• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat ditarik beberapa simpulan mengenai psychological well-being pada gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung sebagai berikut :

1. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung menunjukan psychological well-being yang terbagi rata antara psychological well-being tinggi dan rendah.

2. Para gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung yang memiliki

psychological well-being yang tinggi, pada umumnya memiliki derajat yang tinggi pula pada dimensi self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, personal growth dan purpose in life. Sedangkan, pada gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung yang memiliki derajat psychological well-being yang rendah, pada umumnya memiliki derajat yang rendah pula pada dimensi self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, personal growth dan purpose in life.

71

Universitas Kristen Maranatha

3. Faktor dukungan sosial merupakan faktor yang menunjukan keterkaitan dengan psychological well-being pada gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung

5.2 Saran

5.2.1 Saran Teoritis

1. Bagi peneliti lain yang berniat melakukan penelitian lebih lanjut dan ingin memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan mendalam lagi mengenai psychological well-being pada gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung disarankan untuk menggunakan metode penelitian kualitatif.

2. Bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut mengenai psychological well-being pada gay dewasa awal dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kontribusi antara faktor yang memengaruhi terhadap psychological well-being pada gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung khususnya faktor dukungan sosial agar dapat memperoleh hasil yang lebih mendalam mengenai kontribusi dari faktor dukungan sosial terhadap derajat psychological well-being responden.

3. Bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian mengenai psychological well-being terhadap gay , disarankan untuk menggunakan karakteristik sampel

72

Universitas Kristen Maranatha

yang berbeda dari penelitian ini agar dapat memperoleh hasil yang lebih bervariasi dan signifikan berbeda.

4. Bagi penelitian selanjutnya yang ingi meneliti sampel dengan karakteristik yang sama, disarankan untuk menambahkan lebih banyak jumah responden bisa dengan memperluas kawasan yang dijadikan tempat penelitian tidak hanya di Komunitas “X” Bandung saja dan bisa menambah lebih banyak komunitas lagi di Kota Bandung, agar memperoleh hasil yang lebih bervariasi dan sigifikan terlihat perbedaannya.

5.2.2 Saran Praktis

1. Bagi para gay dewasa awal di Komunitas “X” Bandung, untuk dapat memiliki

lebih perasaan yang positif dan mengembangkan pola pikir dengan lebih sering bertemu dengan sesama anggota komunitas dan membuat satu sesi seperti sesi konsultasi agar dapat menyikapi keadaan yang tengah dihadapi saat ini, agar dengan terbentuknya pola pikir dan sikap yang positif dari gay dewasa awal terhadap kondisi dirinya, maka bisa menunjang kondisi fisik yang lebih baik pula. Selain itu, bagi para gay dewasa awal Komunitas “X” Bandung lebih dapat meningatkan dukungan secara emosional kepada sesama anggota agar para gay tersebut merasa tidak sendiri dalam menjalani hidup, namun masih ada orang di samping mereka yang peduli dan sayang pada keadaan mereka.

73

Universitas Kristen Maranatha

2. Bagi para gay dalam berbagai komunitas dan masyarakat umum, untuk dapat membuat kegiatan atau program seperti seminar tentang psychological well- being khususnya pada gay agar para gay dapat mendapatkan informasi lebih mengenai psychological well-being sehingga mengetahui cara menjalani hidup sehari-harinya dan dapat mengoptimalkan psychological well-being yang dimilikinya.

3. Bagi para pemerintah yang terkait, untuk dapat membentuk suatu pembinaan atau upaya untuk penanggulangan gay dengan memberikan pelatihan- pelatihan khusus dari pakar psikologi dengan tujuan dapat memfasilitasi mereka dalam mengembangkan diri yang bisa meningkatkan kesadaran mereka juga bahwa banyak hal yang dapat mereka lakukan dan mengembangkan sesusai kapasitas kemampuan diri mereka yang dapat bermanfaat untuk hidup mereka meskipun dengan kondisi mereka sebagai gay. Sehingga, akan menciptakan kondisi psychological well-being yang lebih baik dalam diri para gay, terutama para gay dengan derajat psychological well-being yang rendah.

74 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Fransisca, M. 2009. Gambaran Psychological Well-Being Pada Pria Homoseksual Yang Telah Coming Out. Depok: Fakultas Psikologi UI.

Friedenberg, Lisa. 1995. Psychological Testing : Design, Analysis, and Use. USA: University of North California.

Greene, B & Croom, G.L. 2000. Education, Research anda Practise in Lesbian, Gay; Bisexual, and Transgendered Psychology : A Resource Manual. California: Sage.

Guilford. 1956. Fundamental Statistics in Psychology and Education. New York : McGRAW-HILL Book Company, inc.

Lemme, B.H. 1995. Development in Adulthood. Boston : Allyn & Bacon.

Ryff, C. D., & Keyes, C.L.M. 2002. Optimizing Well-Being: The Empirical Encounter of Two Traditions. Journal of Personality and Social Psychology

Ryff, C. D. 1989. Happiness is Everything, or Is It? Explorations in the Meaning of Psychological Well-Being “Journal of Personality and Social Psychology”. Vol 57 : 1069-1081.

75

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR RUJUKAN

Fakultas Psikologi. 2009. "Panduan Penelitian Skripsi Sarjana". Bandung Universitas Kristen Maranatha.

Jurnal Penelitian mengenai Studi Etnometodelogi Mengenai Informasi dan Gay Pada Komunitas GAYa Nusantara Surabaya. http://journal.unair.ac.id/filerPDF/jurnal%20shinstya.doc (Diakses pada tanggal 7 Februari 2014)

"Kaum Gay di Bandung Ada 17.000", http://www.pikiran- rakyat.com/node/75401.%20%20%20%20%5B29 (Diakses pada tanggal 7 Februari 2014)

Tjia Regina Olivia. 2012. Perbedaan Proses Coming Out Antara Gay dan Lesbian. (Online). (http://thesis.binus.ac.id/doc/RingkasanInd/2011-2-00033- PS%20Ringkasan001.pdf, diakses 24 Maret 2013)

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2012-1-00565- PS%20bab&202.pdf (Diakses pada tanggal 16 April 2014)

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31069/4/Chapter%10ll.pdf (Diakses pada tanggal 16 April 2014)

Dokumen terkait