• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III : Metode Penelitian

3.2 Populasi dan Sampel

5.3.1 Saran Teoritis

a. Untuk penelitian selanjutnya yang serupa, peneliti menyarankan agar lebih memperhatikan item-item pernyataan pada skala, khususnya pada skala religiusitas dan skala intensi, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya pernyataan atau pertanyaan agar dapat lebih mengukur apa yang ingin

diukur. Untuk item-item pada skala intensi, sebaiknya lebih dikembangkan agar bisa mendapatkan respon yang sebenarnya dari responden.

b. Peneliti juga menyarankan untuk memperbanyak jumlah responden dalam penelitian selanjutnya, agar hasil yang didapat lebih menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

c. Peneliti juga menyarankan agar dalam pengambilan data dilakukan di masa akhir pembinaan agar lebih terlihat intensi siswa untuk berhenti menjadi wanita tuna susila.

d. Peneliti menyarankan dalam pengumpulan data penelitian tidak hanya menggunakan angket saja, melainkan dilengkapi dengan observasi dalam jangka waktu tertentu dan wawancara kepada pihak yang terkait agar informasi yang didapatkan lebih komprehensif.

5.3.2. Saran Praktis

Bagi pihak PSKW Mulya Jaya dan panti-panti rehabilitas wanita tuna susila yang lain hendaknya:

a. Lebih memperbanyak kegiatan pembinaan mental yang bertujuan untuk meningkatkan self esteem siswa PSKW Mulya Jaya, khususnya yang berkaitan dengan aspek perasaan mengenai diri sendiri agar mereka dapat memiliki intensi yang tinggi untuk berhenti menjadi wanita tuna susila.

b. Memberikan lebih banyak kegiatan pembinaan mental dan keagamaan yang memperkuat keimanan (belief) sehingga mereka memiliki intensi yang tinggi untuk berhenti menjadi wanita tuna susila.

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Alifah. (2002). Hubungan attitude, subjective norm, dan perceived

behavioral control dengan intensi untuk bertingkah laku. Jakarta: Fakultas

Psikologi UI

Ancok, J. (2001). Psikologi islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.

Ajzen, Icek. (1991). Attitude, personality and behavior. British: Open University Press.

Anastasi, A., & Urbina, S. (2007). Psychological testing. 7th ed. New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Ayuningtyas, Diah Setyowati & Guritnaningsih A. Santoso. (2008). Relationship between intention to obey traffic signs and disobeying traffic signs behavior on

bus driver in Jakarta. Jurnal Psikologi Sosial Vol.13, No. 1 Januari

Azwar, Saifuddin. (2000). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ali Bugis, Fajar. (2007). Hubungan antara self esteem dengan kemampuan

interpersonal remaja. Jakarta: Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah

Burn, R.B. (1993). Konsep diri: teori, pengukuran, perkembangan, dan perilaku. Alih bahasa oleh Eddy. Jakarta: Arcan

Fishben, Martin., Ajzen, Icek. (1975). Belief, attitude, intention and behavior. Canada: Addison-Wesley Publishing Company.

Fetze Institute and National Institute on Aging Working Group. (1999). Multidimensional measurement of religiousness, spirituality for use in health

research. Fetzer Institute in Collaboration with the National Institute on Aging.

Kalamazoo.

Frey, Diane Ph. D & Jesse Carlock, Ph. D. (1994). Enhancing self esteem. USA: Accelerated Development Inc.

Handoyo, Restu Tri. (2009). Hubungan komitmen beragama dengan intensi berhenti

menyalahgunakan narkoba pasca program rehabilitas. Jakarta: Fakultas

Psikologi UI

Kartono, Kartini. (2007). Pathologi sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Kerlinger, Fred. (2006). Asas-Asas penelitian behavioral edisi ketiga. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Minchinton, Jerry. (1993). Maximum self esteem, The handbook for reclaiming your

sense of self worth. Kuala Lumpur: Golden Books Center

Nasimah, Syaidati. (2009). Hubungan self esteem dengan orientasi masa depan pada

remaja. Jakarta: Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah

Nathaniel, Branden. (2005). The power of self esteem. Bantam Interaksa Book

Nurmalasari, Ika. (2009). Kebermaknaan hidup pada wanita tuna susila di panti

sosial karya wanita (PSKW) Mulya Jaya. Jakarta: Fakultas Psikologi UIN

Syarif Hidayatullah

Nuzullia, E. (2005). Pengaruh perilaku beragama dan nilai sosial obat terhadap

intensi penyalahgunaan obat pada remaja. Fakultas Psikologi UMM

Prasetya, Berta Esti Ari. (2002). Hubungan antara nilai sosial obat dan self esteem

dengan intensi penyalahgunaan obat pada remaja. Jurnal Psikologi. Vol. 9, No.

1

Rachmawati, Anies. (1998). Hubungan pendapat tentang perkawinan dengan intensi untuk berhenti menjadi wanita tuna susila pada siswa PSKW Mulya Jaya. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

Ramadhani, Siska. (2009). Perbedaan self esteem antara PSK yang mendapat binaan

dan yang tidak mendapat binaan di PSKW Mulya Jaya. Jakarta: Fakultas UIN

Syarif Hidayatullah

Santrock, J.W. (2003). Child development,(10th ed). New York: McGraw-Hill Sevilla, et all . (1993). Pengantar metodologi penelitian. Jakarta: UI-Press.

Sheila, Mawar. (2001). Hubungan antara prasangka terhadap kelompok dan intensi untuk bertingkah laku agresi pada pelajar sebuah SMK di Jakarta yang terlibat

tawuran. Jurnal Psikologi. Vol. 8, No. 2

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujana Y.E & Ratna Wulan. (1994). Hubungan antara kecenderungan pusat kendali

dengan intensi menyontek. Jurnal Psikologi 1994 No.2, 1-8

Tarmizi. (2010). Hubungan religiusitas dengan kepuasan hidup pada lanjut usia yang mengikuti kajian keagamaan di yayasan wakaf paramadina Pondok Indah

Plaza 1. Jakarta: Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah

Wulandari, Anggi Setio (2009). Hubungan antara adversity quotient (AQ) dengan

intensi sembuh pada pengguna narkoba di panti rehabilitas. Fakultas Ilmu

Pendidikan UNS

Zulhairi (2005). Hubungan religiusitas dengan intensi untuk menabung di Bank

Syariah. Jakarta: Fakultas Psikologi UI

Website http://www.cjmed.net/html/2007121_95.html?PHPSESSID=b82f3689de11b315d333 c9c72707fb34 http://indonesiabreakingnewsonline.blogspot.com/2008/07/30-psk-indonesia-anak-di-bawah-umur.html http://www.komnasperempuan.or.id/wp-content/uploads/2009/02/ketika-mereka-dijual.pdf  

saya lakukan sebagai syarat untuk menempuh ujian akhir.

Untuk itu, saya mohon kesediaan Anda untuk menjadi responden dan mengisi kuesioner terlampir. Data maupun jawaban yang Anda berikan terjamin kerahasiaannya dan hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian ini. Tidak ada jawaban yang benar ataupun salah. Isilah kuesioner ini dengan sejujur-jujurnya sesuai dengan pribadi Anda, tidak perlu memberikan jawaban yang seharusnya atau yang sebaiknya terjadi. Saya harap anda bersedia memeriksa kembali kelengkapan jawaban Anda untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewatkan.

Bantuan dan partisipasi Anda sangat diharapkan dalam penelitian ini. Atas kesediaan waktu Anda, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamua’laikum Wr Wb.

Hormat Saya Isni

   

melengkapi data penelitian ini. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan Anda menjawab sejujur-jujurnya.

Terima Kasih

1. Nama ( inisial) :

2. Usia Anda saat ini : tahun 3. Pendidikan Anda terakhir:

ƒ SD : lulus / tidak lulus, kelas… ƒ SMP : lulus / tidak lulus, kelas… ƒ SMA : lulus / tidak lulus, kelas… 4. Jenis sekolah:

a) Agama b) Umum

5. Bagaimana status diri Anda sekarang? a) Belum menikah

b) Janda cerai c) Janda mati d) Masih bersuami 6. Agama :

7. Anda berasal dari suku apa?

8. Sebelum masuk ke panti rehabilitas Harapan Mulia, berapa lama Anda telah bekerja sebagai wanita tuna susila?

9. Siapa yang mendorong Anda untuk bekerja sebagai wanita tuna susila? 10.Mengapa Anda bekerja sebagai wanita tuna susila?

11.Kapan Anda masuk ke panti rehabilitas Harapan Mulia?

   

dengan keadaan Anda saat ini atau yang menggambarkan diri Anda dengan pilihan jawaban sebagai berikut:

SS : Sangat Sesuai

S : Sesuai

TS : Tidak Sesuai

STS : Sangat Tidak Sesuai

Contoh:

No. Pernyataan SS S TS STS

Saya menyukai diri saya X

 

No. Pernyataan SS S TS STS

1.  Saya menerima diri saya apa adanya.         

2.  Saya yakin orang lain berperilaku karena suatu alasan yang baik. 

       

3.  Pendapat saya mengenai diri saya lebih penting daripada pendapat orang lain mengenai diri saya. 

       

4.  Jika mengingat masa lalu, saya hanya fokus pada hal-hal yang menyenangkan 

       

5.  Saya memaafkan diri saya atas kesalahan yang saya lakukan. 

       

6.  Saya tidak menghukum diri saya untuk kesalahan yang saya lakukan dengan merasa bersalah. 

       

7.  Saya menyukai diri saya tanpa memperhatikan perasaan orang lain terhadap saya. 

       

8.  Saya tidak takut gagal atau kalah.        

9.  Saya tidak membandingkan diri saya dengan orang lain.

       

10.  Saya merasa berharga walaupun saya melakukan sesuatu dengan tidak sempurna

       

11.  Saya sama pentingnya dengan orang lain.    

akibat dari tindakan mereka.

14.  Ketika menginginkan orang-orang untuk melakukan sesuatu untuk saya, saya meminta langsung kepada mereka.

       

15.  Saya memandang masalah sebagai kesempatan memperbaiki hidup.

       

16.  Saya merasa cukup nyaman untuk menyesuaikan diri dengan keadaan saya.

       

17.  Bagi saya, setiap kejadian dalam hidup merupakan sesuatu yang berharga.

       

18.  Saya tidak menuntut orang lain untuk menggunakan standar dan harapan saya saya.

       

19.  Saya bertanggung jawab penuh atas masalah-masalah saya.

       

20.  Saya mengendalikan seluruh tingkah laku saya, termasuk kebiasaan-kebiasaan saya.

       

21.  Saya tidak menghukum diri saya dengan perasaan buruk.

       

22.  Saya tidak mau disalahkan karena rasa sakit yang dialami orang lain.

       

23.  Saya tidak menyanjung atau merendahkan orang lain.

       

24.  Saya menganggap segala sesuatu dengan benar tanpa pembuktian yang masuk akal.

       

25.  Saya menganjurkan orang lain untuk berkembang dan dewasa daripada bergantung kepada saya.

       

26.  Saya tetap mengontrol emosi saya        

27.  Saya tidak melimpahkan masalah dan kesalahan saya pada orang lain.

       

28.  Saya tidak mengharapkan seseorang berubah hanya untuk menyenangkan saya.

       

29.  Saya merasa baik, tidak peduli bagaimana keadaan yang saya jalani.

       

30.  Saya menerima kehidupan saya dengan ikhlas, tidak peduli apa yang akan terjadi nanti.

       

   

33.  Saya tidak mengijinkan kebiasaan buruk mengontrol tindakan saya.

       

34.  Saya tidak mencoba untuk mengelabui orang lain untuk melakukan sesuatu yang saya inginkan.

       

35.  Saya tidak harus melakukan suatu hal hanya karena orang lain meminta saya melakukannya.

       

36.  Nilai saya sebagai manusia sama besarnya dengan orang lain.

       

37.  Saya tidak mau terlibat dengan hal-hal yang tidak berguna.

       

38.  Saya tidak menilai harga diri saya dengan membandingkannya dengan orang lain.

       

39.  Kepandaian atau prestasi saya tidak ada hubungannya dengan harga diri saya sebagai manusia.

       

40.  Pendapat orang lain mengenai diri saya tidak sepenting dengan pendapat saya sendiri.

       

41.  Saya menerima semua akibat atas tindakan saya, namun saya tidak merasa bersalah karenanya.

       

42.  Saya memaafkan diri saya saat saya melakukan kesalahan.

       

43.  Saya tidak mencoba untuk mempengaruhi orang lain.

       

44.  Saya tidak memikirkan kenangan yang tidak menyenangkan.

       

45.  Saya menerima orang lain tanpa menilai mereka atau perilaku mereka.

       

46.  Saya berharga dan bernilai seperti orang lain di dunia ini.

       

47.  Saya tidak bertanggung jawab sebagai penyebab emosi seseorang.

       

48.  Saya menghormati dan menghargai diri saya sebagaimana saya menghormati dan menghargai orang lain.

       

49.  Saya berpikiran terbuka terhadap semua hal.          

Bagian 2 Petunjuk:

Bacalah setiap pertanyaan dan pernyataan di bawah ini dengan seksama. Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang anda rasakan.

Contoh:

Saya yakin dengan agama yang saya anut.

a. Sangat Setuju c. Tidak Setuju

b. Setuju d. Sangat Tidak Setuju

 

1. Saya merasakan kehadiran Allah.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

2. Saya menemukan kekuatan dan kenyamanan dalam agama saya.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

3. Agama menjadi landasan hidup saya.

a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju

4. Saya percaya dengan agama saya, namun banyak hal lain yang lebih penting dalam hidup. a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju 5. Saya yakin Allah mengamati setiap tingkah laku saya.

a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju

   

7. Saya memaafkan diri saya atas kesalahan yang telah saya lakukan.

a. selalu c. jarang

b. sering d. tidak pernah

8. Saya sulit memaafkan diri saya atas kesalahan yang saya lakukan.

a. selalu c. jarang

b. sering d. tidak pernah

9. Apakah anda melaksanakan solat wajib meskipun sendiri (tidak berjamaah) ?

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

10.Apakah anda menonton atau mendengarkan ceramah agama di TV?

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

11.Saya menganggap hidup saya sebagai bagian dari kekuatan spiritual keagamaan.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

12.Saya meminta bantuan Allah dalam mengatasi kesulitan yang saya hadapi.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

13.Saya berpegang teguh pada ajaran agama dalam hidup saya.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

14.Saya curahkan seluruh hidup saya untuk urusan agama.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

   

16.Saya ingin untuk lebih dekat dengan Allah.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

17.Keyakinan saya membantu saya untuk mengetahui mana yang benar dan yang salah. a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju 18.Kebaikan dan cinta Allah lebih besar dari yang saya bayangkan.

a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju

19.Ketika menghadapi kejadian yang tragis, saya masih ingat bahwa Allah menyayangi saya dan ada harapan untuk masa depan.

a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju 20.Saya memaafkan orang-orang yang menyakiti saya.

a. selalu c. jarang

b. sering d. tidak pernah

21.Saya yakin Allah memaafkan kesalahan saya.

a. selalu c. jarang

b. sering d. tidak pernah

22.Apakah anda membaca Al-Qur’an?

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

23.Apakah anda membaca buku-buku agama?

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

   

25.Saya mencoba untuk mengatasi masalah tanpa bergantung kepada Allah.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

26.Menurut saya, hidup ini bukan bagian dari urusan agama.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

27.Saya merasakan cinta Allah kepada saya, baik secara langsung ataupun melalui orang lain.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

28.Saya tersentuh secara spiritual dengan keindahan ciptaan Allah.

a. Selalu c. kadang-kadang

b. Sering d. tidak pernah

29.Saya merasa penting bagi saya untuk meyakini Allah a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju 30.Menurut saya, segala sesuatu yang terjadi sudah ada tujuannya.

a. sangat setuju c. tidak setuju

b. setuju d. sangat tidak setuju 31.Apakah anda berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan?

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

32.Saya merasa bahwa situasi stress yang saya alami adalah hukuman Allah kepada saya atas dosa-dosa saya.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

   

34.Saya meminta pertolongan Allah dalam menjalani aktifitas saya sehari-hari.

a. Selalu c. kadang-kadang

b. Sering d. tidak pernah

35.Saya merasa sangat bersyukur kepada Allah atas berkah yang saya dapatkan.

a. selalu c. kadang-kadang

b. sering d. tidak pernah

 

Bagian 3 Petunjuk:

Bacalah pernyataan di bawah ini dengan seksama, lalu berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang Anda rasakan.

Pilihan Jawaban:

SS : Sangat Setuju

S : Setuju

TS : Tidak Setuju

STS : Sangat Tidak Setuju 

No. Pernyataan SS S TS STS

1. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti tidak akan “terjun” lagi ke dunia malam

2. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti bertaubat dan kembali ke jalan yang benar

3. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti menjadi wanita baik-baik

4. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti menjadi ibu rumah tangga yang baik

5. Berhenti menjadi wanita tuna susila mencari pekerjaan lain yang halal

   

makanan dari hasil yang halal

8. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti bisa mendekatkan diri dengan Allah

9. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti tidak dikucilkan oleh masyarakat

10. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti menghindari perbuatan dosa

11. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti terhindar dari penyakit kelamin

12. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti tidak mendapat hinaan dari orang lain

13. Berhenti menjadi wanita tuna susila membuat hidup menjadi lebih tenang

14. Berhenti menjadi wanita tuna susila berarti mengalami kekurangan ekonomi

 

Bagian 4 Petunjuk:

Bacalah pernyataan di bawah ini dengan seksama, lalu lengkapi pernyataan tersebut dengan memberi tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang Anda rasakan.

No. Pernyataan Sangat

positif Positif Tidak positif Sangat Tidak Positif

1. Tidak akan “terjun” lagi ke dunia malam merupakan hal yang…

2. Bertaubat dan kembali ke jalan yang benar merupakan hal yang…

3. Menjadi wanita baik-baik merupakan hal yang… 4. Menjadi ibu rumah tangga yang baik merupakan

hal yang…

5. Mencari pekerjaan lain yang halal merupakan hal yang…

6. Bisa berkumpul lagi dengan keluarga merupakan hal yang…

7. Makan makanan dari hasil yang halal merupakan hal yang…

   

9. Tidak dikucilkan oleh masyarakat merupakan hal yang…

10. Menghindari perbuatan dosa merupakan hal yang…

11. Terhindar dari penyakit kelamin merupakan hal yang…

12. Tidak mendapat hinaan dari orang lain merupakan hal yang…

13. Hidup menjadi lebih tenang merupakan hal yang…

14. Kekurangan ekonomi merupakan hal yang…  

Bagian 5 Petunjuk:

Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang Anda rasakan.

Di bawah ini adalah orang atau pihak yang mendukung saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila:

No. Orang atau pihak Sangat

mendukung Mendukung Tidak mendukung Sangat Tidak mendukung 1. Orang tua 2. Teman 3. Keluarga 4. Kakak

5. Suami atau pacar 6. Anak

7. Ustad

8. Pemilik tempat usaha (“mami”)

9. Teman-teman seprofesi

   

rasakan.

Di bawah ini adalah orang atau pihak yang akan saya ikuti perintah atau sarannya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila:

No. Orang atau pihak Sangat

Diikuti Diikuti Tidak Diikuti Sangat Tidak Diikuti 1. Orang tua 2. Teman 3. Keluarga 4. Kakak

5. Suami atau pacar

6. Anak

7. Ustad

8. Pemilik tempat usaha (“mami”)

9. Teman-teman seprofesi

Bagian 7 Petunjuk

Bacalah pernyataan di bawah ini dengan seksama, lalu berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang Anda rasakan.

No. Pernyataan Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju

1. Ketika mengingat dosa mendorong niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

2 Ketika mendengar ceramah dari pak ustad mendorong niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

3. Mendapatkan pekerjaan yang halal mendorong niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

4. Kesulitan ekonomi menghambat niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

   

   

wanita tuna susila

6. Pelanggan yang masih sering menghubungi menghambat niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

7. Teman-teman seprofesi yang masih terus mengajak “terjun” lagi menghambat niat saya untuk berhenti menjadi wanita tuna susila

 

Bagian 8 Petunjuk

Bacalah pernyataan di bawah ini dengan seksama, lalu berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan diri Anda atau yang Anda rasakan.

Pernyataan Sangat Ingin Ingin Tidak Ingin Sangat Tidak Ingin

Saya berhenti menjadi wanita tuna susila

Pernyataan Sangat Mungkin Mungkin Tidak Mungkin Sangat Tidak Mungkin

Saya berhenti menjadi wanita tuna susila  

saya lakukan sebagai syarat untuk menempuh ujian akhir.

Untuk itu, saya mohon kesediaan Anda untuk menjadi responden dan mengisi kuesioner terlampir. Data maupun jawaban yang Anda berikan terjamin kerahasiaannya dan hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian ini. Tidak ada jawaban yang benar ataupun salah. Isilah kuesioner ini dengan sejujur-jujurnya sesuai dengan pribadi Anda, tidak perlu memberikan jawaban yang seharusnya atau yang sebaiknya terjadi. Saya harap anda bersedia memeriksa kembali kelengkapan jawaban Anda untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewatkan.

Bantuan dan partisipasi Anda sangat diharapkan dalam penelitian ini. Atas kesediaan waktu Anda, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamua’laikum Wr Wb.

Hormat Saya Isni

 

melengkapi data penelitian ini. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan Anda menjawab sejujur-jujurnya.

Terima Kasih

1. Nama ( inisial) :

2. Usia Anda saat ini : tahun 3. Pendidikan Anda terakhir:

ƒ SD : lulus / tidak lulus, kelas… ƒ SMP : lulus / tidak lulus, kelas… ƒ SMA : lulus / tidak lulus, kelas… 4. Jenis sekolah:

a) Agama b) Umum

5. Bagaimana status diri Anda sekarang? a) Belum menikah

b) Janda cerai c) Janda mati d) Masih bersuami 6. Agama :

7. Anda berasal dari suku apa?

8. Sebelum masuk ke PSKW Mulya Jaya, berapa lama Anda telah bekerja sebagai wanita tuna susila?

9. Siapa yang mendorong Anda untuk bekerja sebagai wanita tuna susila? 10.Mengapa Anda bekerja sebagai wanita tuna susila?

11.Kapan Anda masuk ke PSKW Mulya Jaya? 12.Berapa kali Anda masuk ke PSKW Mulya Jaya?

 

dengan keadaan Anda saat ini atau yang menggambarkan diri Anda dengan pilihan jawaban sebagai berikut:

SS : Sangat Sesuai

S : Sesuai

TS : Tidak Sesuai

STS : Sangat Tidak Sesuai

Contoh:

No. Pernyataan SS S TS STS

Saya menyukai diri saya X

 

No. Pernyataan SS S TS STS

1.  Saya yakin orang lain berperilaku karena suatu alasan yang baik. 

       

2.  Saya tidak menghukum diri saya untuk kesalahan yang saya lakukan dengan merasa bersalah. 

       

3.  Saya tidak takut gagal atau kalah.        

4.  Saya sama pentingnya dengan orang lain

5.  Saya merasa cukup nyaman untuk menyesuaikan diri dengan keadaan saya.

       

6.  Bagi saya, setiap kejadian dalam hidup merupakan sesuatu yang berharga.

       

7.  Saya tidak menuntut orang lain untuk menggunakan standar dan harapan saya saya.

       

8.  Saya bertanggung jawab penuh atas masalah-masalah saya.

       

9.  Saya mengendalikan seluruh tingkah laku saya, termasuk kebiasaan-kebiasaan saya.

       

10.  Saya tidak menghukum diri saya dengan perasaan buruk.

 

13.  Saya tidak mengharapkan seseorang berubah hanya untuk menyenangkan saya.

       

14.  Saya merasa baik, tidak peduli bagaimana keadaan yang saya jalani.

       

15.  Saya bertanggung jawab atas apa yang terjadi dalam hidup saya.

       

16.  Saya tidak mengijinkan kebiasaan buruk mengontrol tindakan saya.

       

17.  Saya tidak mencoba untuk mengelabui orang lain untuk melakukan sesuatu yang saya inginkan.

       

18.  Saya tidak harus melakukan suatu hal hanya karena orang lain meminta saya melakukannya.

       

19.  Nilai saya sebagai manusia sama besarnya dengan orang lain.

       

20.  Saya tidak mau terlibat dengan hal-hal yang tidak berguna.

       

21.  Saya tidak menilai harga diri saya dengan membandingkannya dengan orang lain.

       

22.  Kepandaian atau prestasi saya tidak ada

Dokumen terkait