• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : SIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan dari hasil kesimpulan di atas, maka dapat disarankan sebagai berikut :

1. Bagi institusi STIKES Ganesha Husada Kediri

Hasil penelitian ini hendaknya segera dipakai sebagai bahan masukan bagi institusi STIKes Ganesha Husada Kediri untuk segera mengimplementasikan inovasi metode Cooperative Learning-Jigsaw

106

sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan. 2. Bagi Dosen/Pendidik

Dosen diharapkan segera mempunyai ketertarikan untuk menerapkan metode Cooperative Learning-Jigsaw dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar khususnya bagi mahasiswa keperawatan STIKES Ganesha Husada Kediri.

3. Bagi Mahasiswa Keperawatan

Adanya hasil penelitian ini hendaknya mahasiswa semakin mempunyai ketertarikan atau motivasi untuk mengikuti proses pembelajaran sehingga mahasiswa akan mendapatkan hasil belajar yang memuaskan, dan menjadi lulusan perawat yang profesional, berdaya saing yang kuat, serta dapat dipakai oleh masyarakat secara luas.

4. Bagi Peneliti Selanjutnya

Adanya hasil penelitian dengan menggunakan desain penelitian Quasi eksperimental ini diharapkan untuk peneliti selanjutkan bisa dikembangkan dengan menggunakan metode penelitian yang lain, atau penilitian Quasi eksperimental dengan melibatkan kelompok kontrol.

103

DAFTAR PUSTAKA

Arends, R. (2008). Cooperative Learning, Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta : PT. Grazindo

Arends, R. (2008). Learning to Teach, Belajar untuk Mengajar. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Anita., Lie. (2008). Cooperative Learning, Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas, Jakarta : PT. Grazindo.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu PendekatanPraktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Arifin, Z. (2014). Evaluasi Pembelajaran Prinsip Teknik dan Prosedur. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Aronson, E., & Patnoe, S. (2011). Cooperation in the Classroom : The Jigsaw method (3rd. ed). London : Pinter & Martin, Ltd.

Asosiasi Institusi Pendidikan Ners (2015). Kurikulum Pendidikan Ners 2015 , AIPNI, Jakarta.

Budiman., & Riyanto, A. (2014). Kapita Selekta Kuesioner. Jakarta : Salemba Medika.

Creswell, J.W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Dewi, K., & Leny, N. (2010) Model Jigsaw dalam perkuliahan pengantar Ilmu

Ekonomi untuk meningkatkan kemandirian dan prestasi mahasiswa,

46-54.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2012) Sistem Pendidikan Tinggi. Jakarta.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2015). Pedoman Kurikulum Pendidikan Tinggi . Jakarta.

Direktorat Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Pedoman Pendidikan Budi Pekerti . Jakarta.

Hamalik, O. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT Bumi Aksara.

104

Hanze, M., & Berger, R. (2007). Cooperative Learning-jigsaw classroom, Motivational Effects, and student Characteristics : An experimental study comparing cooperative learning and direct instruction. Institute of Psychology. Jurnal Learning and Instruction, v17, p 29-41.

Huang, et all. (2006). A Preliminary Validation of Attention, Relevance, Confidence and Satisfaction Model-based Instructional Material Motivational. Jurnal of Educational Technology. v26, p 243-259.

Huang, H, et all. (2013). A Jigsaw-Based Cooperative Learning Approach to Improve Learning Outcome for Mobile Situated Learning. Jurnal of Educational Tecnology and Society. v 17(1), p.128-140.

John,W,Creswell (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Kelana, K,M. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan, Jakarta, CV. Trans Info Media.

Keller, J. (2004). Learner Motivation and E-Learning Design : A Multinationally Validated Process. Journal of Educational, v 29(3), p 229-239.

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII Jawa Timur. (2016). Teknik

Penulisan Modul Pembelajaran. Surabaya.

Lie.,A. (2008). Cooperative Learning, Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas, Jakarta : PT. Grazindo.

Mengduo.,Q. & Xiaoling, J. (2010). Jigsaw Strategy as a Cooperative Learning Technique : Focusing on the Language Learners. Jurnal of Applied Linguistics. V33 (4), p 113-125.

Muhibbin, Syah. (2007). Psikologi Pendidikan, Bandung : PT Remaja Rosdakarya Niegmann, et all. (2008). Motivation design Attention, Relevance, Confidence,

Satisfaction.Lernen, Heidelberg.

Notoatmodjo., S. (2003). Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta

Notoatmodjo., S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam., & Efendi. (2008). Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Nursalam. (2014). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis, Jakarta : Salemba Medika.

105

Poulsen, et all. (2008). ARCS Model of Motivational Design (Keller). Learning-Theories : from : http://www.learning-theories.com/kellers-arcs-model-of-motivational-design.html

Purwanto. (2008). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Purwanto. (2010). Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan Pengembangan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ratna, W. (2007). Understanding Action Research, Center for Collaborative Action Research, Available at http://cadres.pepperdine.edu/c.car/define.html Ratna, W. (2008). Model Pembelajaran Langsung. Bandung : PT Remaja Rosda

Karya.

Rusman. (2011). Model-model Pembelajaran menggembangkan Profesional Guru. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sanjaya, W,. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Sardiman.,A.M. (2008). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Raja Grafindo Permata.

Setyosari, Punaji. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Dan Pengembangan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Slavin, E. (2009). Student Team Learning, Teknik Pembelajaran Kooperatif. Jakarta : Permata Puri Media.

Sobur, Alex. (2003). Psikologi Umum. Bandung : Pustaka Setia.

Song, S.H, & Keller, J.M., (2001). Effectiveness of motivationally adaptive instruction on the dynamic aspects of motivation. Education Technology Research and development, v5 p 49-55.

Souvignier.,E. & Kronenberger. (2007). Cooperative learning in third graders’

Jigsaw group for mathematics and science with and without questioning. Jurnal of Educational Psychology. v77, p 755-771.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif . Bandung : Alfabeta. Sugiyono. (2015). Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Sulistiowati., & Martono.,S. (2009). Analisis factor-faktor yang mempengaruhi

106

Standar Nasional Perguruan Tinggi. (2012). Tentang Standar Proses Pembelajaran. 2012. Jakarta.

Standar Nasional Perguruan Tinggi. (2012). Tentang Standar Sarana Prasarana. 2012. Jakarta.

Standar Nasional Perguruan Tinggi. (2012). Tentang Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan. 2012. Jakarta.

Syamsuddin, (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. Ulfa., L. & Sumaryati, S. (2010). Peningkatan Prestasi belajar Mata Kuliah

Dasar-dasar Akuntasi melalui penerapan Model-Jigsaw, Journal Program Pendidikan Ekonomi. V 13 (1) p 16-26.

Uno, B. (2008). Teori Motivasi Dan Pengukurannya. Jakarta : PT Bumi Aksara. Uno, B. (2014). Assesment Pembelajaran. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Wardani., D. & Novianti, l. (2010). Model Jigsaw dalam Perkuliahan Pengantar Ilmu Ekonomi untuk meningkatkan Motivasi dan Prestasi belajar. Journal

Program Pendidikan Ekonomi. V 13 (1) p 46-54.

107

KISI-KISI INSTRUMEN/ANGKET PENELITIAN

PENGARUH PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM

STUDI S1 KEPERAWATAN STIKES GANESHA HUSADA KEDIRI 1. Instrumen/Angket Motivasi Belajar

Variabel Penelitian

Area atau Komponen No. pernyataan positif (Favorable)

No. pernyataan negatif (Unfavorable) Motivasi Belajar A. Attention (Perhatian) 2, 8, 9, 11, 17, 20, 23, 24, 28 12, 15, 22, 29 1. Membangkitkan pemahaman/ tanggapan 2. Membangkitkan keingintahuan 3. Variasi belajar R. Relevance (Hubungan/Kegunaan) 4, 6, 16, 18, 30, 33 26, 31 1. Orientasi pada tujuan

2. Sesuai alasan/sebab 3. Kebiasaan C. Confidence (Kepercayaan diri) 1, 13, 25, 35 3, 7, 19 1.Persyaratan penilaian/ keberhasilan 2.Peluang keberhasilan 3.Kontrol pribadi S. Satisfaction (Kepuasan) 5, 10, 14, 21, 27, 32, 36 34 1. Kekuatan dari dalam

diri

2. Kekuatan dari luar diri/imbalan/hadiah 3. Hak menurut

108

Rekapitulasi skor yang diberikan kepada peserta didik terhadap pernyataan-pernyataan dalam Kuesioner/Angket Motivasi belajar peserta didik dibuat dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Untuk pernyataan dengan kriteria positif (favorable) : (1) = Sangat Tidak Setuju, (2) =Tidak Setuju, (3) = Kurang Setuju, (4) = Setuju, (5) = Sangat Setuju

2. Untuk pernyataan dengan kriteria negatif (unfavorable) : (1) = Sangat Setuju, (2) = Setuju, (3) = Kurang Setuju, (4) = Tidak Setuju, (5) = Sangat Tidak Setuju

109

BUTIR INSTRUMEN (ANGKET) MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA

I. Informasi Umum (berilah tanda centang (√) pada kotak-kotak yang tersedia) Kode :...(di isi peneliti)

1. Umur Responden : ฀ 15 – 20 tahun ฀ > 20 tahun

2. Jenis Kelamin responden : ฀ Laki-laki

฀ Perempuan

3. Kondisi fisik/psikis : ฀ Sehat

฀ Sakit

4. Kondisi lingkungan belajar kondusif /tenang : ฀ Ya

฀ Tidak

5. Buku referensi belajar (sumber belajar) : ฀ Mendukung

฀ Kurang mendukung 6. Ruang perkulihan :

฀ Nyaman ฀ Tidak nyaman

II. Petunjuk Pengisian Angket (kuesioner)

1. Pada kuesioner ini terdapat 36 pernyataan. Pertimbangkan baik-baik setiap pernyataan dalam kaitannya dengan materi pembelajaran yang baru selesai kamu pelajari, dan tentukan kebenarannya. Berilah jawaban yang benar-benar cocok dengan pilihanmu.

2. Pertimbangkan setiap pernyataan secara terpisah dan tentukan kebenarannya. Jawabanmu jangan dipengaruhi oleh jawaban terhadap pernyataan lain.

110

3. Tuliskan pendapat anda terhadap setiap pernyataan dengan cara memberikan tanda centang (√) huruf-huruf pada lembar jawaban berikut : Untuk Pernyataan Positif (Favorable) :

STS (1) : Sangat Tidak Setuju TS (2) : Tidak Setuju

KS (3) : Kurang Setuju S (4) : Setuju

SS (5) : Sangat Setuju

Untuk Pernyataan Negatif (Unfavorable) : STS (5) : Sangat Tidak Setuju

TS (4) : Tidak Setuju KS (3) : Kurang Setuju S (2) : Setuju

SS (1) : Sangat Setuju

No Pernyataan STS TS KS S SS

1. Pertama kali saya melihat permbelajaran ini, saya percaya bahwa pembelajaran ini mudah bagi saya.

2. Pada awal pembelajaran, ada sesuatu yang menarik bagi saya.

3. Materi pembelajaran ini lebih sulit dipahami daripada yang saya harapkan

4. Setelah membaca informasi pendahuluan, saya yakin bahwa saya mengetahui apa yang harus saya pelajari dari pembelajaran ini. 5. Menyelesaikan tugas-tugas dalam

pembelajaran ini membuat saya merasa puas terhadap hasil yang telah saya capai.

6. Jelas bagi saya bagaimana hubungan materi pembelajaran ini dengan apa yang telah saya ketahui.

7. Banyak kalimat yang mengandung amat banyak informasi sehingga sukar bagi saya untuk mengambil ide-ide penting dan mengingatnya.

8. Materi pembelajaran ini sangat menarik perhatian.

9. Terdapat contoh atau gambar-gambar yang menunjukkan kepada saya bagaimana manfaat materi pembelajaran ini

10. Menyelesaikan pembelajaran dengan berhasil sangat penting bagi saya.

111 11. Kualitas tulisannya membuat saya sangat

menarik.

12. Pembelajaran ini sangat abstrak sehingga sulit bagi saya untuk tetap mempertahankan perhatian saya.

13. Selagi saya bekerja pada pembelajaran ini, saya percaya bahwa saya dapat mempelajari isinya.

14. Saya sangat senang pada pembelajaran ini sehingga saya ingin mengetahui lebih lanjut pokok bahasan ini.

15. Halaman-halaman pembelajaran ini kurang menarik.

16. Isi pembelajaran ini sesuai dengan minat saya.

17. Cara penyusunan informasi pada halaman-halaman membuat saya tetap mempertahankannya.

18. Terdapat penjelasan dan contoh-contoh bagaimana manusia menggunakan pengetahuan dalam pembelajaran ini.

19. Tugas-tugas latihan pada pembelajaran ini terlalu sulit.

20. Pada pembelajaran ini ada hal-hal yang merangsang rasa ingin tahu saya.

21. Saya benar-benar senang mempelajari pembelajaran ini.

22. Jumlah pengulangan pada pembelajaran ini kadang-kadang membosankan saya.

23. Isi dan gaya tulis pada pembelajaran ini memberi kesan bahwa isinya bermanfaat untuk diketahui.

24. Saya telah mempelajari sesuatu yang sangat menarik dan tak terduga sebelumnya.

25. Setelah mempelajari pembelajaran ini beberapa saat, saya percaya bahwa saya akan berhasil dalam tes.

26. Pembelajaran ini tidak relevan dengan kebutuhan saya sebab sebagian besar isinya tidak saya ketahui.

27. Kalimat umpan balik setelah latihan, atau komentar-komentar lain pada pembelajaran ini, membuat saya merasa mendapat

112 penghargaan bagi upaya saya.

28. Keanekaragaman pada bacaan, tugas, ilustrasi dan lain-lainnya memukau perhatian saya pada pembelajaran ini.

29. Gaya tulisannya membosankan.

30. Saya dapat menghubungkan isi pembelajaran ini dengan hal-hal yang telah saya lihat, saya lakukan, atau saya pikirkan di dalam kehidupan sehari-hari.

31. Pada setiap bagian terdapat banyak kata yang sangat mengganggu.

32. Saya merasa bahagia menyelesaikan dengan berhasil pembelajaran ini.

33. Isi pembelajaran ini akan bermanfaat bagi saya.

34. Sedikitpun saya tidak memahami materi pembelajaran ini.

35. Organisasi yang baik isi materi pembelajaran ini membuat saya percaya diri bahwa saya akan dapat mempelajarinya.

36 Suatu hal yang sangat menyenangkan mempelajari pembelajaran yang dirancang dengan baik.

113 2. Instrumen untuk mengukur Hasil Belajar

1) Penilaian dalam bentuk MCQ dengan jumlah butir soal 10.

Penilaian sesuai standar penilaian yang ditentukan oleh Institusi Pendidikan yaitu : A : 79 – 100

B : 70 – 78 C : 60 – 69 D : < 60 E : 0-49

2) Penilaian mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran jigsaw dengan menggunakan rubrik penilaian

Nama Mhs : ...(kode responden)

No Kriteria Rentang Nilai 0 1 2 Aktifitas Mahasiswa dalam Kelompok

1. Partisipasi aktif dalam kelompok 2. Kerjasama dalam tim

3. Kemampuan dalam mengelola kelompok/

memimpin diskusi ˚*)

4. Kemampuan mendengarkan orang lain 5. Kemampuan mempresentasikan materi hasil

diskusi˚*)

6. Kemampuan penguasaan pengetahuan 7. Kemampuan berargumentasi/memberikan

tanggapan

8. Organisasi/efisiensi dalam penyampaian materi ˚*)

Aktifitas Mahasiswa secara Individu 9. Memberikan feedback

10. Kedisiplinan (ketepatan waktu)

11. Performance mahasiswa : attitude, sistematik, dan skill komunikasi

12. Kelengkapan atribut/seragam sesuai ketentuan Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor= --- x 100% Total skor maksimal

114

Kriteria Penilaian :

Kriteria 0 1 2

Aktifitas Mahasiswa selama proses pembelajaran jigsaw

1 Partisipasi aktif dalam kelompok

Blocking/minimal/ tidak aktif dalam diskusi/tidak berpendapat

Ikut aktif dalam sebagian diskusi dan baik dalam penyampaian dan betul substansinya

Selalu aktif dalam diskusi dan baik penyampaian dan betul substansinya dan mudah dipahami 2 Kerjasama dalam tim Kerjasama tidak bagus, tidak memperhatikan, tidak saling merespon Kerjasama bagus, memperhatikan, saling merespon Kerjasama sangat bagus, selalu memperhatikan, selalu merespon 3 Kemampuan dalam mengelola kelompok/ memimpin diskusi ˚*) Tidak mempunyai kemampuan dalam memimpin diskusi (menegur bila ada yang mengganggu, mengarahkan pada tujuan belajar) Kemampuan dalam memimpin diskusi cukup (menegur bila ada yang mengganggu, mengarahkan pada tujuan belajar) Kemampuan dalam memimpin diskusi bagus (menegur bila ada yang mengganggu, mengarahkan pada tujuan belajar 4 Kemampuan mendengar orang lain Tidak mendengar kan, berbicara sendiri/ sub diskusi

Mendengarkan pendapat orang lain dan berespon

Selalu mendengar kan,

memperhatikan pendapat orang lain dan berespon 5 Kemampuan mempresentasikan materi hasil diskusi˚*) Tidak mampu mempresentasikan materi hasil diskusi

Mampu

mempresentasikan materi hasil diskusi

Sangat mampu mempresentasikan materi hasil diskusi 6 Kemampuan

penguasaan pengetahuan

Tidak menguasai materi sama sekali (aspek berfikir kritis kurang)

Cukup menguasai materi (kemampuan aspek berfikir kritis cukup)

Sangat menguasai materi (kemampuan aspek berfikir kritis sangat baik) 7 Kemampuan berargumentasi/ memberikan tanggapan Tidak mampu berargumentasi atau memberikan tanggapan Cukup mampu berargumentasi atau memberikan tanggapan Sangat mampu berargumentasi atau memberikan tanggapan

115 8 Organisasi/efisiensi dalam penyampaian materi ˚*) Tidak mampu mengorganisasi materi/tidak bisa mengelola waktu dengan baik Mampu mengorganisasi penyampaian materi/bisa mengelola waktu dengan baik Sangat mampu mengorganisasi penyampaian materi/bisa mengelola waktu dengan sangat baik Aktifitas Mahasiswa secara individu

9 Memberikan

feedback

Respon negatif terhadap feedback (acuh tak acuh, tidak minat terhadap materi diskusi) Respon positif terhadap feedback (minat terhadap materi yang di diskusikan) Respon positif terhadap feedback (sangat minat terhadap materi yang di diskusikan) 10 Kedisiplinan (ketepatan waktu) Terlambat lebih dari 10 menit Terlambat ≤ 10 menit Tepat waktu 11 Performance mahasiswa : attitude, sistematik, dan Skill komunikasi Tidak sopan,tidak ramah, menggunakan nada tinggi ketika berbicara Sopan,ramah, tidak menggunakan nada tinggi ketika berbicara Sangat sopan, sangat ramah, tidak menggunakan nada tinggi ketika berbicara

12 Kelengkapan atribut/seragam sesuai ketentuan

Atribut /seragam tidak lengkap, tidak sesuai ketentuan Atribut /seragam kurang lengkap, kurang sesuai ketentuan Atribut /seragam lengkap, sesuai ketentuan Jumlah skor yang diperoleh

Jumlah skor= --- x 100% Total skor maksimal

116

KUESIONER (ANGKET)

EVALUASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW

1. Kode :...(di isi peneliti)

2. Berikan tanda centang (√) pada kolom Ya atau Tidak pada setiap tahapan kegiatan penerapan proses pembelajaran jigsaw

No. Kegiatan Pembelajaran Keterlaksanaan Ket

Ya =1 Tidak =0 A Kegiatan Pendahuluan

1. Apakah pendidik mengucapkan salam 2. Apakah pendidik mengkondisikan

suasana pembelajaran yang menyenangkan

3. Apakah pendidik menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

4. Apakah pendidik menjelaskan garis besar materi yang akan dipelajari

5. Apakah pendidik mengadakan

kesepakatan atau kontrak waktu sebelum proses pembelajaran berlangsung

6. Apakah pendidik menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan

digunakan B. Kegiatan Inti

7. Apakah pendidik membantu peserta didik dalam membentuk kelompok

8. Apakah pendidik memfasilitasi peserta didik untuk semua terlibat secara aktif saat berada dalam kelompok

9. Apakah pendidik mengarahkan dan membimbing proses pembentukan kelompok baru/kelompok ahli 10. Apakah pendidik mengarahkan dan

mendampingi selama proses diskusi kelompok ahli berlangsung.

11. Apakah pendidik mengarahkan dan membimbing saat kelompok ahli mempresentasikan hasil diskusi 12. Apakah pendidik memancing atau

117 peserta didik untuk menyampaikan pertanyaan

13. Apakah pendidik memancing atau menumbuhkan partisipasi aktif seluruh anggota kelompok untuk memberi feetback atau tanggapan apabila ada pertanyaan

14. Apakah pendidik mengarahkan atau menghandel ketika jalannya proses diskusi ada hambatan atau kesulitan 15 Apakah pendidik mengatur jalannya

waktu sesuai kontrak awal C Kegiatan Penutup

16. Apakah pendidik memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran

17. Apakah pendidik memberikan

kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan kembali terkait dengan materi yang belum dipahami

18. Apakah pendidik mengarahkan peserta didik untuk membuat kesimpulan terkait dengan materi pembelajaran

19. Apakah pendidik melakukan penilaian atau post tes terhadap materi yang telah dipelajari secara terprogram

20. Apakah pendidik menyampaikan tentang rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor= --- x 100% Total skor maksimal

Kesimpulan evaluasi penerapan proses pembelajaran jigsaw : Proses berjalan : Baik : 79 – 100 %

Cukup Baik : 65 - 78 % Kurang Baik : < 65 %

Kepada : Yth Responden Di

Prodi S1 Keperawatan Stikes Ganesha Husada Kediri

Bersama ini disampaikan bahwa dalam rangka menyelesaikan tugas akhir di program Pasca Sarjana Magister Keperawatan Universitas Muhamadiyah Yogyakarta maka saya :

Nama : S u t i k NIM : 201410050048

Alamat : Perum Permata Biru Blok O-12 A Kediri

Nomor Telepon : 081 330 783 574

Alamat Email : [email protected]

Bermaksud mengadakan penelitian tesis berjudul penerapan metode

cooperative learning jigsaw untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar

mahasiswa, terkait dengan penelitian tersebut mahasiswa diharapkan bersedia untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan metode cooperative learning jigsaw dalam mata kuliah IKD II.

Penelitian ini tidak akan menimbulkan kerugian kepada mahasiswa yang bersedia menjadi responden dalam penelitian ini. Segala informasi yang reponden berikan dalam penelitian ini akan dijaga kerahasiaannya. Manfaat langsung dari

sebagai peneliti dengan mahasiswa tingkat 1 semester II sebagai responden. Hal ini diperlukan agar pencapaian manfaat penelitian ini bagi responden dapat tercapai.

Sebelum dilakukan penelitian, responden akan diberikan penjelasan prosedur penelitian, responden diperkenankan bertanya tentan prosedur penelitian jika merasa belum memahami prosedur (silahkan membaca prosedur penelitian).

Melalui penjelasan ini maka saya sangat mengharapkan agar mahasiswa semester II menjadi responden dan mengisi lembar persetujuan. Atas perhatian dan kesediaannya saya ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, Juli 2016 Peneliti,

(Lembar Persetujuan Menjadi Partisipan/Informan)

Yang bertanda tangan dibawah :

Nama :... (Inisial) Usia :...

Jenis Kelamin :... Alamat :... Menyatakan,

Memahami dan dengan sukarela bersedia menjadi Partisipan/Informan

dalam penelitian ini dengan judul “ Pengaruh penerapan metode Cooperative

Learning-Jigsaw terhadap Motivasi dan Hasil belajar mahasiswa program studi

S1 Keperawatan STIKES Ganesha Husada Kediri” setelah diberikan penjelasan

oleh peneliti mengenai tujuan, manfaat, dampak dan hasil dari penelitian ini.

Yang memberi penjelasan

Peneliti

( S u t i k )

Kediri, 2016

Responden

i

PENGARUH PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI SI

KEPERAWATAN STIKES GANESHA HUSADA KEDIRI

NASKAH PUBLIKASI

Untuk memenuhi syarat memperoleh derajat Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah

Yogyakarta

S U T I K NIM. 20141050048

PROGRAM MAGISTER KEPERAWATAN PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2016

iii

TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI SI KEPERAWATAN STIKES GANESHA HUSADA KEDIRI

Sutik¹, Wiwik Kusumawati² ABSTRAK

Latar Belakang : Kondisi perguruan tinggi di Indonesia cukup beragam permasalahan yang ditemukan, terutama pada proses pembelajaran mayoritas masih menggunakan metode konvensional. Upaya pemerintah mengatasi masalah ini dengan mengadakan perbaikan kurikulum dari pendekatan kurikulum berbasis Teacher Centered Learning menjadi kurikulum berbasis Student Centered Learning. Metode cooperative learning jigsaw merupakan salah satu strategi Student Centered Learning yang dapat diterapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan metode cooperative learning jigsaw terhadap motivasi dan hasil belajar mahasiswa.

Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi eksperiment pre and post test without control, dengan intervensi metode Cooperative Learning Jigsaw. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa program studi semester II STIKES Ganesha Husada Kediri. Instrumen penelitian dengan kuesioner dan soal MCQ. Kemudian hasil dianalisa dengan menggunakan uji paired sampel t-test dengan nilai α 0,05

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata motivasi belajar pre test 135,33 dan post test-3 158,03 sedangkan hasil belajar pre test 68,43 dan post test-3 83,03 Hasil uji beda untuk motivasi belajar didapatkan pre-post test-1 p value 0,012, pre-post test-2 p value 0,000, pre-post test-3 p value 0,001, sedangkan hasil belajar pre-post test-1 sampai pre-post test-3 didapatkan p value 0,000.

Kesimpulan : Ada pengaruh penerapan metode cooperative learning jigsaw terhadap motivasi dan hasil belajar mahasiswa program studi S1 Keperawatan STIKES Ganesha Husada Kediri setelah dilakukan metode Cooperative Learning Jigsaw.

Kata Kunci : cooperative learning jigsaw, motivasi belajar, hasil belajar

1

Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

2

Dosen Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

iv

METHOD TOWARDS STUDENT’S MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES

IN NURSE STUDY PROGRAM HEALTH SCIENCE INSTITUTE GANESHA HUSADA KEDIRI

Sutik 1, Wiwik Kusumawati2 ABSTRACT

Background: Condition of higher education in Indonesia are quite diverse problems found, especially in learning process, the majority are still using conventional methods. Government efforts to overcome this problem by revising curriculum from Teacher Centered Learning curriculum into Student Centered Learning curriculum approach. Cooperative learning jigsaw

method is a strategy of Student Centered Learning that can influence student’s motivation and

learning outcomes. Research objective is to determine influence of application of cooperative

learning jigsaw method towards student’s motivation and learning outcomes.

Method: Research design was quantitative using quasi-experimental pre and post test without control approach, with intervention Cooperative Learning Jigsaw. Samples were student of second semester in S-1 Nursing Study Program Health Science Institute of Ganesha Husada Kediri. Research instruments were questionnaire to measure learning motivation and MCQ to measure learning outcomes, and then analyzed using paired sample t-test with probability

value or α 0.05

Results: Results showed that average score of pre-test on learning motivation was 135.33 and post-test–3 was 158.03, while pre-test on learning outcomes was 68.43 and post-test–3 was 83.03. The results of different test on learning motivation was obtained pre-post test–1, p

Dokumen terkait