• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Teriring rasa syukur Alhamdulillah yang tidak terhingga kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dengan segala daya dan upaya dapat menyelesaikan karya skripsi ini. Penulis menyadari bahwa penelitian ini, masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, peneliti berharap kepada peneliti selanjutnya untuk lebih menyempurnakan hasil penelitian ini yang tentunya merujuk pada hasil penelitian yang sudah ada dengan harapan agar penelitian yang dihasilkan nantinya dapat lebih baik. Peneliti dalam hal ini berusaha memberikan saran- saran agar kedepannya penelitian bisa jauh lebih baik.

1. Bagi Konselor

Hendaknya mengamalkan ilmunya kepada masyarakat dan bermanfaat bagi orang banyak karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Berusaha selalu belajar mengasah kemampuan dalam hal membantu seseorang dan memberi motivasi seseorang sebagai langkah awal pembelajaran agar kedepannya bisa lebih baik dalam membantu masalah orang lain jika suatu saat menjadi konselor yang profesional.

2. Bagi Konseli

Jangan takut dalam menghadapi segala permasalahan hidup di dunia ini. Percayalah bahwa setiap permasalahan pasti bisa diselesaikan dan Allah

86

pasti memberikan suatu kemudahan dibalik semua kesulitan yang manusia hadapi. Selalu mengingat Allah merupakan salah satu cara untuk menenangkan hati dan pikiran. Ketika manusia diberi ujian oleh Allah, maka ingatlah bahwa Allah tidak memberikan hambaNya suatu ujian yang melebihi batas kemampuan hambaNya. Sewaktu manusia dapat dengan tenang dalam menghadapi permasalahan ataupun kecemasan yang dihadapinya, maka ia mampu berfikir positif dan mengetahui jalan keluar yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya yakni dengan terus bersyukur.

3. Bagi Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam

Bagi para mahasiswa masih perlu diadakan penelitian yang lebih mendalam lagi mengenai rational emotive therapy untuk mengetahui lebih jelas dan rinci dari pengalaman hidup seseorang yang telah di lakukan.

4. Fakultas dan Jurusan

Terapi merupakan salah satu bentuk konseling yang bisa memberikan banyak manfaat dan penyembuhan bagi klien dari permasalahannya. Termasuk rational emotive therapy. Sehingga diharapkan Jurusan maupun Fakultas bisa memberikan ruang gerak bagi pengembangan terapi RET ini.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta. Rineka cipta.

Ad Dzakary Hamdan Bakran. 2006. Konseling & Psikoterapi Islam, .ogyakarta: Fajar Baru Pustaka.

Amin Syamsul Munir. 2010. Bimbingan dan Konseling Islam, (Jakarta : AMZAH.

Amir daien indra kusuma. 1993. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya: usaha nasional.

Ali Mohammad Mohammad Asrori. 2006. Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin Zaenal. 2010.Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ad Dzaky Hamdan Bakran. 2006. Konseling Dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Baru Pustaka.

Arikunto Suharsimi. 2002.Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan. Yogyakarta: PT. Rineka Cipta.

Arikunto Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Dan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Bungin Burhan. 2005.Metodologi Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya Edisi Kedua. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.

Basri Hasan. 2000.Remaja Berkualitas. Probematika Remaja dan Solusinya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Corey Gerald. 2013. Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: Revika aditama.

Faqih Ainur Rahim. 2001.Bimbingan dan Konseling dalam Islam.Jakarta: UII press.

Hurluck. 1997. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan.Jakarta: Erlangga.

Hadi Sutrisno. 2002.Metodologi Research. Yogyakarta: ANDI. Cet. 32. Hasan Iqbal. 2004.Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Lubis Saiful Akhyar. 2007. Konseling Islami Kyai dan Pesantren. Yogyakarta : eLSAQ Press.

Musdalifah. 2007. Jurnal Perkembangan Sosial Remaja Dalam

Kemandirian, Vol 4 Juli- Desember. di akses pada tanggal 17 Oktober 2015, pada pukul 09.47.

Musnamar Tohari. 1992. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan Konseling Islam..Yogyakarta: UII Press.

Mubarok Ahmad. 2002. Konseling Agama Teori dan Kasus. Cet. 1. Jakarta.Bina Rencana Pariwara.

Mulyana Deddy. 2008. Metode Penelitian Kualitatif . Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mardalis. 1999. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Musnamar Tohari. 1992. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan Konseling Islam.Yogyakarta: UII Press.

Mubarok Ahmad. 2002. Konseling Agama Teori dan Kasus. Cet. 1. Jakarta : Bina Rencana Pariwara.

Mohammad Surya. 2003. Teori-teori Konseling. Bandung: CV. Pustaka Bani Quraisy.

Rasyid Sudradjat. 2005. Kewirausahaan Santri Bimbingan Santri Mandiri. Jakarta. PT. Citrayudha.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung Alfabeta.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta. cet. 17.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. cet. 9.

Surya Mohammad. 2003. Teori-teori Konseling. Bandung. CV. Pustaka Bani Quraisy.

Siradj Shahudi. 2012. Pengantar Bimbingan Konseling. Surabaya. PT. Revka Petra Media.

Syam Yunus Hanis. 2006.MembangunGenerasi Qur’ani yang mandiri. Yogyakarta. Tim Kreatif Progresif.

Siradj Shahudi. 2012.Pengantar Bimbingan Konseling (Surabaya: PT. Revka Petra Media.

Syam Yunus Hanis. 2006. Membangun Generasi Qur’ani yang mandiri

Yogyakarta: Tim Kreatif Progresif.

Sugiyono. 2012.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. cet. 17.

Syofian Siregar. 2013.Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi dengan Perbaningan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta. Thoharin. 2007. Bimbingan Dan Konseling di Sekolah Dan madrasah berbasis integrasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tohari Musnamar. 1992. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan Konseling Islam. Yogyakarta: UII Press.

Walgito Bimo. 1995. Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah III. Yogyakarta: Andi Offset.

Wilis Sofyan. 2010. Konseling Individu Teori dan Praktek. Bandung: Alvabeta.

Walgito Bimp. 1995. Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah III. Yogyakarta: Adi Offset.

Yusuf Syamsu. 2008. Landasan Bimbingan dan Konseling, cet.ke 3. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Yusuf Syamsu. 2005. Landasan Bimbingan dan Konseling.Bandung: Raja Rosdakarya offet.

Yusuf Syamsu dan Juntika Nurihsan. 2008. Landasan Bimbingan Dan Konseling.Cet.ke 3. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Refrensi Internet:

Latipun. 2005. Psikologi Konseling. Malang: UMM Press.Di akses pada tanggal 27 Desember 2015 pukul 09.47.

http://bimbingandankonseling07.blogspot.co.id/2012/11/rebt-rational-emotive-

behavior-therapy.html.

Caplin. 1996.Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.

Steinberg,Adolescence-Thrid Edition. 1993.New York : McGraw-Hill, Inc. hal.

80,http://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/2946 di akses

pada tanggal 11 oktober 2015 pada pukul 16.45

Musdalifah.Perkembangan Sosial Remaja Dalam Kemandirian, Psikologi, Vol 4 (Desember 2007), hal. 47.

https://jurnaliqro.wordpress.com/2008/08/12/perkembangan-sosial-remaja-dalam-

kemandirian-studi-kasus-hambatan-psikologis-dependensi-terhadap-orangtua/ di

akses pada tanggal 23 Oktober 2015 pada pukul 16.45 Walgito Bimo.Perkembangan Kemandirian.

http://coretanpenasihijau.blogspot.com/2013/09/tugas-kuliah-makalah-

kemandirian-dalam.html#di akses pada tanggal November 2015 pukul 09.37

Havighurts. R. J. A Cross Cultural View, dalam adams, J. F. (ed) Understanding Adolescence Currents Developments in Adilescent Psyichilogy (boston: Allyn & Bacon, Inc), hal. 21.

https://jurnaliqro.files.wordpress.com/2008/08/05-ifah-46-56.pdf di akses pada tanggal 13 Oktober 2015 pada pukul 08.30