• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

A. Sejarah Berdirinya BMT Fajar Shiddiq UJKS KOPPAS Tanah Abang

Bermula dari keinginan untuk menciptakan kebersamaan diantara sesama para pedagang, guna mengatasi persaingan yang kurang sehat, dan rayuan para rentenier serta keinginan yang besar untuk mendapatkan kios tempat berdagang yang layak, maka pada maret 1978, didirikan organisasi pedagang pasar Tanah Abang berbentuk koperasi dengan nama Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang (KOPERTA). Dimulai dengan 32 orang anggota.

Koperasi dikukuhkan pada tanggal 27 Februari 1979 dengan Badan Hukum No. 1274/B.H/I/27 dengan nama Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang (KOPERTA). Pada rapat tahunan tanggal 7 Februari 1988, Kakanwil depkop DKI mensahkan perubahan nama menjadi Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang, disingkat KOPPAS Tanah Abang. Sesuai perkembangan sistem syari’ah yang terjadi di lembaga-lembaga keuangan lainnya, maka KOPPAS pun mengikutinya, karena sistemnya sangat sesuai dengan misi gerakan koperasi. Berdasarkan amanat anggota pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXII Tahun buku 2000, tanggal 7 November 2000 dibuka Unit Simpan Pinjam dengan sistem syari’ah dengan nama Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Fajar Shiddiq, pembukaan usaha ini berdasarkan keputusan pengurus No. 541/XXII/SK.Peng/X/2000. Dengan demikian KOPPAS beroperasi dengan 2 jenis usaha Simpan Pinjam Konvensional dan Syari’ah.

Kemudian RAT tahun 2004 memutuskan untuk menggabungkan kedua Unit Simpan Pinjam tersebut menjadi satu Unit Simpan Pinjam saja yang beroperasional dengan sistem syari’ah dan diberi nama Unit Jasa Keuangan Syari’ah (UJKS)-KOPPAS Tanah Abang. Penggabungan ini efektif mulai berlaku per tanggal 1 Juli 2005 sesuai Surat Keputusan Pengurus No. 14/XXVIII/SK.Peng./KP-TA/V/2005 tentang perubahan tersebut.

Untuk menjadi anggota KOPPAS harus memenuhi persyaratan antara lain mempunyai toko di Pasar Tanah Abang (milik sendiri atau kontrak) dan bersedia membayar Simpanan Pokok Rp. 500.000,- dan Simpanan Wajib Rp. 25.000,- setiap bulannya, sedangkan untuk menjadi calon anggota cukup membeli (minimal selembar) sertifikat investasi Rp. 25.000,-. Diharapkan calon anggota ini dalam waktu yang tisdak lama dapat menjadi anggota KOPPAS.

Sampai Desember 2006 UJKS mempunyai sebanyak 960 (sembilan ratus enam puluh ) orang calon anggota dan asset yang dimiliki sebesar Rp. 6.861.368.044,- yang terdiri dari:

AKTIVA : a. Aktiva Lancar………Rp. 6.724.343.510,- b. Aktiva Tidak Lancar……….Rp. 137.024.534,- PASIVA : a. Kewajiban Lancar……….Rp. 4.886.754.981,- b. Kewajiban Tidak Lancar…………...Rp. 0,- c. Ekuitas………..Rp. 1.974.613.063,- 1. Visi dan Misi

UJKS KOPPAS Tanah Abang Syari’ah merupakan Unit Usaha yang beroperasi secara penuh berdasarkan prinsip-prinsip syari’ah yang memiliki visi dan misi untuk

memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat akan produk dan jasa keuangan. Dalam menunjang pencapaian visi KOPPAS Tanah Abang Syari’ah melalui inovasi dan teknologi jasa keuangan yang dikelola oleh sumber daya manusia yang berwawasan islami dan professional.

a. Visi UJKS KOPPAS Tanah Abang Syari’ah:

1) Menjadikan KOPPAS Tanah Abang Syari’ah sebagai Lembaga Keuangan Syari’ah alternatif.

2) Memberikan layanan sempurna dalam pelayanan perbankan.

3) Selalu berusaha untuk menambah keuntungan demi kelangsungan KOPPAS Tanah Abang Syari’ah.

b. Misi UJKS KOPPAS Tanah Abang Syari’ah:

1) Menyediakan berbagai prooduk dan jasa keuangan syari’ah yang didukung dengan sistem teknologi informasi.

2) Menjalankan usaha dengan layanan prima dalam rangka kemitraan yang adil dan amanah sesuai dengan syari’ah islam.

3) Bermanfaat terutama dalam menunjang kegiatan islam masyarakat sekitar KOPPAS Tanah Abang.

2. Struktur Organisasi UJKS Fajar Shiddiq KOPPAS Tn. Abang Syariah.

Manager H. Gusrizal Agus,

SE

3. Kegiatan Penghimpunan dan Penyaluran Dana

Unit Jasa Keuangan Syari’ah (UJKS) KOPPAS Tanah Abang sebagai suatu lembaga keuangan syari’ah yang salah satu fungsinya adalah menghimpun dana masyarakat, harus memiliki sumber dana sebelum kembali disalurkan ke masyarakat.

Sumber dana masyarakat yang dapat dihimpun oleh UJKS digolongkan menjadi 4 (empat) golongan, yaitu:

a. Modal, terdiri dari:

1) Penyertaan (modal dan penempatan) dari pusat. 2) Modal sendiri.

b. Dana Titipan / Wadiah.

c. Dana Investasi Tidak Terbatas / Mudharabah Mutlaq.oh d. Dana Investasi Terbatas / Mudharabah Muqayyadah.

4. Produk-produk funding (pengumpulan dana) BMT Fajar Shiddiq. a. Tabungan Fajar Shiddiq (TAFSHI).

Produk tabungan yang keuntungannya akan selalu diinformasikan secara berkala dengan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. Dan dana dapat diambil setiap saat.

b. Tabungan Pendidikan.

Merupakan tabungan yang memberikan keuntungan yang sama tetapi hanya dapat diambil ketika siswa/i menghadapi catur wulan, semester atau tahun ajaran baru guna mencukupi kebutuhan sekolah.

Tabungan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berqurban dengan cara menyimpan uangnya setiap saat, sampai tabungannya dapat membeli hewan qurban yang akan diqurbankan pada hari raya Idul Adha.

d. Tabungan Haji/Umrah.

Disamping mendapatkan bagi hasil yang menarik dengan langsung ditambahkan kedalam saldo tabungan setiap bulannya. Tabungan Haji/Umrah membantu mewujudkan keinginan masyarakat untuk menunaikan ibadah haji/ umrah.

e. Deposito Fajar Shiddiq.

Simpanan investasi berjangka berdasrkan prinsip mudharabah, dengan imbalan bagi hasil yang telah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak, yaitu BMT Fajar Shiddiq selaku mudharib dan deposan selaku shahibul maal.

5. Produk-produk pembiayaan/ penyaluran dana BMT Fajar Shiddiq. a. Pembiayaan Mudharabah

b. Pembiayaan Murabahah. c. Pembiayaan Ijarah. d. Pembiayaan Hawalah. e. ZIS.

6. Prosedur Penyaluran Pembiayaan.

Dalam menyalurkan pembiayaan suatu BMT harus memiliki prosedur dalam pengajuan pembiayaan agar dapat mengikat pihak yang mengajukan pembiayaan

untuk melunasi atau menyelesaikan pembiayaannya dan agar pihak BMT dapat memiliki jaminan dari pemohon sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di masa yang akan datang pihak BMT dapat memiliki pegangan berupa jaminan. Adapun prosedur pembiayaan pada BMT Fajar Shiddiq yaitu:

a. Mengisi formulir yang telah dibuat oleh pihak BMT, yang berisikan tentang identitas pemohon, jenis akad pembiayaan, jumlah pembiayaan serta jangka watu pelunasan pembiayaan.

b. Melampirkan surat-surat dan dokumen yang dibutuhkan seperti: 1) Foto Copy KTP Suami dan Istri.

2) Foto Copy Kartu Keluarga. 3) Surat Persetujuan Istri/Suami.

4) Foto Copy SIPT/ Surat Kontrak Kios. 5) Foto Copy Surat Jaminan/Angsuran. 6) Materai.

Dokumen terkait