HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil
SIFAT MEKANIK
7,19 % 4,08 % SIFAT MEKANIK 2 a. Keteguhan Patah (MoR) (kg/cm2) 179,254 kg/cm 2 242,516 kg/cm2 b. Keteguhan Lentur (MoE) (kg/cm2) 5.516,67 kg/cm 2 18.974,206 kg/cm2 c. Keteguhan Rekat Internal (kg/cm2) 7,12 kg/cm 2 8,61 kg/cm2 d. Daya Kuat Cabut
Sekrup (kg) 45,8 kg 53,8 kg Dari tabel 2 menunjukkan bahwa papan partikel memiliki Kadar air diatas standar SNI yaitu maksimal 14%. Untuk pengembangan tebal papan ini sesuai dengan standar SNI yaitu maks. 20 %. Dan dapat dilihat juga dari table diatas untuk nilai rata-rata sifat mekanika papan partikel yang diuji berupa keteguhan lentur (MoE), keteguhan patah (MoR), keteguhan rekat internal, dan daya cabut
sekrup pada beberapa parameter sudah termasuk sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 03-2105-2006).
B. Pembahasan
Untuk mengetahui data perhitungan masing-masing para meter sebenarnya adalah sebagai berikut :
1. Kadar Air
Kondisi nilai kadar air dari papan partikel yang diteliti memberikan angka rataan untuk papan partikel berkerapatan 0,82 gram/cm3sebesar 18,28 %, sedangkan untuk papan partikel berkerapatan 0,87 gram/cm3 memiliki rataan sebesar 17,10 %. Hasil nilai rataan kadar air ini jika dibandingkan dengan standar SNI, keduanya tidak memenuhi persyaratan pada nilai yang ditetapkanya itu maksimal 14 % dikarenakan mungkin pada proses pembuatan papan partikel terjadi human error atau kesalahan perlakuan tanpa disengaja seperti penambahan jumlah air pada perekat yang terlalu banyak atau kadar air partikel yang masih tinggi sehingga menyebabkan nilai rataan kadar air tidak memenuhi standar SNI. Nilai perhitungan rataan kadar air dapat dilihat pada tabel 3 dibawah:
Tabel 3.AnalisisNilai Kadar Air yang Diteliti
No. Kerapatan Kadar Air (%) Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 18,28 %
Maks. 14 % 2. ? 0,87 gram/cm3 17,10 %
2. PengembanganTebal
Pengembangan tebal merupakan salah satu sifat fisik paling penting pada papan partikel. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengembangan tebal rata-rata papan dari kedua jenis papan partikel yang diteliti yaitu
mempunyai kerapatan 0,82 gram/cm3 dan 0,87gram/cm3 yaitu masing-masing 7,19 % dan 4,08 %. Hasil nilai rataan pengujian pengembangan tebal ini jika dibandingkan dengan standar SNI, keduanya memenuhi persyaratan pada nilai yang ditetapkan yaitu maksimal 20 %. Ini dikarenakan adanya faktor atau hubungan dengan proses absorpsi air, semakin rendah nilai kerapatan suatu bahan maka semakin mudah air masuk ke dalam struktur serat bahan tersebut, sehingga semakin banyak air yang diserap dan semakin besar perubahan dimensi yang dihasilkan.
Analisis nilai pengembangan tebal dapat dilihat pada table 4 dibawah :
Tabel4. Analisis Nilai Pengembangan Tebal yang Diteliti
No. Kerapatan PengembanganTebal (%)
Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 7,19 %
Maks. 20 % 2. ? 0,87 gram/cm3 4,08 %
3. Keteguhan Lentur (MoE)
Dari hasil pengukuran dan perhitungan keteguhan lentur papan partikel dari kedua jenis papan partikel yaitu papan partikel dengan berkerapatan 0,82 gram/cm3dan papan partikel berkerapatan 0,87 gram/cm3 menunjukkan nilai rataanya itu 5.516,67 kg/cm2 dan 18.974,20 kg/cm2, sedangkan Standar Nasional Indonesia mensyaratkan nilai MoE papan partikel adalah 17500 – 35100 kg/cm2. Karena nilai MoE papan partikel berkerapatan 0,82 gram/cm3 bernilai rendah dan tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu memiliki nilai rataan sebesar 5.516,67 kg/cm2, hal ini dapat terjadi diakibatkan beberapa faktor, antara lain waktu kempa yang kurang optimal, besar tekanan kempa yang kurang, ukuran partikel,
kandungan dan jenis bahan perekat yang digunakan, dan daya rekat perekat. Analisis nilai MoE dapat dilihat pada table 5 dibawah :
Tabel5. Analisis Nilai MoE Yang Diteliti
No. Kerapatan MoE Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 5.516,67 kg/cm2
17500 – 35100 kg/cm2 2. ? 0,87 gram/cm3 18.974,20 kg/cm2
4. KeteguhanPatah (MoR)
Dari hasil pengukuran dan perhitungan keteguhan patah papan partikel dari kedua jenis papan partikel yaitu papan partikel berkerapatan 0,82 gram/cm3 dan papan partikel berkerapatan 0,87 gram/cm3 menunjukkan nilai rataan yaitu 179,254 kg/cm2 dan 242,516 kg/cm2, sedangkan Standar Nasional Indonesia mensyaratkan nilai MoR papan partikel adalah Min. 100 kg/cm2. Hasil nilai rataan pengujian keteguhan patah ini jika dibandingkan dengan standar SNI, keduanya memenuhi persyaratan pada nilai yang ditetapkanya itu minimal 100 kg/cm2. Ini dikarenakan semakin tinggi kerapatan maka semakin banyak partikel yang terkandung dalam papan partikel tersebut sehingga semakin tinggi pula kekuatan dari papan partikel tersebut, dan semakin tinggi kerapatan maka semakin rapat dan semakin luas daerah kontak antar partikel akan menghasilkan kekuatan papan partikel yang semakin tinggi. Analisis nilai MoR dapat dilihat pada table 6 dibawah :
Tabel6. Analisis Nilai MoR Yang Diteliti
No. Kerapatan MoR Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 179,254 kg/cm2
Min. 100 kg/cm2 2. ? 0,87 gram/cm3 242,516 kg/cm2
5. Keteguhan Rekat Internal
Nilai rataan keteguhan rekat internal menunjukkan nilai yaitu papan partikel yang berkerapatan 0,82 gram/cm3 yaitu 7,12 kg/cm2 dan papan partikel yang berkerapatan 0,87 gram/cm3 yaitu 8,61 kg/cm2. Berdasarkan hasil perhitungan nilai keteguhan rekat internal kedua papan partikel ini dinilai cukup tinggi dan memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu minimal 3 kg/cm2. Ini dikarenakan semakin tinggi kerapatan maka semakin banyak partikel yang terkandung pada papan tersebut dan semakin banyak pula kebutuhan akan jumlah perekat sehingga menghasilkan dugaan bahwa semakin banyak jumlah perekat yang digunakan maka nilai keteguhan rekatnya semakin tinggi. Analisis nilai keteguhan rekat internal dapat dilihat pada table 7 dibawah ini :
Tabel7. Analisis Nilai Keteguhan Rekat Internal Yang Diteliti
No. Kerapatan Keteguhan Rekat Internal
Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 7,12 kg/cm2
> 3 kg/cm2 2. ? 0,87 gram/cm3 8,61 kg/cm2
6. Daya Kuat Cabut Sekrup
Hasil nilai rata-rata pengujian daya kuat cabut sekrup untuk papan partikel yang berkerapatan 0,82 gram/cm3 yaitu 45,8 kg, sedangkan untuk papan partikel yang berkerapatan 0,87 gram/cm3 yaitu 53,8 kg. Karena nilai daya kuat cabut sekrup kedua papan partikel ini dinilai cukup tinggi dan memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu minimal 40 kg. Ini dikarenakan semakin tinggi kerapatan maka semakin banyak partikel yang terkandung pada papan tersebut dan semakin banyak pula kebutuhan akan jumlah perekat sehingga menghasilkan dugaan bahwa semakin banyak jumlah
perekat yang digunakan maka nilai dayakuat cabut sekrupnya semakin tinggi. Analisis nilai daya kuat cabut sekrup dapat dilihat pada table 8 dibawah ini :
Tabel8. Analisis Nilai Daya Kuat Cabut Sekrup Yang Diteliti
No. Kerapatan Daya Kuat Cabut Sekrup
Standar SNI 1. ? 0,82 gram/cm3 45,8 kg
> 40 kg 2. ? 0,87 gram/cm3 53,8 kg