• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI PENUTUP

6.2. Saran

Penelitian ini masih memiliki beberapa kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, penulis memberikan saran yang perlu dipertimbangkan agar sistem ini menjadi lebih baik. Berikut saran yang dapat diberikan terkait penelitian ini:

1. Untuk penelitian selanjutnya, agar sistem EDOM Online dapat dikembangkan lebih optimal, sebaiknya proses wawancara dilakukan kepada setiap peran yang terlibat dalam sistem EDOM Online sehingga dapat mengetahui secara detil kondisi sistem yang ada saat ini dan tujuan yang ingin dicapai dengan adanya sistem EDOM Online.

2. Diharapkan pada analisis sistem EDOM Online ini dapat dianalisis dengan menggunakan metode lain untuk melihat perbandingan hasil kesenjangan yang diberikan.

Requirements Engineering ( GORE ) Model ( Studi Kasus : Pengembangan Mengkonstruksi Perangkat Lunak Self-Adaptive, II(August).

Delor, E., Darimont, R., & Rifaut, A. (2003). Software quality starts with the modelling of goal-oriented requirements. 16th International Conference Software & Systems Engineering and Their Applications, 1–6. Retrieved from http://www.objectiver.com/fileadmin/download/documents/papers/ICSSEA0 3-DELOR-CEDITI1.pdf

Depdiknas, D. (2010). Pedoman Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan

Tridharma Perguruan Tinggi.

https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa. (n.d.). Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa. Retrieved July 11, 2018, from http://119.252.163.93/edom/

Hutahaean, J. (2014). Konsep Sistem Informasi. Konsep Sistem Informasi (Vol. 53).

https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Kaiya, H., Horai, H., & Saeki, M. (2002). AGORA: Attributed goal-oriented requirements analysis method. In Proceedings of the IEEE International Conference on Requirements Engineering (Vol. 2002–Janua, pp. 13–22).

https://doi.org/10.1109/ICRE.2002.1048501

Kavakli, E. (2002). Goal-Oriented Requirements Engineering: A Unifying Framework. Requirements Engineering, 6(4), 237–251.

https://doi.org/10.1007/PL00010362

Lamsweerde, A. Van. (2009). Requirements Engineering: From System Goals to UML Models to Software Specifications. John Wiley & sons Ltd.

https://doi.org/10.1109/MS.1998.663780

Lapouchnian, A. (2005). Goal-Oriented Requirements Engineering : An Overview of the Current Research. Requirements Engineering, 8(3), 32.

https://doi.org/10.1007/s00766-003-0178-9

LPM UIN Syarif Hidayatullah. (n.d.). PROFIL LEMBAGA PENJAMINAN MUTU (LPM) UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. Retrieved April 18, 2018, from http://lpm.uinjkt.ac.id/profil/

Muchsam, Y., Falahah, F., & Saputro, G. I. (2011). Penerapan Gap Analysis Pada Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan (Studi Kasus PT.XYZ). Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi

(SNATI), 2011(Snati), 17–18. Retrieved from

http://journal.uii.ac.id/Snati/article/view/2179

Nuseibeh, B., & Easterbrook, S. (2000). Requirements engineering: a roadmap.

Proceedings of the Conference on The Future of Software Engineering - ICSE

’00, 1, 35–46. https://doi.org/10.1145/336512.336523

Pachidi, S. (2011). Goal-Oriented Requirements Engineering with KAOS.

Parveen, S., & Imam, A. (2016). Analysis of Different Techniques of Gore ( Goal Oriented Requirement Engineering ), (8), 53–58.

Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2009

Tentang Dosen, 50. Retrieved from

https://www.setneg.go.id/index.php?option=com_perundangan&id=2244&ta sk=detail&catid=3&Itemid=42&tahun=2009

Presiden Republik Indonesia. (2005). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Produk Hukum.

Puteri, Oktafani Z., Muqtadiroh, Feby Artwodini., Nisafani, A. S. (2014).

ANALISIS DAN PERANCANGAN INDONESIANSTORY DALAM RANGKA MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA DAN KEARIFAN LOKAL INDONESIA, 1(1), 1–6.

Respect IT. (2007). A KAOS Tutorial. Objectiver, 1.0, 1–46.

https://doi.org/10.1016/j.ijid.2008.03.002

Shofi, I. M., & Budiardjo, E. K. (2011). Klasifikasi Metode Goal Oriented Requirement Engineering ( Gore ) Dan Kemungkinannya Untuk Mengembangkan Aplikasi Kepemerintahan. Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK), 2011(Semantik).

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutabri, T. (2012). Analisa Sistem Informasi. In Analisa Sistem Informasi (Vol.

160, p. 38). Retrieved from http://andipublisher.com/produk-0414005176-analisis-sistem-informasi-buku-kerjasama.html

Tabatabaie, M., Polack, F. A. C., & Paige, R. F. (2010). Evaluating Goal-Oriented Analysis in the Domain of Enterprise Information Systems.

UIN Syarif Hidayatullah. (2016). Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa EDOM Online.

Jakarta: Center for Quality Development and Assurance LPM UIN Syarif Hidayatullah.

Universitas Indonesia. (2007). Edom. Retrieved July 11, 2018, from https://edom.ui.ac.id/

Wahono, R. S. (2003). I j w - 2 0 0 3. Proceedings of the IECI Japan Workshop

2003, 5(2), 55–58.

Werneck, V. M. B., Oliveira, A. de P. A., & do Prado Leite, J. C. S. (2009).

Comparing GORE Frameworks: i-star and KAOS. Wer, 1–12. Retrieved from

http://wer-papers.googlecode.com/svn-history/r71/trunk/dataset/wer09/WER09_4.pdf

Winter, R., & Strauch, B. (2003). A method for demand-driven information requirements analysis in data warehousing projects. 36th Annual Hawaii International Conference on System Sciences, 2003. Proceedings of The, (March), 9 pp. https://doi.org/10.1109/HICSS.2003.1174602

Yeo, K. T. (2002). Critical failure factors in information systems projects.

International Journal of Project Management, 20, 241–246.

https://doi.org/10.1016/S0263-7863(01)00075-8

KUESIONER PENELITIAN MAHASISWA

ANALISIS REQUIREMENT SISTEM EVALUASI DOSEN OLEH

MAHASISWA (EDOM) ONLINE UIN SYARIF HIDAYATULLAH DENGAN GOAL ORIENTED REQUIREMENT ENGINEERING (GORE) MODEL

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dalam penyusunan tugas akhir yang berjudul “ANALISIS REQUIREMENT SISTEM EVALUASI DOSEN OLEH MAHASISWA (EDOM) ONLINE UIN SYARIF HIDAYATULLAH DENGAN GOAL ORIENTED REQUIREMENT ENGINEERING (GORE) MODEL”, saya Rosyida Nurul Fuadiyati mahasiswi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini.

Semua jawaban yang Anda berikan adalah benar, namun jawaban terbaik adalah yang benar-benar sesuai dengan kondisi diri Anda.

Sesuai dengan kode etik penelitian, data-data yang Anda berikan adalah rahasia dan akan dipergunakan hanya untuk kepentingan penelitian semata.

Terimakasih atas perhatian, bantuan, dan kerjasamanya. Semoga Allah memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada Saudara/Saudari.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bekasi, 19 Maret 2018 Peneliti,

Rosyida Nurul Fuadiyati

I. Identitas Responden

1. Jenis Kelamin : 1. Laki-laki 2. Perempuan 2. Fakultas :

1. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2. Fakultas Adab dan Humaniora

3. Fakultas Ushuluddin

4. Fakultas Syariah dan Hukum

5. Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 6. Fakultas Dirasat Islamiyah

7. Fakultas Psikologi

8. Fakultas Ekonomi dan Bisnis 9. Fakultas Sains dan Teknologi

10. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 11. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

3. Angkatan : 1. 2012 2. 2013 3. 2014 4. 2015 5. 2016 6. 2017

II. Pengujian EDOM atau ‘Penilaian Dosen’ pada AIS

1. Seberapa sering Anda mengisi form EDOM atau ‘Penilaian Dosen’ pada AIS?

1. Tidak Pernah 2. Kadang-kadang 3. Jarang

4. Sering 5. Selalu

2. Apakah Anda mengisi form EDOM atau ‘Penilaian Dosen’ sesuai jumlah dosen pada sejumlah mata kuliah yang Anda ikuti?

1. Ya 2. Tidak

3. Seberapa penting form EDOM atau ‘Penilaian Dosen’ menurut Anda?

1. Sangat Tidak Penting 2. Tidak Penting

3. Cukup Penting

4. Penting

5. Sangat Penting

KUESIONER PENELITIAN DOSEN

ANALISIS REQUIREMENT SISTEM EVALUASI DOSEN OLEH

MAHASISWA (EDOM) ONLINE UIN SYARIF HIDAYATULLAH DENGAN GOAL ORIENTED REQUIREMENT ENGINEERING (GORE) MODEL

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dalam penyusunan tugas akhir yang berjudul “ANALISIS REQUIREMENT SISTEM EVALUASI DOSEN OLEH MAHASISWA (EDOM) ONLINE UIN SYARIF HIDAYATULLAH DENGAN GOAL ORIENTED REQUIREMENT ENGINEERING (GORE) MODEL”, saya Rosyida Nurul Fuadiyati mahasiswi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memohon kesediaan Ibu/ Bapak Dosen untuk mengisi kuesioner ini.

Semua jawaban yang Anda berikan adalah benar, namun jawaban terbaik adalah yang benar-benar sesuai dengan kondisi diri Anda.

Sesuai dengan kode etik penelitian, data-data yang Anda berikan adalah rahasia dan akan dipergunakan hanya untuk kepentingan penelitian semata.

Terimakasih atas perhatian, bantuan, dan kerjasamanya. Semoga Allah memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada Saudara/Saudari.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bekasi, 25 Maret 2018 Peneliti,

Rosyida Nurul Fuadiyati

I. Identitas Responden 1. Jenis Kelamin :

1. Laki-laki 2. Perempuan

2. Dosen dari Fakultas :

1. Fakultas Ilmu Terbiyah dan Keguruan 2. Fakultas Adab dan Humaniora

3. Fakultas Ushuluddin

4. Fakultas Syariah dan Hukum

5. Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 6. Fakultas Dirasat Islamiyah

7. Fakultas Psikologi

8. Fakultas Ekonomi dan Bisnis 9. Fakultas Sains dan Teknologi

10. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 11. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

II. Pengujian EDOM atau ‘Penilaian Dosen’ pada AIS

1. Apakah selama ini Anda mengetahui adanya EDOM atau 'Penilaian Dosen' dan dinilai langsung oleh mahasiswa melalui EDOM yang terdapat di AIS mahasiswa?

1. Ya 2. Tidak

2. Apakah Anda mengetahui apa tujuan EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen?

1. Ya 2. Tidak

3. Jika Ya, jelaskan yang Anda ketahui tentang tujuan EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen ...

3. Apakah Anda mengetahui apa manfaat EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen?

1. Ya 2. Tidak

3. Jika Ya, jelaskan yang Anda ketahui tentang manfaat EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen ...

4. Seberapa penting EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa menurut Anda?

1. Sangat Tidak Penting 2. Tidak Penting

3. Cukup Penting 4. Penting

5. Sangat Penting

Lampiran 2 Data Hasil Kuesioner

HASIL KUESIONER MAHASISWA

Jenis Kelamin Fakultas Angkatan Pertanyaan

1 2 3

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Sering Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Sering Ya Tidak Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Ya Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Tidak Pernah Ya Tidak Penting

Perempuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2013 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Jarang Tidak Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Kadang-kadang Ya Sangat Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Selalu Ya Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Jarang Ya Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Syariah dan Hukum 2012 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Jarang Ya Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Ya Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Selalu Ya Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Jarang Tidak Sangat Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Jarang Ya Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2012 Sering Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2015 Jarang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2017 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2012 Selalu Ya Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Kadang-kadang Ya Tidak Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2017 Jarang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Selalu Ya Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Jarang Tidak Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2017 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting Perempuan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2014 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting Laki-laki Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2017 Jarang Ya Sangat Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Jarang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Tidak Pernah Tidak Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Adab dan Humaniora 2013 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2016 Jarang Tidak Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2017 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Tidak Tidak Penting Perempuan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2014 Sering Ya Sangat Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2013 Sering Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2014 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2013 Jarang Tidak Cukup Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2017 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Sering Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2015 Jarang Ya Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2015 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2017 Jarang Ya Sangat Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2015 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2013 Jarang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Sering Ya Penting

Laki-laki Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2013 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Jarang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Jarang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Jarang Tidak Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2016 Selalu Tidak Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Dirasat Islamiyah 2015 Jarang Tidak Tidak Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2017 Selalu Ya Sangat Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2017 Tidak Pernah Tidak Cukup Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2017 Kadang-kadang Ya Penting

Perempuan Fakultas Adab dan Humaniora 2013 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2013 Selalu Ya Cukup Penting Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Syariah dan Hukum 2016 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2013 Kadang-kadang Ya Penting Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting Laki-laki Fakultas Adab dan Humaniora 2014 Kadang-kadang Tidak Tidak Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2013 Kadang-kadang Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Sering Tidak Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Sering Ya Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Jarang Tidak Tidak Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2012 Selalu Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Psikologi 2014 Selalu Ya Sangat Penting

Perempuan Fakultas Ushuluddin 2013 Selalu Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2017 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2016 Selalu Ya Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2016 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Kadang-kadang Tidak Tidak Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2015 Selalu Ya Sangat Penting

Laki-laki Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Tidak Pernah Ya Cukup Penting

Laki-laki Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2013 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2013 Sering Ya Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Kadang-kadang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Jarang Ya Penting

Laki-laki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Jarang Ya Cukup Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Jarang Ya Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Tidak Pernah Ya Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Selalu Ya Sangat Penting Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi 2014 Kadang-kadang Tidak Cukup Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Selalu Ya Cukup Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Kadang-kadang Ya Sangat Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Sering Ya Sangat Penting

Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Jarang Ya Penting

Laki-laki Fakultas Ushuluddin 2016 Selalu Ya Penting

Perempuan Fakultas Syariah dan Hukum 2017 Sering Tidak Penting

Perempuan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2016 Jarang Tidak Cukup Penting Perempuan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2017 Jarang Ya Cukup Penting

HASIL KUESIONER DOSEN

Jenis Kelamin

Dosen dari Fakultas

Pertanyaan Tujuan EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen

Manfaat EDOM atau Penilaian Dosen oleh Mahasiswa bagi Dosen

1 2 3 4

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi

Ya Ya Ya Sangat

Penting

memberi nilai kinerja dosen selama mengajar mengetahui kinerja dosen slm mengajar

Untuk mengetahui bagaiman performa dan kinerja dosen dalam mengajar di kelas

Dosen dapat mengetahui bagian mana dari cara mengajarnya yang harus ditingkatkan

Tujuannya sebagai feedback mutu pembelajaran yg diampu oleh dosen ybs dan informasi untuk pimpinan sebagai alat kontrol dan pengawasan kinerja pengajaran para dosen

Umpan balik bagi dosen ybs dan perencanaan pembelajaran kedepan oleh dosen ybs serta kebijakan pimpinan

Perempuan Fakultas Sains dan Teknologi

Ya Ya Ya Penting Evaluasi kinerja dan kualitas dosen Evaluasi kinerja dosen, evaluasi kualitas pengajaran dosen Laki-laki Fakultas Sains

dan Teknologi

Ya Ya Ya Penting Evaluasi kinerja dosen dari sisi attitude knowledge dan sosial

Lampiran 3 Data Hasil Kuesioner Dalam Diagram

HASIL KUESIONER MAHASISWA

1. Jenis Kelamin 2. Fakultas

3. Angkatan 4. Intensitas mengisi form EDOM tiap semester

5. Kesesuaian jumlah dosen 6. Skala pentingnya form EDOM dalam mengisi form EDOM

Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Fakultas Dirasat Islamiyah

Fakultas Psikologi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Sains dan Teknologi

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 50,5%

HASIL KUESIONER DOSEN

1. Jenis Kelamin 2. Fakultas

3. Mengetahui adanya EDOM 4. Mengetahui tujuan EDOM

5. Mengetahui manfaat EDOM 6. Skala pentingnya EDOM

57,1%

Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Fakultas Dirasat Islamiyah

Fakultas Psikologi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Sains dan Teknologi

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

85,7%

Lampiran 4 Notulensi Wawancara

Hari/ Tanggal : 19 April 2018

Narasumber : Pak Jejen Jaenudin, M.Ed. Lead., Ph.D Jabatan : Kepala Pusat Audit dan Penjaminan Mutu

1. Bagaimana kondisi proses penilaian dosen atau EDOM yang ada di AIS sekarang?

Jawaban : Belum sesuai requirement. Dari sisi input data mahasiswa seharusnya mengisi sejumlah mata kuliah yang dia ikuti, tapi pada kenyataannya ketika satu mata kuliah diisi EDOMnya, dia sudah bisa melihat KHSnya. Itu yang membuat akhirnya jumlah responden untuk setiap dosen tidak sesuai dengan jumlah peserta mata kuliah. Dari sisi sampling penelitian tidak mewakili. Contohnya jumlah peserta ada sekitar 30 sampai dengan 40, yang mengisi EDOM hanya 17.

2. Adakah goal secara eksplisit yang dipetakan dalam mengembangkan sistem EDOM ini?

Jawaban : Sudah ada. Goal yang dipetakan sudah sesuai dengan yang dibutuhkan, tapi implementasinya masih belum sesuai. Untuk pengukuran kompetensi sudah ada 4 kompetensi, kemudian pertanyaan-pertanyaannya sudah dipetakan sesuai dengan requirementnya, tapi aplikasinya di AIS tidak sesuai.

3. Apakah sistem EDOM sudah optimal menurut Bapak?

Jawaban : Kalau dari sisi EDOM belum optimal. Karena dari sisi admin, tidak bisa mengekstrak data mentah, jadi hanya bisa mendownload laporannya saja.

Padahal data mentah itu dibutuhkan oleh semua fakultas untuk mengukur IKU (Indikator Kinerja Utama).

4. Sejalan dengan sistem tersebut, apakah sistem EDOM sudah memenuhi semua requirement yang dibutuhkan sistem?

Jawaban : Belum. Karena kita belum bisa mengolah data mentahnya.

5. Jika belum, requirement apa saja yang belum ada dalam sistem?

Jawaban : Tidak bisa mengambil data mentahnya. Kalaupun diberikan dalam bentuk report, reportnya belum sesuai. Dan sistemnya hanya bisa diakses oleh LPM, sedangkan yang membutuhkan datanya seluruh fakultas. Jadi seharusnya operator fakultas pun dapat melihat EDOMnya tiap dosen di tiap fakultas.

6. Kira-kira goal apa saja yang ingin dicapai terhadap requirement tersebut?

Jawaban : Setiap fakultas dapat melihat hasil EDOM di fakultasnya. Misalnya fakultas saintek mau lihat pencapaian kompetensi pendagogik seluruh dosen saintek, nah itu seharusnya saintek diberikan akses itu, tetapi khusus untuk fakultas saintek, tidak dapat melihat fakultas lain. Kalau LPM dapat melihat keseluruhan, kalau yang per-fakultas ya khusus fakultasnya aja. Kemudian yang kedua, admin dapat melihat data mentah. Karena mahasiswa mengisi EDOM melalui AIS dan AIS itu milik PUSTIPANDA, jadi yang pegang data mentah itu PUSTIPANDA.

7. Apa alasan utama dalam pembangunan sistem EDOM Online? Mengapa dibutuhkan sistem EDOM Online Pak?

Jawaban : Karena ini memang amanat SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional) harus ada evaluasi untuk dosen sebagai tolak ukur penilaian kinerja dosen. Perlunya sistem EDOM dibuat online agar lebih efektif, lebih cepat, tepat, akurat, paperless. Karena dengan menggunakan sebuah sistem akan mempercepat proses perhitungan skor kompetisi dan analisis hasil EDOM juga lebih akurat. Pengisian angket oleh mahasiswa juga tidak perlu menggunakan kertas. Dengan begitu, amanat dari SISDIKNAS dapat terlaksana dengan lebih efektif menggunakan sistem EDOM Online.

8. Apa hak Bapak dalam sistem EDOM Online? Apa saja yang dapat Bapak lakukan dalam sistem EDOM Online?

Jawaban : Melakukan revisi-revisi instrumen, mengajukan usulan-usulan perbaikan, dan menyampaikan permasalahan-permasalahan yang berkembang.

9. Bisa ceritakan sedikit Pak mengenai prosedur dari sistem EDOM Online ini?

Jawaban : Mahasiswa itu kan diharuskan mengisi EDOM sebelum melihat nilai mahasiswa yang bersangkutan. Nah, jika sudah mau masuk waktu akhir semester maka admin segera membuat jadwal kapan angket EDOM akan diisi dan batas waktunya juga sampai kapan. Ketika sudah masuk jadwal pegisian EDOM, mahasiswa harus mengisi form EDOM tiap dosen di tiap mata kuliah yang diikuti pada AIS mahasiswa, agar mereka dapat melihat nilai mata kuliahnya atau Indeks Prestasi (IP). Setelah batas waktu pengisian berakhir, data mentah yang masuk di PUSTIPANDA selanjutnya diolah kemudian dianalisis oleh PUSTIPANDA menggunakan perhitungan sampling, lalu hasil analisis atau perhitungan disajikan di AIS LPM sesuai format dari LPM.

Jawaban : Mahasiswa itu kan diharuskan mengisi EDOM sebelum melihat nilai mahasiswa yang bersangkutan. Nah, jika sudah mau masuk waktu akhir semester maka admin segera membuat jadwal kapan angket EDOM akan diisi dan batas waktunya juga sampai kapan. Ketika sudah masuk jadwal pegisian EDOM, mahasiswa harus mengisi form EDOM tiap dosen di tiap mata kuliah yang diikuti pada AIS mahasiswa, agar mereka dapat melihat nilai mata kuliahnya atau Indeks Prestasi (IP). Setelah batas waktu pengisian berakhir, data mentah yang masuk di PUSTIPANDA selanjutnya diolah kemudian dianalisis oleh PUSTIPANDA menggunakan perhitungan sampling, lalu hasil analisis atau perhitungan disajikan di AIS LPM sesuai format dari LPM.

Dalam dokumen Skripsi. Oleh : ROSYIDA NURUL FUADIYATI (Halaman 105-129)

Dokumen terkait