BAB V PENUTUP
C. Saran Penelitian
Merujuk pada keterbatasan penelitian yang telah disebutkan, adapun saran peneliti untuk penelitian selanjutnya sebagai berikut:
1. Penelitian yang akan datang selanjutnya menambah jumlah informan sehingga hasil yang didapatkan maksimal.
2. Penelitian kualitatif merupakan penelitian mendalam sehinggah dibutuhkan waktu yang relatif lama demi mendapatkan informasi dan data yang akurat.
76
DAFTAR PUSTAKA
Amalia, Siti Nur Annisa. 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Individu Terhadap Financial Technology (Fintech) Syariah (Paytren) Sebagai Salah Satu Alat Transaksi Pembayaran. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 9(2): 1-14.
Anarjia, Kevin dan Jones Z. Rante. 2018. Pengaruh Persepsi Manfaat Dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Terhadap Minat Menggunakan Layanan Uang Elektronik Sakuku Pt. Bank Central Asia, Tbk Kcu Cikarang. Jurnal Sistem Informasi. 1(2):1-8.
Ardiansyah, Tedy. 2019. Model Financial Dan Teknologi (Fintech) Membantu Permasalahan Modal Wirausaha UMKM Di Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 16(2): 158-166.
Atmadja, A. T. 2013. Pergulatan Metodologi dan Penelitian Kualitatif dalam Ranah Ilmu Akuntansi. Jurnal Akuntansi Profesi, 3(2): 122-141.
Azmi, Z., Abdillah Arif N. dan Wardayani. 2018. Memahami Penelitian Kualitatif dalam Akuntansi. Akuntabilitas: Jurnal Ilmu Akuntansi, 11(1): 159-168.
Bungin, B. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif-Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. PT Rajagrafindo Persada: Jakarta.
Burhanuddin, Chairul Iksan dan Muhammad Nur Abdi. 2019. Tingkat Pemahaman dan Minat Masyarakat dalam Penggunaan Fintech. RISET & JURNAL AKUNTANSI. 3(1): 21-27.
Chairil, H. M. Noor., Gartika Rahmasari., Ade Mubarok., Purwadhi dan Bambang Sukajie. 2019. Upaya Stratejik Maksimalisasi Laba Untuk Perusahaan Yang Berbasis Pada Produksi Makanan Camilan. JURNAL ABDIMAS BSI, 2(1):
154-165.
Chin, W. W., & Todd, P. A. 1995. On the use, usefulness and ease of use of structural equation modeling in MIS research: A note of Caution. MIS Quarterly, 19(2): 237–246
Davis, F. D. 1989. Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3): 319.
Davis, F. D., Bagozzi, R. P., & Warshaw, P. R. (1989). User Acceptance of Computer Technology: A Comparison of Two Theoretical Models. Management Science, 35(8): 982–1003.
Fachrudin, Fachri. 2015. Filosofi Laba Dalam Perspektif Fiqh Mu‟amalah Dan Ekonomi Konvensional. JURNAL HUKUM DAN PRANATA SOSIAL ISLAM, 3(6): 275-292.
Fatmawati, Endang (2015), Technology Acceptance Model (TAM) untuk Menganalisis Penerimaan terhadap Sistem Informasi Perpustakaan. Jurnal Iqra, 9(1): 1-13.
Haidari, M. Balya dan Kartika Gianina Tileng. 2018. Analisa Faktor-Faktor Berpengaruh pada Penggunaan Go-Pay. JUISI, 4(1): 10-15.
Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2013. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM.
Indriyati, Rada Nur dan Mimin Nur Aisyah. 2019. Determinan Minat Individu Menggunakan Layanan Financial Technology Dengan Keran gka Innovation Diffusion Theorydeterminan Minat Individu Menggunakan Layanan Financial Technology Dengan Kerangka Innovation Diffusion Theory.
Jurnal Nominal, 8(2): 209-223.
Jati, Jamitko Nugroho., Laksito, Herry (2012), Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pemanfaatan dan Penggunaan Sistem E-Ticket (Studi Empiris pada Biro Perjalanan di Kota Semarang), Diponegoro Journal of Accounting, 1(2): 1-15.
Joan, Leoni dan Tony Sitinjak. 2019. Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan Dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Terhadap Minat Penggunaan Layanan Pembayaran Digital Go-Pay. Jurnal Manajemen, 8(2): 27-39 .
Kasali, rhenald. 2008. Metode-metode riset kualitatif. Bandung: Mizan media utama Kuncoro, Mudrajad. 2013. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi: Bagaimana
Meneliti dan Menulis Tesis?. Edisi 4. Jakarta: Erlangga.
Laily, Nujmatul. 2013. Praktik Akuntansi Pada Bisnis Retail: Sebuah Studi Fenomenologi. MODERNISASI, 9(3): 161-168.
Lee, C., & Wan, G. 2010. Including Subjective Norm And Technology Trust In The Technology Acceptance Model. ACM SIGMIS Database, 41(4), 40.
Luckandi, Diardo. 2019. Analisis Transaksi Pembayaran Menggunakan Fintech Pada Umkm Di Indonesia: Pendekatan Adaptive Structuration Theory. Jurnal Informatika dan Komputer (JIKO), 4(1): 1-14.
78
Maier, E. 2016. Journal of Retailing and Consumer Services Supply and demand on crowdlending platforms : connecting small and medium-sized enterprise borrowers and consumer investors. Journal of Retailing and Consumer Services, 33(1): 143–153.
Manan, Yuliyanti M. 2019. Sistem Integrasi Proteksi & Manajemen Resiko Platform Fintech peer to peer (P2P) Lending dan Payment Gateway untuk Meningkatkan Akselerasi Pertumbuhan UMKM 3.0 Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking, 2(1): 73-87.
Mulasiwi, Cut Misni Mulasiwi dan Karina Odia Julialevi. 2020. Optimalisasi Financial Teknologi (Fintech) Terhadap Peningkatan Literasi Dan Inklusi Keuangan Usaha Menengah Purwokerto. Performance, 27(1): 12-20.
Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan.
Prenamedia Group. Jakarta.
Muzdalifa, Irma., Inayah Aulia Rahma dan Bella Gita Novalia. 2018. Peran Fintech Dalam Meningkatkan Keuangan Inklusif Pada Umkm Di Indonesia (Pendekatan Keuangan Syariah). Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1): 1-24.
Narastri, Maulidah dan Abdullah Kafabih. 2020. Financial Technology (Fintech) Di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Islam. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 2(2): 155-170.
Nurul, Farida R. 2016. Menggunakan Metode Etnogtafi dalam Penelitian Sosial.
Dimensi, 9(2): 87-92.
Paath, David Kristian dan Ria Manurung. 2019. Analisis Persepsi Pengguna Layanan Transaksi Digital Terhadap Financial Technology (Fintech) Dengan Model E-Money (Studi kasus: layanan Go-Pay “Gojek” di Purwokerto). Jurnal HUMMANSI, 2(2): 38-45.
Pardede, Aprilda Rosita Fujianty. 2019. Legalitas Pembayaran Menggunakan Uang Elektronik Asingwechat Pay Di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 3(3): 209-222.
Prajanto, Agung dan Ririh Dian Pratiwi. 2019. Revolusi Industri 4.0: Desain Perkembangan Transaksi dan Sistem Akuntansi Keuangan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT, 10(1): 86-96.
Rahadiyan, Inda dan Alfhica Rezita Sari. 2019. Peluang Dan Tantangan Implementasi Fintech Peer To Peer Lending Sebagai Salah Satu Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia. JURNAL DEFENDONESIA, 4(1): 18-28.
Rasyid, Harun Al. 2017. Pengaruh Kualitas Layanan Dan Pemanfaatan Teknologi Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan Go-Jek. Jurnal Ecodemica.
1(20): 210-223.
Sakri, Nurhidayah., Jamaluddin Majid dan Muh. Sapril Sardi Juardi. 2018.
MENGUNGKAP INFORMASI AKUNTANSI USAHA KECIL (SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI). Akuntansi Peradaban, 4(2): 75-100.
Sari, Pipit Buana dan Handriyani Dwilita. 2018. Prospek Financial Technology (Fintech) Di Sumatera Utara Dilihat Dari Sisi Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan dan Kemiskinan. KAJIAN AKUNTANSI, 9(1): 9-18.
Septiyati, Lusi. 2019. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA TRANSAKSI DENGAN SISTEM PEMBAYARAN GO-PAY. JURNAL HUKUM PARADIGMA, 2(1): 1-25.
Sianturi, Posmaria. 2017. Peran Ekonomi Digital Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Jurnal Inspirasi Volume, 8(2): 51-55.
Sitompul, Meline Gerarita. 2018. Urgensi Legalitas Financial Technology (Fintech):
Peer To Peer (P2p) Lending Di Indonesia. JURNAL YURIDIS UNAJA, 1(2):
68-79.
Sri Susilo, Y. 2005. Strategi Survival Usaha Mikro Kecil (Studi Empiris Pedagang Warung Angkringan di Yogyakarta). Telaah Bisnis, 6(2): 161 –178.
Sri Susilo, Y. 2007. Pertumbuhan Usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Eksekutif, 4(2): 306 –313.
Suci, Y. R. 2017. Perkembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, 6(1): 51–58.
Sudaryanto. 2011. The Need for ICT-Education for Manager or Agribusinessman to Increasing Farm Income : Study of Factor Influences on Computer Adoption in East Java Farm Agribusiness. International Journal of Education and Development, JEDICT, 7(1): 6-67.
Sugiarti, Evy Nur., Nur Diana, dan M. Cholid Mawardi. 2019. Peran Fintech Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Pada Usaha Mikro Kecil Menengah Di Malang . E-JRA, 8(4): 90-104.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Cetakan ke-21.
Bandung: Alfabeta
Sulayman, H. I. (2015). Growth and Sustaining of Islamic Finance Practice in the Financial System of Tanzania: Challenges and Prospects. Procedia Economics and Finance, 31(1): 361-366.
80
Waspada, Ikaputera. 2012. Percepatan Adopsi Sistem Transaksi Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Aksesibilitas Layanan Jasa Perbankan. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 16(1): 122-131.
Wiradimaja, Muhammad Fakhrisyad dan Brady Rikumahu. 2019. Pengaruh Faktor Risiko Dan Faktor Kepercayaan Terhadap Adopsi Electronic Wallet Menggunakan Model Tam (Studi Kasus: E-Wallet Ovo Di Kota Bandung).
e-Proceeding of Management, 6(2): 2457-2465.
Wu, I.L., Li, J.Y. dan Fu, C.Y. 2011. The Adoption Of Mobile Healthcare By Hospital‟s Professionals: An Integrative Perspective. Decision Support Systems, 51 (3): 587– 596.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
LAMPIRAN I
MANUSKRIP PENELITIAN
MANUSKRIP PENELITIAN
Nama : Pak Taqdir Nama usaha: The Crepers
1. Bagaimana anda menanggapi perkembangan Financial Technologi yang sangat pesat saat ini?
Jawaban:
ini merupakan langkah yang sangat membantu terkhusus dibidang saya di bidang UMKM ini karena ini juga sekaligus sebagai sebuah batu loncatan dimana sebenarnya sekarang itu orang secara tidak langsung berfikir semua harus di per simple ada beberapa orang itu bahkan malas membawa uang cash jadi dengan adanya sistem pembayaran menggunakan aplikasi itu sangat membantu mereka kita pun sangat terbantu dimana kalau itu kan tidak harus kita kumpulkan tidak harus dibawah kemana-mana, itu langsung masuk ke rekening kita jadi secara tidak langsung itu sangat membantu baik dari customer ataupun dari kitanya sebagai pelaku usaha
2. Bagaimana keadaan lingkungan usaha anda setelah menerapkan teknologi tersebut?
Jawaban:
disini sangat terbantu sekali sejak penggunaan Go-Food dimana sebelum penggunaan Go-Food di tempat kami hanya hari-hari weekend saja yang rame pembeli nah sejak kami menggunakan Go-Food hari-hari biasa pun pembeli tetap banyak sehingga pendapatan kita tetap stabil
3. Apa tujuan anda menggunakan FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
tujuan kami menggunakan Gopay ini untuk memudahkan dan meningkatkan penjualan dan juga ini akan meningkatkan brand kami, berbeda dengan para penjual di pinggir jalan yang lain yang tidak memakai Gopay image nya berbeda, dengan image yang berbeda maka tinggkat kepercayaan customer meningkat
4. Apa kelebihan/manfaat yang didapatkan setelah terintegrasi dengan GO-FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
keuntungan yang kami dapatkan setelah menggunakan Gopay ini banyak sih, memudahkan kami dalam penjualan baik dari transaksinya atau pengelolaan keuangannya juga, apalagi saya agak riskan bawa uang tunai kemana-mana, jadi kalau kita pakai Gopay ini bisa masuk ke rekening kita bisa lebih aman 5. Seperti kita tahu fintech ini diciptakan untuk memudahkan dalam
bertransaksi, bagaimana dengan usaha anda? Apakah ini memudahkan bapak dalam menjalankan bisnis anda?
Jawaban?
penggunaan aplikasi ini sangat mudah digunakan pak tampilan menu dalam aplikasi mudah dimengerti orang baru belajar pun pasti langsung bisa menggunakan aplikasi ini
6. Bagaimana prospek laba sebelum dan setelah menerapkan GO-FOOD dengan sistem pembayaran GO-PAY?
Jawaban:
semenjak menggunakan aplikasi ini penjualan kami meningkat lumayan lah peningkatan sekitar 20-30%
7. Apa pesan dan harapan anda terkait dengan perkembangan fintech ke depannya, utamanya terkait dengan usaha anda yang saat ini terintegrasi dengan GO-FOOD?
Jawaban:
harapannya agar fintech ini makin berkembang lagi, sistem keamanannya makin ditingkatkan dan untuk penyedia aplikasi agar biaya atau potongan setiap transaksi dapat dikurangi
MANUSKRIP PENELITIAN
Nama : Ibu ica
Nama usaha: King Thai Tea
1. Bagaimana anda menanggapi perkembangan Financial Technologi yang sangat pesat saat ini?
Jawaban:
kalau saya terbantu sekali mi pak dengan penggunaan aplikasi, sangat membantu saya dan para pelaku usaha dalam mengembangkan usaha. dan penggunaan aplikasi ini sangat mudah dan simpel, saya sebagai orang yang awam pun dapat dengan mudah menggunakan aplikasi ini. Pembayaran dengan gopay sangat cepat pak, berbeda dengan yang memakai uang tunai harus mengembalikan kembalian jika uang yang dipakai membayar nominal tinggi dan itu memakan waktu lagi apalagi jika tidak punya uang kecil untuk pengembalian saya harus pergi lagi menukar di warung sebelah yang mana itu akan makan waktu lagi dan penggunaan Gopay ini lebih aman beda dengan penggunaan uang tunai yang rentan terjadi penipuan yang mana uang yang digunakan pembeli bisa jadi uang palsu
2. Bagaimana keadaan lingkungan usaha anda setelah menerapkan teknologi tersebut?
Jawaban:
kalau dari lingkungannya ya itu pak penggunaan uang tunai kemudian berubah ke gopay jadi orang-orang tidak perlu lagi menggunakan uang tunai untuk membayar. dan pencatatan nya sangat membantu karena sudah dengan otomatis tercatat di aplikasi
3. Apa tujuan anda menggunakan FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
kalau tujuannya memudahkan dalam proses penjualan atau pun pembayaran, yang mana ini akan meningkatkan pendapatan
4. Apa kelebihan/manfaat yang didapatkan setelah terintegrasi dengan GO-FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
kalau manfaatnya sangat bermanfaat pak, manfaatnya ya dari penjualannya, dimudahkan menjual produk dan proses transaksinya sangat mudah, tidak
repot-repot lagi menghitung uang tunai karena semua transaksi dengan Gopay sudah tercatat di aplikasi
5. Seperti kita tahu fintech ini diciptakan untuk memudahkan dalam
bertransaksi, bagaimana dengan usaha anda? Apakah ini memudahkan bapak dalam menjalankan bisnis anda?
Jawaban:
gampang sekali cara pakenya pak, meskipun butuh penyesuaian karena tiba-tiba menggunakan aplikasi ini, kalau kendala nya sih jaringan internet harus stabil pak
6. Bagaimana prospek laba sebelum dan setelah menerapkan GO-FOOD dengan sistem pembayaran GO-PAY?
Jawaban:
kalau pendapatan mengalami kenaikan tapi nggak terlalu besar sekitar 20%
7. Apa pesan dan harapan anda terkait dengan perkembangan fintech ke depannya, utamanya terkait dengan usaha anda yang saat ini terintegrasi dengan GO-FOOD?
Jawaban:
harapannya semoga fintech makin bagus lagi dan kendala-kendala seperti pendapatan saat transaksi lambat masuk dapat diatasi
MANUSKRIP PENELITIAN
Nama : Ibu Sukma Nama usaha: Mbak Daeng
1. Bagaimana anda menanggapi perkembangan Financial Technologi yang sangat pesat saat ini?
Jawaban:
penggunaan metode pembayaran Gopay ini sangat memudahkan bagi customer ataupun bagi kami, dengan penggunaan Gopay para pelanggan dapat langsung membayar makanan ataupun minuman yang telah di pesan dan dari pihak kami pun tak lagi repot-repot mengambil uang pelanggan karena dengan otomatis masuk ke pihak kami
2. Bagaimana keadaan lingkungan usaha anda setelah menerapkan teknologi tersebut?
Jawaban:
Alhamdulillah kalau dari keadaannya tidak ada kesulitan karena sejak penggunaan Gopay kami cukup mudah beradaptasi, aplikasi ini cukup mudah dijalankan jadi mempelajarinya tidak butuh waktu yang lama dan kami justru sangat terbantu karena memudahkan pekerjaan kami seperti setiap order yang masuk akan tercatat di aplikasi tersebut dan ini sangat memudahkan kami dari segi pencatatan. Ini juga sangat membantu pelanggan kami yang mana jika mereka sibuk karena pekerjaan, mereka bisa langsung order tanpa harus kesini membeli
3. Apa tujuan anda menggunakan FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
tujuan kami menggunakan Gopay ini meningkatkan metode jual beli. Pembeli tidak harus ke tempat kami untuk membeli makanan cukup pada penggunaan aplikasi yang ada di hp dapat memesannya. Dan tentu saja ini akan
meningkatkan penjualan kami
4. Apa kelebihan/manfaat yang didapatkan setelah terintegrasi dengan GO-FOOD dengan sistem pembyaran GO-PAY?
Jawaban:
manfaatnya sangat dirasa ya, bagamana transaksi keuangan jadi di
permudah dengan penggunaan Gopay ini dan juga sangat membantu dalam pencatatan serta memilimalisir kekeliruan ataupun kecurangan
5. Seperti kita tahu fintech ini diciptakan untuk memudahkan dalam
bertransaksi, bagaimana dengan usaha anda? Apakah ini memudahkan bapak dalam menjalankan bisnis anda?
Jawaban:
kalau segi pengoprasiannya tidak ada kesulitan malahan aplikasi ini begitu mudah digunakan, pegawai disini juga cukup cepat mengerti
pengoprasiannya ini karena karena sebelumnya pegawai disini sudah mengenal fintech jadi untuk penyesuaiannya tidak butuh waktu lama
6. Bagaimana prospek laba sebelum dan setelah menerapkan GO-FOOD dengan sistem pembayaran GO-PAY?
Jawaban:
mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sebelum penggunaan aplikasi ini omset per hari sekitar 6-7 juta setalah penggunaan sekitar 8-9 juta per hari 7. Apa pesan dan harapan anda terkait dengan perkembangan fintech ke
depannya, utamanya terkait dengan usaha anda yang saat ini terintegrasi dengan GO-FOOD?
Jawaban:
harapannya sih kedepan semoga fintech ini makin berkembang yah dan untuk masyarakat yang belum menggunakan fintech jangan takut untuk
menggunakannya, fintech ini sangat mudah dan aman digunakan
LAMPIRAN II
SURAT IZIN PENELITIAN
LAMPIRAN III
DOKUMENTASI PENELITIAN
Foto 1. Proses wawancara bersama Ibu Sukma selaku manajer rumah makan Mbak Daeng
Foto 2. Bersama Ibu Sukma dalam pengambilan foto depan rumah makan Mbak Daeng
Foto 3. Bersama Ibu Ica selaku pegawai King Thai Tea
Foto 4. Bersama Pak Taqdir selaku pemilik usaha The Crepers di Aroepala Food City
RIWAYAT HIDUP
MUHAMMAD ALIF RIDWAN, dilahirkan di Majene Kec. Banggae Timur Kab. Majene Provinsi Sulawesi Barat.
Penulis merupakan anak kedua, buah hati dari Ayahanda Ridwan Samin dan Ibunda Hj. Yusran. Penulis memulai pendidikan dasar di SDN 6 Majene pada tahun 2003 dan tamat pada tahun 2009. Selanjutnya penulis melanjutkan studinya pada jenjang sekolah menengah pertama di SMPN 3 Majene pada tahun 2009 dan selesai pada tahun 2012. Setamatnya pada sekolah menengah, penulis menempuh pendidikan menengah atas di SMAN 1 Majene pada tahun 2012. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas pada tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam jurusan akuntansi dan selesai pada tahun 2020.