BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa:
1. Attachment to God yang dimiliki lebih banyak peserta Bina Iman usia 11-12 tahun Gereja
“X” Bandung yang insecure attachment to God.
2. Faktor attachment to God yang memperlihatkan keterkaitan dengan jenis attachment to God pada peserta Bina Iman usia 11-12 tahun Gereja “X” Bandung yaitu sosialisasi kerohanian dari kegiatan Bina Iman.
3. Data demografis yang memperlihatkan keterkaitan dengan jenis attachment to God pada peserta Bina Iman usia 11-12 tahun Gereja “X” Bandung yaitu lama mengikuti kegiatan Bina Iman.
5.2. Saran
5.2.1. Saran Teoretis
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti mengajukan beberapa saran teoretis sebagai berikut:
1. Disarankan bagi peneliti berikutnya agar meneliti kontribusi faktor-faktor yang memengaruhi attachment to God terhadap attachment to God
2. Disarankan bagi peneliti berikutnya yang agar meneliti korelasi antara data demografis dan jenis attachment to God.
3. Disarankan bagi peneliti berikutnya untuk meneliti populasi pada rentang usia kanak- kanak lainnya.
93
4. Disarankan bagi peneliti berikutnya agar meneliti korelasi atau kontribusi antara karakteristik attachment to God dengan jenis attachment to God.
5.2.2. Saran Praktis
Peneliti mengajukan beberapa saran praktis sebagai berikut:
1. Disarankan bagi Pastor Paroki dan Dewan Perwakilan Paroki bidang pewartaan Gereja
“X” Bandung untuk melakukan pengembangan dalam bentuk pelatihan tentang
penyampaian dan pemahaman materi ajar pada pembina dan pembimbing bina iman agar kegiatan Bina Iman menarik dan diminati oleh pesertanya.
2. Disarankan bagi pembina dan pembimbing Bina Iman Gereja “X” Bandung agar metode penyampaian materi Bina Iman dilengkapi dengan memaparkan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari peserta usia 11-12 tahun yang menekankan karakteristik-karakteristik attachment to God; aktif mengikuti kegiatan yang mendekatkan diri dengan Tuhan dan menjadikan Tuhan tempat berlindung saat menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan.
3. Disarankan bagi orangtua peserta usia 11-12 tahun bina iman Gereja “X” dalam membimbing dan mengarahkan anak-anaknya membangun kedekatan dengan Tuhan, dengan membiasakan anak aktif hadir dan terlibat dalam kegiatan Bina Iman.
PADA ANAK USIA 11-12 TAHUN PESERTA BINA IMAN
KATOLIK GEREJA ‘X’ BANDUNG
SKRIPSI
Diajukan untuk menempuh Ujian Sarjana pada Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha
Oleh:
LYDIA PUTRI DWITIYA 1130047
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA BANDUNG
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur peneliti haturkan pada Tuhan Yesus Kristus, karena berkat hikmat dan anugerah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas penelitian akhir di Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha. Penelitian ini bangkit dari kepedulian peneliti terhadap bidang Psikologi Perkembangan. Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan masukan terhadap bidang Psikologi Perkembangan, khususnya mengenai attachment to God pada anak usia 11-12 tahun.
Peneliti menyadari begitu banyak bantuan dan dukungan yang diterima dari berbagai pihak dalam penulisan ini. Oleh karena itu, peneliti mengucapkan banyak terima kasih pada:
1. Dra. Irene P. Edwina, M. Si., Psikolog, selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.
2. Ibu Dra. Sianiwati S. Hidayat, M.Si., Psik selaku pembimbing utama dan Ibu Heliany Kiswantomo, M. Si., Psik selaku pembimbing pendamping yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan dan bimbingan pada peneliti dengan penuh kesabaran dan toleransi.
3. Orang Tua, wali dan peserta Bina Iman Katolik Gereja “X” usia 11-12 Tahun yang telah berparartisipasi dengan mengijinkan dan mau mengisi kuisioner penelitian ini. 4. Pastor paroki, tenaga kesekertariatan Gereja, Dewan Pastoral Paroki, dan seluruh
Pembina Bina Iman Katolik Gereja “X” yang telah membantu dalam perijinan pengambilan data penelitian ini.
5. Pastor paroki, tenaga kesekertariatan Gereja, Dewan Pastoral Paroki, dan semua kategorial di Gereja Gabriel Bandung, serta siswa SD Maria Bintang Laut kelas 5 yang bersedia menjadi peserta tryout alat ukur peneliti.
6. Keluarga peneliti; Laurentius Marjo, Theresia Indriati, dan Yustinus Permana Laksana yang selalu memberikan dukungan dan semangat bagi peneliti selama penulisan ini. Terima kasih untuk waktu dan kasih sayangnya selama ini.
7. Sahabat peneliti di Fakultas Psikologi Maranata Terima kasih untuk dukungan, doa, dan semua diskusinya.
8. Teman-teman penelitian payung Attachment to God lainnya yang senantiasa berbagi bahan dan pengalaman untuk mendukung tersusunnya penelitian ini.
9. Teman-teman Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha angkatan 2011 yang selalu berbagi info terkait skripsi dan dukungannya.
10.Pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Akhir kata, peneliti menyadari masih ada kekurangan dan keterbatasan dalam penelitian ini, oleh karena itu peneliti mengharapkan saran dan kritik dari berbagai pihak yang dapat disampaikan melalui email, berikut [email protected].
Bandung, Desember 2016
DAFTAR PUSTAKA
Adisusanto, FX., Matias Endar Suhendar dan Dr. Vincentius Darmin Mbula OFM. (2007). Perutusan Murid-Murid Yesus. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Balitbang Kemdikbud.
Baskoro, Haryadi & Hermawati ,Claudia O. (2011). Jurnalisme untuk Sekolah Minggu. Bandung: Andi.
Calvert, Sarah Jenay. (2010). Attachment to God as a Source of Struggle and Strength: Exploring the Association Between Christians Relationship with God and Their Emotional Wellbeing. Dissertation. New Zealand: Massey University.
Eames , Kevin J..(2016). Cognitive Psychology of Religion. United States of America: Waveland Press, Inc.
Feldman, Robert S..(2012). Pengantar Psikologi (Understanding Psychology), Buku 2, E10. Jakarta: Salemba Humanika.
Gulo, W. (2002). Metode Penelitian. Jakarta: PT.Grasindo.
Kirkpatrick, Lee. (2005). Attachment, Evolution, and ThePsychology of Religion.New York: The Guilford Press.
McDonald , Angie., Beck, Richard., Allison, Steve.,& Norsworthy, Larry.,(2005).
Attachment to God and Parents: Testing the Correspondence vs. Compensation Hypotheses. Journal of Psychology and Christianity, 24, 21-28
Nazir, Moh. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia
Okozi, Innocent F. (2010). Attachment to God: Its Impact on The Psychological Wellbeing of Persons with Religions Vocation. Dissertations. New Jersey: Seton Hall University.
Santrock,John W.. 2014. ADOLESCENCE-Fifteenth Edition. New York: McGraw-Hill Education.
Simpson, Jeffry A. & Rholes, W. Steven, (2004). Attachment and relationships: Milestones and future directions. Journal of Social and Personal Relationships, 27,173-180
Suharsaputra, Uhar. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: PT Refika Aditama.
DAFTAR RUJUKAN
Claudia,S. Empi. 2015. Studi Deskriptif mengenai Attachment to God pada Pendeta GKIP (Skripsi). Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha
Fakultas Psikologi. 2015. Pedoman Penulisan Skripsi Sarjana Edisi Revisi Juli 2015. Bandung: Universitas Kristen Maranatha.
Lestari, Ayu. (2013). Uji Validitas dan Reliabilitas. Diunduh dari : http://statistikapendidikan.com/wp-content/uploads/2013/05/Uji-Validitas-dan-
Reliabilitas.-Ayu-Lestari.pdf.
Rosalina. (2014). 245 Kasus Intoleransi di Indonesia dalam Setahun. Diunduh dari
(http://nasional.tempo.co/read/news/2014/04/15/078570722/245-Kasus-Intoleransi-di- Indonesia-Dalam-Setahun diakses 25 Januari 2015)
Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Dan/Atau Penodaan Agama. (1965).