Badan Pusat Statistik (BPS) adalah lembaga pemerintah non departemen yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Sesuai dengan UU No. 16 tahun 1997 tentang Statistik, BPS adalah lembaga vertical dan memiliki perwakilan di setiap ibukota Propinsi/ Kabupaten/ Kota. Sedangkan di setiap kecamatan paling tidak terdapat seorang Koordinator Statistik yang bertanggung jawab dalam pengumpulan data statistik di wilayahnya.
Menurut UU tentang Statistik, Statistik dikelompokkan menjadi 3 jenis :
1. Statistik Dasar adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat luas, baik bagi pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki ciri-ciri lintas sektoral, berskala nasional, makro, dan yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab BPS.
2. Statistik Sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan yang merupakan tugas pokok instansi yang bersangkutan.
3. Statistik Khusus adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dunia usaha, pendidikan, sosial budaya dan kepentingan lain dalam kehidupan masyarakat, yang penyelenggaraannya dilakukan oleh lembaga, organisasi, perorangan dan atau unsur masyarakat lainnya.
Data BPS
BPS sebagai badan penyedia informasi statistik untuk keperluan pemerintah, swasta dan masyarakat, BPS berusaha memenuhi kebutuhan data tersebut. Data yang tersedia di BPS meliputi data pertanian, komunikasi, indeks harga konsumen, konstruksi, energi,
Kota Depok Dalam Angka 2015
xxxii
Layanan BPS
BPS menghasilkan keragaman data statistik baik sosial maupun ekonomi, yang dimanfaatkan baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat umum. Informasi dikemas baik dalam bentuk media cetak seperti buku, maupun media elektronik seperti publikasi elektronik dan internet. Untuk memenuhi kebutuhan statistik yang amat beragam, BPS dapat menyediakan informasi yang disesuaikan kebutuhan pengguna data.
Selain itu, beberapa ragam layanan yang dapat diberikan, antara lain : 1. Perencanaan survey, sampling maupun perancangan kuesioner 2. Pelatihan komputer dan statistik
3. Konsultasi statistik
Kontak BPS
Produk BPS dapat diperoleh baik di BPS Pusat maupun perwakilan BPS di setiap ibukota Propinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
A b o u t BPS
Badan Pusat Statistik is a Non-Departemental Government Institutional which directly responsible to the president. As satted in Law number 16, 1997 on statistics, BPSis a vertical institution. With a branches spread out in all province/regencies/municipalities. In eachs ub district, there si at least one statistics coordinator who responsible for collecting and gathering statistical data from that area.
Based on law on statistics, statistical data are classified into the following types :
1. Basic Statistics, are statistics utilized for a board range of both government and community purpose, which have cross-sectoral characteristic, on a national and macro scale, and will be the responsibility of BPS for collecting the data.
2. Sectoral statistics, are statistics utilized to stasfy the need of particular institutions in an effort to perform the duties of the administration and development, as the primarduty of the related institution.
3. Special statistics, are statistics utilized tu fulfill the specific needs of business, education, socioculture and community interest, undertaken by non-government institutions, organitation, individual and/or otherparts of the community.
BPS Data
BPS as a statistical information provider for government, private institution and community, has been trying to fulfil those information needs. Various statistical data are available at BPS, such as data an agriculture, communication, consumption expenditure, construction, energy, foreign trade, mining finance, population, tourism, transportation, income, consumer price index and other price indices.
http://www.depokkota.bps.go.id
Kota Depok Dalam Angka 2015
xxxiv
BPS Service
BPS produces various statistical data on social and economics, wich has been used widely by government, private institution and community. The data are presented in both hard copy such as regular publication books, and soft copy such as soft copy publications and intenet. In order to fulfil a various range of statistical data requirement, BPS could provide the information in any format (wich is not available in the standard publication), as required by data users (as long as the required information is available in the raw data set)
Basides that, BPS provide other service, such as undertaking
1. Survey planning, sampling methodology or questionnaire design 2. Training on computer and statistics
3. Consultation on statistics
BPS Contacs
All products of BPS could be obtained at BPS central office or BPS branches at all province/regencies/municipalities in Indonesia.
G E O G R A F I
1.1. GEOGRAFI
Secara geografis Kota Depok terletak pada koordinat 6º 19’00’’ - 6º 28’00’’ Lintang Selatan dan 106º43’00’’ - 106º55’30’’ Bujur Timur. Bentang alam Depok dari Selatan ke Utara merupakan daerah dataran rendah – perbukitan bergelombang lemah, dengan elevasi antara 50–140 meter diatas permukaan laut dan kemiringan lerengnya kurang dari 15 persen. Kota Depok sebagai salah satu wilayah termuda di Jawa Barat, mempunyai luas wilayah sekitar 200.29 Km2.
Wilayah Kota Depok berbatasan dengan tiga Kabupaten dan satu Propinsi. Secara lengkap wilayah ini mempunyai batas-batas sebagai berikut :
a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Ciputat Kabupaten Tangerang dan Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
b. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi dan Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Parung dan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor.
Letak Kota Depok sangat strategis, diapit oleh Kota Jakarta dan Kota Bogor. Hal ini menyebabkan Kota Depok semakin tumbuh dengan pesat seiring dengan meningkatnya perkembangan jaringan transportasi yang tersinkronisasi secara regional dengan kota-kota
S aw anga n P anc or an M as S ukm aj aya C im anggi s B ej i L im o 13 14 18 18 2 13 7 13 3 9 14 7 10 4 16 18 13 10 16 58 18 3 4 16 12 2 9 16 58 12
Tabel Jarak Antar Ibu Kota Kecamatan di Kota Depok (Km), 2014
Cimanggis Beji Limo Kecamatan/ District Sawangan Pancoran Mas Sukamajaya
Table Distance Among District in Depok (Km), 20141.1