VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
“ TERWUJUDNYA TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRAN LOKAL YANG PRODUKTIF DAN SEJAHTERA SERTA TERTIB ADMINISTRASI
14. Melakukan implementasi kebijakan kependudukan
4.4. Sasaran Pembangunan
1. Meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran
2. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Penunjang dan Pendukung kenyamanan kerja
3. Tertatanya arsip-arsip dinas dengan baik serta dokumen inventaris kantor
4. Meningkatkan Sinergitas Pembangunan anatar pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten / kota.
5. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan aparatur sesuai bidang tugasnya.
6. Meningkatkan kualitas penatausahaan dan pengelolaan keuangan yang optimal dan akuntabel
7. Meningkatkan kualitas penyusunan program dan pelaporan yang efektif, efisien dan optimal
8. Meningkatkan pengelolaan dan penggunaan anggaran, personil dan perlengkapan secara efektif, efisien dan ekonomis
9. Terwujudnya Perencanaan Tenaga Kerja daerah, informasi ketenagakerjaan provinsi maupun kabupaten/kota dan Rencana Tenaga Kerja Makro/Mikro Pemerintah maupun swasta
10. Meningkatnya Pengetahuan dan Keterampilan tenaga kerja (Pencari Kerja) agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 58 12. Terlaksananya pengawasan ketenagakerjaan yang bersifat
komprehensif, tuntas dan terkendali
13. Meningkatnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di tempat kerja
14. Meningkatkan Produktivitas Perusahaan
15. Terwujudnya jaminan sosial bagi pekerja dan meningkatnya peran kelembagaan Hubungan Industrial
16. Terwujudnya penerapan pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di tempat kerja
17. Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja dan fasilitas pendukung kerja di perusahaan
18. Tersedianya spesialisasi pegawai pengawas ketenagakerjaan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas
19. Terciptanya lembaga pelatihan kerja, lembaga pelayanan produktivitas, lembaga pelayanan transmigrasi yang kredibel
20. Terciptanya kesempatan kerja dan kesempatan berusaha guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan TTG, pengembangan sistem padat karya, pemberdayaan tenaga kerja mandiri dan sektor informal serta pengembangan tenaga kerja sukarela
21. Tersedianya data dan informasi Pasar Kerja serta Angkatan Kerja 22. Mendorong terwujudnya pasar kerja melalui pengembangan sistem
pelayanan imformasi pasar kerja (IPK), perencanaan tenaga kerja, menganalisa jabatan serta meningkatkan dan memberdayakan lembaga bursa kerja
23. Mengendalikan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) melalui penyusunan rencana dan analisa penggunaan penerbitan ijin, peningkatan kerjasama kelembagaan dan sarana penggunaan TKA 24. Mengoptimalkan sumber daya pelatihan yang tersedia dengan
pengembangan jejaring kerjasama
25. Terbentuknya jejaring kerjasama pusat dan daerah dengan sistem informasi teknologi
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 59 26. Meningkatnya Penataan Sistem Administrasi Kependudukan provinsi,
kabupaten / kota.
27. Mendorong terciptanya kesempatan kerja yang layak pada sektor pertanian, industri, jasa dan perluasan kesempatan kerja melalui promosi potensi sumber daya daerah dan dunia usaha
28. Meningkatnya Kualitas kehidupan masyarakat pada kawasan pembangunan kawasan atau transmigrasi lokal.
29. Meningkatnya Tenaga Terampil dalam Pengembangan sentra-sentra produksi
30. Meningkatnya potensi sumberdaya kawasan, fasilitas perpindahan dan penempatan transmigrasi pada kawasan potensial, kawasan tertinggal, kawasan perbatasan menjadi permukiman baru dan pusat pertumbuhan.
4.5. Strategi
Untuk mewujudkan Visi, Misi, Tujuan dan sasaran maka strategi Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan kemitraan, keterkaitan, kesepadanan dan fleksibelitas sarana Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial yang efektif dan efisien
2. Memberdayakan pegawai pengawas ketenagakerjaan
3. Mengoptimalkan pengetahuan tentang Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan
4. Meningkatkan kualitas angkatan kerja melalui pendidikan dan pelatihan kerja sesuai dengan permintaan pasar kerja baik lokal maupun nasional.
2. Pengembangan Pasar Kerja yaitu pasar kerja dituntut mampu menyajikan berbagai informasi yang berguna untuk pelatihan kerja.
3. Pembangunan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang merupakan gambaran hubungan kerja di perusahaan
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 60 antara pekerja dan pemberi kerja untuk mengatur kepentingan para
pihak dalam rangka membangun hubungan Industrial yang harmonis.
4. Meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan yang bertujuan untuk menjamin dilaksanakannya keseluruhan peraturan perundang-undangan untuk menghindari penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja.
5. Mengoptimalkan dan mengembangkan penggunaan Sistem Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk memperoleh data yang akurat.
6. Membangunan transmigrasi secara terpadu dalam satuan pengembangan kawasan (Integrated Development Area) dengan kampung sekitar sesuai arah dan rencana tata ruang
7. Meningkatkan / mengoptimalkan pemanfaatan lahan di kawasan transmigrasi yang telah dibangun dan areal milik masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan
8. Mempercepat perluasan sentral produksi terhadap perkembangan dan pertumbuhan kawasan ekonomi
9. Meningkatkan kualitas pembinaan permukiman penduduk yang diarahkan kepada permukiman penduduk lokal (kampung yang ditata) pemukiman kembali dan pemukiman baru.
10. Melakukan/menyediakan dan mengembangkan data-data ketenagakerjaan, kependudukan dan transmigrasi yang akurat dan menyeluruh untuk kepentingan pembangunan di Provinsi Papua 11. Melakukan penataan sistem Administrasi Kependudukan dan
Catatan Sipil
12. Mengatur dan mengendalikan arah migrasi penduduk ke Provinsi Papua
13. Penyusunan dan penyempurnaan peraturan daerah di bidang ketenagakerjaan
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 61 4.6. Kebijakan
Sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2013 – 2018 untuk memenuhi kebutuhan Visi maka kebijakan Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan SDM dan pelayanan administrasi kepegawaian yang baik
2. Peningkatan pengelolaan perlengkapan pelayanan rumah tangga dan surat menyurat
3. Peningkatan penatausahaan keuangan dan administrasi anggaran
4. Peningkatan kualitas perencanaan yang mampu mengakomodir kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta terintegrasi dengan pembangunan daerah dan pembangunan regional
5. Peningkatan Jaminan Sosial Tenaga Kerja menujku kesejahteraan pekerja
6. Peningkatan kompetensi aparatur ketenagakerjaan
7. Peningkatan Pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja
8. Terwujudnya perencanaan tenaga kerja daerah, sektoral, perencanaan mikro pemerintah dan swasta
9. Tersalurnya penempatan tenaga kerja penganggur dan tersedianya informasi pasar kerja
10. Tersedianya promosi perluasan kesempatan kerja 11. Peningkatan kesempatan penggunaan tenaga kerja asing
12. Peningkatan standar kompetensi kerja nasional untuk pelatihan kerja dan sertifikasi tenaga kerja
13. Peningkatan pembinaan pelatihan dan produktivitas angkatan kerja
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 62 15. Penyelesaian status hak atas tanah melalui program prona dan
sertifikat lahan
16. Penyelesaian Pemeriksaan ketenagakerjaan yang independen dan berlaku di semua provinsi
17. Peningkatan jumlah Perusahaan yang mencapai nihil kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
18. Peningkatan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan
19. Peningkatan jejaring kerja pusat dan daerah melalui sistem informasi teknologi di 29 kabupaten/kota
20. Peningkatan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan
21. Peningkatan Komite Aksi dan rencana Aksi Penghasupasan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak di 29 kab/kota 22. Tersedianya aturan terhadap pekerja/buruh perempuan di
tempat kerja pada sub sektor pariwisata dan perkotaan
23. Peningkatan kualitas dan kuantitas Penerapan K3 di 29 kab/kota
24. Penyelesaian Pendaftran Perjanjian Kerja bersama sebanyak 1.000 perusahaan
25. Peningkatan Pengembangan Usaha Produktif bagi pekerja/buruh di 29 kabupaten/kota
26. Peningkatan Pengembangan Koperasi Pekerja/buruh di 650 perusahaan
27. Peningkatan kualitas dan kuantitas untuk 500 lembaga kerjasama bipartit di perusahaan
28. Penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial di luar pengadilan
29. Peningkatan Pembinaan dan Pemberdayaan terhadap 3 UPTD Dinas
30. Peningkatan pembangunan dan penataan kampung penduduk lokal dan pembangunan kawasan transmigrasi lokal untuk mendorong perekonomian di Provinsi Papua
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 63 31. Peningkatan Penataan penduduk permukiman
32. Peningkatan Pelayanan bantuan peralatan dan perbekalan 33. Pelaksanaan pengendalian dan pembangunan secara terpadu
dan berkala
34. Peningkatan usaha ekonomi dan kemitraan 35. Peningkatan pelayanan sosial budaya
36. Peningkatan bimbingan, pembinaan, sosialisasi dan pengawaasan pendaftaran penduduk dan catatan sipil di Provinsi Papua
37. Peningkatan Pengelolaan datadan informasi hasil Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan pencatatan sipil di wilayah Provinsi Papua
38. Peningkatan penataan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)
39. Peningkatan penyajian informasi administrasi kependudukan di Provinsi Papua
40. Menciptakan pola pelatihan dan peningkatan kualitas SDM masyarakat yang ditata, pelintas batas dan transmigran
41. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Aparat Distrik dan Kampung di bidang administrasi kependudukan.
42. Perluasan dan pengembangan penciptaan lapangan kerja sesuai amanat undang-undang Nomor : 13 Tahun 2003 tentang Ketengakerjaan yang bertujuan untuk Memberdayakan dan mendayagunakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi. 43. Mewujudkan pemerataan dan kesempatan kerja dan
penyediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
44. Pelatihan kerja dan produktivitas, kebijakan pelatihan kerja yang perlu di tempuh adalah revitalisasi pelatihan dan produktivitas guna meningkatkan daya saing tenaga kerja. 45. Hubungan Industrial, kebijakan Hubungan Industrial dan
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 64 hubungan tenaga kerja yang harmonis, demokratis, adil dan
bermartabat yang menjamin kelangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh.
46. Pengawasan Ketenagakerjaan, kebijakan Pengawasan Ketenagakerjaan ditujukan untuk menghindari berbagai pertikaian yang tidak adil manusiawi dan diskriminatif.
47. Kependudukan, kebijakan kependudukan diatur dalam undang-undang R.I. Nomor : 23 Thn 2006 dan Peraturan Pemerintah R.I. Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Administrasi Kependudukan.
48. Transmigrasi, kebijakan ketransmigrasian mengacu kepada Undang – Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Ketransmigrasian, Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. Nomor : 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
RENSTRA DINAS TENAGA KERJA DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI PAPUA 65