BAB VI PENUTUP
B. Saran
Saran yang dapat disampaikan setelah melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai pemberian dosis pupuk dengan skala yang lebih besar untuk mengetahui apakah pertumbuhan populasi Daphnia magna menjadi semakin meningkat atau menurun.
2. Sebaiknya Daphnia magna perlu dibudidayakan lebih banyak lagi dikarenakan masih sedikit yang membudidayakannya.
3. Dalam melakukan pemupukan untuk budidaya Daphnia magna sebaiknya menggunakan bahan organik lainnya sebagai sumber nutrisi untuk mikroorganisme.
4. Saat perhitungan populasi berlangsung sebaiknya menggunakan alat bantu perhitungan sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat
63
DAFTAR PUSTAKA
Afrianto, Edi dan Evi Liviawati. 1988. Beberapa Metode Budidaya Ikan. Yogyakarta : Kanisius.
Ansaka, D. 2002. Pemanfaatan Ampas Sagu Metroxylon sagu Rottb dan Eceng Gondok Eichhornia crassipes Dalam Kultur Daphnia sp. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Budin, S. 2015. Keanekaragaman Jenis Zooplankton dan Hubungannya Dengan Kualitas Perairan Di Waduk Tambak Boyo Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta.
Casmuji. 2002. Penggunaan Supernatan Kotoran Ayam Dan Tepumg Terigu Dalam Budidaya Daphnia sp. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Chumaidi dan Djajadireja. 2006. Kultur Massal Daphnia sp. di Kolam dengan Menggunakan Pupuk Kotoran Ayam. Buletin Perikanan. Penelitian Perikanan Darat, 3 (2) : 17–20
Darmanto, Darti S, Adhisa P, Chumaidi, dan Mei RD. 2000. Budidaya Pakan Alami untuk Benih Ikan Air Tawar. Jurnal Penelitian. Badan Peneliti dan Pengembangan Pertanian, Jakarta. 2 : 15 - 21
Direktorat Jendral Perikanan, 2016. Angka Konsumsi Ikan 2010–2015. Dalam :http://kkp.go.id/IN/2016/03/23/konsumsi-ikan-naik-dalam-5-tahun-terakhir/. Diakses tanggal 20 Juli 2016.
Director RSB, 2016. Effect of Endocrene disruptors on Reproduction in
Daphniids. Dalam :
http://biology.anu.edu.au/research/projects/effect-endocrine-disruptors-reproduction-daphniids. Diakses tanggal 30 Agustus 2016.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.
Firmandus, R. 2014. Pemanfaatan Kulit Buah Pisang (Mussa spp) Sebagai Sumber Nutrient dalam Budidaya Daphnia sp. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Lampung.
Kusumaryanto, H. 2001. Pengaruh Jumlah Inokulasi Awal Terhadap Pertumbuhan Populasi, Bimassa dan Pembentukkan Epipium Daphnia sp., Fakultas Perikanan. Institut Pertanian Bogor.
Mokoginta, I. 2003. Budidaya Pakan Alami Air Tawar. Modul Daphnia sp. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Bidang Budidaya Ikan Program Keahlian Budidaya Ikan Air Tawar.
Muhammad, D. 2016. Pengamatan Morfologi, Denyut Jantung, Respon Fototaksis, Kemotaksis, Termotaksis, Geotaksis Pada Daphnia sp. Laporan Penelitian. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati. Institut Teknologi Bandung. Bandung.
Sanyoto, P.M.H. 2000. Konsentrasi Kotoran Kuda Optimum Terhadap Pertumbuh Dan Puncak Populasi Daphnia sp. Skripsi. Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Lampiran 1
SILABUS PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU-ILMU ALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA
Satuan Pendidikan : SMA
Kelas : X
KI 1 : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Pembelajaran Penilaian Alokasi waktu Media, alat dan bahan 1.2
Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manifestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya Keseimbangan lingkungan Kerusakan lingkungan pencemaran lingkungan. Pelestarian lingkungan
Limbah dan daur
Mengamati
Mengamati gambar dan video mengenai perusakan lingkungan, mendiskusikan secara kelompok untuk menemukan faktor penyebab terjadinya perusakan. Tes tertulis Pemahaman tentang konsep kerusakan lingkungan dan upaya pelestarian lingkungan. 6 X 45 menit Gambar perubahan lingkungan Video perubahan lingkungan LKS 1 LKS 2 LKS 3 2.1.
Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin,
tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan
pertanyaan dan
berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam
ulang.
Jenis-jenis limbah.
Proses daur ulang limbah organik dan anorganik.
Menanya
Apa yang dimaksud dengan kerusakan lingkungan dan apa saja penyebabnya serta mengenai limbah dan pelestarian lingkungan. Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplor asi) Mengumpulkan informasi sebagai Observasi Sikap ilmiah dalam mengamati, berdiskusi, membuat karya, dan kegiatan presentasi Portofolio Laporan tertulis
kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium
bahan diskusi atau sebagai topik yang akan didiskusikan mengenai masalah perusakan lingkungan dan pengolahan limbah Membuat usulan cara pencegahan dan pemulihan kerusakan lingkungan akibat polusi.
Membuat daur ulang limbah organik dan
mengenai praktikum pengolahan limbah organik dan anorganik. 3.10 Menganalisis data perubahan lingkungan dan dampak dari perubahan perubahan tersebut bagi kehidupan
4.10.
Memecahkan masalah lingkungan dengan membuat desain produk daur ulang limbah dan upaya pelestarian lingkungan.
anorganik Mengasosiasikan Menyimpulkan hasil pengamatan, diskusi, dan pengumpulan informasi tentang dampak kerusakan lingkungan penyebab, pencegahan serta penanggulangannya. Mengkomunikasikan Presentasi secara
lisan tentang kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan Laporan hasil pengamatan secara tertulis mengenai percobaan pengolahan limbah organik dan anorganik. Usulan / himbauan tindakan nyata
pelestarian
lingkungan yang harus dilakukan di tingkat sekolah dan tiap individu siswa yang dilakukan di rumah, sekolah, dan area pergaulan siswa
Lampiran 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/2 Alokasi Waktu : 6 x 45’
A. Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar :
1.2 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manifestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1 Berperilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas.
3.10 Menganalisis data perubahan lingkungan dan dampak dari perubahan tersebut bagi kehidupan.
4.10 Memecahkan masalah lingkungan dengan membuat desain produk daur ulang limbah dan upaya pelestarian lingkungan.
C. Indikator
2.1.1 Bersikap ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas
3.3.1 Menjelaskan pengertian lingkungan.
3.3.2 Menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan.
3.3.3 Mengidentifikasi penyebab terjadinya perubahan lingkungan.
3.3.4 Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perusakan lingkungan.
3.3.5 Mengidentifikasi sumber-sumber yang menyebabkan pencemaran lingkungan.
3.3.6 Menganalisis dampak pencemaran lingkungan terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup
3.3.7 Menjelaskan pengertian limbah organik dan anorganik.
3.3.8 Mengidentifikasi gambar lalu mengelompokan ke dalam golongan limbah organik atau anorganik.
3.3.9 Menjelaskan proses pengolahan limbah.
3.3.10 Menganalisis penyebab kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh alam dan manusia
3.3.11 Mengidentifikasi berbagai upaya untuk melestarikan lingkungan. 4.4.1 Menciptakan produk dari limbah organik dan anorganik
D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan refleksi siswa mampu menunjukan rasa peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup
2. Melalui kegiatan praktikum siswa mampu bersikap ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas
3. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu menjelaskan pengertian lingkungan.
4. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan.
5. Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tipe jigsaw siswa mampu mengidentifikasi penyebab terjadinya perubahan lingkungan.
6. Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tipe jigsaw siswa mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perusakan lingkungan.
7. Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tipe jigsaw siswa mampu mengidentifikasi sumber-sumber yang menyebabkan pencemaran lingkungan.
8. Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tipe jigsaw siswa mampu menganalisis dampak pencemaran lingkungan terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup
9. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu menjelaskan pengertian limbah organik dan anorganik.
10. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu mengidentifikasi gambar lalu mengelompokan ke dalam golongan limbah organik atau anorganik.
11. Setelah mengikuti kegiatan praktikum siswa mampu menjelaskan proses pengolahan limbah.
12. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu menganalisis penyebab kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh alam dan manusia
13. Melalui kegiatan diskusi siswa mampu mengidentifikasi berbagai upaya untuk melestarikan lingkungan.
14. Setelah melakukan kegiatan praktikum siswa mampu menciptakan produk dari limbah organik dan anorganik.
E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Lingkungan dan Pencemaran Lingkungan 2. Penyebab Terjadinya Perubahan Lingkungan
3. Jenis-jenis Limbah Organik dan Anorganik Berserta Contohnya 4. Membuat Produk dari Limbah Organik dan Anorganik
5. Upaya Pelestarian Lingkungan F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik 2. Model : kooperatif
G. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan 1 (2 JP)
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahu- luan (20 menit)
Menyiapkan kondisi belajar
1. Guru mengucapkan salam
2. Guru menunjuk salah satu siswa untuk memimpin doa
3. Guru mengecek kehadiran siswa Apersepsi 4. Guru melakukan tanya jawab
dengan siswa terkait perubahan lingkungan, guru bertanya kepada siswa : “Bagaimana keadaan lingkungan di daerah sekitar rumah kalian? Apakah ada perbedaan lingkungan sekitar rumah ketika kalian masih kecil dan saat ini?”
5. Guru menampilkan gambar mengenai keadaan di desa dan di kota, lalu meminta beberapa siswa untuk mengutarakan pendapatkan.
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
merangsang rasa keingintahuan siswa, guru bertanya kepada siswa : “ jika terdapat perbedaan lingkungan kira-kira apakah penyebabnya, menurut kalian, apakah yang akan terjadi dimasa mendatang ?”
Orientasi 7. Guru menyampaikan tujuan/ materi yang akan dibahas
Inti (60 menit)
Mengorganisasikan
siswa dalam
kelompok belajar
8. Siswa diminta untuk duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4–5 orang siswa yang merupakan kelompok asal.
9. Guru membagikan LKS kesetiap kelompok.
10. Guru menuntun siswa untuk bermain Jigsaw
11. Setiap siswa dalam kelompok asal memilih pokok pembahasan yang menjadi tugasnya.
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
yang akan membahas soal yang sama berkumpul bersama, ini merupakan kelompok ahli.
Mengamati 13. Siswa diminta untuk mengamati pokok pembahasan bagiannya masing-masing.
Menanya 14. Guru bertanya kepada siswa mengenai lingkungan sekitar dan permasalahan yang ada dilingkungan sekitar.
Mengumpulkan informasi
15. Siswa mencari informasi melalui referensi buku/internet untuk menjawab pertanyaan dalam internet
Menalar 16. Siswa berdiskusi mengenai pokok bahasan yang didapatnya dalam lingkungan kelompok ahli.
17. Siswa kembali ke kelompok asal lalu mendiskusikan hasil informasi/jawaban yang didapat untuk menjawab LKS yang telah
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
disediakan oleh guru.
Mengkomunikasikan 18. Siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
19. Siswa dan guru menanggapi presentasi.
Mengklarifikasi 20. Guru mengklarifikasi jika masih ada yang belum tepat dan memberikan penguatan mengenai materi terkait.
Penutup (10menit)
Apresiasi 21. Guru memberikan apresiasi kepada siswa karena telah mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Rangkuman /
menarik kesimpulan
22. Guru membimbing siswa merangkum hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan
Evaluasi 23. Guru melakukan post-test
Refleksi 24. Mengajak siswa melakukan refleksi tentang materi dan pengetahuan baru yang diperoleh
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Tindak Lanjut 25. Guru memberi tugas kepada siswa untuk belajar tentang materi limbah.
Pertemuan 2 (2 JP) Kegiatan
(waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahu- luan (20 menit)
Menyiapkan kondisi belajar
1. Guru mengucapkan salam
2. Guru menunjuk salah satu siswa untuk memimpin doa
3. Guru mengecek kehadiran siswa Apersepsi 4. Guru melakukan tanya jawab
dengan siswa terkait limbah organik dan anorganik.
5. Guru menampilkan gambar mengenai macam-macam limbah organik dan an-organik.
Motivasi 6. Mengajukan fenomena yang merangsang rasa keingintahuan siswa, guru kemudian menunjuk siswa untuk mengelompokan
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
limbah tersebut ke dalam golongannya.
Orientasi 7. Guru menyampaikan tujuan/ materi yang akan dibahas
Inti (60 menit)
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar
8. Siswa diminta untuk duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4–5 orang siswa.
9. Guru membagikan LKS ke setiap kelompok mengenai praktikum budidaya Daphnia magna dengan menggunakan pupuk yang terbuat dari air endapan campuran dedak dan kotoran ayam.
Mengamati 10. Siswa mengamati dan mencermati prosedur kerja dalam melakukan praktikum pengolahan limbah. Menanya 11. Guru bertanya seputar limbah
organik dan anorganik yang digunakan pada praktikum.
Mengumpulkan informasi/Mencoba
12. Siswa melakukan percobaan sesuai dengan panduan yang ada
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
di LKS
Menalar 13. Siswa mengolah informasi hasil percobaan yang telah dilakukan Mengkomunikasikan 14. Siswa mengkomunikasikan hasil
percobaan yang telah dilakukan Mengklarifikasi 15. Guru mengklarifikasi jika masih
ada yang belum tepat dan memberikan penguatan mengenai materi terkait.
Penutup (10menit)
Apresiasi 16. Guru memberikan apresiasi dengan tepuk tangan/pujian Merangkum /
menarik kesimpulan
17. Guru meminta beberapa siswa untuk mengutarakan kesimpulan dari hasil presentasi
18. Guru melengkapi jawaban yang diutarakan oleh siswa jika belum lengkap
Evaluasi 19. Guru melakukan evaluasi dengan cara melakukan tanya jawab secara lisan dengan siswa seputaran materi pembelajaran
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
dan kegiatan praktikum.
Refleksi 20. Guru bersama siswa
merefleksikan hasil belajar hari ini
Tindak lanjut 21. Guru meminta siswa untuk membuat laporan akhir mengenai Praktikum Daphnia magna
Pertemuan 3 (2 JP) Kegiatan
(waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahu- luan (20 menit)
Menyiapkan kondisi belajar
1. Guru mengucapkan salam
2. Guru menunjuk salah satu siswa untuk memimpin doa
3. Guru mengecek kehadiran siswa Apersepsi 4. Guru menampilkan gambar
mengenai perubahan lingkungan Motivasi 5. Guru bertanya kepada siswa
mengenai bagaimana pengaruh perubahan lingkungan terhadap
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
kehidupan makhluk hidup saat ini Orientasi 6. Guru menyampaikan tujuan/
materi yang akan dibahas. Inti
(60 menit)
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar
7. Siswa diminta untuk duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4–5 orang siswa.
8. Guru membagikan LKS ke setiap kelompok mengenai Dampak Perubahan Lingkungan
Mengamati 9. Guru memutar video mengenai Dampak Perubahan Lingkungan, dan meminta siswa untuk mengamati video tersebut.
Menanya 10. Siswa diminta untuk
mengutarakan pendapatnya mengenai video tersebut. Guru juga bertanya mengenai permasalahan yang ada di video yang diputar.
Mengumpulkan informasi
11. Siswa mencari informasi melalui referensi buku/internet untuk
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
menjawab pertanyaan dalam internet
Menalar 12. Siswa menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS
Mengkomunikasikan 13. Siswa mempresentasikan jawaban LKSnya
Mengklarifikasi 14. Guru mengklarifikasi jika masih ada yang belum tepat dan memberikan penguatan mengenai materi terkait.
Penutup (10menit)
Apresiasi 15. Guru memberikan apresiasi dengan tepuk tangan/pujian
Merangkum / menarik kesimpulan
16. Guru meminta beberapa siswa untuk mengutarakan kesimpulan dari hasil presentasi
17. Guru melengkapi jawaban yang diutarakan oleh siswa jika belum lengkap
Evaluasi 18. Guru melakukan evaluasi dengan cara melakukan tanya jawab secara lisan dengan siswa.
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Refleksi Penghargaan
19. Guru mengajak siswa merefleksikan atas hasil belajarnya
20. Guru memberikan apresiasi dengan tepuk tangan/pujian Tindak lanjut 21. Guru meminta siswa untuk
membaca materi lebih lanjut
H. Sumber dan Alat Belajar 1. Sumber
a. Buku BIOLOGI kelas X semester 2 b. LKS
c. Video dampak pencemaran lingkungan
d. Gambar macam-macam pencemaran ligkungan e. Gambar sampah organik dan an-organik
2. Alat kegiatan belajar a. Laptop
b. Viewer c. Speaker d. LCD
I. Penilaian
Aspek Teknik Instrumen
Afektif Observasi
Penilaian sikap
Lembar penilaian sikap Lembar penilaian presentasi
Kognitif Test Post test
Non-test Laporan praktikum
Psikomotorik Observasi Lembar observasi kinerja
J. Lampiran 1. LKS
2. Lembar penilaian sikap 3. Soal post test
4. Laporan praktikum 5. Lembar observasi kinerja
KISI-KISI SOAL JIGSAW Indikator M en gin gat (C 1) M em ah ami (C 2) M en er ap k an (C 3) M en gan ali sis (C 4) M en ge valu asi (C 5) M en cip takan (C6) Ju m lah 3.3.1 Menjelaskan pengertian lingkungan. 3.3.2 Menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan. 1 1 3.3.3 Mengidentifikasi penyebab terjadinya perubahan lingkungan. 3.3.4 Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perusakan lingkungan.
2 1
3.3.5 Menjelaskan sumber yang menyebabkan pencemaran lingkungan.
3 1
3.3.6 Menganalisis dampak pencemaran lingkungan terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup
LAMBAR KERJA SISWA 1
Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan
Nama : Kelas : Kelompok :
A. Tujuan Pembelajaran:
1. Siswa mampu menyebutkan pengertian lingkungan dan pencemaran lingkungan
2. Siswa mampu menjelaskan penyebab terjadinya perubahan lingkungan. 3. Siswa mampu menjelaskan macam-macam pencemaran lingkungan
berdasarkan zat pencemarnya.
4. Siswa mampu mengidentifikasi berbagai sumber yang menyebabkan pencemaran lingkungan.
5. Siswa mampu menganalisis mengenai suatu permasalahan pencemaran lingkungan.
B. Cara kerja :
1 Siswa membentuk kelompok sebanyak 4 sampai 5 orang. Kelompok ini merupakan kelompok asal.
2 Siswa memilih salah satu pokok permasalahan yang terdapat pada lembar LKS.
3 Siswa bergabung bersama siswa lainnya yang memiliki pokok permasalahan yang sama. Kelompok ini merupakan kelompok ahli.
4 Siswa berdiskusi bersama kelompok ahli untuk mencari jawaban dari pokok permasalahan tersebut.
5 Siswa kembali ke kelompok asal dan mendiskusikan hasil jawaban yang didapat dari kelompok ahli.
6 Siswa mempresentasikan jawaban tersebut di depan kelas.
C. Pokok Permasalahan
1. Apa yang anda ketahui tentang lingkungan dan pencemaran lingkungan ? ……… ……… 2. Jelaskan faktor alami dan faktor manusia terjadinya perubahan
lingkungan!
……… ……… 3. Sebutkan dan jelaskan sumber-sumber yang menyebabkan pencemaran
lingkungan (air, udara, tanah dan suara)!
……… ……… 4. Jelaskan usaha-usaha yang dilakukan untuk mencegah pencemaran
……… ……… 5. Apa yang anda pikirkan tentang suatu danau yang didominasi oleh tumbuhan eceng gondok? Bagaimana dampaknya bagi komponen biotik dan abiotik di danau tersebut ?
……… ………..
KUNCI JAWABAN SOAL JIGSAW
1. Pencemaran lingkungan atau polutan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam sehingga kualitas lingkungan menurun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Lingkungan adalah suatu sistem yang kompleks dimana berbagai faktor berpengaruh timbal balik satu sama lain dan dengan masyarakat tumbuh tumbuhan.
2. Perubahan lingkungan dapat terjadi akibat faktor alami dan faktor manusia a. Faktor Alami
Misalnya gempa bumi, letusan gunung berapi, gelombang laut Tsunami, banjir, kemarau panjang, angin topan, dan kebakaran hutan. b. Faktor Manusia
Perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia dapat bersifat global dan bersifat lokal. Perubahan lingkungan bersifat lokal dampaknya hanya di suatu wilayah tertentu. Misalnya penggunaan lahan pertanian untuk pemukiman. Perubahan lingkungan bersifat global dampaknya dapat berpengaruh pada tingkat yang sangat luas, yang dapat mempengaruhi iklim global. Misalnya penebangan hutan secara liar,
dan meningkatnya karbon dioksida hasil pembakaran yang menimbulkan efek rumah kaca.
3. Jenis-jenis pencemaran lingkungan a. Pencemaran udara
a) CO2, pencemaran karbondiolsida semakin meningkat banyak berasal dari pabrik, mesin yang menggunakan bahan bakar fosil, dari mobil, kapal, pesawat terbang, dan pembakaran kayu. Gas karbon dioksida dapat menimbulkan efek rumah kaca.
b) SO dan SO2, gas belerang oksida di udara juga dihasilkan oleh bahan bakar fosil. Gas ini dapat bereaksi dengan gas nitrogen oksida dan uap air di atmosfer yang menyebabkan air hujan menjadi asam
c) CFC, gas ini digunakan sebagai bahan pengembang karena gas ini tidak bereaksi, tidak berbau, dan tidak berasa. CFC banyak digunakan untuk mengembangkan busa kursi, AC, lemari es, hair spray. CFC menyebabkan lubang pada atmosfer.
d) CO (karbon monoksida), proses pembakaran yang tidak sempurna akan menghasilkan gas ini. Jika mesin mobil dihidupkan di dalam garasi yang tertutup orang yang berada dalam garasi tersebut dapat meninggal akibat menghirup gas ini, bocoran gas CO dari knalpot dapat masuk ke dalam mobil juga berbahaya.
e) Asap rokok, mengandung berbagai bahan beracun yang dapat menyebabkan batuk kronis, kanker paru-paru, mempengaruhi janin dalam kandungan. Wanita dan anak-anak lebih rentan terhadap pengaruh asap rokok dari pada laki-laki.
b. Pencemaran air
a) Limbah pertanian, dapat mengandung insektisida atau pupuk