• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.4 SIKLUS PENELITIAN

3.4.1 Siklus I

3.4.1.1Perencanaan

Tahap perencanaan meliputi tindakan sebagai berikut:

a. menelaah standar kompetensi, kompetensi dasar bersama tim kolaborasi. Menyusun RPP KD 8.1 Meringkas isi buku yang dipilih sendiri dengan memperhatikan penggunaan ejaan dengan materi karangan narasi, rangkaian peristiwa dalam narasi;

b. menyiapkan sumber belajar, alat evaluasi berupa tes tertulis, menyiapkan lembar observasi untuk mengamati keterampilan menulis narasi, keterampilan guru dan aktivitas siswa.

Tujuan perbaikan siklus I adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi, keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN Sekaran 02 Semarang.

Skenario perbaikannya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Whole Language dengan media Audiovisual sesuai sintak yang direncanakan.

3.1.4.2 Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan dalam siklus pertama dengan KD 8.1 Meringkas isi buku yang dipilih sendiri dengan memperhatikan penggunaan ejaan dengan

75

materi karangan narasi, rangkaian peristiwa dalam narasi, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

a. Guru mempersiapkan pembelajaran lalu memulai pembelajaran dengan menyampaikan tema dan tujuan pembelajaran (Kegiatan Pendahuluan). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru mempersiapkan bahan-bahan pembelajaran yang akan digunakan termasuk media Audiovisual;

(2) guru membuka pembelajaran dengan mengucap salam;

(3) guru berasama siswa berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing;

(4) presensi siswa;

(5) guru bertanya kepada siswa “apakah kalian pernah mengalami kejadian

yang tidak terlupakan?;

(6) guru menyampaukan tujuan pembelajaran.

b. Guru membacakan cerita dengan suara keras (reading aloud). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru membacakan sebuah cerita dengan suara keras; (2) siswa menyimak cerita yang dibacakan oleh guru.

c. Siswa diminta menulis karangan bebas. (Jurnal Writing). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru menjelaskan materi tentang narasi;

d. Guru meminta siswa mambaca tulisan yang telah ditulis untuk dibaca dalam hati (Sustained Shared reading). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru membagikan karangan kepada semua siswa, kemudian meminta siswa membaca dalam hati;

(2) siswa mempraktekkan membaca dalam hati tulisan yang telah ditulisnya. e. Siswa diminta membaca tulisan bergiliran dalam kelompok untuk memahami bacaan (Shared reading). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru membentuk beberapa kelompok kecil; (2) siswa berkelompok;

(3) guru membagikan bacaan pada setiap kelompok;

(4) siswa secara bergiliran dalam kelompok berdasarkan perintah guru. f. guru mengajukan beberapa pertanyaan berdasarkan teks tersebut (Guided

reading). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah: (1) guru mengajukan beberapa pertanyaan dari bacaan yang telah dibaca; (2) siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru dengan baik.

g. siswa secara berkelompok membuat sebuah cerita narasi sederhana berdasarkan video (Guided writing). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru memutarkan video cerita;

(2) guru meminta setiap kelompok membuat cerita narasi sederhana dari video tersebut;

77

(3) setiap kelompok membuat cerita narasi sederhana dari video tersebut. h. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok (independent reading).

Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah: (1) guru memilih satu hasil terbaik dari siswa untuk di presentasikan; (2) siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok.

i. Siswa mengerjakan evaluasi (Independent writing) (kegiatan penutup). Kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada tahap ini adalah:

(1) guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran yang dilakukan;

(2) siswa mengerjakan evaluasi berupa menulis karangan berdasarkan video; (3) guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

3.1.4.3 Observasi

Selama penelitian berlangsung peneliti bersama kolaborasi melakukan pengamatan terhadap siswa dalam kegiatan pembelajaran.

a. Lembar observasi untuk mengamati keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran yang meliputi aktivitas guru, materi pembelajaran yang disajikan guru serta penguasaaan materi guru, dan pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan dan perilaku guru selama pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis narasi melalui model pembelajaran Whole Language dengan media Audiovisual.

b. Lembar observasi aktivitas siswa untuk mengamati tingkah laku siswa dan kegiatan yang dilakukan siswa selama pembelajaran berlangsung. Aspek-aspek yang dinilai adalah hasil pekerjaan tugas siswa serta perilaku siswa

selama mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis narasi melalui model pembelajaran Whole Language dengan media Audiovisual.

3.1.4.4 Refleksi

a. Kelebihan siklus I dan penyebabnya

Keterampilan guru melalui penerapan model pembelajaran Whole Language dengan media audiovisual baik, ditunjukan sub indikator menjelaskan mendapat skor 3 terkategori baik, hal tersebut dapat terjadi karena keterampilan menjelaskan guru dilakukan sudah sesuai yaitu guru sudah menguasai materi dan dapat menjelaskan kepada siswa dengan suara yang jelas dan kata yang mudah di pahami anak. Selanjutnya, keterampilan guru sub indikator membimbing setiap kelompok untuk menulis berdasarkan video pembelajaran juga mendapat skor 3 yang terkategori baik, hal tersebut dapat terjadi karena keterampilan guru dalam membimbing siswa menulis berdasarkan video pembelajaran sudah baik, guru sudah membimbing semua kelompok dengan baik.

Kelebihan pada aktivitas siswa ditunjukan dengan sub indikator menulis setelah memperhatikan video dengan kelompoknya mendapatkan skor 2,3 hal tersebut dapat terjadi karena dengan bantuan video siswa dapat mengamati media dengan tertib, tidak mengganggu temannya saat sedang mengamati dan ikut berfikir dalam berkelompok sudah memenuhi syarat.

79 b. Kekurangan siklus I dan penyebabnya

Kekurangan siklus I pada keterampilan guru indikator mengelola kelas guru belum memberikan komentar pada hasil tulisan siswa, lalu pada indikator membimbing diskusi guru kurang bisa mengontrol ketertiban siswa, begitu juga dengan indikator bertanya, guru kurang memberikan waktu anak dalam berpikir untuk menjawab pertanyaan guru dan pada indikator memberi penguatan, hal tersebut disebabkan karena guru kurang memimpin jalannya presentasi dan guru juga kurang dalam memberikan tanggapan mengenai presentasi.

Kekurangan pada Aktivitas siswa sub indikator menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru dan mempresentasikan hasil tulisan secara berkelompok masih kurang hal tersebut disebabkan karena siswa tidak diberikan waktu untuk berpikir dan saat presentasi guru kurang dalam memberikan tanggapan kepasa siswa.

c. Solusi perbaikan siklus I

Berdasarkan refleksi hasil observasi siklus I, maka solusi perbaikan untuk tindakan pada siklus berikutnya agar tujuan penelitian dapat tercapai sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan, solusi perbaikan yang perlu dilakukan diantaranya adalah:

(1) meningkatkan indikator mengelola kelas dengan cara guru memberikan komentar mengenai kesalahan siswa dalam penulisan; (2) meningkatkan indikator membimbing diskusi dengan cara guru

berkelompok dan memindahkan giliran membaca pada lebih banyak siswa;

(3) meningkatkan indikator keterampilan guru dalam bertanya dan aktivitas siswa dalam indikator menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru dengan cara guru memberikan waktu anak untuk berpikir; (4) meningkatkan indikator keterampilan guru dalam memberi penguatan

dan aktivitas siswa dalam sub indikator mempresentasikan hasil tulisan dengan cara guru meminta tanggapan kepada siswa lain mengenai hasil diskusi yang dipresentasikan oleh kelompok yang ditunjuk.

Dokumen terkait