• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

LKPD berbasis komik didaktis sangat baik untuk diterapkan dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatakan hasil belajar peserta didik. Saangat

disarankan kepada guru maupun peneliti lainnya, yang apabila ingin menggunakan LKPD berbasis komik didaktis dikelas.

1. Guru bidang studi fisika diharapkan dapat menerapkan LKPD berbasis komik didaktis pada proses pembelajaran fisika.

2. Merancang persiapan pembuatan LKPD berbasis komik didaktis dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan memerlukan waktu relatif banyak. Sehingga langkah-langkah dalam membuat LKPD berbasis komik didaktis harus benar-benar dipahami dan dipelajari agar proses belajar mengajar berjalan dengan lancar sehingga waktu yang digunakan lebih efisien.

3. Mengembangkan LKPD berbasis komik didaktis untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Diharapkan hasil penelitian ini dijadikan sebagai salah satu dari sekian banyak informasi dalam rangka ketuntasan hasil belajar peserta didik ke jenjang yang lebih baik.

58

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pemanasan Global. Jurnal Pendidikan Sains Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Surabaya, Volume 01 No. 01.

Benedikta, Ango. 2013. Pengembangan Lembar Kerja Peseta Didik (LKPD)

Mata Pelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi Berdasarkan Standar Isi Untuk SMA Kelas X Semester Gasal. Skripsi. Universitas

Negeri Yogyakarta: Fakultas Teknik Informatika.

Douglas C, Giancoli. 2001. Fisika Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Ermawati, Eko., dkk. 2013. Pembuatan Komik tentang tekanan Hidrostatis

Sebagai Media Pembelajaran Fisika. Jurnal radiasi, Vol. 3. No. 1.

Halliday, David, dkk. 2010. Fisika Dasar Edisi Ketujuh Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Heru Dwi Waluyanto. Januari 2005. Komik Sebagai Media Komunikasi Visual

Pembelajaran. Jurnal Nirmana, Vol.7, No.1.

Isnaini, Nur Azizah. 2016. Pengembangan LKPD Berbasis Komik Kemampuan

Pemecahan Masalah dan Disposisi Mtetmatis Peserta Didik. Tesis,

Universitas Bandar Lampung: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan. Karyono. 2009. Fisika 1 Untuk SMA/MA Kelas X, Jakarta: Pusat Perbukuan,

Departemen Pendidikan Nasional.

K, Syarifuddin. 2018. Inovasi Baru Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam dan

Budi Pekerti, Yogyakarta: Deepublish.

Marcel, Bonneff. 2008. Komik Indonesia. Jakarta: Kepustakaan populer Gramedia.

Muhibbin Syah. 2006. Psikologi Belajar, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyono, Abdurrahman. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Mundaim Sarifah Ratna. 2015. Pengaruh Media Komik Terhadap Hasil Belajar

PKn Siswa Kelas III MI Darul Muqinin. Skripsi. Universitas Islam Negeri

Syarif Hidayatullah Jakarta: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Nana Sudjana. 2013. Dasar-Dasar Proses belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Putri, A.M., dkk. Pengaruh LKS Bertampilan Komik Terhadap Hasil Belajar IPA

Fisika Siswa Dalam Pembelajaran Problem Based Instruction Materi Gelombang Bunyi dan Optika di kelas VIII SMPN 3 Bukit Tinggi. Jurnal

Pillar Of Physics Education, Vol. 2, Oktober 2013.

Riduwan. 2013. Belajar Mudah Penelitian Cet ke-5, Bandung: Alvabeta.

Setya, Nurachmandani. 2009. Fisika 1 Untuk SMA/MA Kelas X/Semester X. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Siregar, Syofian. 2013. Metode Penelitian kuantitatif: Dilengkapi Perbandingan

Perhitungan Manual & SPSS Edisi Pertama. Jakarta: Prenadamedia

Group.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta.

Soraya Linda, Dkk. Penerapan Lembar Kerja Peserta Didik dalam Meningkatkan

Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas VIIA SMP Negeri 1 Tutallu.

Jurnal Pendidikan Fisika, Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar, Vol. 3, No.3, ISSN: 2302-8939.

Sri Handayani dan Ari Damari. 2009. Fisika 1 Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Sudijono. 2005. A. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suharsimi, Arikunto. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan cet. 9. Jakarta: Bumi Aksara.

. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

. 2000. Metodelogi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R &

D, Bandung: Alfabeta.

Susanti, K. D., dkk. 2016. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Disertai

Komik Fisika pada Pembelajaran Poko Bahasan Tekanan Di SMP. Jurnal

Tri Kurniawan, dKK. 2015. Perbedaan Hasil Belajar Melalui Penerapan Model

pembelajaran Berbasis Masalah berbatuan Komik Fisika Dengan Pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas VIII SMPN 1 Labuapi Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, ISSN.

2407-6902, Vol. 1. No. 2.

Tripler, Paul A. 1998. Fisika Untuk Sains dan Teknik Edisi ketiga Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Umar, Efrizon. Buku Pintar Fisika. 2008. Jakarta: Media Pusindo.

Wafi, K.H., 2016. Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Dengan

Menggunakan Buku Komik Fisika Pokok Bahasan Energi Berbasis SETS (Science, Environment, Technology, And Society). Jurnal Program Studi

Pendidikan Fisika IKIP PGRI Madiun, ISSN : 2527-6670.

Widiastuti, Rika, dkk. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Komik

pada Pelajaran IPS Ekonomi Kelas VII. Jurnal Program Magister

Pendidikan Ekonomi FKIP Untan Pontianak.

Yatno, Rohadi., dkk. 2015. Media Pembelajaran Berbentuk Untuk Komik

Berpendekatan Pengembangan Kontekstual Pada Tema Bunyi Untuk Siswa SMP/MTs. Unnes Science Education Journal, Vol. 4, No. 2.

64

65

Satuan Pendidikan : MTsN 6 Aceh Besar

Mata Pelajaran : IPA-Terpadu

Kelas/Semester : VIII/1

Materi Pokok : Gerak Lurus

Alokasi Waktu : 𝟏𝟎 Γ— πŸ’πŸŽ 𝐦𝐞𝐧𝐒𝐭

A. Kompetensi Inti

KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI 2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.2 Menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan hukum Newton, dan penerapannya pada gerak benda dan gerak makhluk hidup.

3.2.1 Menjelaskan pengertian gerak lurus 3.2.2 Membedakan jarak dan

perpindahan

3.2.3 Membedakan kecepatan, percepatan dan kelajuan.

3.2.4 Membedakan pengertian gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

3.2.5 Menyebutkan contoh gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

3.2.6 Menganalisis hukum Newton tentang gerak.

3.2.7 Menganalisis penerapan hukum Newton pada gerak makhluk hidup

dan benda. 4.2 Menyajikan hasil penyelidikan

pengaruh gaya terhadap gerak benda

4.2.1 Melakukan percobaan menghitung jarak dan perpindahan, serta kecepatan, percepatan dan kelajuan melalui LKPD berbasis komik didaktis 01.

4.2.2 Melakukan percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan melalui LKPD berbasis komik didaktis 02.

4.2.3 Melakukan percobaan hukum Newton dan menganalisis hubungannya pada gerak makhluk hidup dan benda dalam kehidupan sehari-hari melalui LKPD berbasis komik didaktis 03.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat: 1. Menjelaskan pengertian gerak lurus

2. Membedakan jarak dan perpindahan

3. Membedakan kecepatan, percepatan dan kelajuan

4. Membedakan pengertian gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

5. Menyebutkan contoh gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

6. Menganalisis hukum Newton tentang gerak

7. Menganalisis penerapan hukum Newton pada gerak makhluk hidup dan benda.

D. Materi Pembelajaran 1. Pengertian Gerak Lurus

Suatu benda dikatakan bergerak jika benda itu mengalami perubahan kedudukan terhadap titik tertentu sebagai acuan. Jadi, gerak adalah perubahan posisi atau kedudukan terhadap titik acuan tertentu. Gerak juga dapat dikatakan sebagai perubahan kedudukan suatu benda dalam selang waktu tertentu. Jadi bila suatu benda kedudukannya berubah setiap terhadap suatu titik acuan maka benda dikatakan bergerak.

2. Perbedaan Jarak Dan Perpindahan

1. pengertian jarak

Jarak merupakan panjang lintasan yang ditempuh. Jarak merupakan besaran skalar. Secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut:

𝑠 = 𝑣 . 𝑑 ... (1) Keterangan: 𝑠 = jarak (s) 𝑣 = kelajuan (m/s) 𝑑 = waktu (detik) 2. Pengertian perpindahan

Perpindahan merupakan jumlah lintasan yang ditempuh dengan memperhitungkan posisi awal dan akhir benda, atau dengan kata lain perpindahan merupakan jarak lurus dari posisi awal sampai posisi akhir perpindahan merupakan besaran vektor.

3. Perbedaan Kecepatan, Percepatan dan Kelajuan

1. Pengertian kecepatan

Kecepatan termasuk besaran vektor. Besaran vektor memperhitungkan arah gerak,sedangkan besaran skalar hanya memiliki besar tanpa memperhitungkan arah gerak benda. Kecepatan merupakan perpindahan yang ditempuh tiap satuan waktu. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:

𝑣⃗ =𝑠⃗

𝑑 ... (2) Keterangan:

𝑣⃗ = kecepatan (m/s) 𝑠⃗ = perpindahan (m) 𝑑 = selang waktu (detik)

2. Pengertian percepatan

Suatu benda akan mengalami percepatan apabila benda tersebutbergerak dengan kecepatan yang tidak konstan dalam selang waktu tertentu. Jadi percepatan adalah kecepatan tiap satuan waktu. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut: π‘Ž =𝑣 𝑑 ... (3) Keterangan: π‘ŽΜ… = percepatan (m/s2) 𝑣 = kecepatan (m/s) 𝑑 = waktu (s)

3. Pengertian kelajuan

Kelajuan didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Secara umum dapat dirumuskan:

𝑣 = 𝑠

𝑑 ... (4)

4. Perbedaan GLB dan GLBB

Gerak suatu benda dalam lintasan lurus disebut gerak lurus. Buah kelapa yang jatuh dari pohonnya adalah contoh gerak lurus. Menurut bentuk lintasannya, gerak lurus dibagi menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Benda yang bergerak dengan kecepatan tetap dikatakan melakukan gerak lurus beraturan. Jadi, syarat benda bergerak lurus beraturan apabila gerak benda menempuh lintasan lurus dan kelajuan benda tidak berubah. Pada gerak lurus beraturan, benda menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama pula. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kecepatan benda berubah secara beraturan dan mengalami percepatan tetap setiap waktu. Suatu benda dikatakn melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika percepatan geraknya berubah secara teratur.

5. Contoh GLB dan GLBB a) Contoh GLB

1. Gerak mobil dengan kecepatan tetap 2. Pesawat terbang dengan kecepatan tetap 3. Kereta melaju dengan kecepatan tetap 4. Gerak planet mengitari matahari 5. Bulan mengitari matahari

b) Contoh GLBB

GLBB dipercepat

1. Bersepeda di jalan yang menurun 2. Apel jatuh dari pohon

3. Air terjun

4. Meteor yang jatuh ke Bumi 5. Pesawat lepas landas

GLBB diperlambat

1. Mendaki gunung 2. Bola dilempar ke atas

3. Orang mengayuh sepeda di tanjakan 4. Pesawat yang baru mendarat

6. Hukum Newton Tentang Gerak

a. Bunyi hukum Newton I

Secara umum, Newton merumuskan sifat inersia benda ke dalam rumusan Hukum I Newton yang menyatakan bahwa β€œJika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam (mempertahankan keadaan diam). Sedangkan, jika benda itu bergerak, maka ia akan bergerak terus dengan kecepatan tetap”. Berikut ini adalah persamaan hukum Newton I:

βˆ‘ 𝐹 = 0 ... (5) b. Bunyi hukum Newton II

β€œPercepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya”, ini adalah hukum gerak Newton kedua. Bentuk persamaannya dapat dituliskan:

π‘Ž =βˆ‘πΉ π‘š ... (6) Keterangan: π‘Ž = Percepatan (π‘š/𝑠2) βˆ‘πΉ = Gaya total (𝑁) π‘š = Massa benda (π‘˜π‘”)

c. Bunyi hukum Newton III

Hukum III Newton menyebutkan bahwa ketika benda pertama mengerjakan gaya ke benda kedua, maka benda kedua tersebut akan memberikan gaya yang sama besar ke benda pertama namun berlawanan arah atau gaya aksi dan reaksi bekerja pada dua benda yang berbeda.

πΉπ‘Žπ‘˜π‘ π‘– = πΉπ‘Ÿπ‘’π‘Žπ‘˜π‘ π‘– (π‘Žπ‘Ÿπ‘Žβ„Žπ‘›π‘¦π‘Ž π‘ π‘Žπ‘šπ‘Ž) ... (7) πΉπ‘Žπ‘˜π‘ π‘– = βˆ’πΉπ‘Ÿπ‘’π‘Žπ‘˜π‘ π‘– (π‘Žπ‘Ÿπ‘Žβ„Žπ‘›π‘¦π‘Ž π‘π‘’π‘Ÿπ‘™π‘Žπ‘€π‘Žπ‘›π‘Žπ‘› ) ... (8)

7. Penerapan Hukum Newton pada Gerak Makhluk Hidup dan Gerak Benda.

a. Penerapan hukum Newton pada gerak makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari

1) Hukum Newton I: dua ekor badak jantan yang bermassa sama melakukan adu kekuatan untuk memperebutkan daerah kekuasaan. Keduanya saling mendorong dengan gaya yang sama, sehingga tidak ada satupun badak yang bergeser dari posisinya.

2) Hukum Newton II: seekor banteng jantan mendorong anak kijang dengan kekuatan penuh hingga terpental jauh.

3) Hukum Newton III: dua ekor kijang yang saling beradu kekuatan terpental akibat saling mendorong satu sama lain

b. Penerapan hukum Newton pada gerak benda dalam kehidupan sehari-hari 1) Hukum Newton I: saat kamu berada di dalam sebuah mobil yang

sedang melaju kencang kemudian tiba-tiba direm juga menunjukkan inersia benda. Badan kamu akan terdorong ke depan karena badan ingin mempertahankan geraknya ke depan. Peristiwa tersebut yang akhirnya memunculkan ide teknologi sabuk pengaman yang dipasang di kendaraan bermotor, khususnya mobil.

2) Hukum Newton II: dalam kehidupan sehari-hari dapat kamu lihat pada gerak dua orang yang membawa beban dengan massa yang berbeda. Seorang tukang becak akan mampu mengayuh becaknya lebih cepat ketika membawa seorang penumpang bermassa 45 kg dibandingkan saat ia membawa seorang penumpang yang bermassa 60 kg.

3) Hukum Newton III: tampak jelas dalam kehidupan sehari-hari mengenai gaya aksi-reaksi adalah gaya yang terjadi saat seorang perenang melakukan loncatan di papan untuk terjun ke kolam. Saat perenang berada di atas papan dan memberikan aksi berupa tekanan terhadap papan, maka papan tersebut bereaksi dengan memberikan gaya yang menyebabkan perenang dapat meloncat ke atas sehingga menghasilkan gerakan yang indah untuk akhirnya terjun ke kolam.

E. Metode Pembelajaran

Metode : Ceramah, eksperimen, diskusi, presentasi, dan tanya jawab. Pendekatan : Saintifik

F. Media, Alat, Bahan, dan Sumber Belajar

Media : Papan tulis, LKPD berbasis komik didaktis 01, 02, dan 03 (terlampir), dan buku cetak IPA-Terpadu.

Alat : Mobil mainan, teriplek, penyangga, mistar, Stopwatch, gelas, kertas HVS, bola kasti, dan balon.

Bahan : Spidol Sumber Belajar :

1. Diana, Puspita. 2009. Alam Sekitar IPA Terpadu Untuk SMP/MTs Kelas

VIII. Jakarta: Pusat Pembukuan, Departemen pendidikan Nasional.

2. Siti zubaidah, dkk. 2014. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VIII

Semester 1. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,

3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Ilmu Pengetahuan Alam

SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,

Balitbang, Kemdikbud.

4. Winarsih, Anny. 2008. IPA Terpadu SMP/MTs Kelas Kelas VIII Semester 1.

Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

G. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama (3 Γ— 40 menit) 3 JP

Indikator: 3.2.1 Menjelaskan pengertian gerak lurus 3.2.4 Membedakan jarak dan perpindahan

3.2.3 Membedakan kecepatan, percepatan dan kelajuan

Tahap Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

Didik

Kegiatan Pendahuluan

ο‚· Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.

ο‚· Guru mempersiapkan peserta didik untuk belajar dan mengajak peserta didik berdo’a. ο‚· Guru mengabsen dan

memberikan soal

pre-test kepada peserta

didik.

ο‚· Guru memberikan apersepsi kepada peserta didik, dengan bertanya: Pernahkah

kalian naik mobil? Ketika kalian melihat keluar jendela,

apakah yang

terlihat?Apakah pohon yang berada di pinggir jalan tersebut bergerak? ο‚· Guru memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik. ο‚· Peserta didik menjawab salam dan sapaan guru.

ο‚· Peserta didik siap untuk belajar dan berdo’a.

ο‚· Peserta didik menjawab absen dan menjawab soal

pre-test. ο‚· Peserta didik mendengarkan dan menjawab pertanyaan guru. ο‚· Peserta didik mendengarkan

motivasi dan tujuan yang disampaikan oleh guru.

Kegiatan Inti

Mengamati

ο‚· Guru meminta peserta

didik untuk memperhatikan penjelasan mengenai materi yang dipelajari. ο‚· Guru membagikan peserta didik menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang. ο‚· Guru membagikan LKPD berbasis komik didaktis 01 kepada peserta didik. ο‚· Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati Gambar yang berkaitan dengan konsep gerak pada LKPD berbasis komik didaktis 01.

Menanya

ο‚· Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi dan LKPD berbasis komik didaktis 01. Mengeksplorasi ο‚· Guru membimbing peserta didik dalam melakukan kegiatan percobaan pada LKPD berbasis komik didaktis 01. Mengasosiasi ο‚· Guru membimbing ο‚· Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai materi yang dipelajari. ο‚· Peserta didik membentuk kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang.

ο‚· Peserta didik mengisi LKPD berbasis komik didaktis 01 yang diberikan oleh guru. ο‚· Peserta didik

mengamati Gambar yang berkaitan dengan konsep gerak pada LKPD berbasis komik didaktis 01. ο‚· Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang materi dan LKPD berbasis komik didaktis 01. ο‚· Peserta didik melakukan percobaan pada LKPD berbasis komik didaktis 01 yang dibagikan oleh guru.

ο‚· Peserta didik

mencatat dan

peserta didik dalam

mencatat dan

mengolah data dari hasil percobaan yang telah dilakukan. Mengkomunikasikan ο‚· Guru memberikan kesempatan masing-masing perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil percobaan.

mengolah data dari hasil percobaan yang telah dilakukan. ο‚· Perwakilan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil percobaan. Kegiatan Penutup ο‚· Guru menyimpulkan hasil pembelajaran. ο‚· Guru memberikan penguatan tentang materi yang telah dipelajari.

ο‚· Guru menyampaikan materi pelajaran untuk pertemuan yang selanjutnya.

ο‚· Guru menutup pelajaran dengan membaca do’a dan memberikan salam. ο‚· Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran. ο‚· Peserta didik mendengarkan penguatan materi yang disampaikan oleh guru. ο‚· Peserta didik mendengarkan materi pelajaran untuk pertemuan yang selanjutnya. ο‚· Peserta didik membaca do’a dan menjawab salam.

15 Menit

Pertemuan Kedua (3 Γ— 40 menit) 3 JP

Indikator: 3.2.4 Membedakan pengertian gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

3.2.5 Menyebutkan contoh gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

Tahap Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Waktu

Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

Didik Kegiatan

Pendahuluan

ο‚· Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.

ο‚· Guru mengecek kondisi kelas dan mengajak peserta

ο‚· Peserta didik menjawab salam dan dan sapaan guru. ο‚· Peserta didik siap

untuk belajar dan berdo’a.

didik berdo’a.

ο‚· Guru mengabsen peserta didik.

ο‚· Guru mengapersepsi peserta didik dengan bertanya: β€œPernahkah

kalian melihat kelapa yang jatuh dari pohonnya? Apa yang dapat kamu amati?”

ο‚· Guru memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik. ο‚· Peserta didik menjawab absen. ο‚· Peserta didik menjawab pertanyaan guru. ο‚· Peserta didik mendengarkan

motivasi dan tujuan yang disampaikan oleh guru.

Kegiatan Inti

Mengamati

ο‚· Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan penjelasan mengenai

materi yang

dipelajari.

ο‚· Guru membagikan peserta didik menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang. ο‚· Guru membagikan LKPD berbasis komik didaktis 02 kepada peserta didik. ο‚· Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati Gambar tentang konsep gerak lurus pada LKPD berbasis komik didaktis 02. Menanya ο‚· Guru memberikan ο‚· Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai materi yang dipelajari. ο‚· Peserta didik membentuk kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang. ο‚· Peserta didik menerima LKPD berbasis komik didaktis 02 yang diberikan oleh guru. ο‚· Peserta didik

mengamati Gambar tentang konsep gerak lurus pada LKPD berbasis komik didaktis 02 yang diberikan oleh guru.

ο‚· Guru memberikan

kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi dan LKPD berbasis komik didaktis 02. Mengeksplorasi ο‚· Guru membimbing peserta didik dalam melakukan kegiatan percobaan pada LKPD berbasis komik didaktis 02. Mengasosiasi ο‚· Guru membimbing peserta didik dalam

mencatat dan

mengolah data dari hasil percobaan yang telah dilakukan. Mengkomunikasikan ο‚· Guru memberikan kesempatan masing-masing perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil eksperimen. kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi dan LKPD berbasis komik didaktis 02. ο‚· Peserta didik melakukan percobaan pada LKPD berbasis komik didaktis 02 yang dibagikan oleh guru.

ο‚· Peserta didik

mencatat dan

mengolah data dari hasil percobaan yang telah dilakukan. ο‚· Perwakilan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil eksperimen. Kegiatan Penutup ο‚· Guru menyimpulkan hasil pembelajaran. ο‚· Guru memberikan penguatan tentang materi yang telah dipelajari.

ο‚· Guru menyampaikan materi pelajaran untuk pertemuan yang selanjutnya.

ο‚· Guru menutup pelajaran dengan membaca do’a dan memberikan salam. ο‚· Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran. ο‚· Peserta didik mendengarkan penguatan materi yang disampaikan oleh guru. ο‚· Peserta didik mendengarkan materi pelajaran untuk pertemuan yang selanjutnya. ο‚· Peserta didik membaca do’a dan menjawab salam.

Pertemuan Ketiga (3 Γ— 40 menit) 3 JP

Indikator: 3.2.6 Menganalisis hukum Newton tentang gerak

3.2.7 Menganalisis penerapan hukum Newton pada gerak makhluk hidup dan benda.

Tahap Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru Kegiatan Peserta didik

Kegiatan Pendahuluan

ο‚· Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.

ο‚· Guru mempersiapkan peserta didik untuk belajar dan mengajak peserta didik berdo’a. ο‚· Guru mengabsen

peserta didik.

ο‚· Guru memberikan apersepsi kepada peserta didik dengan bertanya: β€œPernahkah

kalian memperhatikan benda yang semula

diam dapat

bergerak?apa yang menyebabkan benda yang bergerak dapat kembali diam?” ο‚· Guru memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik. ο‚· Peserta didik menjawab salam dan dan sapaan guru. ο‚· Peserta didik siap

untuk belajar dan berdo’a. ο‚· Peserta didik menjawab absen. ο‚· Peserta didik menjawab pertanyaan guru. ο‚· Peserta didik mendengarkan

motivasi dan tujuan yang disampaikan oleh guru.

15 menit

Mengamati

ο‚· Guru meminta peserta

didik untuk memperhatikan penjelasan mengenai materi yanng dipelajari. ο‚· Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 ο‚· Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai materi yang dipelajari. ο‚· Peserta didik membentuk kelompok dengan masing-masing anggota 4-5 orang. 90 menit

Kegiatan Inti orang. ο‚· Guru membagikan LKPD berbasis komik didaktis 03 kepada peserta didik. ο‚· Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati Gambar tentang eksperimen pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan hukum Newton pada LKPD berbasis komik didaktis 03. Menanya ο‚· Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi dan LKPD berbasis komik didaktis 03. Mengeksplorasi ο‚· Guru membimbing peserta didik dalam melakukan kegiatan percobaan pada LKPD berbasis komik didaktis 03. Mengasosiasi ο‚· Guru membimbing peserta didik dalam

mencatat dan

mengolah data dari hasil percobaan yang telah dilakukan. Mengkomunikasikan ο‚· Guru memberikan kesempatan masing-masing perwakilan ο‚· Peserta didik menerima LKPD berbasis komik didaktis 03 yang diberikan oleh guru. ο‚· Peserta didik mengamati Gambar tentang eksperimen pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan hukum Newton pada LKPD berbasis komik didaktis 03 yang diberikan oleh guru.

ο‚· Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi dan LKPD

Dokumen terkait