No. Urut
No.
KUK Pertanyaan
Jawaban yang
diharapkan Jawaban PesertaRPL
Keputusan* K BK PL 1.
1.1. Alat-alat apa saja yangharus dipersiapkan untuk pengambilan sampel udara, air, tanah/sampah, makanan dan
minuman serta vektor penular Udara: filter, Air: Tanah/sampah: Makmin: Vektor: Jawaban Asesi ditulis dengan ballpoint oleh Asesor
1.2. Jelaskan tahapan carapengambilan sampel udara, air,
tanah/sampah, makanan dan
minuman serta vektor penular Udara: Air: Tanah/sampah: Makmin: Vektor:
1.3. Jelaskan caramenentukan titik pengambilan sampel udara, air,
tanah/sampah, makanan dan
minuman serta vektor penular Udara: Air: Tanah/sampah: Makmin: Vektor:
1.4. Jelaskan bagaimanacara mengemas sampel udara, air, tanah/sampah,
makanan dan
minuman serta vektor
penular untuk pengiriman sampel ke laboratorium Udara: Air: Tanah/sampah: Makmin: Vektor:
2. 2.1. Lingkungan (lokus) mana yang media lingkungannya harus memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan? Lingkungan: a. Permukiman; b. Tempat Kerja; c. tempat rekreasi; dan d. tempat dan fasilitas umum.
3. 3.1. Meliputi apa saja Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan yang ditetapkan pada media lingkungan? Meliputi a. air; b. udara; c. tanah/sampah; d. pangan (makmin); e.sarana dan bangunan;
dan
f. vektor dan binatang pembawa penyakit. 3.2. Sebutkanunsur apa
yang terkait dengan standar baku mutu air minum?
Standar baku mutu air terdiri atasunsur: a. fisik;
b. biologi; c. kimia; dan d. radioaktif. 3.4. Apa saja Standar baku
mutu pada unsur fisik pada air minum?
Standar baku mutu pada unsur fisik sebagaimana meliputi: a. bau;
b. warna;
c. total zat padat terlarut;
d. kekeruhan; e. rasa; dan f. suhu. 3.5. Apa saja Standar baku
mutu pada unsur biologi pada air minum?
Meliputi kadar maksimum mikrobiologi yang diperbolehkan: a. total bakteri koliform; dan
b. eschericia coli. 3.6. Apa saja standar baku
mutu pada unsur kimia dalam air minum?.
Standar baku mutu pada unsur kimia dalam air berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi: a. bahan anorganik; b. bahan organik; c. pestisida; dan
d. disinfektan dan hasil sampingnya.
3.7. Apa saja Standar baku mutu pada unsur radioaktif dalam air minum?
Standar baku mutu pada unsur radioaktif berupa nilai lepasan radioaktivitas yang diperbolehkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.
4. 4.1. Sebutkanunsur apa yang terkait dengan standar baku mutu udara dalam ruang danudara ambien yang memajan langsung pada manusia?
Standar baku mutu udara dalam ruang dan udara ambien yang memajan langsung pada manusia terdiri atasunsur:
a. fisik; b. kimia; dan
c. kontaminan biologi. 4.2. Apa unsur fisik yang
menjadi standar Standar baku mutu udara dalam ruang yang memajan langsung pada manusia ?
Standar baku mutu udara dalam ruang yang memajan langsung pada manusia berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi:
a. suhu;
b. pencahayaan; c. kelembaban; d. laju ventilasi; dan e. partikel debu.
4.3. Apa unsur fisik yang menjadi standar Standar baku mutu udara ambien yang memajan langsung pada manusia ?
Standar baku mutu udara ambien yang memajan langsung pada manusia pada unsur fisik berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi: a. suhu; b. pencahayaa n; c. kelembaban; d. partike l debu; dan e. kebisingan.
4.4. Apa saja unsur kimia yang termasuk dalam Standar Baku Mutu udara dalam ruang dan udara ambien yang memajan langsung pada manusia?
Standar baku mutu pada unsur kimia berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi:
a. sulfur dioksida (SO2); b. nitrogen dioksida (NO2); c. karbon monoksida (CO); d. timbal (Pb); e. asbes; f. formaldehida; g. volatile organic compound (VOC); dan
h. environmental tobacco smoke (ETS). 4.5. Apa saja unsur
kontaminan biologi yang termasuk dalam Standar Baku Mutu udara dalam ruang dan udara ambien yang memajan langsung pada manusia?
Standar baku mutu pada unsur kontaminan biologi berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi:
a. jamur;
b. bakteri patogen; dan c. virus.
4.6. Apa sajapersyaratan kesehatan udara dalam ruang yang memajan langsung pada manusia ?
Persyaratan Kesehatan udara dalam ruang yang memajan langsung pada manusia paling sedikit terdiri atas:
a. suhu udara dalam ruang sama dengan suhu udara luar ruang; dan
b. udara dalam ruang terhindar dari paparan asap berupa asap rokok, asap dapur, dan asap dari sumber bergerak lainnya. 4.7. Apa sajapersyaratan
kesehatan udara ambien yang memajan langsung pada
manusia ?
Persyaratan Kesehatan udara ambien yang memajan langsung pada manusia berupabatas toleransi tubuh manusia terhadap kualit
5. 5.1. Unsur apa saja yang harus memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media tanah?
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media tanah terdiri atas unsur: a. fisik;
b. kimia; c. biologi; dan d. radioaktif alam. 5.2. Meliputi apa saja
Standar baku mutu untuk unsur fisik media tanah?
Standar baku mutu pada unsur fisik media tanah berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi: a. suhu; b. kelembaban; c. derajat keasaman (pH); dan d. porositas. 5.3. Meliputi apa saja
Standar baku mutu untuk unsur kimia media tanah?
Standar baku mutu pada unsur kimia berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi: a. timah hitam (Pb); b. arsenik (As); c. kadmium (Cd); d. tembaga (Cu); e. krom (Cr); f. merkuri (Hg); g. senyawa organo fosfat; h. karbamat; dan i. benzena. 5.4. Meliputi apa saja
Standar baku mutu untuk unsur biologi media tanah?
Standar baku mutu pada unsur biologi berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi: a. jamur; b. bakteri patogen; c. parasit; dan d. virus. 5.5. Meliputi apa saja
Standar baku mutu untuk unsur radio aktivitas alam pada media tanah?
Standar baku mutu pada unsur radioaktif alam berupa kadar
maksimum yang diperbolehkan bagi radioaktivitas alam.
5.6. Apa Persyaratan Kesehatan untuk media tanah ?
Persyaratan Kesehatan untuk media tanah terdiri atas:
a. tanah tidak bekas tempat pembuangan sampah; dan
b. tanah tidak bekas lokasi pertamban gan. 6. 6.1. Apa Persyaratan Kesehatan untuk media pangan? Persyaratan Kesehatan untuk media pangan terdiri atas: a. pangan dalam keadaan terlindung; dan b. pengolahan, pewadahan, dan penyajian memenuhi prinsip higiene dan sanitasi.
6.2. Hal-hal apa saja yang termasuk Prinsip higiene dan sanitasi pada pengolahan, pewadahan, dan penyajian pangan (makanan dan minuman)?
7. 7.1. Apa saja unsur yang termasuk Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media sarana dan bangunan?
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media sarana dan bangunan berupa kadar maksimum yang diperbolehkan paling sedikit bagi:
a. debu total; b. asbes bebas; dan c. timah hitam (Pb) untuk bahan bangunan.
8. 8.1. Terdiri apa saja yang termasuk Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media vektor dan biunatang pembawa penyakit?
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan untuk media vektor dan binatang pembawa penyakit terdiri atas: a. jenis;
b. kepadatan; dan c. habitat
perkembangbiakan.
9. 9.1. Melalui upaya apa saja kesehatan lingkungan diselenggarakan? Kesehatan Lingkungan diselenggarakan melalui upaya Penyehatan, Pengamanan, dan Pengendalian. 9.2. Apa tujuan pelaksanaanUpaya Penyehatan, Pengamanan, dan Pengendalian dalam kesehatan lingkungan? Upaya Penyehatan, Pengamanan, dan Pengendalian dilaksanakan untuk memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan.
10. 10.1. Media lingkungan apa yang menjadi sasaran upaya penyehatan?
Penyehatan dilakukan terhadap media lingkungan berupa air, udara, tanah, pangan, serta sarana dan bangunan.
10.2. Meliputi upaya apa
dalam penyehatan air? Penyehatan airsebagaimana dimaksud meliputi upaya
pengawasan, pelindung
an, dan peningkatan kualitas air.
10.3. Kegiatan apa yang dilakukan dalam pengawasan kualitas air?
Pengawasan kualitas air dilakukan paling sedikit melalui: a. surveilans; b. uji laboratorium; c. Analisis Risiko; dan/atau d. rekomendasi tindak lanjut.
10.4. Kegiatan apa yang dilakukan dalam pelindungan kualitas air?
Pelindungan kualitas air dilakukan paling sedikit melalui:
a. KIE;
b. pengembangan teknologi tepat guna; dan/atau
c. rekayasa lingkungan. 10.5. Kegiatan apa yang
dilakukan dalam peningkatan kualitas air?
Peningkatan kualitas air dilakukan paling sedikit melalui:
filtrasi, sedimentasi, aerasi, dekontaminasi, dan/atau disinfeksi. 10.6. Meliputi apa saja
upaya penyehatan udara? Penyehatan udara meliputi upaya: a. pemantauan dan b. pence gahan penurunan kualitas udara. 10.7. Kegiatan apa yang
dilakukan dalam Pemantauan kualitas udara?
Pemantauan kualitas udara sebagaimana dilakukan paling sedikit melalui:
a. surveilans; b. uji laboratorium; c. A
nalisis Risiko; dan/atau d. rekomendasi tindak lanjut.
10.8. Kegiatan apa yang dilakukan dalam Pencegahan penurunan kualitas udara?
Pencegahan penurunan kualitas udara dilakukan paling sedikit melalui: a. pengembangan teknologi tepat guna; b. rekay
asa lingkungan; dan/atau c. KIE.
10.9. Meliputi apa saja upaya penyehatan tanah? Penyehatan tanah meliputi: a. upaya pemantauan kualitas tanah dan b. pencegahan
penurunan kualitas tanah.
10.10. Kegiatan apa yang dilakukan dalam pemantauan kualitas tanah?
Pemantauan kualitas tanah sebagaimana dilakukan paling sedikit melalui: a. surveilans; b. uji laboratorium; c. Analisis Risiko; dan/atau d. rekomendasi tindak lanjut.
10.11. Kegiatan apa yang dilakukan dalam pencegahan penurunan kualitas tanah? (3) Pencegahan penurunan kualitas tanah dilakukan paling sedikit melalui: a. KIE;
b. pengembangan teknologi tepat guna; dan/atau
c. rekayasa lingkungan. 10.12. Meliputi apa saja
upaya penyehatan pangan? Penyehatan pangan meliputi upaya a. pengawasan, b. pelindungan, dan c. p ningkatan kualitas higiene dan sanitasi pangan.
10.13. Kegiatan apa yang dilakukan dalam Pengawasan kualitas higiene dan sanitasi pangan?
Pengawasan kualitas higiene dan sanitasi pangan dilakukan paling sedikit melalui:
a. surveilans b. ;
b. uji laboratorium; c. Analisis Risiko; dan/atau d. rekomendasi tindak lanjut.
10.14. Kegiatan apa yang dilakukan dalam Pelindungan kualitas higiene dan sanitasi pangan?
Pelindungan kualitas higiene dan sanitasi pangan dilakukan paling sedikit melalui: a. KIE; b. pemeriksaan kesehatan penjamah makanan; c. penggunaan alat pelindung diri; dan/atau d. pengembangan teknologi tepat guna 10.15. Kegiatan apa yang
dilakukan dalam Peningkatan kualitas higiene dan sanitasi pangan?
Peningkatan kualitas higiene dan sanitasi pangan dilakukan paling sedikit melalui:
a. KIE; dan/atau b. rekayasa teknologi pengolahan pangan. 10.16. Meliputi apa saja
upaya Penyehatan sarana dan bangunan?
Penyehatan sarana dan bangunan meliputi upaya pengawasan, pelindungan, dan peningkatan kualitas sanitasi sarana dan bangunan.
10.17. Kegiatan apa yang dilakukan dalam Pengawasan kualitas sanitasi sarana dan bangunan?
Pengawasan kualitas sanitasi sarana dan bangunan) dilakukan paling sedikit melalui: a. surveilans;
b. Analisis Risiko; dan/atau
c. rekomendasi tindak lanjut.
10.18. Kegiatan apa yang dilakukan dalam Pelindungan kualitas sanitasi sarana dan bangunan?
Pelindungan kualitas sanitasi sarana dan bangunan dilakukan paling sedikit melalui: a. KIE; dan/atau b. pengembangan teknologi tepat guna. 10.19 Kegiatan apa yang
dilakukan dalam Peningkatan kualitas sanitasi sarana dan bangunan?
Peningkatan kualitas sanitasi sarana dan bangunan dilakukan paling sedikit melalui: a. KIE; dan/atau b. pengembangan teknologi tepat guna.
11. 11.1. Meliputi apa saja upaya pengamanan kesehatan lingkungan? Pengamanan dilakukan melalui: a. upaya pelindungan kesehatan masyarakat; b. proses pengolahan limbah; dan c. pengawasan terhadap limbah.
11.2. Apa maksud upaya pelindungan kesehatan masyarakat dalam upaya pengamanan kesehatan lingkungan? Upaya pelindungan kesehatan masyarakat sebagaimana dimaksud dilakukan untuk mewujudkan lingkungan sehat yang bebas dari unsur yang
menimbulkan gangguan kesehatan.
11.3. Unsur apa saja yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan?
Unsur yang
menimbulkan gangguan kesehatan meliputi: a. sampah yang tidak diproses sesuai dengan persyaratan;
b. zat kimia yang berbahaya;
c. gangguan fisika udara; d. radiasi pengion dan non pengion; dan e. pestisida. 11.4. Kegiatan apa yang
dilakukan dalam pelindungan kesehatan masyarakat dari sampah? Upaya pelindungan kesehatan masyarakat dari sampah dilakukan melaluipengurangan danpenanganan sampah.
11.5. Apa tujuan upaya pelindungan
kesehatan masyarakat dari zat kimia yang berbahaya?
Upaya pelindungan kesehatan masyarakat dari zat kimia yang berbahaya dilakukan untukmencegah terjadinya pajanan dan kontaminasi dari penggunaan: a. bahan pembasmi hama; b. bahan pangan; c. bahan antiseptik; d. bahan kosmetika; e. bahan aromatika; f. bahan aditif; dan g. bahan yang
digunakan untuk proses industri.
11.6. Apa tujuan upaya pelindungan
kesehatan masyarakat dari gangguan fisika udara yang
berbahaya?
Upaya pelindungan kesehatan masyarakat dari gangguan fisika udara dilakukan untuk mencegah terjadinya pajanan yang berasal dari: a. suhu; b. getaran; c. kelembaban; d. kebisingan; dan e. pencahayaan. 11..7. Apa tujuan upaya
pelindungan
kesehatan masyarakat dari pestisida?
Upaya pelindungan kesehatan masyarakat dari pestisida dilakukan untuk mencegah terjadinya pajanan dan residu pestisida. 11.8. Kegiatan apa yang
dilakukan dalam pelindungan
kesehatan masyarakat dari dari pestisida?
Upaya pelindungan kesehatan masyarakat dari pestisida terdiri atas:
a. promosi; b. peningkatan kapasitas; dan c. Analisis Risiko 12. 12.1. Apa sasaran upaya
pengendalian
kesehatan lingkungan
Pengendalian dilakukan terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit.
12.2. Meliputi apa saja upaya Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit?
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit meliputi a. pengamatan dan penyelidikan bioekologi, b. status kevektoran, c. status resistensi, d. efikasi, e. pemeriksaan spesimen, 12.3. Metode apa saja yang
digunakan dalam pengendalian vektor? Pengendalian vektor dengan metode: a. fisik, b. biologi, c. kimia, dan d. pengelolaan lingkungan, serta e. Pengendalian vektor terpadu terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit.
12.4. Jelaskan cara pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode fisik!
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode fisik dilakukan dengan cara paling sedikit mengubah salinitas dan/atau derajat keasaman (pH) air, memberikan radiasi, dan/atau pemasangan perangkap. 12.5. Jelaskan cara pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode kimia!
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode kimia dilakukan dengan menggunakan bahan kimia. 12.6. Jelaskan cara pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode biologi! Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode biologi paling sedikit dilakukan dengan menggunakan protozoa, ikan, dan/atau bakteri. 12.7. Jelaskan cara pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode pengelolaan lingkungan! Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit melalui pengelolaan lingkungan dilakukan dengan mengubah habitat perkembangbiakan vektor dan binatang pembawa penyakit secara permanen dan sementara. 12.8. Jelaskan cara pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan metode pengendalian terpadu! Pengendalian vektor terpadu terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit dilakukan dengan berbagai metode yang ada.
*) beri tanda ( ) pada kolom yang dianggap sesuai.
Tanda Tangan Asesor : ………
Tanda Tangan Peserta : ………
FR-DPT. 01 : PERTANYAAN TERTULIS – PILIHAN GANDA
Perangkat asesmen : Daftar Pertanyaan Tertulis – Pilihan Ganda
Nama peserta :
Nama asesor :
Tanggal uji kompetensi :
Waktu : 60 menit