140
Daftar Pustaka Lampiran
D. Uraian Kegiatan/Aktivitas Pembelajaran
1. Perhatikan prosedur dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK).
2. Dari permasalahan dan solusi yang sudah dipilih dari hasil kegiatan pembelajaran 1 di atas, buatlah rencana PTK menggunakan format berikut ini. Kondisi Pra PTK Perencanaan PTK Pelaksanaan PTK Observasi/ Pengamatan Refleksi
3. Buatlah jadwal seperti berikut.
No Kegiatan Waktu
1. Kondisi Pra PTK
2. Perencanaan PTK
3. Pelaksanaan PTK
4. Observasi pelaksanaan PTK
5. Refleksi hasil observasi
141
E. Latihan/Kasus/Tugas
Identifikasilah permasalahan pembelajaran menggunakan tabel berikut ini: No. Permasalahan Pembelajaran Kompetensi Dasar Indikator Keterangan
• Dari permasalahan di atas urutkan sesuai skala prioritas untuk segera diselesaikan. Kemudian pilihlah satu permasalahan pembelajaran yang perlu segera diselesaikan atau ditemukan solusinya dengan memberi tanda bintang.
• Identifikasilah solusi untuk penyelesaian permasalahan pembelajaran
tersebut menggunakan format berikut.
No. Permasalahan Alternatif Solusi Keterangan
• Pilihlah satu solusi yang memiliki tingkat ekspektasi atau harapan yang tinggi keberhasilannya dalam menyelesaikan masalah dan berilah tanda bintang pada solusi terpilih.
142
F. Rangkuman
Menurut Kemmis (1988), penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian refleksi diri yang dilakukan oleh para partisipan dalam situasi-situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki praktik yang dilakukan sendiri. Dengan demikian, akan diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik dan situasi dimana praktik tersebut dilaksanakan. Terdapat dua hal pokok dalam penelitian tindakan yaitu perbaikan dan keterlibatan. Hal ini akan mengarahkan tujuan penelitian tindakan ke dalam tiga area yaitu; (1) untuk memperbaiki praktik; (2) untuk pengembangan profesional dalam arti
meningkatkan pemahaman para praktisi terhadap praktik yang
dilaksanakannya; serta (3) untuk memperbaiki keadaan atau situasi dimana praktik tersebut dilaksanakan.
Dalam bidang pendidikan, khususnya dalam praktik pembelajaran, penelitian tindakan berkembang menjadi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Reserach (CAR). PTK adalah penelitian tindakan yang dilaksanakan di dalam kelas ketika pembelajaran berlangsung. PTK dilaku- kan dengan tujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas.
Suharsimi (2002) menjelaskan PTK melalui gabungan definisi dari tiga kata
yaitu “Penelitian” + “Tindakan“ + “Kelas”. Makna setiap kata tersebut adalah sebagai berikut. Penelitian; kegiatan mencermati suatu obyek dengan menggunakan cara dan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat dalam memecahkan suatu masalah.Tindakan; sesuatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu. Tindakan yang dilaksanakan dalam PTK berbentuk suatu rangkaian siklus
kegiatan. Kelas; sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama, menerima
pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. Siswa yang belajar tidak hanya terbatas dalam sebuah ruangan kelas saja, melainkan dapat juga ketika siswa sedang melakukan karyawisata, praktikum di laboratorium, atau belajar tempat lain di bawah arahan guru.
143
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
• Tuliskan kembali secara singkat mengenai pengertian, tujuan dan
manfaat, karakteristik, serta prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas menggunakan format berikut.
No
Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Pengertian Tujuan dan
Manfaat Kharakteristik Prinsip-prinsip
• Bacalah informasi sebanyak mungkin dari internet, atau buku lain mengenai penelitian tindakan kelas yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran pembelajaran di kelas.
• Bacalah laporan hasil penelitian tindakan kelas dari guru yang lain untuk menambah wawasan dan ketrampilan dalam melakukan PTK.
144
DAFTAR PUSTAKA
________. 2004. Dasar-dasar Demografi. Lembaga Demografi Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia. Fakultas ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.
Arikunto, Suharsimi. 1996. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bandung : Bumi Aksara.
Azhar Arsyad. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Daldjoeni, N. 1986. Masalah Penduduk Dalam Fakta dan Angka. Penerbit alumi.
Bandung.
Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990. Strategi Belajar Mengajar (Diktat Kuliah). Bandung: FPTK-IKIP Bandung.
Departemen Pendidikan Nasional Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum. 2004. Penilaian Proyek. Jakarta : Balitbang Depdiknas.
Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal PMPTK. 2009. Pendekatan, Strategi, dan Model Pembelajaran. Bahan TOT Calon Pengawas dan Kepala Sekolah. Jakarta: Depdiknas
Depdiknas, Dirjen Dikdasmen, 2003, Pendekatan Kontektual (Contextual
Teaching and Learning – CTL), Jakarta : Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.
Gupta, Bhagirath Lal. 1979. Water Resources Engineering and Hydrology. New Delhi: Standard Publishers Distributors.
Ismail, 2002. Model-model Pembelajaran. Jakarta : Direktorat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Dirjen Dikdasmen Depdiknas.
Kemendikbud RI. 2013. Bahan Pelatihan Kurikulum 2013. Jakarta.
Linsley, Ray K., et al. 1996. Hidrologi Untuk Insinyur. Jakarta: Penerbit Erlangga. Mantra, Bagoes, Oka. 2000. Demografi Umum. Yogyakarta: Fakultas Geografi
UGM.
145
Mimin Haryati. 2010. Model dan Teknik Penilaian Pada Tingkat Satuan
Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun
2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah. Jakarta.
Sandy, I Made. 1987. Iklim Regional Indonesia, Jurusan Geografi FMIPA Universitas Indonesia, Jakarta UI Press.
Soemarto, CD. 1990. Hidrologi Teknik. Surabaya: Usaha Nasional.
Sosrodarsono, Suyono dan Takeda, Kensaku. 1992. Hidrologi Untuk Pengairan.
Jakarta: Pradnya Paramita.
Strahler, Artur N, Alan H. Strahler. 1987. Modern Physical Geography, John Wiley & Sons, New York.
Suhardi Wisnubroto. 1986. Asas-asas Meteolorogi Pertanian, Jakarta: Graha Indonesia.
Suhardjono. 2000. Penelitian Tindakan Kelas. Makalah pada “Diklat
Pengembangan Profesi bagi Jabatan Fungsional Guru”, Direktorat
Tenaga Kependidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas.
Suharsimi Arikunto, Suhardjono, dan Supardi. 2006. Peneilitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bina Aksara.
Syaiful Bahri Djamarah. 2010. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta. Tood, DK. 1980. Groundwater Hydrology. California: John Wiley & Sons,
Inc.Tjasyono, Bayong. 2004. Klimatologi, Bandung: Penerbit ITB.
Trewarta, Glenn T, Lyle H. Horn. 1995. Pengantar Iklim, Gajahmada University Press.
Udin S. Winataputra. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Warsita, B. 2008. Teknologi Pembelajaran: Landasan dan Aplikasinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
146
Wina Senjaya. 2008. Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.