalami gerak jatuh bebas?
Jawaban:
No Pertanyaan dan jawaban
1 Sebutkan contoh-contoh benda jatuh bebas. Dari contoh–contoh, menurut anda “gerak jatuh bebas” itu apa ?
Jawaban: a. Siswa 1:
Buah mangga jatuh dari pohon
Kalau saya memanjat pohon manjat terjatuh Buah kelapa jatuh dari pohon
Kesimpulan gerak jatuh bebas: gerak suatu benda jatuh tanpa kecepatan awal.
b. Siswa 2:
Kipas angin dinding yang jatuh Jambu jatuh dari pohonnya
Saat kita memetik buah papaya dari pohonnya.
Kesimpulan gerak jatuh bebas: gerak jatuh yang tanpa kecepatan awal dan jatuhnya bebas tidak kena hambatan
c. Siswa 3:
Bola yang dilepaskan dari tangan Kelapa jatuh dari pohonnya Pena yang jatuh dari atas meja.
Kesimpulan gerak jatuh bebas: gerak benda jatuh tanpa kecepatan awal
d. Siswa 4:
Buah jatuh dari pohonnya
Durian yang jatuh dari pohonnya Kue jatuh dari tangan
a. Siswa 3: tidak, karena benda akan melayang-layang pak... b. Siswa 4: tidak, karena benda akan melayang-layang
c. Siswa 1: tidak, benda akan melayang. karena Gaya gravitasi kan, gaya tarik bumi pak...
d. Siswa 2: tidak, soalnya kalau tidak ada gravitasi benda akan melayang. Misalnya kita melayang. Benda yang jatuhkan harus ada kecepatan awal. Seperti di ruang angkasa kan ngga ada gaya gravitasi, jadi untuk menjatuhkan benda itu harus ada gaya gravitasi.
4 Apakah kecepatan benda ketika benda tersebut hendak jatuh bebas sama dengan kecepatannya sesaat benda tersebut hendak menyentuh tanah? Jawaban:
a. Siswa 4: Ngga Sama, karena ketika benda hendak jatuh bebas, ngga punya kecepatan. Benda yang mau menyentuh tanah punya kecepatan. Kecepatan hendak jatuh bebas V0 = 0 sedangkan hendak menyentuh tanah, tambah kecepatan.
b. Siswa 3: tidak sama. Kecepatan sebelum jatuh bebas = 0, saat mau menyentuh tanah kecepatannya bertambah.
c. Siswa 1: ngga sama. Karena kan pada saat mau jatuh belum ada kecepatan dan mau menyentuh tanah itu tambah kecepatannya.
d. Siswa 4: ngga sama pak… sebelum hendak mau jatuh bebas, kecepatannya 0. lalu sesaat hendak menyentuh tanah kecepatannya sudah berubah.
5 Apakah massa benda tidak berpengaruh dalam kecepatan suatu benda yang bergerak jatuh bebas?
Jawaban:
a. Siswa 1: Tidak berpengaruh, kalau benda semakin lebar semakin lambat, karena angin itu menahan benda itu jatuh, karena semakin melebar, semakin lambat. Walaupun massanya sama.
b. Siswa 4: Berpengaruh, karena makin berat massanya, makin cepat benda jatuh ke bawah.
Peneliti: Kalau saya menjatuhkan selembar kertas dan sebuah batu yang jatuh duluan sampai ketanah batu atau kelereng. Siswa 4: Melakukan percobaan dengan mengambil kapur tulis