BAB V PENUTUP
B. Saran
1. Diharapkan agar dapat terwujudnya bentuk implementasi hukum ‘iddah dan ih}da>d maka diperlukan sosialisasi yang mendalam kepada masyarakat
agar memahami bagaimana konsep ‘iddah dan ih}da>d yang benar sesuai dengan syariat Islam.
2. Para ulama sepakat menyatakan pendapatnya bahwa \iddah dan ih}da>d hukumnya wajib bagi wanita muslimah yang merdeka apabila ia ditinggal mati suaminya dan bercerai, termasuk wanita karier. Bagi wanita karier yang dapat melaksanakannya maka wajib bagi dirinya untuk melaksanakannya. Tetapi jika wanita karier tidak mungkin melakukannya khususnya dalam hal ih}da>d karena jika ia melakukannya, karier dan kehidupannya akan hancur sehingga membahayakan diri dan keluarganya, maka ia boleh meninggalkan ih}da>d karena darurat, namun ia tetap berkewajiban memelihara dan menjaga diri agar tidak sampai menimbulkan hal-hal yang negatif. Di dalam berhias, berpakaian, dan bersolek ia harus berusaha sesederhana mungkin, tidak boleh berlebihan. Wanita karier yang terpaksa meninggalkan ih}da>d karena alasan darurat harus terlebih dahulu berusaha secara maksimal melakukan ih}da>d. Jika tidak mungkin juga, maka barulah ia boleh meninggalkan ih}da>d.
3. Modernitas pasti membawa dampak perubahan masyarakat, diharapkan setiap masyarakat tidak menerima secara sepenuhnya pengaruh modernisasi tanpa adanya penyaringan, karena tidak semua pengaruh perubahan pada masyarakat akan membawa dampak positif dalam hal sistem nilai.
4. Peran agama harus dikembalikan menjadi kanopi suci yang memberikan payung peneduh ibarat langit suci bagi kehidupan manusia modern yang
129
Abdulsyani. Sosiologi. Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.
Antara Kalsel, “Julukan Martapura Kota Serambi Mekah Memudar”, dalam
http://www.antarakalsel.com/berita/17619/julukan-martapura-kota- serambi-mekah-memudar (1 Nopember 2016).
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bina Angkasa, 2006.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banjar & Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar, Kecamatan Martapura dalam Angka Tahun 2014. Banjar: BPS-BAPPEDA Kabupaten Banjar, 2014.
Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.
Basrowi, Sukidin. Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro Surabaya: Insan Cendekian, 2002.
Bayhaqi> (al), Abu Bakar Ah}mad bin al-H}usai bin ‘Ali bin ‘Abdullah. al-Sunan al- Kubra> li al- Bayhaqiy, Juz 7. Makkah: Maktabah Da>r al-Ba>z, t.th.
Berger, Peter L. A Rumour of Angel, Moderen Society and Rediscovery of The Supranatural. England: Penguin Book, 1973.
---, Humanisme Sosiologi, terj. Daniel Dhakidae. Jakarta: Intiaksara, 1985. ---, Kabar Angin dari Langit. Jakarta: LP3ES, 1994.
---, Langit Suci: Agama Sebagai Realitas Sosial. Jakarta: LP3ES, 1991.
Berger, Peter L., Thomas Luckman, Tafsir Sosial atas Kenyataan. Jakarta: LP3S, 1990.
Bertens, K. Filsafat Barat dalam Abad XX. Jakarta: Gramedia, 1987.
Chaidaroh, Umi. “Konsep ‘Iddah dalam Hukum Fiqh Serta Implikasinya
Terhadap Problematika Wanita Modern (Analisis Kritis-Dekonstruktif)”
(Tesis--IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2002).
http://dispendukcapil.surabaya.go.id/stat_new/index.php (8 Desember 2016).
Fahmi, Hamid. Tantangan Sekularisasi dan Liberalisasi di Dunia Islam. Jakarta: Khoirul Bayan, 2004.
Faisol, Sanapiah. Format-format Penelitian. Bandung: PT. Raja Grafindo Persada, 1995.
Hanbaliy (al), ‘Abdullah bin Ah}mad bin Muh}ammad bin Quda>mah. al-Mughniy,
Juz. 11, Cet. 3. Riyad: Dar ‘A>Kam al-Kutub, 1997.
Hasan, Ahmadi. “Adat Dagang Orang Banjar dan Prospek Ekonomi Syari’ah”,
Jurnal Kebudayaan Kandil, Edisi 15, (2007).
Hidayat, Deddy Nur. “Paradigma dan Perkembangan Penelitian Komunikasi”, Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia,Vol. 3. (1999).
Horton, Paul B. dan Chester L Hunt. Sosiologi. Jakarta: Erlangga, 1991.
Husin, Syh Noorul Madihah dan Syed Raihanah Azahari, “Pendekatan Islam dalam Memelihara Maslahah Wanita Selepas Kematian Suami”, Jurnal
Syariah, Vol. 18, No. 3 (2010).
Jazi>ri> (al), ‘Abd al-Rah}ma>n. Kitab al-Fiqh ‘ala al-Madha>hib al-Arba’ah, Juz. 4, Cet. 2. Beirut: Da>r al-Kutub al-‘Alamiyah, 2003.
Laurer, Robert H. Prespective On Sosial Change, terj. Ali Amdan. Jakarta: PT. Melton Patra, 1989.
Leiter, K. A. Primer on Ethnomethodology. Oxford: Oxford University Press, 1980.
Littlejohn, Sthephen W. Theories of Human Communication, Ed. 7. Belmont: Thomson Learning Academic Resource Center, 2003).
Miles, Matthew B. dan A. Michel Huberman. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI-Press, 1992.
Mohammadi, Fatemeh dan Mohammad Sadegh Amirkhanloo, “A Comparative
Study of the Iddah (Waiting Period) in Iran Jurisprudence and the Laws of
Other Countries”, International Research Journal of Applied and Basic
Sciences, Vol. 6, No. 2 (2013).
2007.
Mukaromah, Siti. “Pemikiran Ibnu Qudamah dan Imam Mawardi tentang ‘Iddah”
(Tesis--IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2012).
Narwoko, J. Dewi dan Bagong Suyanto. Sosiologi Teks Pengantar Dan Terapan. Jakarta: Prenada Media, 2004.
Naysabu>riy (al), Muslim bin al-Hujja>j bin Muslim al-Qushayriy. S}ahi>h Muslim. Beirut: al-Maktabah al-‘As}riyyah, 2006.
Noorie, Maulana Muhammed Shakir ‘Ali. Divorce and Waiting Periode. Mumbai: Maktab e Taibah, 2010.
Nugroho, Heru. “Konstruksi Sara, Kemajemukan dan Demokrasi”, Jurnal UNISIA, Vol. 22, No. 40 (1999).
Pemerintah Kota Surabaya, “Kecamatan Wonocolo”, dalam
http://www.surabaya.go.id/berita/8158-kecamatan-wonocolo (8 Desember 2016).
Pengadilan Agama Martapura, “Laporan Tahunan Pengadilan Agama Martapura
Tahun 2015”, dalam http://www.pa-
martapura.go.id/index.php?content=umum&id=100 (1 Nopember 2016). Phillipson, M. Phenomenological Philosophy and Sociology, in New Directions
in Sociological Theory. London: Collier MacMillan, 1972.
Poloma, Margaret M. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada, 2004.
Rahman, Ahmad Basri Saifur. “Melacak Maqsud Al-Shari’ dalam Konsep Iddah”
(Tesis--IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2010).
Riyanto, Yatim. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Penerbit SIC, 2001.
Sa>biq,Sayyid. Fiqih Al-Sunnah, Juz 2. Beirut: Dar> al-Fikr, 2006.
Setiadi, Elly M. dan Usman Kolip. Pengantar Sosiologi, Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial: Teori, Aplikasi dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.
Siddiqui, Tarannum. “Maintenance Rights in Muslim Personal Law”,
International Journal of Humanities & Social Science Studies, Vol. 2, No. 3 (Nopember 2015).
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994.
Soewardi, Herman. Roda. Berputar Dunia Bergulir. Kognisi Baru Tentang Timbul Tenggelamnya Sivilisasi. Bandung: Bhakti Mandiri, 1999.
Sugiharto, I. Bambang. Postmodernisme, Tantangan Bagi Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1996.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2009.
Suparno. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius, 1997.
Surahman, Winarno. Pengantar Ilmiah Dasar Metode dan Teknik. Bandung: Tarsito, 1982.
Sztompka, Piort. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada, 2004.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet. 2. Jakarta: Balai Pustaka, 1989.
Wahyudi, Muhamad Isna. “Kajian Kritis Ketentuan Waktu Tunggu (Iddah) dalam RUU HMPA Bidang Perkawinan”, Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol. 5,
No. 1 (Maret 2016).
Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur’an. Yaqut Al-Qur’an dan Terjemahnya Juz 1 s/d 30. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2006.
MENURUT TINGKAT UMUR TAHUN 2013
NO DESA/KELURAHAN DEWASA ANAK-ANAK USIA 0-14 TAHUN JUMLAH 1 CINDAI ALUS 3.555 2.498 6.053 2 SUNGAI SIPAI 4.519 3.237 7.756 3 SUNGAI PARING 7.889 3.198 11.087 4 JAWA 4.250 1.048 5.298 5 TANJUNGREMA DARAT 6.654 2.850 9.504 6 INDERA SARI 3.076 2.032 5.108 7 LABUAN TABU 739 321 1.060 8 BINCAU 3.953 1.619 5.572 9 TAMBAK BARU 520 157 677 10 BINCAU MUARA 1.035 418 1.453 11 TUNGGUL IRANG 420 125 545 12 TUNGGUL IRANG ULU 968 256 1.224 13 TANJUNGREMA 4.553 1.302 5.855 14 JAWA LAUT 3.014 899 3.913 15 TUNGGUL IRANG ILIR 570 168 738 16 MURUNG KERATON 2.654 846 3.500 17 KERATON 11.016 3.385 14.401 18 PESAYANGAN UTARA 1.319 301 1.620 19 PESAYANGAN SELATAN 989 280 1.269 20 PESAYANGAN BARAT 1.118 404 1.522 21 PESAYANGAN 3.065 778 3.843 22 MURUNG KENANGA 2.202 941 3.143 23 TAMBAK BARU ILIR 449 120 569 24 TAMBAK BARU ULU 756 233 989 25 TUNGKARAN 942 319 1.261 26 SEKUMPUL 8.158 2.987 11.145
JUMLAH 78.383 30.722 109.105 Sumber: Kantor Kecamatan Martapura
MARTAPURA TAHUN 2011
NO PEKERJAAN BANYAKNYA PROSENTASE 1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 41.472 orang 41%
2 Industri 1.222 orang 1%
3 Buruh 2.817 orang 3%
4 Perdagangan 2.787 orang 3% 5 Pemerintahan 7.839 orang 8% 6 Belum Bekerja 45.521 orang 45%
JUMLAH 101.658 orang 100% Sumber: Monografi Kantor Kecamatan Martapura
TABEL 3 SARANA PENDIDIKAN UMUM (SEKOLAH NEGERI) DI KECAMATAN MARTAPURA TAHUN 2013
SEKOLAH JUMLAH STK 3 SDN 39 SMTPN 5 SMAN 2 MIN 2 MTsN 1 MAN 1 JUMLAH 53
KECAMATAN MARTAPURA DIRINCI SETIAP KELURAHAN/DESA TAHUN 2013
DESA/KELURAHAN STK SDN SMTPN SMAN MIN MTsN MAN CINDAI ALUS TID AK AD A D ATA 2 0 - - - - SUNGAI SIPAI - 1 - 1 - - SUNGAI PARING 4 1 - - - 1 JAWA 5 1 2 - - - TANJUNGREMA DARAT 1 - - - - - INDERA SARI 3 1 - 1 - - LABUAN TABU - 1 - - - - BINCAU 3 - - - - - TAMBAK BARU - - - - BINCAU MUARA 1 - - - - - TUNGGUL IRANG - - - -
TUNGGUL IRANG ULU 1 - - - - -