BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran saran
Berdasarkan penelitian mengenai prestasi belajar siswa, diberikan rekomendasi kepada beberapa pihak, yaitu 1) konselor sekolah; 2) guru Bahasa Inggris; dan 3) peneliti selanjutnya.
1. Bagi Konselor Sekolah
Sangat penting bagi konselor di sekolah untuk mampu merancang dan menjalankan program bimbingan dan konseling. Dalam kaitannya dengan peningkatan prestasi belajar siswa seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan dalam penelitian ini, diharapkan agar:
a. konselor mampu merancang, mengembangkan dan menjalankan bimbingan terutama dalam usaha untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris, melalui pendekatan direktif sebagai salah satu
alternatif yang terbukti efektif dalam usaha meningkatkan prestasi belajar siswa;
b. konselor diharapkan dapat menyajikan bimbingan belajar dengan pendekatan direktif dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa; dan
c. konselor diharapkan lebih mengembangkan kemampuan dalam menjalin hubungan yang baik dengan siswa, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan bimbingan belajar dengan pendektan direktif yang telah dilakukan sehingga tujuan diadakannya kegiatan dapat tercapai optimal.
2. Bagi Guru Bahasa Inggris
Sebagai penanggung jawab mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah, Guru Bahasa Inggris diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan konselor sekolah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
3. Bagi Akademisi atau Peneliti Selanjutnya
a. Mengadakan penelitian mengenai prestasi belajar siswa melalui bimbingan belajar melalui pendekatan direktif dengan menggunakan pendekatan dan metode penelitian lain seperti action research, eksperiment quasi atau
Research and Development .
b. Jangkauan penelitian diharapkan semakin luas sehingga pelaksanaan bimbingan belajar dengan pendekatan direktif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa tidak terbatas pada satu mata pelajaran dan tidak terbatas pada siswa kelas XI, tetapi dapat diaplikasikan kepada semua mata pelajaran dan seluruh siswa SMK di berbagai tempat di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
ABKIN. (2007). Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling
dalam Jalur Pendidikan Formal. Bandung: PB ABKIN.
Ahmadi, A. & Supriyono, W. (1991). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Ahmadi, A. & Supriyono, W. (2004). Psikologi Belajar (Edisi Revisi). Jakarta:
Rineka Cipta.
Ahman. (2005). Konsep Dasar Bimbingan dan Konseling Perkembangan. Dirjen Dikdasmen Depdiknas dan ABKIN.
Anni, C.T. (2004). Psikologi Belajar. Semarang: UPT UNNES Press.
Arikunto, Suharsimi. (2004). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Buchori, M. (1983). Teknik-Teknik Evaluasi dalam Pendidikan. Bandung: Jemmars Anas.
Burton. W.H . (1952) The Guidance of the Learning Activities. N.Y: Appleton- Century-crofts.
Depdikbud. (1995). Seri Pemandu Pelaksanaan Bimbingan Konseling di SLTA.
Jakarta: Dikdasmen.
Ellis, T.I. (1990). The Missouri Comprehensive Guidance Model. Columbia: The Educational Resources Information Center.
Furqon. (1997). Statistika Terapan Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Gagne & Berliner. (1983). Educational Psychology. 4th Edition. Boston: Houghton Mifflin Company.
Gagne, R.M. (1986). The Condition of Learning. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Hagen, Elizabeth & Thorndike, Robert L. (1955). Measurement and Evaluation In
Psychology and Education. New York: Wiley.
Hakim, T. (2000). Belajar Secara Efektif: Panduan Menemukan Teknik Belajar,
Memilih Jurusan, dan Menentukan Cita-Cita. Jakarta: Puspa Swara.
Hamalik, O. (1990). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Kartadinata, S. [Online]. Tersedia:
http://file.upi.edu/Direktori/fip/jur.psikologi_pend_dan_bimbingan/195003 211974121sunaryo_kartadinata/arah_dan_tantangan_bimbingan_dan_kons eling_profesional.pdf [20 April 2012]
Loree, M. Ray. (1970). Psychology of Education. New York: Ronald Press. Makmun, A.S. (1996). Psikologi Kependidikan. Bandung: Rosdakarya. Makmun, A.S. (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Morgan C.T. et al. (1986). Introduction to Psychology. New York: McGraw Hill Book Company.
Mortenseen, G.D. & Schmuller, A.M. (1946). Guidance in Today’s School. New York: John Willey & Sons.
Moslow, A. (1984). Motivasi dan Kepribadian I, Teori Motivasi dengan
Pendekatan Hierarki Kebutuhan Manusia. Bandung: Pustaka Binaman
Pressindo.
Muro & Kottman. (1995). Guidance and Counseling in the Elementary and
Middle Schools: A Practical Approach. United States: Brown &
Benchmark (Madison, Wis.).
Nawawi, H. (1981). Pengaruh Hubungan Manusiawi Murid Terhadap Prestasi
Belajar di SD. Analisis Pendidikan Vol 1.
Nurihsan, J. (1998). Bimbingan Komprehensif: Model Bimbingan dan Konseling
di Sekolah Menengah Umum. Disertasi (Tidak Diterbitkan). Bandung.
Nurihsan, J. (2003). Dasar Dasar Bimbingan Konseling. Bandung: Mutiara. Nurihsan, J. (2005). Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling. Bandung:
Refika Aditama.
Nurihsan, J. (2006). Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Refika Aditama.
Riduwan. (2005). Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Robinson, F.P. (1946) Principles and Procedures in Student Counseling. N.Y: Harper ang Brothet, Parts I – III
Robinson, F.P. (1950) Principles and Procedures in Student Counseling. N.Y: Harper ang Brothet, Parts I – III
Ross, S. R & Stanley, R. Ross. (1956). Guide To Hispanic American Historical
Review. United States: Duke University Press.
Schmidt, J.J. (1999). Counseling in Schools: Essential Services and
Comprehensive Programs (3rd ed.). Boston, MA: Allyn and Bacon.
Slavin. (1994). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik (Terjemahan Marianto Samosir). Jakarta: Indeks.
Smith, G.E. (1951). Principles and practices of the guidance program. New York: Macmillan.
Sudjana, N. (2001). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Sudjana, N. (2005). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Sudjono, A. (1986). Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suherman. (2010). Bimbingan Belajar. [Online]. Tersedia: http//file.upi.edu/Direktori/. [1April 2012].
Suherman, U. & Sudrajat, D. (1998). Evaluasi dan Pengembangan. Program
Bimbingan dan Konseling Di Sekolah. Bandung: PPB FIP UPI.
Sukardi, D.K. (2000). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan
Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukardi, D.K. (2003). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan
Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka cipta.
Sukardi, D.K. (2007). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan
Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka cipta.
Sukmanadinata, N.S. (2005). Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: Rosdakarya.
Suryabrata, S. (1994). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Syah, M. ( 2003). Psikologi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Syamsudin, Abin. (1996). Psikologi Pendidikan, Perangkat Sistem Pengajaran. Bandung: Rosdakarya.
Thorndike, R.L. and Hagen, E.B. (1955) Measurement and Evaluation in
Psicology and Education. N.Y: Wiley and Son.
Winkel, W.S. (1984). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia. Winkel, W.S. (1985). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia. Winkel, W.S. (1991). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo. Winkel, W.S. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo.
Winkel, W.S. & Hastuti, S. (2007). Bimbingan dan Konseling di Institusi
Pendidikan. Yogyakarta: Media Abad.
Woodworth, Robert & Marquis, Donald. G. (1957). Psychology. New York: NY Holt.
Yusuf, S. et al. (1992). Psikologi Kependidikan. Bandung: Andira.
Yusuf, S. (2009). Program Bimbingan & Konseling di Sekolah. Bandung: Rizqi Press.
Yusuf, S. (2006). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosdakarya.
Yusuf, S. & Nurihsan, J. (2009). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Rosdakarya.