1. Pada kasus lapisan tipis pemilihan nilai k akan berpengaruh pada estimasi nilai Q. Sehingga, sebagai saran, diperlukan optimasi nilai faktor k.
2. Pada kasus data riil, perlu dilakukan pemodelan ke depan trace dengan nilai Q hasil estimasi. Kemudian, dibandingkan dengan data riil hingga diperoleh error yang minimum. Hal ini untuk mendapatkan nilai Q yang mendekati nilai sebenarnya.
3. Penambahan noise pada trace sintetik seismik anelastik perlu diujikan untuk melihat robustness dari metoda ini 4. Penerapan lag akibat kecepatan dispersi
pada trace sintetik anelastik.
DAFTAR PUSTAKA
Aki, K. and Richards, P. G., 1980, Quantitative seismology: Theory and methods. W. H. Freeman & Co.
Bale, R. A., and R. R. Stewart, 2002, The impact of attenuation on the resolution of multicomponent seismic data: CREWES Research Report, 14.
Biot, M. A., 1956, Theory of Propagation of elastic waves in fluid-saturated porous solid, I, Low frequency range, J. Acoust. Soc. Am., 28, 168-178.
Kjartansson, E., 1979, Constant Q wave propagation and attenuation: J. Geophysics. Res., 84, 4737-4748.
Lay, T. and Terry C. W., 1995, Modern Global Seismology. Academis Press.
Lomnitz, C., 1956, Creep measurements in igneous rocks: J. Geology,64,473-479.
Lomnitz, C., 1957, Linear dissipation in solids: J. Applied Physics, 28, 201-205.
Margrave, G. F. and Lamoureux M. P., 2002, Gabor deconvolution: 2002 CSEG Annual Convention, Calgary, AB.
Margrave, G. F., 1999, Einar. CREWES Educational Software and Data Release (MATLAB)
O’Connell, R. J., and B. Budiansky, 1977, Viscoelastic properties of fluid-saturation cracked solids, J. Geophys. Res., 82, 5719-5735. Peacock, S., C. McCann, J. Sothcott, and T. R. Astin, 1944, Experimental measurement of seismic attenuation in microfractured sedimentary rock, Geophysics, 59, 1342-1351. Sheriff, R. E.,1989, Geophysical methods. Prentice Hall Inc.
Sheriff, R. E., 2002, Encyclopedic Dictionary of Applied Geophysics 4th edition, Society of Exploration Geophysicists
Tompkins, M. J., and N. I. Christensen, 1999, Effect of pore pressure on compressional wave attenuation in young oceanic basalt, Geophys. Res. Lett., 26, 1321-1324.
Udias, Agustin, 2003, Principles of Seismology. Cambridge University Press.
Winkler, K. W., and W. F. M. Murphy III, 1995, Acoustic velocity and attenuation in porous rock, in A Handbook of Physical Constants: Rock Physics and Phase Relations, Ref. Shelf Ser., vol. 3, edited by T. J. Ahrens, pp. 20-34, AGU, Washington, D. C..
Yilmaz, O., 1987, Seismic Data Processing: Society of Exploration Geophysicists. Investigation in Geophysics No. 2.
Ziolkowski, Anton, 2001, Seismic wavelet estimation without the invalid whiteness assumption. CSEG Recorder, pages 18–28, June.
Gambar 1. Perbandingan antara Q model dengan Gambar 2. Perbandingan antara Q model dengan hasil estimasi pada lapisan tipis. Kiri: hasil estimasi dari semua frekuensi.
Gambar 3. Ekstraksi Q interval lapisan tebal. Faktor S-T=1, semua frekuensi.
Gambar 4. Kandungan frekuensi dari setiap event dari pada gambar 3. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 5. Ekstraksi Q interval lapisan tebal. Faktor S-T=1, rentang frekuensi: 40.4-202.3 Hz.
Gambar 6. Kandungan frekuensi dari setiap event dari pada gambar 5. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 7. Ekstraksi Q interval lapisan tebal. Faktor S-T=1, rentang frekuensi: 50.5-151.7 Hz.
Gambar 8. Kandungan frekuensi dari tiap event pada gambar 7. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 9. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.1, semua frekuensi.
Gambar 10. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 9. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 11. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.15, semua frekuensi.
Gambar 12. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 11. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 13. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.2, semua frekuensi.
Gambar 14. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 13. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 15. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.1, rentang frekuensi: 50.9-200.6 Hz.
Gambar 16. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 15. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 17. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.15, rentang frekuensi: 50.9-200.6 Hz.
Gambar 18. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 17. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Gambar 19. Ekstraksi Q interval lapisan tipis. Faktor S-T=0.2, rentang frekuensi: 50.9-200.6 Hz.
Gambar 20. Kandungan frekuensi dari setiap event pada gambar 19. Atas: kandungan frekuensi event pertama (reference). Tengah: kandungan frekuensi event kedua, ketiga, dan kempat (dari kiri). Bawah: log rasio amplitudo frekuensi tiap event terhadap event pertama dan regresinya (merah) untuk
Catatan Akhir Tugas Akhir
Selasa Siang, 1 Juli 2008 Inilah saat seorang penulis TA bisa bebas dari formalitas, untuk menuliskan segala hal yang lebih sentimentil…
Segala puji hamba haturkan kepada Tuhan atas segala kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya yang sangat banyak doas ini…Salawat untuk Rasul dan keluarganya yang suci…
Kurang lebih satu tahun, waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan ini...Sekali ganti topik…Jadi, efektif mungkin Maret sampai akhir Juni… coding,
menelusuri pustaka, diskusi, evaluasi, revisi, dan pulang malam sudah ritual. Sahabat lain bahkan sampai menginap (Gema, Alan, Dilla”mon cheri”, Mba Ninin )...
Saya berterimakasih kepada Bapak Sonny atas bimbingan dan diskusi intelektual & non-intelektualnya.
Bapak Gunawan Ibrahim selaku dosen wali.
Bapak Wahyu Triyoso, Bapak Afnimar Ph.D, Bapak Dr. Awali Priyono, Bapak Sri Widiyantoro Ph.D, Bapak Dr. Hendra Grandis, Bapak Tedi Yudistira M.Si , Bapak Dr.
Nanang T Puspito, Bapak Untoro, M.Si, Bapak Drs. Muhammad Ahmad, terima kasih atas segala ilmu yang diajarkan, semoga dapat penulis amalkan dengan baik
Tentu saja terima kasih banyak kepada keluarga: Bapak, Ibu, Mas Hamid, Mba Aan, Mba Likah, Mas Latief, Mba Elok, dan Mas Ipul…atas dukungannya…doanya… Terima kasih juga untuk
x CREWES dan Garry F. Margrave yang telah membuat coding Matlab
“einar”…(siapa tahu dia baca TA ini
-
)x Farid dan Gema atas bantuannya menjelaskan S-Transform..
x Alan, Dika, Felik, Dita, Desmon, Trevi, Ulan, Haikal, dan Dila atas kesediannnya
berbagi informasi tentang TA-nya…
x TU GM & TG atas pelayanannya….
x Kawan-kawan angkatan 2003, HMGM, dan senior2 di lab seismik
x Dan seluruh sahabat-sahabat lain…yang belum saya sebut…
Spesial terima kasih untuk Dila “ma cheri” atas dukungannya mengerjakan TA. Kemeja, dasi, mengetik, makan siang, mobil “gimung”-nya, waktu yang diluangkan, kebaikan, pengertian, dan kesabaran… Terima kasih untuk segalanya..terima kasih…
Menyambung perkataan Lao Tzu di awal TA ini…semakin aku berusaha mengetahui sesuatu, semakin aku tahu bahwa banyak hal yang aku belum tahu…….