• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 VISI, MISI DAN TUJUAN

3.4. Sasaran Kementerian PU

3.4.1 Sasaran Kementerian

Sasaran Kementerian PU dalam periode 2010-2014 secara keseluruhan akan meliputi sasaran-sasaran sebagai berikut:

Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam setiap penyusunan Rencana 1.

Tata Ruang (RTR) serta penerbitan Peraturan Presiden tentang RTR Pulau/ Kepulauan dan peraturan pendukungnya berupa Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria NSPK bidang penataan ruang sesuai amanat RTRWN.

Meningkatnya ketersediaan air baku yang memadai (kuantitas, kualitas, dan 2.

kontinuitas) guna pemenuhan berbagai kebutuhan baik untuk pemenuhan kebutuhan air baku untuk air minum guna mendukung target MDGs 2015, maupun kebutuhan pertanian dalam rangka mempertahankan swasembada pangan serta kebutuhan sektor-sektor untuk meningkatkan produktivitas sektor produksi melalui pembangun/peningkatan/rehabilitasi serta operasi dan pemeliharaan bendungan, waduk/embung/bangunan penampung air lainnya serta prasarana penyediaan air baku, jaringan irigasi dan jaringan rawa.

Meningkatnya kualitas pengendalian banjir secara terpadu dari hulu ke hilir 3.

dalam satu wilayah dan perlindungan kawasan di sepanjang garis pantai dari bahaya abrasi.

Meningkatnya efisiensi sistem jaringan jalan di dalam sistem transportasi 4.

yang mendukung perekonomian nasional dan sosial masyarakat serta pengembangan wilayah melalui preservasi dan peningkatan kapasitas jalan lintas wilayah serta pembangunan Jalan Tol Trans Jawa.

Meningkatnya taraf hidup masyarakat dan kualitas lingkungan permukiman 5.

melalui pengembangan sistem jaringan penyediaan air minum untuk mendukung peningkatan tingkat pelayanan penduduk perkotaan dan penduduk perdesaan, serta meningkatnya pelayanan sanitasi sistem terpusat dan sistem berbasis masyarakat bagi penduduk perkotaan, meningkatnya sistem pengelolaan drainase untuk mendukung pengurangan luas genangan di perkotaan serta meningkatnya sistem pengelolaan persampahan untuk mendukung peningkatan tingkat pelayanan penduduk, dan meningkatnya kualitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, serta penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di perkotaan.

Meningkatnya kemampuan pemerintah daerah dan

6. stakeholders jasa konstruksi

BAB 3

VISI, MISI DAN TUJUAN

domestik oleh pelaku konstruksi nasional serta pengurangan jumlah dan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan akibat kegagalan konstruksi/bangunan melalui peningkatan sistem pembinaan teknis dan usaha jasa konstruksi.

3.4.2 Sasaran Strategis

Adapun sasaran strategis berdasarkan 5 (lima) tujuan Kementerian PU yang akan dicapai meliputi:

Tujuan 1

1).

Meningkatkan kualitas penyelenggaraan penataan ruang untuk terlaksananya pengembangan wilayah dan pembangunan nasional serta daerah yang terpadu dan sinergis bagi terwujudnya ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.

Sasaran

Terwujudnya perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan standarisasi teknis bidang penataan ruang, dengan outcome-nya: Tercapainya kesesuaian program pusat dan daerah dengan rencana tata ruang dalam rangka pengembangan wilayah dan pembangunan nasional serta daerah, dan terselesaikannya norma, standar, prosedur, dan kriteria bidang penataan ruang sesuai peraturan perundang-undangan.

Tujuan 2

2).

Meningkatkan keandalan sistem jaringan infrastruktur pekerjaan umum dan pengelolaan sumber daya air untuk meningkatkan daya saing melalui pertumbuhan ekonomi nasional, ketahanan pangan, ketahanan air dan ketahanan energi. Sasaran

1. Meningkatnya keberlanjutan dan ketersediaan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan, dengan outcome-nya: Meningkatnya kinerja pengelolaan sumber daya air.

2. Berkurangnya luas kawasan yang terkena dampak banjir, dengan outcome-nya: Meningkatnya kinerja pengelolaan sumber daya air.

3. Meningkatnya layanan jaringan irigasi dan rawa, dengan outcome-nya: Meningkatnya kinerja pengelolaan sumber daya air.

4. Meningkatnya kapasitas jalan nasional sepanjang 19.370 km, dengan outcome-nya:

Meningkatnya panjang peningkatan struktur/pelebaran jalan. a.

Meningkatnya panjang jalan baru yang dibangun. b.

BAB 3

VISI, MISI DAN TUJUAN

5. Meningkatnya kualitas layanan jalan nasional dan pengelolaan jalan daerah, dengan outcome-nya:

Meningkatnya fasilitasi penyelenggaraan jalan daerah untuk menuju 60 % a.

kondisi mantap.

Meningkatnya kondisi mantap jaringan jalan nasional. b.

Meningkatnya penggunaan jalan nasional. c.

Tujuan 3

3).

Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan cakupan pelayanan infrastruktur dasar bidang permukiman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sasaran

Meningkatnya kualitas kawasan permukiman dan penataan ruang,

1. dengan

outcome-nya:

Terlaksananya pembangunan rusunawa. a.

Berkurangnya kawasan kumuh perkotaan. b.

Meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang menerapkan NSPK dalam c.

pengembangan kawasan permukiman sesuai rencana tata ruang wilayah/ kawasan bagi terwujudnya pembangunan permukiman.

Terwujudnya revitalisasi kawasan permukiman dan penataan bangunan. d.

Meningkatnya kualitas layanan air minum dan sanitasi permukiman perkotaan, 2.

dengan outcome-nya:

Meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang menerapkan NSPK dalam a.

pengembangan kawasan permukiman sesuai rencana tata ruang wilayah/ kawasan bagi terwujudnya pembangunan permukiman.

Meningkatnya jumlah pelayanan sanitasi. b.

Terlaksananya pembinaan kemampuan Pemda/PDAM. c.

Meningkatnya cakupan pelayanan air minum. d.

Berkurangnya potensi timbunan sampah. e.

Meningkatnya kualitas infrastruktur permukiman perdesaan/kumuh/nelayan 3.

dengan pola pemberdayaan masyarakat, dengan outcome-nya:

Meningkatnya jumlah kelurahan/desa yang ditingkatkan infrastruktur a.

BAB 3

VISI, MISI DAN TUJUAN

Menurunnya kesenjangan antar wilayah. b.

Meningkatnya kualitas pengaturan, pembinaan dan pengawasan pada 4.

pembangunan infrastruktur permukiman, dengan outcome-nya:

Meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang menerapkan NSPK dalam a.

pengembangan kawasan permukiman sesuai rencana tata ruang wilayah/ kawasan bagi terwujudnya pembangunan permukiman.

Tersedianya infrastruktur tanggap darurat/kebutuhan mendesak. b.

Tujuan 4

4).

Meningkatkan kapasitas pengawasan pengendalian pelaksanaan, dan akuntabilitas kinerja untuk mencapai efektivitas dan efisiensi pelayanan publik bidang pekerjaan umum.

Sasaran

Terwujudnya peningkatan kepatuhan dan akuntabilitas kinerja penyelenggaraan infrastruktur yang bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), dengan outcome-nya: Meningkatkan kualitas pengawasan dan pembinaan serta pemeriksaan terhadap pelaksanaan tugas di lingkup Kementerian PU.

Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan SDM aparatur dan jasa konstruksi serta penelitian dan pengembangan bidang pekerjaan umum dan permukiman untuk meningkatkan kinerja pelayanan bidang pekerjaan umum dan jasa konstruksi. Sasaran

Meningkatnya koordinasi, administrasi dan kualitas perencanaan, pengaturan, 1.

pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), dengan outcome-nya: Terwujudnya pelayanan administrasi pemerintah yang baik di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Meningkatnya kualitas kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur, 2.

dengan outcome-nya: Terwujudnya pelayanan administrasi pemerintah yang baik di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Meningkatnya kualitas prasarana, pengelolaan data, informasi dan komunikasi 3.

publik, dengan outcome-nya: Terwujudnya dukungan sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang memadai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Tujuan 5

5).

BAB 3

VISI, MISI DAN TUJUAN

Meningkatnya kapasitas dan kinerja pembina jasa konstruksi di pusat dan daerah, 4.

dengan outcome-nya:

Meningkatnya kualitas kelembagaan, SDM dan kebijakan pembina jasa a.

konstruksi pusat dan daerah.

Memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan konstruksi untuk b.

mewujudkan struktur usaha konstruksi yang kokoh, andal, berdaya saing tinggi.

Meningkatnya kompetensi SDM konstruksi sesuai standar kompetensi kerja c.

nasional dan internasional.

Meningkatnya IPTEK dan NSPM (K) siap pakai,

5. dengan outcome-nya:

Meningkatnya Litbang yang masuk bursa pilihan teknologi siap pakai. a.

Meningkatnya kesiapan IPTEK untuk diterapkan stake holder. b.

Diberlakukannya SPMK dan teknologi oleh stakeholder. c.

Diterimanya rekomendasi IPTEK oleh stake holder. d.

Peningkatan layanan penyelenggaraan Litbang. e.

BAB 3

Dokumen terkait