• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai sikap remaja di SMA “X” Bandung terhadap aksi bullying sebagai berikut:

1. Sebagian besar remaja di SMA “X” Bandung memiliki sikap yang negatif

yaitu sebanyak 96.8%, dan sebanyak 3.2% remaja memiliki sikap positif.

2. Remaja di SMA “X” Bandung yang menunjukkan sikap negatif memiliki

aspek konatif negatif sebesar 96.4%, aspek afektif negatif sebesar 90.3%, dan aspek kognitif negatif sebesar 88.3%.

3. Remaja di SMA “X” Bandung yang menunjukkan sikap positif memiliki

aspek kognitif positif sebesar 3.2%, aspek afektif positif sebesar 2.9%, dan aspek konatif positif sebesar 1.9%.

4. Remaja di SMA “X” Bandung yang menunjukkan sikap negatif terhadap

aksi bullying sebagian besar memiliki ketiga aspek sikap yaitu kognitif, afektif, dan konatif yang negatif juga. Begitupula sebaliknya, remaja di

SMA “X” Bandung yang menunjukkan sikap positif terhadap aksi bullying

sebagian besar memiliki ketiga aspek sikap yaitu kognitif, afektif, dan konatif yang positif juga.

77

5.2Saran

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap remaja di SMA “X Bandung, maka peneliti memberikan beberapa saran yaitu:

5.2.1 Saran Teoritis

1. Bagi peneliti lain yang ingin melanjutkan penelitian dengan variabel yang sama sebaiknya meninjau kembali pembuatan kuesioner data utama serta data penunjang agar benar-benar sesuai dengan karakteristik responden, agar kuesioner yang digunakan lebih akurat dalam mengukur derajat sikap.

2. Bagi peneliti lain yang ingin mengetahui keterkaitan antara sikap dengan aksi bulling, disarankan untuk meneliti faktor-faktor yang memengaruhi seseorang dalam melakukan aksi bullying dengan merancang kuesioner sesuai dengan karakteristik responden. 3. Bagi peneliti lain yang ingin meneliti variabel yang sama,

sebaiknya option pada alat ukur yang digunakan adalah option frekuensi.

4. Bagi peneliti lain yang ingin meneliti variabel yang sama dan responden di sekolah yang sama, sebaiknya menggunakan populasi seluruh siswa di SMA tersebut. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui gambaran sikap remaja di masing-masing jenjang pendidikan.

5.2.2 Saran Praktis

1. Disarankan kepada pihak sekolah untuk mengadakan sosialisasi anti bullying sebagai apresiasi bahwa remaja di sekolah tersebut tidak terdapat aksi bullying dan menentang segala bentuk aksi

bullying, agar SMA “X” Bandung dapat menjadi teladan bagi

sekolah lain. Hal ini juga bertujuan agar para remaja dapat mempertahankan sikapnya menentang aksi bullying di sekolah. 2. Disarankan kepada para remaja di SMA “X” Bandung untuk

mengembangkan sikap negatif terhadap aksi bullying yaitu dengan menjaga ketentraman antar remaja dan melaporkan kepada guru apabila melihat adanya aksi bullying di sekolah. Hal tersebut bertujuan agar remaja lain yang mendukung aksi bullying dapat ikut serta menentang aksi bullying.

3. Disarankan kepada seluruh guru di SMA “X” Bandung untuk

menindaklanjuti laporan para remaja mengenai adanya aksi

bullying yang terjadi di sekolah dan tidak hanya menganggap aksi

tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Hal tersebut bertujuan agar aksi bullying tidak berkembang.

DAFTAR PUSTAKA

Atkinson, M & Hornby, G. 2002. Mental Health Handbook for School. London and New York: RoutledgeFalmer

Colorso, B. 2007. Stop Bullying!. Terjemahan Santi Indra Astuti. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta

Fakultas Psikologi. 2009. Panduan Penulisan Skripsi Sarjana. Bandung: Universitas Kristen Maranatha.

Feist, Jess & Gregory J Feist. 2008. Theories Of Personality. Terjemahan Yudi Santoso. Edisi ke-6. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Friedenberg, Liza. 1995. Psychological Testing : Design, Analysis, and Use. Boston : Allyn & Bacon.

Guilford, J.P. 1956. Fundamental Statistics in Psychology and Education, 3rd

edition. London : Mc.Graw-Hill.

Kretch, Crutchfield & Ballachey. 1986. Individual in Society A Text Book Of

Social Psychology. Auckland: McGraw-Hill Book Company

McWalters, Malcolm. 1990. Understanding Psychology. Australia: McGraw-Hill Book Company

Priyatna, Andri. 2010. Let’s End Bullying. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Purwanto, Erwan Agus dan Dyah Ratih Sulistyastuti. 2007. Metode Penelitian

Kuantitatif Untuk Administrasi Publik dan Masalah-Masalah Sosial.

Yogyakarta: Penerbit Gava Media

Santrock, John W. 2003. Psikologi Perkembangan Remaja. Terjemahan Shinto B. Adelar, Sherly Saragih. Edisi ke-6. Jakarta: Penerbit Erlangga

Subana, M. 2001. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: Pustaka Setia Sudjana. 1992. Metoda Statistika. Edisi ke-5. Bandung: Tarsito

Wharton, Steve. 2009. How To Stop That Bully (Terjemahan). Yogyakarta: Kanisius

DAFTAR RUJUKAN

Hilda, T.M. 2009. Hubungan Antara Pola Attachment dengan Orangtua dan Tendensi Perilaku Agresi dalam Kasus School Bullying. Skripsi. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Atmajaya.

Jilly. 2008. Suatu Penelitian Mengenai Sikap Terhadap Metode Mengajar Ceramah Dosen pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas “X” Bandung. Outline Metode Penelitian Lanjutan. Bandung: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.

Subhari, Hardian. 2010. Studi Deskriptif Mengenai Sikap Terhadap Perilaku Fanatik Pada Suporter Kesebelasan Persib Bandung. Skripsi. Bandung: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.

Anna, L.K. 2008. Lindungi Anak dari Bullying di Sekolah. (http://kesehatan.kompas.com/read/2008/10/08/10503162/lindungi.anak.dari .bullying.di.sekolah, diakses16 Maret 2012).

Anna, L.K. 2010. Bullying di Sekolah.

(http://health.kompas.com/read/2010/09/27/06563262/www.kompas.com, diakses 16 Maret 2012).

Damanik, C. 2008. Hati-hati Bullying di Sekolah.

(http://nasional.kompas.com/read/2008/05/17/15195762/hatihati.bullying.di. sekolah, diakses 16 Maret 2012).

Dewi, Rosdianah. 2009. Polisi masih diamkan kasus “Bullying” Siswa SMU 82. (http://megapolitan.kompas.com/read/2009/11/09/15362565/polisi.masih.di amkan.kasus.bullying.siswa.smu.82, diakses 16 Maret 2012)

Inggried. 2011. Kampanye Anti Bullying.

(http://megapolitan.kompas.com/read/2011/06/17/08520342/4.Siswi.Ini.Bic ara.Anti.Bullying.di.Jerman, diakses 16 Maret 2012).

Maladewa, A T. 2011. Mengenal Budaya Bullying Indonesia dan Dampak dari

Bullying itu Sendiri.

(http://notnegativethink.blogspot.com/2010/10/mengenal-budaya-bullying- indonesia-dan.html, diakses 16 Maret 2012).

Meinita, H. 2012. Bullying Membelit Sekolah di Korsel. (http://kampus.okezone.com/read/2012/01/04/373/551665/bullying-

Priliawito, Eko. 2010. Tiga Siswi SMA 70 Jadi Tersangka Bullying. (http://metro.vivanews.com/news/read/152308tigasiswisma70jaditersangkab ullying, diakses 16 Maret 2012).

Tim SMAN 24 Jakarta. 2010. Bullying di sekitar Kita. (http://health.kompas.com/read/2010/03/19/03181374/www.kompas.com, diakses 16 Maret 2012).

Dokumen terkait