• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Saran peneliti untuk peneliti lanjutan agar melakukan penelitian mengenai pengembangan metode pembelajaran dengan memanfaatkan permainan tradisional sunda manda sebagai media pembelajaran agar permainan tradisional sunda manda dapat dijadikan sebagai media pembelajaran dalam membentuk kecerdasan interpersonal di sekolah formal.

Saran untuk orang tua agar memberitahukan mengenai makna-makna edukasi atau pendidikan pada anak ketika memperkenalkan permainan sunda manda. Dengan begitu anak akan lebih menghargai dan mengetahui bahwa permainan tradisional memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. Selain itu, anak menjadi lebih memahami arti dari permainan tradisional, khususnya permainan sunda manda.

Saran untuk guru sekolah dasar agar mulai memperkenalkan kembali macam-macam permainan tradisional lagi kepada anak-anak. Hal itu dikarenakan, permainan tradisional bukan hanya sekedar untuk melestarikan kebudayaan bangsa, namun juga dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan kecerdasan ganda anak.

DAFTAR PUSTAKA

A.Husna M. (2009). 100+ Permainan Tradisional Indonesia: untuk Kreativitas, Ketangkasan, dan Keakraban. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Ach. Saifullah dan Nine Adien Maulana. (2005). Melejitkan Potensi Kecerda san Anak. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Agus Sigit. (2012). “Yogya Tuan Rumah Festival Permainan Tradisional”, diakses dari http://kr.co.id/read/149952/yogya-tuan-rumah-festival- permainan-tradisional.kr diakses pada 22 April 2014 pukul 10.30 WIB

Agus Sigit. (2012). “Lomba Permainan Tradisional Anak Meriah”, diakses dari http://kr.co.id/read/136113/lomba-permainan-tradisional-anak-meriah.kr diakses pada 22 April 2014 pukul 10.24 WIB

Akhmad Muhaimin. (2010). Mengembangkan Kecerda san Sosial bagi Anak. Yogyakarta: Kata Hati

Amstrong, Thomas. (2002). 7 Kinds of Smart: Menemukan dan Meningkatkan Kecerda san Anda berdasarkan Teori Multiple Intelligences. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Amstrong, Thomas. (2002). Setiap Anak Cerdas: Panduan membantu Ana k Belajar dengan Memanfaatkan Multiple Intelligences. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Andang Ismail. (2009). Education Games. Yogyakarta: Pro-U Media.

Angela. (2013). Pengaruh Game online terhadap Motivasi Belajar Siswa SD N 015 Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Kecamatan Samarinda Ilir. eJournal Ilmu Komunikasi Volume 1, Nomor 2, 2013. Universitas Mulawarman. Ariyadi Wijaya. (2009). Permainan (Tradisional) untuk Mengembangkan Interaksi Sosial, Norma Sosialdan Norma Sosiomatematik pada Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik. Seminar Na sional Aljabar UNY. Universitas Negeri Yogyakarta

Bambang Warsita. (2008). Teknologi Pembelaja ran Landasan dan Aplikasiya. Jakarta: Rineka Cipta.

Burhan Bungin. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofi dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi . Jakarta: P.T Raja Grafindo Persada.

C.Asri Budiningsih. (2008). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Depdiknas. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen

Pendidikan Nasional

Ellah Siti Chalidah. (2005). Terapi Permainan bagi Anak yang Memerlukan Layanan Pendidikan Khusus. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif.

Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Gardner, Howard. (2003). Kecerdasan Majemuk. Jakarta: Interaksara

Hurlock, Elizabeth B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekata n Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih Bahasa: Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Hoerr. Thomas. R. (2007). Buku Kerja Multiple Intelligences: pengalaman New City School di St. Louis, Missouri, AS, dalam Menghargai Aneka Kecerda san Anak. Alih Bahasa: Ary Nilandari. Bandung: Kaifa.

Huizinga, Johan. (1980). Homo Ludens A Study Of The Play-Element In Culture. Great Britain: Redwood Burn Ltd.

Imam Gunawan. (2013). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktek. Jakarta: Bumi Aksara.

Iswinarti. (2010). Nilai-nilai Terapiutik Permainan Tradisional Engklek untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Naskah Publika si Penelitian Dasar Keilmuan. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Julia Jasmine. (2007). Mengajar dengan Metode Kecerda san Majemuk: Implementasi Multiple Intelligences. Bandung: Nuansa

Keen Achroni. (2012). Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Melalui Permainan Tradisional. Yogyakarta: Javalitera.

Lwin, May et al. (2008). Cara Mengembangkan Komponen Kecerdasan: Petunjuk Praktis Bagi Guru, Masyarakat Umum, dan Orang Tua. Alih Bahasa: Cristine Sujana. Jakarta: PT Indeks.

Mayke S. Tedjasaputra. (2005). Bermain, Mainan, dan Permainan. Untuk Pendidikan Usia Dini. Jakarta:Grasindo.

Miles, Matthew dan A. Michael Huberman. (2000). Analisis Data Kualitatif. Penerjemah: Tjejep Rohendi Rohidi. Jakarta. UI Press

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Monks, F.J. (2002). Psikologi perkembangan: Penganta r Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Peri Irawan. (2012). Korelasi Antara Permainan dengan Kecerda san. yang diakses dari http://visionerpd.blogspot.com/2012/11/korelasiantara- permainan-dengan.html pada hari Senin tanggal 22 Desember 2014 pukul 14.30 wib

Saifuddin Azwar. (1999). Pengantar Psikologi Inteligensi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Seels, Barbara B. & Rita C. R. (1994). Teknologi Pembelajaran Definisi dan Ka wasannya. (Alih Bahasa: Dewi S. Prawiladilaga). Washington DC: AECT

Septiana Sulistya Gitanti. (2011). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Interpersonal Siswa Kelas IV SD Negeri Prambanan Sleman. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta

Siti Murtiningsih. (2012). Pendidikan Multikultural melalui Dolanan Anak: Studi

tentang Dolanan Anak “Sundamanda” dalam Perpektif Teori Pendidikan

John Dewey. Prosiding, Seminar Interna siona l. Yogyakarta: Fakultas Filsafat UGM.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung:Alfabeta

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukirman Dharmamulya dkk. (2005). Permainan Tradisional Ja wa. Yogyakarta: Kepel Press.

Syamsu Yusuf dan Juntika Nurihsan. (2006). Landasan Bimbingan & Konseling. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

T. Safaria. (2004). Teori Intelegensi Ganda & Aplikasinya di Sekolah: Cara Menerapkan Teori Multiple Intelligences Howa rd Gardner. Yogyakarta: Kanisius.

Widad. (2012). Awa s! Akibat Game online Anak Bisa Merampok, Membunuh, &

Memperkosa yang diakses dari http://www.voa-

anak-bisa-membunuh-merampok-memperkosa/# pada hari Minggu tanggal 30 Maret 2014 pukul 16.15 wib

Yossie Christy Thenu dkk. (2012). Memahami Pengalaman Komunikasi Antarpribadi Anak berkaitan dengan Perubahan Kebiasaan Bermain Permainan Tradisional menjadi Permainan Modern Berbasis Teknologi (Studi pada anak-anak di Dukuh Paren, Kelurahan Sidomulyo Kabupaten Semarang). Jurnal Publikasi. Universitas Diponegoro

Yuliani, Nurani Sujiono dan Bambang Sujiono. (2010). Bermain Kreatif berbasis Kecerda san Jamak. Jakarta: PT. Indeks

Dokumen terkait