• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pada bagian ini akan dipaparkan kesimpulan, implikasi, dan saran yang diharapkan berguna bagi semua pihak yang berkepentingan sebagai bagian akhir dari penelitian yang telah dilakukan penulis. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil analisis data yang telah dilakukan dan akan menjawab permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya sesuai dengan tujuan penelitian ini. Selain kesimpulan akan disertakan saran-saran yang diharapkan berguna bagi semua pihak yang berkepentingan.

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai kesuksesan e-learning di SMA N 1 Surakarta, dan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan peneliti pada bab IV dengan menggunakan metode analisis SEM maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Kesuksesan e-learning di SMA N 1 Surakarta ditentukan oleh faktor penggunaan dan kepuasan pemakai. Variabel penggunaan menentukan secara positif terhadap kesuksesan e-learning sebesar 0,254 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,003 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%), variabel kepuasan pemakai menentukan secara positif terhadap kesuksesan e-learning sebesar 0,609 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,001 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan dan kepuasan pemakai maka kesuksesan e-learning akan semakin tinggi pula. 2. Penggunaan e-learning di SMA N 1 Surakarta ditentukan oleh faktor kualitas

sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan. Variabel kualitas sistem menentukan secara positif terhadap penggunaan sistem sebesar 1,445 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,015 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%), variabel kualitas informasi menentukan secara positif terhadap penggunaan sistem sebesar 1,423 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,015 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%), variabel kualitas layanan menentukan secara positif

commit to user

73

terhadap penggunaan sistem sebesar 0,823 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,021 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan maka penggunaan e-learning akan semakin tinggi pula.

3. Kepuasan pemakai e-learning di SMA N 1 Surakarta ditentukan oleh kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan. Variabel kualitas sistem menentukan secara positif terhadap kepuasan pengguna sebesar 0,762 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,001 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%), variabel kualitas informasi menentukan secara positif terhadap kepuasan pemakai sebesar 0,624 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,002 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%), variabel kualitas layanan menentukan secara positif terhadap kepuasan pengguna sebesar 0,389 dan signifikan dengan tingkat signifikansi 0,001 yaitu kurang dari 0,05 (p<5%). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan maka pengguna e-learning akan semakin tinggi pula.

B. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disajikan implikasi hasil penelitian sebagai berikut :

1. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan dan kepuasan pemakai menentukan secara positif dan signifikan terhadap kesuksesan e-learning. Untuk itu agar kesuksesan e-learning yang diperoleh semakin besar maka sakolah perlu meningkatkan sikap positif siswa dan guru terhadap e-learning. 2. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi dan

kualitas layanan menentukan secara positif dan signifian terhadap penggunaan e-learning dan kepuasan pemakai e-learning. Hal ini dapat dijadikan evaluasi bagi pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas informasi sehingga penggunaan e-learning di SMA N 1 Surakarta meningkat, sabaiknya pihak sekolah meningkatkan kualitas informasi yang ada agar e-learning yang disediakan memberikan cukup informasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru yang menggunakan e-learning di SMA N 1 Surakarta. Ketika siswa

commit to user

74

dan guru merasa apa yang mereka butuhkan disediakan dalam e-learning SMA N 1 Surakarta maka mereka akan semakin menggunakan e-learning. Selain itu pihak sekolah sabaiknya juga melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas sistem yang ada agar e-learning yang disediakan bisa digunakan kapan saja, mudah dalam pengoperasiannya, memberikan akses informasi yang cepat, dan memberikan fasilitas-fasilitas yang menarik sehingga pengguna akan merasa tertarik, dengan demikian frekuensi penggunaan e-learning akan semakin meningkat dan pengguna e-learning juga akan merasa puas.

C. Saran

1. Bagi siswa dan guru

Melihat besarnya manfaat yang diberikan e-learning, peneliti menyarankan kepada siswa dan guru SMA N 1 Surakarta untuk menggunakan e-learning.

2. Bagi SMA N 1 Surakarta

a. Mengadakan sosialisasi kepada guru dan siswa berkaitan dengan penggunaan e-learning. Ketika siswa dan guru menyadari besarnya manfaat e-learning, maka mareka akan menanggapi secara positif terhadap fungsi e-learning, dengan demikian e-learning akan semakin bermanfaat karena dalam penelitian ini ditemukan bahwa kepuasan pemakai berpengaruh positif dan signifikan terhadap manfaat (Net Benefit).

b. Menambah bandwith yang ada agar jumlah pengguna e-learning seimbang dengan bandwith yang ada sehingga e-learning dapat diakses dengan cepat. Ketika e-learning dapat diakses dengan cepat dan dapat digunakan kapan saja maka penggunaan e-learning di SMA N 1 Surakarta juga akan semakin meningkat dan pengguna juga akan semakin puas dengan e-learning yang disediakan, selain itu sekolah perlu menambah fitur-fitur atau fasilitas-fasilitas baru yang dapat membuat siswa dan guru lebih aktif dan merasa senang menggunakan e-learning seperti mengubah tampilan desain atau menambah fitur diskusi online di e-learning SMA N 1

commit to user

75

Surakarta. Ketika e-learning memberikan fasilitas-fasilitas yang membuat siswa dan guru tertarik untuk menggunakannya maka siswa dan guru akan semakin sering menggunakannya, dengan demikian penggunaan e-learning akan semakin meningkat, karena dalam penelitian ini ditemukan bahwa kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan dan kepuasan pemakai.

c. Melakukan update informasi setiap hari dan memberikan materi-materi yang dibutuhkan siswa yang dilengkapi dengan gambar atau video yang menunjang materi pembelajaran siswa sehingga apa yang dibutuhkan siswa bisa didapatkan dari e-learning SMA N 1 Surakarta. Dengan demikian e-learning akan semakin sering digunakan dan akan semakin tinggi pula kepuasan pengguna karena ditemukan bahwa kualitas informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan dan kepuasan pemakai.

3. Bagi penelitian selanjutnya

a. Dalam penelitian ini hanya dikemukakan tentang faktor-yang mempengaruhi e-learning dengan variabel kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pemakai dan manfaat bersih. Selanjutnya peneliti menyarankan untuk memasukkan variabel lain yang dapat mempengaruhi kesuksesan e-learning.

b. Penelitian ini memiliki cakupan populasi yang relatif sempit yaitu di lingkungan SMA N 1 Surakarta dengan jumlah sampel yang sedikit yaitu 170, penelitian lain disarankan untuk memperluas cakupan populasi yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian perkotaan.

Dokumen terkait