10 anggota sebagai wakil dari seni dekoratif, yang secara tidak tepat disebut sebagai seni industrial.
Nama mereka tertulis dalam kertas suara dan pemungutan suara dijaga kerahasiaannya.
Dipersilakan untuk memberikan suara bagi mereka yang berstatus penduduk kota yang bisa menunjukkan bukti kualitas kesenimanan mereka, apakah berupa karya yang telah dikenal luas, atau kartu keikutsertaan dalam pameran, atau selembar sertifikat bertuliskan dua orang sponsor seni mereka.
Para anggota komite dipilih untuk masa kerja satu tahun.
Saat mandat berakhir, lima belas orang anggota yang ter-pilih melalui pemilihan tertutup di dalam komite, tetap berada di komite untuk menjalankan fungsi-fungsinya setahun ke de pan, sementara sebanyak tiga puluh dua anggota sisanya diganti.
Para anggota yang telah keluar dari komite hanya bisa mengikuti pemilihan setahun berikutnya.
Seorang anggota dapat dibatalkan keanggotaannya jika yang bersangkutan dinilai tidak dapat memenuhi mandatnya.
Pembatalan ini hanya dapat diterapkan satu bulan setelah per nyataan pembatalan dinyatakan, setelah disetujui di dalam De -wan Umum dan disetujui oleh dua per tiga jumlah anggota.
Ketetapan Mandat
Kepengurusan dunia seni oleh para seniman ini memiliki misi:
- Konservasi kekayaan masa lalu;
- Penanganan secara transparan semua elemen kesenian masa sekarang;
- Regenerasi untuk persiapan masa depan melalui pendidikan.
Monumen, Museum
Monumen-monumen dari sudut pandang artistik,
museum-museum dan bangunan-bangunan kota Paris yang menyimpan galeri, koleksi, dan perpustakaan mengenai karya seni, tidak boleh dimiliki swasta, semua harus diserahkan demi konservasi di bawah pengawasan administratif dari komite.
Komite membuat, merawat, memperbaiki, dan meleng -kapi semua naskah, inventaris, daftar, dan katalog.
Komite akan mempublikasikannya kepada khalayak demi memenuhi kebutuhan penelitian dan demi memuaskan rasa ingin tahu pengunjung.
Komite mencatat kondisi bangunan-bangunan, memberitahukan perlunya perbaikan yang mendesak, dan menyampai -kan kepada Komune anggaran yang pantas untuk pengerjaan perbaikan.
Setelah melalui ujian terhadap kapasitas dan meneliti mo -ralitas mereka, komite memutuskan siapa-siapa yang menjadi pengurus, sekretaris, arsiparis, dan penjaga, demi menjamin ke -butuhan perawatan bangunaan-bangunan tersebut dan juga demi pameran-pameran yang akan dibicarakan kemudian.
Pameran
Komite mengorganisir pameran-pameran yang bersifat umum, nasional, dan internasional yang diselenggarakan di kota Paris.
Untuk pameran-pameran nasional dan internasional di Paris, komite mendelegasikan sebuah komisi untuk mengurus kepentingan-kepentingan seniman Paris.
Komite hanya menerima karya-karya yang ditandatangani oleh pembuatnya, karya orisinil atau penerjemahan sebuah karya seni lainnya, semisal ukiran sebagai karya terjemahan dari sebuah lukisan, dan sebagainya.
Komite menolak keras pameran berorientasi bisnis yang mengganti nama asli pencipta karya dengan nama dagang atau nama si penerbit.
Komite tidak menerima gaji.
Pekerjaan rutin yang digariskan Komune akan dibagi di antara para seniman melalui pemungutan suara di antara peser-ta pameran.
Pekerjaan di luar rutinias atau luar biasa akan dilombakan.
Pengajaran
Komite mengawasi pelajaran menggambar dan berkesenian di sekolahsekolah dasar dan profesional di lingkungan masya ra -kat, yang mana para pengajarnya ialah yang lolos kompetisi;
pengajaran mengedepankan pengantar metode-metode yang menantang dan logis, mematenkan model, dan menggambar kan subyek yang mengangkat kekuatan superior, di mana pel -ajaran dapat ditempuh dengan dibiayai oleh Komune.
Komite mendorong dibangunnya balairungbalairung be -sar untuk pendidikan tinggi, untuk konferensi estetika, seja rah, dan filsafat seni.
Publisitas
Akan dibuat sebuah penerbitan dengan nama: Officiel des arts.
Jurnal tersebut akan mempublikasikan, di bawah kontrol dan tanggung jawab komite, fakta-fakta seputar dunia seni dan pengumuman-pengumuman penting bagi para seniman.
Jurnal mempublikasikan kerja-kerja komite, catatan-catatan rapatnya, ang garan pemasukan dan pengeluaran, dan semua kerja statistik yang membawa pada kejelasan dan keteraturan.
Rubrik sastranya, yang ditujukan bagi bahasan-bahasan tentang estetika akan menjadi lahan netral yang terbuka bagi segala opini dan sistem.
Progresif, independen, bermartabat, dan jujur, Officiel des arts akan menjadi pernyataan paling serius dari regenerasi kita.
Arbritase
Komite akan menunjuk badan-badan arbritase sebagai pene ngah jika terjadi perselisihan terkait ma salah seni, bila diminta oleh pihak-pihak yang berkepentingan, baik seniman atau lainnya.
Menyangkut hal-hal prinsip dan untuk kepentingan umum, komite berpegang pada masukan dari arbritase, yang mana ke -tetapannya akan dimuat di dalam Officiel des arts.
Inisiatif Perseorangan
Komite mengundang warga agar menyampaikan masuk an-masukan, rancangan, dan pendapat demi kemajuan seni, eman-sipasi moral dan intelektual para seniman, atau dengan tujuan agar ada perbaikan secara material.
Komite meminta perhatian Komune dan meminta dukung -an moral serta kerja sama sejauh y-ang dimungkink-an.
Komite menyeru kepada masyarakat untuk beropini demi mendu kung kemajuan, dengan memberikan ruang publisitas di dalam Officiel des arts untuk masukan-masukan mereka.
Akhir kata, melalui lisan, tinta, pensil, reproduksi populer karya-karya seni, melalui gambar-gambar cerdas dan terpelajar yang dapat kita sebarkan seluasnya dan menempelkannya di balai kota-balai kota di wilayah-wilayah komune paling seder-hana di Prancis, komite akan bekerja demi regenerasi, menuju inagurasi kekayaan komunal dan kemuliaan hari esok, dan di -persembahkan untuk Republik sepenuhnya.
G. COURBET, MOULINET, STEPHEN MARTIN, ALEXANDRE JOUSSE,
ROSZEZENCH, TRICHON, DALOU, JULES HEREAU, C. CHABERT, H.
DUBOIS, A. FALEYNIERE, EUGENE POTTIER, PERRIN, A. MOUILLARD.
Puisi “Resolution der Kommunarden” ditulis pada 1934 dan terbit dalam kumpulan puisi Brecht Svendborger Gedichte (1939). Diberi musik oleh Hanns Eisler dan menjadi salah satu lagu gerakan buruh. Diterjemahkan oleh Tiya Hapitiawati.
Menimbang, bahwa kalian membikin undang-undang saat kekuatan kami kian terkikis
undang-undang yang melemahkan dan menginjak, yang kelak tak lagi kami gubris
Memutuskan, tak kan lagi sudi kami diperbudak.
Menimbang, bahwa kalian telah jadikan kami tawanan bedil dan meriam sebagai ancaman
Kami putuskan, mulai kini perbudakan jauh lebih menakutkan dari kematian.
Menimbang, bahwa kami terkapar lapar diam membisu saat kalian beringas merampas dengan ini kami jernihkan nalar,
bahwa hanya oleh kaca jendela,
kami terpisah dari roti yang entah terhempas.
Menimbang, bahwa kalian telah jadikan kami tawanan