• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti diuraikan pada bab hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut. 1. Penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB dan tingkat suku bunga

berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai tukar di Indonesia dan Malaysia. Adapun tingkat inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tukar di Indonesia, namun tidak berpengaruh signifikan di Malaysia. Perbedaan pengaruh faktor ekonomi makro tersebut akibat perbedaan kondisi ekonomi masing-masing negara.

2. Ketiga variabel yaitu pertumbuhan PDB, tingkat inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar teruji tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volatilitas harga saham syariah di Indonesia, namun volatilitas harga saham syariah di Malaysia dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh tingkat suku bunga dan nilai tukar. Perbedaan tersebut selain disebabkan oleh perbedaan kondisi ekonomi masing-masing negara, juga karena tingkat volatilitas harga saham syariah JII yang cenderung rendah dan stabil sementara tingkat volatilitas harga saham syariah FBMHS sangat tinggi.

87

Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, penulis dapat mengemukakan beberapa saran sebagai berikut.

1. Adanya temuan pengaruh faktor ekonomi makro yang terdiri dari pertumbuhan PDB, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga terhadap nilai tukar di Indonesia walaupun hanya pertumbuhan PDB dan tingkat suku bunga yang berepengaruh terhadap nilai tukar di Malayaisa, kiranya dapat dijadikan informasi tambahan bagi setiap emiten yang memiliki utang dalam USD dan atau emiten yang berorientasi ekspor.

2. Adanya temuan yang menjelaskan tidak adanya pengaruh faktor ekonomi makro terhadap voaltilitas harga saham syariah dapat dijadikan rujukan bagi investor maupun BEI agar tidak khawatir terhadap perubahan faktor ekonomi makro. Sementara investor yang menanamkan modalnya di pasar modal Malaysia harus berhati-hati terhadap perubahan faktor ekonomi makro terutama perubahan OPR Rate dan nilai tukar Ringgit.

3. Bagi peneliti selanjutnya, adanya temuan perbedaan faktor ekonomi makro yang mempengaruhi nilai tukar dan volatilitas harga saham syariah dapat menjadi bahan kajian selanjutnya. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat meneliti faktor ekonomi makro lain dengan subjek penelitian lain pula.

88 Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Literatur:

Adiwarman Karim. (2010). Ekonomi Makro Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Brigham, Eugene F. dan Joel F. Houston. (2006). Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Dedhy Sulistiawan dan Liliana. (2007). Analisis Teknikal Modern Pada

Perdagangan Sekuritas. Yogyakarta: ANDI.

Eduardus Tandelilin. (2010). Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi. Edisi 1. Yogyakarta: Kanisius.

Harry Suwanda. (2011). Tetap Untung Ketika Saham Turun. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Husein Umar. (2008). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Irham Fahmi dan Yovi Lavianti Hadi. (2009). Teori Portofolio dan Analisis Investasi – Teori dan Soal Jawab. Bandung: Alfabeta.

Kasmir. (2008). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Rajagrapindo Persada.

Kusnendi. (2008). Model-model Persamaan Struktural. Bandung: Alfabeta.

Mohamad Samsul. (2006). Pasar Modal dan Manajemen Portofolio. Jakarta: Erlangga.

Najmudin. (2011). Manajemen Keuangan dan Aktualisasi Syar’iyyah Modern. Yogyakarta: ANDI.

Nur Indriantoro dan Bambang Supomo. (2009). Metodologi Penelitian Bisnis

89

Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Sadono Sukirno. (2006). Makroekonomi – Teori Pengantar. Jakarta: PT RataGrafindo Persada.

Sawidji Widoatmodjo. (2009). Pasar Modal Indonesia Pengantar dan Studi Kasus. Bogor: Ghalia Indonesia.

Setia Budi Sasongko. (2010). Metode Numerik dengan Scilab. Yogyakarta: CV ANDI.

Shefrin, Hersh. (2000). Beyond Fear and Greed: Understanding Behavioral Finance and the Psychology of Investing. Boston: Harvard Business School Press.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardi. (2011). Aplikasi Statistika dalam Penelitian. Jakarta: Ufuk Press. Supranto, J. (2004). Ekonometri. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Tony Hartono. (2006). Mekanisme Ekonomi – Dalam Konteks Ekonomi Indonesia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Artikel:

Eko Siswono Toyudho. (2013). Saham Syariah Dominasi Perdagangan Bursa.

[Online]. Tersedia:

http://www.tempo.co/read/news/2013/01/16/088454771/Saham-Syariah-Dominasi-Perdagangan-di-Bursa (11 April 2013).

Ester Meryana. (2012). Hanya 0,2 Persen Penduduk Indonesia yang Bermain

Saham. [Online]. Tersedia:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/06/11/11392113/Hanya.0.2. Persen.Penduduk.Indonesia.yang.Bermain.Saham (11 April 2013).

Heri Susanto. (2009). Siapa Lebih Kaya, Indonesia atau Malaysia? [Online].

Tersedia:

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/86100-siapa_lebih_kaya__indonesia_atau_malaysia_ (5 Juli 2013)

Idris Rusadi Putra. (2011). Rupiah Masih Lebih Baik dari Ringgit Malaysia.

90

Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

http://economy.okezone.com/read/2011/11/29/278/535713/rupiah-masih-lebih-baik-dari-ringgit-malaysia (5 Juli 2013)

Thee Kian Wie. (2013). Kinerja Ekonomi Indonesia dan Tantangannya. [Online]. Tersedia: http://koran.tempo.co/konten/2013/06/19/313286/Kinerja-Ekonomi-Indonesia-dan-Tantangannya (5 Juli 2013)

Jurnal:

Adek Laksmi Oktavia dkk.. (2013). “Analisis Kurs dan Monet Supply di Indonesia”.Jurnal Kajian Ekonomi, Januari 2013, Vol. I, No. 02.

Bapepam-LK. (2011). Volatilitas Pasar Modal Indonesia dan Perekonomian Dunia. Jakarta.

Hussin et al.. (2012). The Relationship between Oil Price, Exchange Rate and Islamic Stock Market in Malaysia”. Research Journal of Finance and Accounting www.iiste.org

Lydianita Hugida dan Syuhada Sofian. (2011). “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Volatilitas Harga Saham (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Indeks LQ45 Periode Tahun 2006-2009)”. eprints.undip.ac.id/29812/

Schwert, G. William. 1989. “Why Does Stock Market Volatility Change Over Time?”. The Journal of Finance. Vol XLIV, No 5.

Sugeng Raharjo. (2008). “Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Makro Dan Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia”. e-journal.stie-aub.ac.id Vol. 19, No. 15.

Suramaya Suci Kewal. (2012). “Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, Dan Pertumbuhan Pdb Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan”. Jurnal Economia, Volume 8, Nomor 1, April 2012.

Zan, Song, Chiou Wei. 2003. “The Macroeconomic Determinants of Stock Price Volatility: Evidence From Taiwan, South Korea, Singapore, and Hong

Kong”. Department of Managerial Economics and Institute of Economics

91

Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Dokumen:

Bapepam-LK. (2013). Statistik Pasar Modal Syariah. Tersedia dalam: http//www.bapepam.go.id [17 April 2013]

FTSE Bursa Malaysia. (2013). Ground Rules For The Management of The FTSE Bursa Malaysia Index Series. Kuala Lumpur: Bursa Malaysia.

PT. Bursa Efek Indonesia. (2009). IDX Statistics 2009. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2010). IDX Statistics 2010. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2011). IDX Statistics 2011. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2012). IDX Statistics 1st Quarter 2012. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2012). IDX Statistics 2st Quarter 2012. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2012). IDX Statistics 3st Quarter 2012. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2012). IDX Statistics 2012. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [8 Juli 2013]

PT. Bursa Efek Indonesia. (2010). Buku Panduan Indeks Harga Saham Bursa Efek Indonesia Tahun 2010. Tersedia dalam: http//www.idx.co.id [17 November 2012]

Rizwan Malik. “Islamic Finance Country Index 2012”. Islamic Finance Review, Vol 2. Issue 2. May 2012

Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.

92

Nurul Fajar Hermaniar, 2013

Pengaruh Pertumbuhan PDB Tingkat Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dengan Nilai Tukar Sebagai Variable Intervening (Penelitian Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2009-2012)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu www.barchart.com www.bnm.gov.my www.bi.go.id www.idx.co.id www.bursamalaysia.com www.bloomberg.com www.statistics.gov.my www.x-rates.com

Dokumen terkait