Dalam bab ini peneliti mengumukakan simpulan dan saran berdasarkan temuan hasil penelitian dan uraian bab-bab sebelumnya.
A. Simpulan
1. upaya tutor dalam memanfaatkan barang bekas di sekitar PAUD Asy-Syafa adalah sebagai berikut :
Dalam memanfaatkan barang bekas yang di buat menjadi alat permainan edukatif tutor melakukan beberapa langkah sebagai berikut: a) Tutor mengajak anak mengumpulkan plastik bekas minuman gelas. Selain dapat mendaur ulang kembali sampah, anak juga dapat belajar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini membuat tidak kesulitan dalam menyediakan bahan untuk dijadikan APE. b) Tutor menentukan jenis APE yang akan dibuat, dalam pempuatan APE bersumber barang bekas tutor pun memperhatikan kesesuaian pembuatan APE dengan materi/kurikulum dan kemudahan dalam proses pembuatan juga penggunaanya. c) Setelah APE yang akan di buat ditentukan, barulah tutor menyediakan alat dan bahan yang diperlukan.
Dalam memanfaatkan barang bekas yang di buat menjadi alat permainan edukatif tutor memperhatikan kesesuaian pembuatan APE dengan materi/kurikulum, kemudahan dalam proses pembuatan juga penggunaanya dan prosedur pembuatannya.
Kesesuaian, yaitu kesesuaian alat permainan edukatif yang bersumber barang bekas dengan kurikulum dan program kegiatan pendidikan.
Kemudahan, yaitu kemudahan dalam penggunaan alat permainan edukatif yang bersumber barang bekas untuk peserta didik sehingga peserta didik dapat memainkan APE tersebut secara optimal.
2. Proses penggunaan APE bersumber barang bekas di PAUD Asy-Syafa adalah berkaitan dengan metode pembelajaran, waktu pelaksanaan dan tempat pelaksanaan pembelajaran.
Metode yang digunakan dalam proses penggunaan APE bersumber barang bekas yaitu : a) metode demonstrasi b) resitasi/penugasan c) bercerita
Pembelajaran menggunakan APE bersumber barang bekas dilakukan di dalam ruangan kelas pada jam inti pelajaran yaitu pukul 08.30 sampai 09.00.
81
Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Dampak yang dihasilkan dari penggunaan alat permainan edukatif yang bersumber barang bekas terhadap anak berupa wujud kreativitas anak dalam segi gagasan/kognitif, sikap/afektif dan karya/psikomotor.
a. Dalam Segi Gagasan/Kognitif
Peserta didik menjadi lebih imajinatif dalam berkarya. Selain itu peserta didik pun menjadi lebih kritis dalam berfikir dan dapat menyelesaikan tugas yang diberikan tutor dengan baik.
b. Dalam Segi Sikap/Afektif
Terlihat dari peran anak dalam merawat alat permainan edukatif yang ada di PAUD Asy-Syafa, selain itu peserta didik menjadi komunikatif dalam berbicara kepada tutor maupun teman-temannya. Peserta didik pun senang mengikuti proses pembelajaran dan aktif menjawab pertanyaan dari tutor.
c. Dalam Segi Karya/Psikomotor
Dapat dilihat ketika peserta didik mampu memainkan, membuat, dan memodifikasi alat permainan edukatif. Wujud kreativitas peserta didik dalam segi karya dapat dilihat dari karya yang diciptakan.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka diajukan beberapa rekomendasi yang kiranya dapat memberikan kontribusi bagi pihak yang bersangkutan. Adapun rekomendasi yang ingi penulis sampaikan adalah :
1. Lembaga (PAUD Asy-Syafa)
a. Lembaga hendaknya lebih memfasilitasi kebutuhan peserta didik dalam hal alat permainan edukatif agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.
b. Lembaga hendaknya dapat memfasilitasi tutor dalam meningkatkan keterampilan dan kemampuan dan wawasannya melalui pelatihan dan seminar yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
2. Tutor
a. Sebagai sumber belajar hendaknya tutor dapat memaksimalkan barang bekas yang tersedia untuk dijadikan alat permainan edukatif secara inovatif dan kreatif.
82
Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
b. Tutor hendaknya mampu memotivasi peserta didik untuk bermain dan belajar menggunakan alat permainan edukatif bersumber barang bekas tersebut sehingga alat permainan edukatif bersumber barang bekas dipergunakan secara optimal dalam kegiatan belajar.
c. Tutor hendaknya mampu memotivasi diri untuk mengembangkan kreativitas terutama dalam membuat alat permainan edukatif.
3. Orangtua
Orng tua merupakan pendidik yang pertama dan utama khususnya untuk anak usia dini di dalam keluarga, oleh karena itu orang tua hendaknya memberikan banyak waktu lebih banyak bagi anak untuk menemani anak bermain sehingga orang tua dapat mengetahui sejauh mana perkembangan kreativitas anak.
Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Buku:
Ardy, W, N dan Barnawi. (2012). Format PAUD. Jogjakarta: Ar-ruzz Media.
Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Eliyawati, C (2005). Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar Untuk Anak Usia Dini, Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.
Hatimah, I (2000). Strategi dan Metode Pembelajaran. Bandung: CV. Andira Bandung
Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Rineka Cipta.
Moleong, L.J. (2000). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya. Mulyasa. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munandar, U. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta
Nazir, M. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia Nur’aini, Y. (2012) Konsep Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : Idektif.
Rachmawati, Y dan Kurniati, E. (2010). Strategi Pengembangan Kreativitas pada Anak Usia Taman Kanak-kanak. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sedarmayanti dan Syarifudin H. (2002). Metoologi Penelitian. Bandung: Mandar Maju. Sudjana, D. (2004). Pendidikan Nonformal, Wawasan, Sejarah, Perkembangan,
Falsafah, Teori Pendukung, Azas.Bandung: Falah Prodaction.
Sudono, A. (2000) Sumber belajar dan alat permainan (untuk anak usia dini). Jakarta : PT. Grasindo.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendeketan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta
Suratno. (2005). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Universitas Pendidikan Indonesia. (2014). Pedoman penulisan karya ilmiah. Bandung: UPI.
Zaman, B. dkk. (2007). Media dan Sumber Belajar TK. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka.
Skripsi dan Tesis :
Dianawati, P. (2011). Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Alat Permainan Edukatif Bersumber Lingkungan. (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Febiansyah, W. (2015). Penyelenggaraan Program Parenting Sebagai Peningkatan Mutu Pelaksanaan Paud Berbasis Keluarga. (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Hamidah, S. (2012). Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Pengembangan Kreativitas Anak. (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Hatimah, I. (2002). Kegiatan Bimbingan Keluarga Untuk Pengembang Kreativitas Anak Usia Dini Pada Keluarga Ibu Pekerja. (Tesis) Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Kostianissa, N. (2013). Optimalisasi Partisipasi Orang Tua Dalam Program Parenting. (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Maryana, R. (2013). Peran Tutor Dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Lingkungan Belajar Anak Usia Dini (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Permata-Sari, E. (2014). Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Membatik Dengan Teknik Jumputan Di Taman Kanak-Kanak (Skripsi) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Internet :
Azni, F. (2011) Konsep Pendidikan Luar Sekolah [online] Tersedia di :
http://pendidikanluarsekolahunp.blogspot.com/2011/06/konsep-pendidikan-luar-sekolah.htm [Diakses Juni 2014]
Kabar Pendidikan Luar Biasa (2012) Penggunaan Alat Permainan Edukatif untuk Anak.
[online] Tersedia di :
https://kabarpendidikanluarbiasa.wordpress.com/2012/10/15/penggunaan-Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
alat-permainan-edukatif-untuk-perkembangan-ana/.htm [Diakses Desember 2014]
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2015).definisi kata. [Online]. Tersedia : kbbi.web.id
Pengertian Ahli (2013) Pengertian Kreativitas Menurut Para Ahli
[online] Tersedia di : http://www.pengertianahli.com/2013/11/pengertian-kreativitas-menurut-para-ahli.htm [Diakses Desember 2014]
Permainan Edukatif (2008) Berkenalan dengan Permainan Edukatif.
[online] Tersedia di : http://apedukatif.blogspot.com/2008/08/berkenalan-dengan-ape.htm [Diakses Maret 2015]
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 73 Tahun 1991 [Online] Tersedia di: hukum.unsrat.ac.id/pp/pp1991_73.pdf.htm [Diakses Agustus 2014] Prasetyo, E. (2013) Pengertian Parenting dalam Pendidikan
[online] Tersedia di : http://www.referensimakalah.com/2013/01/pengertian-parenting-dalam-pendidikan.htm [Diakses Juni 2014]
Rolina, N. Membuat dan Menggunakan APE Untuk Pengembangan Sains Anak Usia Dini. [Online]. Tersedia di:
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Artike_utk_Majalah_Tot_Educare-1.pdf. htm [Diakses Januari 2015]
Suryani. (2014) Meningkatkan Minat Belajar Melalui Alat Permainan Edukatif (APE) Di Kelompok A TK Pertiwi Donggala. [Online] Tersedia di:
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=152540&val=5152&titl e=Meningkatkan_Minat_Belajar_Anak_Melalui_Alat_Permainan_Edukatif_ APE_Di_Kelompok_TK_Pertiwi_Donggala.htm. [Diakses Agustus 2014] UU Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional.
[Online]. Tersedia: http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf. htm. [Diakses Agustus 2014]
Wiltersimamora (2013) Fungsi dan Peranan Pendidikan Informal
[online] Tersedia di : https://wsimamora.wordpress.com/2013/10/28/fungsi-dan-peranan-pendidikan-informal.htm [Diakses September 2014]
Zaman, B. (2006). Pengembangan Alat Permainan Edukati Di Taman Kanak-kanak [online] Tersedia di :
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PGTK/197408062001121-BADRU_ZAMAN/pengembangan_APE_di_TK.pdf.htm [Diakses Desember 2014]
Herlena Setianingrum , 2015
UPAYA TUTOR PAUD DALAM PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Zaman, B. dan Eliyawati, C. (2010) Media Pembelajaran Anak Usia Dini [online] Tersedia di :
https//www.academia.edu/6028423/MEDIA_PEMBELAJARAN_ANA K_USIA_DINI-PPG_UPI.htm [Diakses Desember 2014]