• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk kepentingan penelitian, maka penulis menyarankan sebagai berikut: 1. Model pembelajaran TSTS dan GW ialah model pembelajaran dengan sintaks

yang memerlukan waktu yang lama, sehingga hendaknya merancang

kesesuaian waktu dengan materi pokok serta bisa menekankan siswa tentang tugasnya pada saat diskusi sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien.Agar alokasi waktu tepat maka guru hendaknya memberikan

penghargaan berupa hadiah pada kelompok yang dapat menyelesaikan LKK/LIK dengan tepat waktu, sehingga akan memotivasi siswa untuk serius dan bekerja sama dengan baik.

2. Kepada calon peneliti yang ingin meneruskan atau melaksanakan penelitian yang serupa, sebaiknyapembagian jumlah anggota kelompokterdiri dari 4 siswa saja, agar proses diskusi menjadi lebih efektif.

3. Penggunaan model pembelajaran TSTS dapat digunakan oleh guru biologi sebagai salah satu alternatif dalam menyampaikan materi pokok Sistem

Ekskresi karena dapat membuat siswa ikut aktif dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Abdurahman, M. 2009. Pendidikan bagi Anak Berkesulitan Belajar. Rineka Cipta. Jakarta.

Anderson, L., David, K., Peter, A., Kathleen, C., Ricard, M., Paul, P., James, R., dan W. Merlin. 2000. A Taxonomy for Learning, Teaching, ans Assesing (A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives, Abridged Edition). Longman : New York.

Anonim. 2011. Pendukung Proses Pembelajaran. http://repository.upi.edu/ operator/upload/s_bio_033016_chapter1.pdf (19 februari 2013) : 16.40 WIB

Arikunto, S. 2001. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bina Aksara. Jakarta. Arsyad, A. 2008. Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada. Jakarta. Bellina, W.W. 2008. Peningkatan Kecakapan Berpikir Rasional Siswa dalam

Pembelajaran Fisika di SMP pada Pokok Bahasan Pemantulan Cahaya Melalui Model PBI (Penelitian Eksperimen pada Siswa Kelas VIII di salah satu SMP Swasta di Kota Bandung). Skripsi Jurusan Pendidikan Fisika UPI Bandung. http://digilib.upi.edu./pasca/available/etd-0519108- 104827/. (08 April 2011): 17.05 WIB.

BSNP. 2006. Petunjuk Teknis Pengembangan Silabus dan Contoh/Model Silabus SMA/MA. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Dahar, R.W.1986. Teori-Teori Belajar. Erlangga. Jakarta Daryanto. 2001. Evaluasi Pendidikan. Rineka Cipta. Jakarta.

Dimyati dan Mujiono. 2004. Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta. Jakarta. Djamarah, S. B. 2000. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta. Ghufron, M. 2011. Implementasi Metode Gallery Walk dan Small Group

Discussion Dalam Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Agama Islam Kelas VIII E Di SMP Negeri 1 Banyuanyar Probolinggo. Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Islam Maulana Malik

Ibrahim Malang. http://lib.uin-malang.ac.id/?mod=th detail&id =07110106. (25 november 2012): 20.28 WIB.

Hadjar. 1999. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kwantitatif dalam Pendidikan. Grasindo. Jakarta.

Hake, R.R. 1999. Analizing Change/Gain Score. Diakses dari

http://lists.asu.edu/cgi-bin/wa?A2=ind9903&L=aera-d&P=R6855 pada 16 Januari 2013, 11:23 p.m.

Hamalik, O. 2001. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bumi Aksara.Jakarta.

2009. Proses Belajar mengajar. Bumi Aksara. Jakarta.

Hidayati, A.N. 2011. Training of Trainer Berorientasi Higher Order Learning Skills dan Pengaruhnya pada Prestasi serta Performance Guru. (Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2011). Kerjasama FKIP Unila-HEPI. Bandar Lampung.

Ismail, S. M. 2008. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM. Rasail Media Group. Semarang.

Jati, W. 2007. Aktif Biologi. Ganeca Exact. Jakarta.

Johnson, E. B. 1992. Contextual Teaching & Learning. Bandung : Mizan Learning Center.

Kurniasari, W. 2011. Pengaruh Penerapan Pola Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) Dalam Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Kemampuan Berpikir dan Pemahaman Konsep Biologi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Singosari. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang. http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/biologi/article/view/16348.(28 november 2012): 00.38 WIB

Lie, A. 2007. Mempraktikkan Kooperatif Learning di Ruang-Ruang Kelas. Gramedia. Jakarta.

Loranz, D. 2008. TMCC Program And Discipline Report. http://www.gbcnv.edu. Pada 16 januari 2013, 11.00 p.m.

Mulyono. 2001. Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara. Jakarta

Masrukhan. 2009. Inovasi Pembelajaran Dengan Pengunaan Media Power Point Untuk Peningkatan Penguasaan Konsep Biologi Melalui Metode Student Team Achievement Divisions (STAD) Di SMA

Muhammadiyah Purwodadi Tahun Ajaran 2008/2009 (skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta

Murjiman, H. 2007. Manajemen Pelatihan Berbasis Belajar Mandiri. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Noor, J. 2011. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, & Karya Ilmiah. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.

Nugraha, C. I. A. 2008. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Mencari Pasangan (Make a Match) Dengan Model Pembelajaran Dua Tinggal Dua Tamu (two stay two stray). Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya. http://www.scribd.com/doc/28145491/ABSTRAK-cevi. (28 November 2012): 00.40 WIB

Pratisto, A. 2004. Cara Mudah Mengatasi Masalah Statistik dan Rancangan Percobaan Dengan SPSS Versi 12. Jakarta: Bumi Aksara.

Riyanto, Y. 2001. Metodologi Penelitian Pendidikan. SIC. Surabaya.

Rodgres. 2010. Apa itu Gallery. http://www.rsu.edu/resources. (16 September 2012) Safitri, Y. 2007. Aplikasi Pembelajaran Dengan Penggunaan Macromedia Flash

Untuk Peningkatan Penguasaan Konsep Biologi Melalui Metode Jigsaw Di SMA Al Islam 2 Surakarta (skripsi). Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Saktiyono. 2008. SeribuPena Biologi untuk SMA /MA Kelas XI. Jakarta : Erlangga.

Sandi, F. 2011. Perbandingan Model Pembelajaran TSTS dan GW Terhadap Penguasaan Konsep (Skripsi). Universitas Lampung. Bandar Lampung. Santoso, R. E. K. 2011. Model Pembelajaran Two Stay Two Stray. http://ras-

eko.blogspot.com. (7 Maret 2012): 21.11 WIB

Sardiman. 2003. Interaksi dan motivasi belajar mengajar. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Silberman, M. 2010. 101 Strategi Pembelajaran Active.Pustaka Insan Madani. Yogyakarta.

Silberman, M. 2006. 101 Active Learning Strategis. Yapendis. Yogyakarta.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta. Jakarta.

Sri Lestari, E., dan I. Kistinnah. 2009. Biologi 2. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Sudjadi, B., dan S. Laila. 2007. Biologi untuk kelas 2. Yudhistira. Jakarta. Sudjana. 2005. Statistik Dasar. Tarsito. Bandung.

Sunyono. 2009. Model Pembelajaran Tindakan Kelas. http//blog.unila.ac.id/ sunyono/files/2009/06/ptk.pdf. (07 november 2011): 17:45 WIB. Syamsuri, I. 2007. Biologi Untuk SMA Kelas XI Semester 2. Erlangga: Jakarta Tajab. 1994. Perbandingan Pendidikan. Karya Abdi Tama. Surabaya.

Thoha, M. C. 1994. Teknik Evaluasi Pendidikan. Grafindo Persada. Jakarta. Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Kooperatif Berorientasi

Dokumen terkait