• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP

Dalam dokumen Panduan Umum O2SN 2017 (Halaman 32-44)

Keberhasilan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2017 ditentukan adanya faktor: 1) Perencanaan yang terprogram dengan baik, 2) Tenaga yang profesional dan 3) Adanya pengelolaan yang baik dan terkoordinir.

Untuk itu, diharapkan seluruh kegiatan yang telah dituangkan dalam program kerja/ kegiatan masing-masing harap dijadikan pedoman/pegangan oleh seluruh pihak yang relevan agar apa yang menjadi tujuan dapat tercapai. Selain itu kerjasama antara pengelola dan unsur terkait dibina dengan baik agar pelaksanaan program setiap kegiatan dapat berjalan lancar.

Dengan mohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT, marilah kita laksanakan tugas yang dibebankan kepada kita dengan sebaik-baiknya serta tulus dan ikhlas.

LAMPIRAN

LAMPIRAN

Lampiran 1. Maskot O2SN

Ceria, Kuat, Lincah dan Pemberani merupakan ciri dari maskot O2SN 2017 yang melambangkan keceriaan

atlet belia yang kuat dalam fisik, lincah dan energik dalam beraktifitas serta pemberani dalam

menghadapi rintangan dalam menghadapi medan lomba O2SN.

Atlet O2SN merupakan siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan SLB yang merupakan siswa-siswi terpilih yang merupakan wakil dari provinsi di seluruh Indonesia dalam pelaksanaan O2SN tahun 2017.

Di habitat aslinya di alam bebas, harimau sumatera merupakan hewan yang dapat hidup mandiri, kuat dan dapat bertahan hidup sendiri di alam bebas. Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di taman-taman nasional di Sumatera. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi.

Lampiran 2. Sekilas Sumatera Utara

A. Sejarah Provinsi Sumatera Utara

Pada tahun 1854, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh pulau Sumatera, dipimpin oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di kota Medan.

Setelah kemerdekaan, dalam sidang pertama Komite Nasional Daerah (KND), Provinsi Sumatera kemudian dibagi menjadi tiga sub provinsi yaitu: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Utara sendiri merupakan penggabungan dari tiga daerah

administratif yang disebut keresidenan yaitu: Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur, dan Keresidenan Tapanuli.

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia (R.I.) No. 10 Tahun 1948 pada tanggal 15 April 1948, ditetapkan bahwa Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu: Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan. Tanggal 15 April 1948 selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Pada awal tahun 1949,

dilakukan kembali reorganisasi pemerintahan

di Sumatera. Dengan Keputusan Pemerintah Darurat R.I. Nomor 22/Pem/PDRI pada tanggal 17 Mei 1949, jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan. Selanjutnya dengan Ketetapan Pemerintah Darurat R.I. pada tanggal 17 Desember 1949, dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur. Kemudian, dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 5 Tahun 1950 pada tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan tersebut dicabut dan dibentuk kembali Provinsi Sumatera Utara. sumber: https://id.wikipedia.org

B. Geografi

Provinsi Sumatera Utara terletak pada 1° - 4° Lintang Utara dan 98° - 100° Bujur Timur, Luas daratan Provinsi Sumatera Utara 72.981,23 km².

Sumatera Utara pada dasarnya dapat dibagi atas wilayah: Pesisir Timur

Pegunungan Bukit Barisan

Pesisir Barat

Kepulauan Nias

Pesisir timur merupakan wilayah di dalam provinsi yang paling pesat perkembangannya karena persyaratan infrastruktur yang relatif lebih lengkap daripada wilayah lainnya. Wilayah pesisir timur juga merupakan wilayah yang relatif padat konsentrasi penduduknya dibandingkan wilayah lainnya. Pada masa kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini termasuk residentie Sumatra's Oostkust bersama provinsi Riau.

Di wilayah tengah provinsi berjajar Pegunungan Bukit Barisan. Di pegunungan ini terdapat beberapa wilayah yang menjadi kantong-kantong konsentrasi penduduk. Daerah di sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, merupakan daerah padat penduduk yang menggantungkan hidupnya kepada danau ini.

Batas Wilayah

Utara : Provinsi Aceh dan Selat Malaka Selatan : Provinsi Riau, Provinsi Sumatera

Barat, dan Samudera Indonesia Barat : Provinsi Aceh dan Samudera

Indonesia Timur : Selat Malaka

Sumatera Utara memiliki 429 gugusan pulau. Pulau-pulau terluar adalah pulau Simuk (kepulauan Nias), dan pulau Berhala di selat Sumatera (Malaka). Kepulauan Nias terdiri dari pulau Nias sebagai pulau utama dan pulau-pulau kecil lain di sekitarnya. Kepulauan Nias terletak di lepas pantai pesisir barat di

Samudera Hindia. Pusat pemerintahan terletak di Gunung Sitoli.

Kepulauan Batu terdiri dari 51 pulau dengan 4 pulau besar: Sibuasi, Pini, Tanahbala, Tanahmasa. Pusat pemerintahan di Pulautelo di pulau Sibuasi. Kepulauan Batu terletak di tenggara kepulauan Nias. Pulau-pulau lain di Sumatera Utara: Imanna, Pasu, Bawa, Hamutaia, Batumakalele, Lego, Masa, Bau, Simaleh, Makole, Jake, Sigata, dan Wunga. sumber: https://id.wikipedia.org

C. Seni dan Budaya

Arsitektur Rumah Adat

Rumah Bolon adalah rumah adat dari suku Batak yang ada di Indonesia. Rumah Bolon berasal dari daerah Sumatera Utara. Rumah Bolon adalah simbol dari identitas masyarakat Batak yang tinggal di Sumatera Utara. Pada zaman dahulu kala, rumah Bolon adalah tempat tinggal dari 13 raja yang tinggal di Sumatera Utara.

Ada beberapa jenis rumah Bolon dalam

masyarakat Batak yaitu rumah Bolon Toba, rumah Bolon Simalungun, rumah Bolon Karo, rumah Bolon Mandailing, rumah Bolon Pakpak, rumah Bolon Angkola. Setiap

rumah mempunyai ciri khasnya masing-masing. sumber: https://id.wikipedia.org

Tarian Tradisional

Perbendaharaan seni tari tradisional meliputi berbagai jenis. Ada yang bersifat magis, berupa tarian sakral, dan ada yang bersifat hiburan saja yang berupa tari profan. Di samping tari adat yang merupakan bagian dari upacara adat, tari sakral biasanya ditarikan oleh dayu-datu. Termasuk jenis tari ini adalah tari guru dan tari tungkat. Datu menarikannya sambil mengayunkan tongkat sakti yang disebut Tunggal Panaluan.

Tari profan biasanya ialah tari pergaulan muda-mudi yang ditarikan pada pesta gembira. Tortor ada yang ditarikan saat acara perkawinan. Biasanya ditarikan oleh para hadirin termasuk pengantin dan juga para muda-mudi. Tari muda-mudi ini, misalnya morah-morah, parakut, sipajok, patam-patam sering dan kebangkiung. Tari magis misalnya tari tortor nasiaran, tortor tunggal panaluan. Tarian magis ini

biasanya dilakukan dengan penuh kekhusukan. sumber: https://id.wikipedia.org

Kerajinan Khas Sumatera Utara

Selain arsitektur, tenunan merupakan seni kerajinan yang menarik dari suku Batak. Contoh tenunan ini adalah kain ulos dan kain songket. Ulos merupakan kain adat Batak yang digunakan dalam

upacara-upacara perkawinan, kematian,

mendirikan rumah, kesenian, dsb. Bahan kain ulos terbuat dari benang kapas atau rami. Warna ulos biasanya adalah hitam, putih, dan merah yang mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan.

Pada suku Pakpak ada tenunan yang dikenal

dengan nama oles. Bisanya warna dasar oles adalah hitam kecokelatan atau putih.

Pada suku Karo ada tenunan yang dikenal dengan nama uis. Bisanya warna dasar uis

adalah biru tua dan kemerahan. Pada masyarakat pesisir barat ada tenunan yang

dikenal dengan nama Songket Barus. Biasanya warna dasar kerajinan ini adalah

Merah Tua atau Kuning Emas. sumber: https://id.wikipedia.org

Alat Musik Tradisional

Di Sumatera Utara musik yang biasa dimainkan cenderung tergantung dengan upacara-upacara adat yang diadakan, tetapi lebih dominan dengan genderangnya. Secara garis besar alat musik tradisional Sumatera Utara terdiri dari Doli-Doli, Druni Dana, Faritia, Garantung, Gendang Sisibah, Gordang, Hapetan, Hesek, Sulim, Sarune Bolon, Ole-Ole, Odap, Ogung, Pangora, Taganing.

Lampiran 3. Objek Wisata

1. Istana Maimun

Istana Maimun yang saat ini sudah menjadi ikon kota Medan, Sumatera Utara adalah sebuah peninggalan Kerajaan Deli. Sejak tahun 1946, istana ini dihuni oleh ahli waris kesultanan Deli. Istana seluas lebih dari 2,700 meter ini memiliki lebih dari 30 buah ruangan dengan desain interior yang merupakan perpaduan budaya Melayu, Islam, Spanyol, dan Italia. Selain berfoto-foto

di bangunan bersejarah ini, pengunjung juga dapat

melihat-lihat koleksi perabotan Belanda kuno, koleksi foto-foto

kelaurga sultan, dan koleksi macam-macam senjata. Berlokasi di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Medan, Istana Maimun sudah menjadi salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang selalu dikunjungi oleh orang yang datang ke kota Medan.

sumber: http://anekatempatwisata.com

2. Masjid Raya Medan

Masjid Raya Medan yang berlokasi di Medan, Sumatera Utara mulai dibangun pada tahun 1906 dengan gaya campuran antara Timur Tengah, Spanyol, dan India. Beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Masjid Raya Medan sangat mudah ditemui oleh wisatawan yang tertarik

dengan keanggunan Masjid Raya Medan.

sumber: http://anekatempatwisata.com

3. Danau Toba

Nama Danau vulkanis yang paling besar dan luas di dunia ini sudah sampai ke mancanegara. Danau ini terbentuk karena letusan gunung berapi yang teramat besar. Letusan tersebut membentuk kawah yang besar dan lama-kelamaan akan terisi air.

Danau Toba merupakan salah satu wisata alam andalan dan terpopuler di Sumatera Utara. Danau Toba mempunyai air biru jernih, dengan pegunungan hijau di sekelilingnya, dan udara yang sejuk. Di tengah Danau Toba ada sebuah pulau kecil bernama Pulau Samosir, luasnya kurang lebih 647 kilometer persegi.

Keliling di sepanjang tepi danau, kegiatan yang sungguh menyenangkan. Aktivitas lain yang dapat dilakukan ketika berkunjung ke Danau Toba antara lain

adalah olahraga air, berenang, dan menyewa boat untuk jelajah danau. sumber:

http://tempatwisataunik.com

4. Air Terjun Sipiso-Piso

Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu tempat wisata di Pulau Sumatera. Berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk Desa Tongging. Air terjun ini berada di

perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan pinus. Dengan memiliki ketinggian sekitar 120 meter, Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Dengan adanya air terjun ini, Kabupaten Karo menjadi salah satu tempat wisata yang paling

diminati oleh para wisatawan domestik dan mancanegara. sumber:http://www.gosumatra.com

5. Air Terjun Sigura-Gura

Air Terjun Sigura-gura menjadi salah satu objek wisata alam yang diunggulkan bagi masyarakat Provinsi sumatera Utara khususnya kabupaten Toba Samosir. Air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 250 meter ini sangat menarik untuk disinggahi ketika berada di Sumatera utara. Ketinggian air tejun di Air Terjuan Sigura-gura mampu mengalahkan ketinggian air terjun di Madakaripura dan air terjun Payukumbuh yang berada di Sumatera Barat.

Pemandangan alam di tempat ini masih tampak asri dengan

dipenuhi oleh pepohonan hijau dan juga tebing yang cukup terjal. Objek wisata ini sangat ramai dikunjungi wisatawan lokal dan asing setiap harinya yang ingin menikmati suasana alam yang sari dan sejuk sekaligus menikmati indahnya air terjun yang cukup tinggi.

Sumber air dari air terjun Sigura-Gura berasal dari Sungai Asahan. Sungai-sungai yang mengalir di sekitar air terjun ini dijadikan juga sebagai wisata arung jeram, karena di tempat ini memiliki arus yang cukup deras serta bebartuan.

6. Rahmat Museum & Gallery

Di tempat ini bisa dilihat berbagai macam satwa dalam bentuk yang sebenarnya, tapi tentu saja tidak dalam kondisi hidup. Di rahmat gallery ini banyak hewan yang di awetkan berasal dari dalam ataupun luar negri, tampilan hewan di sini juga sama seperti aslinya, sehingga bisa menambah pengetahuan tentang segala jenis hewan dan serangga. Di sini terdapat hingga 2000 jenis species, mulai dari gajah, jerapah, harimau, singa, beruang, buaya, berbagai jenis burung dan hewan lain yang pastinya belum pernah dilihat secara langsung.

Di gallery rahmat ini juga dapat mengambil foto atau berfoto dengan hewan yang telah di awetkan, tapi fotonya tidak boleh menggunakan blitz atau lampu kamera. Larangan ini di terapkan kepada seluruh pengunjung tempat ini tanpa terkecuali, karena menurut salah satu staf disini efek blitz pada kamera dapat merontokkan bulu-bulu hewan yang telah di awetkan, jadi pengunjung harus ingat, sebelum berfoto blitz camera harus di matikan terlebih dahulu demi kenyamanan bersama.

Menurut catatan yang ada di gallery ini, tempat ini di buat untuk mengedukasi masyarakat tentang kehidupan alam liar, dimana masyarakat dapat melihat langsung berbagai jenis hewan liar di tempat ini tanpa harus datang sendiri ke negara asal di

mana hewan tersebut hidup. sumber:http://www.wisatamedan.net

7. Hillpark Sibolangit

Berlokasi di Desa Suka Makmur Sibolangit, Deli Serdang, Hillpark Sibolangit adalah

sebuah taman rekreasi yang mempunyai banyak jenis permainan. Mirip dengan Dufan di Jakarta, Hillpark Sibolangit adalah salah satu taman permainan yang terbesar di Sumatera dengan luas sekitar 20 hektar. Sesuai dengan namanya, Hillpark Sibolangit berada di daerah pegunungan yang memiliki ketinggian sekitar 550 meter di atas

permukaan laut sehingga memiliki udara yang lumayan sejuk. sumber: http://anekatempatwisata.com

8. Pantai Pandan

Pantai pandan terletak di daerah sibolga, tepatnya di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (sibolga), Sumatera Utara. Berbeda dengan pantai lainnya, air di pantai ini cukup jernih.

Pasir pantai yang putih membentang dari timur ke barat, Ombak di pantai ini tidak terlalu besar, sehingga

aman untuk bermain.

Ketika berada di pantai ini kita akan melihat hamparan laut luas,

sehingga duduk-duduk di tepi pantai menjadi kewajiban disini

dan juga merasakan angin laut yang menyejukkan. Di pinggiran

pantai juga terdapat banyak pohon-pohon yang rindang dan pondok untuk tempat beristirahat.

Tak jauh dari pantai pandan banyak lagi tempat wisata yang bedekatan dengan pantai ini, seperti pulau Mursala, di situ anda dapat melihat air terjun yang langsung jatuh ke laut. Disana terdapat juga tempat wisata batu lobang, batu gajah dan pulau poncan.

Masih banyak objek wisata di provinsi Sumater Utara yang tidak terlampir untuk disajikan, namun menarik untuk dikunjungi sebagai sarana edukasi maupun rekreasi dalam memperkenalkan Sumatera Utara dan Indonesia baik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Lampiran 4. Informasi Hotel

HOTEL ALAMAT NO. TELPON

Aryaduta  Jalan Kapten Maulana Lubis

No. 8

(061) 4572999

Grand Swiss-Belhotel  Jalan S. Parman 217 (061) 4576999

Santika Premiere Dyandra

Hotel  Jalan Kapten Maulana Lubis

No. 7

(061) 4511999

Hotel Grand Mercure  Jalan Sutomo No.1 (061) 4555888

JW. Marriott Hotel  Jalan Putri Hijau No. 10 (061) 4553333

Grand Aston City Hall  Jalan Balai Kota No. 1 (061) 4557000

Grand Angkasa

International Hotel  Jalan Sutomo No.1 (061) 4555888

Hotel Polonia

 Jalan Jendral Sudirman No. 14-18 (061) 4142222/

4535111

Karibia Boutique Hotel  Jalan Timor Blok J No.I-IV, Medan Timur

(061) 4552933

Four Points Hotel  Jalan Jend Gatot Subroto No.395,

Cinta Damai

(061) 80501111

Hotel Soechi International  Jalan Cirebon No. 76A (061) 4561234

Hotel Grand Dhika  Jalan Setia Budi No.169, Tj. Rejo (061) 42081234

Hotel Danautoba

International  Jalan Imam Bonjol No. 17 (061) 4157000

Asean International Hotel

Medan  Jalan H. Adam Malik No.5 (061) 4563888/

4575888

Madani Hotel  Jalan Sisingamangaraja /Amaliun

No.1

(061) 7358000/ 7368800

Hotel Swiss Belinn  Jalan Surabaya No.88, Pasar Baru (061) 41077777

Grand Kanaya Hotel  Jalan Darussalam No.12, Sei

Sikambing D

(061) 4149301

Inna Dharma Deli Hotel  Jalan Balai Kota No 2 Medan (061) 4147744/

4157744 Emerald Garden

International Hotel  Jalan K.L. Yos Sudarso No. 1 (061) 6611888

Hotel Grand Antares  Jalan Sisingamangaraja 328 (061) 7883555

Lampiran 5. Rumah Sakit

1. Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

Jl. Prof. H.M. Yamin, SH 47 Medan (061) 453 6022

2. Rumah Sakit Umum H. Adam Malik Medan

Jl. Bunga Lau No. 17 Pd. Bulan Medan (061) 836 0381

3. Rumah Sakit dan Santa Elisabet Medan

Jl. Haji Misbah No. 7 Medan (061) 414 4737 – 452 2010

4. Rumah Sakit Umum Meterna Medan

Jl. Teuku Umar No. 9-11 Medan (061) 451 4222

5. Rumah Sakit Umum Malahayati Medan

Jl. Diponegoro No. 2-4 Medan (061) 451 8766

6. Rumah Sakit Umum Permata Bunda Medan

Jl. Sisingamangaraja No. 17 Medan (061) 736 2777

7. Rumah Sakit PTPN II Tembakau Medan

Jl. Putri Hijau No. 15 Medan (061) 415 5275

8. Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Medan

Jl. Kapten Muslim No. 79 Medan (061) 845 1812

CATATAN: ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

Dalam dokumen Panduan Umum O2SN 2017 (Halaman 32-44)

Dokumen terkait