• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Gambaran Umum Provinsi Lampung

V. SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada Bab IV, dapat ditarik beberapa kesimpulan terkait dengan tujuan penelitian ini :

1. Pajak memiliki hubungan satu arah dengan investasi diprovinsi lampung. Hal ini berarti bahwa setiap terjadi perubahan penerimaan sektor pajak akan diikuti juga dengan pertumbuhan investasi, akan tetapi tidak sebaliknya dimana investasi tidak memiliki hubungan dengan pajak.

2. Pajak memiliki hubungan satu arah dengan belanja infrastruktur diprovinsi Lampung. Sesuai dengan fungsi pajak budgetair dimana pajak sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran dalam hal ini untuk penyediaan infrastruktur.

3. Investasi memiliki hubungan satu arah dengan belanja Infrastruktur di Provinsi Lampung. Hal ini berarti bahwa setiap kenaikan investasi akan berpengaruh terhadap belanja infrastruktur di Provinsi Lampung

B. Saran

Adapun saran yang diajukan oleh Penulis untuk perbaikan pada penelitian selanjutnya adalah sebagai berikut:

1. Pemerintah harus lebih mengoptimalkan penerimaan sektor pajak sebagai sumber utama dalam penerimaan asli daerah guna mengurangi

ketergantungan dari dana transfer pemerintah pusat.

2. Meningkatkan kualitas serta kuantitas infrastruktur melalui alokasi anggaran belanja infrastruktur. Karena semakin baik infrastruktur mobilitas akan barang dan jasa semakin lancar sehingga mendorong peningkatan perekonomian dan dapat menarik investor baik asing maupun lokal untuk menamkan modal di Provinsi Lampung.

3. Diharapkan ada penelitian lebih lanjut menggunakan data kabupaten kota provinsi lampung agar penelitian ini lebih menarik.

_________, Lampung Dalam Angka. BPS Lampung :Berbagai Edisi

_________, Nota Keuangan Dan APBN, Kementrian Keuangan RI : Berbagai Edisi

_________, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Lampung Tahun 2013

Afrizal, Fitrah. 2013. Analisis Pengaruh Tingkat Investasi, Belanja Pemerintah, Dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB di Provinsi Sulawesi Selatan 2001-2011. Jurnal Unhas : Makasar

Amelia, Anna. 2010. Analisis Pengaruh Kapasitas Fiskal, Investasi, dan TPAK Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah. UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta

Appah, Ebimobowei. 2011.An Empirical Study on the Causality between

Economic Growth and Taxation in Nigeria.Jurnal. Bayelsa State College of Education: Nigeria

Ardiyanto, Danis. 2012. Analisis Keterkaitan Pengeluaran Pemerintah Dan PDRB di Indonesia. Unbraw : Malang

Badrudin, Rudy. 2010. “Rasio Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi DIY Pasca Otonomi Daerah. Jurnal Akuntansi & Manajemen, Vol. 21. No. 3, Desember

“Bunga Rampai Kebijakan Fiskal”. Badan analisis Fiskal, Departemen Keuangan RI danJapan International Coorporation Agency(JICA).

Canning, David and Peter Pedroni. 2004.“Infrastructure and Long Run Economic Growth.”University of Belfast

Firmansyah, Dadang. 2008. Faktor-Faktor Yang Memepengaruhi Investasi di Indonesia. Jurnal : Jakarta

Gujarati , N. Damodar. 2012.Basic Econometrics Fourth Edtion: The McGraw−Hill Companies,

Halim, Abdul. 2007. Analisis Diskriptif PengaruhFiscal Stresspada APBD Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.KOMPAK. STIE YO. Yogyakarta. Hal:127-146

Hapsari, Tunjung. 2011. Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Skripsi). Jakarta : Program Sarjana FEB UIN Syarif

Hidayatullah

Hidayat, Paidi & Pratomo, Wahyu Ario & Harjito D. Agus, 2007. Analisis Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota Pemekaran di Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Ekonomi Negara Berkembang, Vol. 12 No. 3, Desember

Indarto, Muhammad.2011.Pengaruh Belanja Pemerintah Pusat dan Belanja

Transfer ke Daerah dalam APBN terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Buletin Perbendaharaan, Vol.02/2011. Kementerian Keuangan

Jhingan, M.L, (2001),Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, P.T. Raja Grifindo Persada: Jakarta.

Khasanah, Mufidhatul. 2007. “Analisis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD): Kasus APBD Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo, Tahun2004 dan 2005”.Jurnal Akuntansi & Manajemen. Vol 18. No. 1, April

Kuncoro, Haryo. 2007. Kausalitas antara penerimaan, Belanja, dan PDRB Pada Kota dan Kabupaten di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 12 No. 3, Desember

Mangkoesoebroto, Guritno, (2001), Ekonomi Publik, BPFE Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Mardiasmo, (2004) Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah(Serial Otonomi Daerah dan Good Governance).Yogyakarta: Andi Offset.

_________, (2011). Perpajakan edisi revisi. Yogyakarta: CV.Andi Offset. Mankiw, N. Gregory.2007.Makroekonomi (Fitria Liza, S.E dan Imam

Nurmawan, S.E Penerjemah). Edisi Keenam. Erlanga. Jakarta

Michael P. Todaro dan Stephen C. Smith. 2007. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga.Jilid 1. Erlangga: Jakarta

Mishkin, Frederic S. 2006.The Economics of Money, Banking, and Financial Markets 8thed. Salemba Empat : Jakarta

Parmawati, Eka. 2010. Kausalitas Penerimaan, Belanja Dan PDRB Kabupaten/Kota Di Indonesia. Skripsi UNDIP : Semarang

Rasyid, M. Ryaas, (2005), Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Editor: Syamsudin Haris, Lembaga Pengetahuan Indonesia : Jakarta.

Saragih, Juli Panglima. 2003. Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah dalam Otonomi.Penerbit Ghalia Indonesia : Jakarta

Sasana, Hadi. 2008. Analisis Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Antar Daerah dan Tenaga Kerja Terserap Terhadap Kesejahteraan di Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tengah Dalam Era Desentralisasi Fiskal. Semarang : UNDIP

___________. 2009. “Peran Desentralisasi Fiskal Terhadap Kinerja Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah”. Jurnal Terakreditasi.Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol. 10. No.1, Juni

Sagita, Rendy. 2013. Analisis Kausalitas Infrastruktur Dengan Investasi Asing Untuk Meningkatkan PDRB Indonesia. Jurnal UNES : Semarang

Sianturi, Simonsen. 2011. Dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Wilayah (Studi Kasus Kabupaten Kota Provinsi Sumatra Utara). UNDIP : Semarang

Sidik, Machfud. 2002.Optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Keuangan Daerah.Wisuda Angkatan XXI STIA LAN Tahun Akademik 2001-2002. Orasi Ilmiah.

Sukirno, Sadono, (2002), Makro Ekonomi Teori Pengantar, PT. Raja Grafindo Persada : Jakarta.

______________, (2011), Makro Ekonomi Teori Pengantar, PT. Raja Grafindo Persada : Jakarta.

Tarigan, Robinson, (2004), Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi, Bumi Aksara : Jakarta

Tzuogas, John. 2010. Tax Revenue, Private Investment and Real Income in Greece. Evidence from Multivariate Cointegration and Causality Analysis. Director General, Directorate of Administration and Organization,

Hellenic Statistical Authority : Greece

Ulum, Ihyaul. 2006. Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal akuntansi dan keuangan sektor public.

Wahyudi, Dendi. 2013. Analisis Hubungan Belanja Infrastruktur Terhadap Investasi Swasta (PMA dan PMDN) di Provinsi Lampung. Unila : Lampung

Waluyo. 2009. Perpajakan edisi revisi 2009. Erlangga: Jakarta.

Widarjono, Agus. 2009. EKONOMETRIKA Pengantar dan Aplikasi: EKONISA : Jogjakarta.

http://gioakram13.blogspot.com/2013/04/teori-ekonomi-pandangan-klasik-dan.html#ixzz2yRHoqhgu : diakses pada 8-4-2014

Dokumen terkait